Nikmati Merapi & Candi Prambanan dari Pasar Tradisional

this formate

SLEMAN, Bisniswisata.co.id: Pasar Tradisional Prambanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta usai direvitalisasi. Kondisinya berbeda jauh. Semakin bersih, indah, tertib juga lantainya bertambah menjadi empat lantai. Bahkan dari lantai paling atas dilengkapi area yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati keindahan Candi Prambanan serta Gunung Merapi.

“Saat ini Pasar Prambanan selesai di revitalisasi. Bila lantai satu hingga lantai tiga dipenuhi dengan pedagang, maka di lantai empat akan dipakai untuk menikmati Candi Prambanan, Gunung Merapi dan sunset,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman Tri Endah Yitnani, dalam keterangan tertulis, Ahad (07/01/2018).

Dilanjutkan, di lantai empat Pasar Prambanan juga disediakan “food court” yang teduh untuk bersantai bagi para pengunjung pasar. “Konstruksi atapnya bukan dengan model kanopi, tapi dilengkapi dengan payung-payung peneduh yang artistik,” katanya Manager PT Mustika Ziden pelaksana proyek Pasar Prambanan, Ali Shihab mengatakan masing-masing lantai Pasar Prambanan dilengkapi dengan fasilitas umum.

Selain itu, fasilitas umum seperti toilet, kamar mandi, kantin dan mushala terdapat di beberapa bagian pasar, baik di sisi utara maupun selatan bangunan, sambungnya.

Dijelaskan untuk lantai dasar ke lantai dua, disediakan eskalator. Selebihnya, pengunjung bisa menggunakan tangga untuk naik hingga ke lantai empat. “Lantai satu dan dua digunakan untuk dagangan nonbasah. Di lantai dua juga ada pedagang daging, tapi kami tempatkan ruang khusus,” katanya.

Juga untuk lahan parkir disedikan di lantai satu, dua dan tiga sementara lantai empat hanya dikhususkan untuk “droping” kendaraan niaga dan sebagian untuk parkir. “Di lantai empat, selain masjid dan ‘food court’ juga disediakan kantor koperasi bagi pedagang. Rencananya, lokasi tersebut juga dibangun taman bermain bagi anak-anak,” katanya. Tertarik? (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Pakaian Wajib Saat Berwisata Musim Dingin

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Musim dingin masih berlangsung di sebagian wilayah obyek wisata penjuru dunia. Cuaca dingin memang selalu menarik perhatian banyak wisatawan. Bagi turis dari negara tropis, perubahan suhu tentu saja menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu diperlukan persiapan, terutama dari pakaian yang dibawa.

Selain membawa pakaian yang memberi kehangatan, perlu juga membawa pakaian yang tahan angin dan basah. Dikutip laman CNNIndonesia.com, berikut lima pakaian yang wajib dibawa saat berwisata musim dingin.

# Sweater dan coat

Sweater dan coat menjadi pakaian yang wajib dibawa untuk wisata musim dingin. Selain untuk menghangatkan tubuh, membawa dua jenis pakaian ini juga bisa membuat kita tak terlalu banyak membawa kaus, sehingga luas koper jadi lebih lega.

# Sarung Tangan dan kaus kaki

Jangan remehkan sarung tangan dan kaus kaki, karena dua aksesori ini sangat berguna saat angin bertiup kencang. Jika berencana mengenakan dress, bisa juga membawa legging yang berbahan lebih tebal.

# Sepatu Boot

Selain membawa sepatu boot yang gaya, bisa juga membawa sepatu boot yang tahan air dan anti slip. Sepatu boot bisa dipadankan dengan skinny jeans atau legging agar tampilan terlihat gaya.

# Topi

Kepala dan wajah merupakan bagian tubuh yang paling sensitif terhadap perubahan suhu. Topi berbahan wool dapat menjadi pilihan untuk membuat kepala tetap hangat. Pastikan topi yang dibawa juga bisa menutupi telinga sehingga tidak perlu membawa earmuff.

# Thermal Clothes

Banyak merk fesyen internasional yang merilis jenis pakaian berjenis thermal clothes. Pakaian ini bisa dikenakan dalam dua udara, panas dan dingin, sehingga tak akan membuat kita salah kostum. (*)

2017, Tahun Paling Aman bagi Perjalanan Udara

this formate

BELANDA, Bisniswisata.co.id: Sepanjang 2017 menjadi tahun paling aman dalam sejarah maskapai komersial, menurut hasil riset terbaru. Laporan yang dirilis lembaga konsultan Belanda, To70 dan Aviation Safety Network menyatakan, tidak ada kecelakaan jet penumpang di mana pun di dunia pada 2017, meski jumlah penerbangan meningkat lebih banyak dibandingkan sebelumnya.

Meski demikian, To70 memperingatkan walaupun tingkat keamanan penumpang tinggi, rendahnya level kecelakaan yang luar biasa rendah harus dianggap sebagai keberuntungan bagus.

Laporan oleh Airline Safety Network menyatakan, total sepuluh kecelakaan fatal yang mengakibatkan 79 korban tewas tahun lalu. Itu dibandingkan dengan 16 kecelakaan dan 303 korban tewas pada 2016. Organisasi itu menyusun laporan berdasarkan kecelakaan yang melibatkan pesawat sipil yang disertifikasi untuk membawa sedikitnya 14 orang.

Kecelakaan dengan korban tewas terbanyak pada malam Tahun Baru terjadi saat pesawat Cessna 208 Caravan milik maskapai Nature Air mengalami kecelakaan di barat Costa Rica, menewaskan 12 penumpang dan kru. Laporan itu tidak menyebut kecelakaan terkait militer atau helikopter untuk 2017.

Itu artinya, kecelakaan udara terburuk pada tahun lalu adalah saat pesawat pengangkut militer Myanmar, Y-8, mengalami musibah pada Juni 2017 dan menewaskan 122 orang di kabin, tidak masuk dalam laporan ini.

Berbagai insiden lain yang melibatkan pesawat lebih kecil juga tidak masuk dalam data ini. Kematian selama perjalanan udara telah turun drastis dalam dua dekade terakhir. “Pada 2005, ada lebih dari 1.000 orang tewas dalam penerbangan komersial di penjuru dunia,” ungkap pernyataan Aviation Safety Network.

Kecelakaan pesawat penumpang terbaru terjadi pada November 2016 di Kolombia dan pesawat penumpang komersial terakhir yang kecelakaan menewaskan lebih dari 100 orang di Mesir setahun sebelumnya. ASN menyatakan, tingkat kecelakaan itu merupakan salah satu insiden penerbangan penumpang fatal per 7.360.000 penerbangan.

“Sejak 1997, rata-rata jumlah kecelakaan maskapai mengalami penurunan, berkat berlanjutnya upaya meningkatkan keamanan oleh organisasi penerbangan internasional seperti ICAO, IATA, Flight Safety Foundation, dan industri penerbangan,” papar Presiden ASN Harro Ranter, dikutip BBC.

Lembaga konsultan To70 memperkirakan saat ini ada satu kecelakaan fatal untuk setiap 16 juta penerbangan, meski laporan ini disusun sebelum kecelakaan di Costa Rica. “2017 menjadi tahun paling aman untuk penerbangan sepanjang masa. Meski demikian, penerbangan sipil masih memiliki risiko yang sangat besar,” papar Adrian Young dari To70.

Dilanjutkan, teknologi baru termasuk baterai lithiumion yang mengakibatkan kebakaran di kabin serta masalah kesehatan mental dan kelelahan menjadi faktor risiko utama untuk industri penerbangan. Juga menyoroti ada beberapa kecelakaan serius yang tidak mematikan, termasuk kegagalan mesin di pesawat Air France A38. (To70)

Padang Klaim Pendapatan Pariwisata Kantongi Rp17 Miliar

this formate

PADANG, Bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota Padang mengklaim penerimaan daerah dari sektor pariwisata tahun ini mengalami peningkatan signifikan hingga 29% menyusul pembenahan sejumlah objek wisata yang dilakukan pemda.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi menyebutkan penerimaan asli daerah (PAD) Kota Padang tahun ini tumbuh 29% dari Rp57 miliar tahun lalu menjadi Rp74 miliar. “Ada peningkatan yang cukup tinggi, hingga Rp17 miliar, dan naiknya mencapai 29%,” kata Medi dalam keterangan tertulis, Ahad (07/01/2018).

Pendapatan itu, imbuhnya, berasal dari pungutan pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan atau rekreasi. “Sepanjang tahun 2017 jumlah wisawatan yang mendatangi Padang mencapai 3,5 juta orang untuk wisatawan domestik, dan 55.000 orang wisatawan mancanegara,” ungkapnya.

Kunjungan wisatawan ke Kota Padang daerah, sambung dia, diprediksi mengalami grafik kenaikan pada 2018. Mengingat, kebijakan pemda Padang memfokuskan pengembangan sektor pariwisata, termasuk melakukan pembenahan objek, promosi, dan pelaksanaan sejumlah agenda yang mendukung kegiatan pariwisata.

Estimasinya, pendapatan dari sektor pariwisata bisa meningkat 20% hingga 30%. Penerimaan itu bersumber dari makin masifnya pembangunan di bidang pariwisata, termasuk menggeliatnya pertumbuhan hotel dan restoran.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyebutkan fokus pembangunan daerah tahun ini adalah pembangunan dan pengembangan infrastruktur pariwisata. Pemerintah setempat fokus untuk pembangunan kawasan wisata terpadu Gunung Padang seluas 550 hektare, yang mencakup Pantai Padang, Danau Cimpago, Kota Tua Padang, Batang Arau, Taman Siti Nurbaya Gunung Padang, hingga Pantai Air Manis.

“Fokusnya memang pembenahan kawasan Gunung Padang ini, sudah ada pihak ketiga yang menyatakan minatnya, tentu lihat keseriusan mereka,” kata Mahyeldi.

Dilanjutkan, untuk pembangunan pariwisata tidak bisa mengandalkan keuangan pemerintah saja baik melalui APBN dan APBD, tetapi juga peran serta investor untuk melakukan pengembangan. Potensi investasi untuk pengembangan kawasan Gunung Padang mencapai Rp3 triliun yang ditawarkan untuk pembangunan sarana pendukung pariwisata, hotel, resort, wahana permainan dan pembangunan jalan.

Dia merinci kebutuhan untuk pembangunan kawasan wisata terpadu (KWT) Gunung Padang mencapai Rp850 miliar. Kemudian pengembangan wisata di 19 pulau kecil yang menjadi bagian KWT Gunung Padang dengan potensi sedikitnya Rp150 miliar, pembangunan jalan Teluk Kabung, Padang – Mandeh sebesar Rp400 miliar, dan pengembangan pelabuhan Bungus dan Bukit Putus sedikitnya senilai Rp1 triliun. (Redaksibisniswisata@gmail.com)

HBO Bangun Hotel Bertema Games of Thrones

this formate

KITTILA, Bisniswisata.co.id: Serial film TV “Games of Thrones” yang menghiasi layar televisi dunia, ternyata mampu menarik wisatawan mancanegara untuk datang ke lokasi shotting di Kittila Filandia. Melonjaknya pelancong menjadi peluang bisnis perhotelan, karena wisatawan mengaku kesulitan mendapatkan penginapan.

Karena itu, HBO Nordic menggandeng LaplandHotels SnowVillage membangun sebuah hotel terbuat keseluruhannya dari es dan salju. Dalam waktu satu bulan, bangunan tersebut dapat rampung dengan ornamen Games of Thrones yang kental sekaligus sesuai aslinya seperti dalam film TV.

Pembangunan hotel melibatkan pemahat es profesional dari Rusia, Ukraina, Polandia, dan Latvia. Laporan Cond Nast Traveller, menyatakan, jika mereka merancang bangunan bertemakan Games of Thrones.

Kamar bangunan tersebut dilengkapi dengan beberapa aspek terkenal dari pertunjukan populer itu. Dapat ditemukan Hallof Fame Braavosi, Ice Throne dengan monster gunung es yang menjaganya, dan es berbentuk naga.

Hotel ini memiliki 24 kamar, dengan 10 kamar suite yang masing-masing dengan patung es terpasang di dinding. Pengunjung memiliki pilihan untuk tidur di bawah tatapan White Walker yang selalu waspada atau di bawah lambang direwolf yang dikenal dengan keluarga Stark.

Untuk bisa menikmati desain unik serba Games of Thrones, pengunjung perlu ekstra kehangatan. Sebab, suhu udara dalam ruangan mencapai -5 celcius.

Hotel spektakuler ini rencananya dibuka sampai 8 April ini mengenakan biaya masuk 18 dolar AS, dengan penyewaan kamar mulai dari 200 dolar AS. SnowVillage juga memiliki bioskop, dan para tamu dapat menikmati makanan di restoran es dengan bar Arktik, dikutip dari EW, Ahad (7/1). (EW)

Jumanji Duduki Box Office

this formate

LOS ANGELES, Bisniswisata.co.id: Film garapan Sony Pictures, Jumanji: Welcome to the Jungle meraih posisi pertama pada Box Office akhir pekan Amerika Utara. Jumanji menyaingi Insidious 4 dan Star Wars: The Last Jedi dengan pendapatan sebesar 35 juta dolar AS atau sekitar Rp 469 miliar.

Selama penayangannya, Jumanji berhasil meraih 241 juta dolar AS secara domestik dan mendapat pendapatan 200 juta dolar AS untuk penayangan secara internasional.

Di sisi lain, seri keempat dari franchise Insidious, Insidious: The Last Key berada di posisi kedua dengan meraih keuntungan 26 juta dolar AS di pekan pertama penayangannya. Film misteri garapan Blumhouse Production, Insidious: The Last Key mendapat pendapatan 12 juta dolar AS pada penayangannya, Jum’at (5/1). Ketiga film sebelumnya, Insidious (2010), Insidious: Chapter 2 (2013), dan Insidious: Chapter 3 (2015), memiliki pendapatan gabungan sebesar 345 juta dolar AS di seluruh dunia.

Sementara posisi ketiga diisi oleh kolaborasi Disney dan Lucasfilm, Star Wars: The Last Jedi dengan pendapatan 24 juta dolar AS. Star Wars: The Last Jedi mendapat pendapatan sebesar 563 juta dolar AS, yang membuatnya menjadi film dengan pendapatan keenam terbesar sepanjang masa, di bawah The Avengers milik Marvel dengan 623 juta dolar AS.

Film Star Wars ini juga menempati peraihan posisi pertama box office selama tiga pekan berturut-turut dan pendapatan tertinggi kedua pada penayangan pertamanya sebesar 220 juta dolar AS pada 15 hingga 17 Desember lalu.

Posisi keempat terdapat film garapan Fox, The Greatest Showman dengan 14 juta dolar AS. Film yang dibintangi Hugh Jackman, Zac Effron dan Zendaya ini merupakan versi dari musikal, bercerita mengenai P. T. Barnum, orang di balik sirkus terkenal.

Di posisi kelima terdapat Pitch Perfect 3. Film garapan Universal ini memiliki pendapatan sebesar 10 juta dolar AS. Film yang dibintangi Anna Kendrick, Rebel Wilson, Britney Snow, dan Anna Camp ini merupakan lanjutan cerita dari grup Capella, Belle setelah kelulusan sekolahnya, seperti dilansir dari laman Variety. (NDHIK)

BKPM: Pariwisata, Paling Strategis Kejar Kualitas Investasi

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berupaya menekankan kualitas dalam menjaring investasi sepanjang tahun 2018. Bukan saja nilai atau kuantitas investasi tapi juga kualitas, yang bisa membuat pekerja-pekerja Indonesia naik kelas ke pekerjaan-pekerjaan yang nilai tambahnya lebih besar sekaligus memberikan penghasilanlebih tinggi.

“Ada dua sektor paling strategis. Pertama, pariwisata, karena hasilnya cepat. Dampak terhadap lapangan kerja juga cepat, penghasilan devisanya jalan, juga meningkat karena semua layanan pariwisata dilakukan oleh manusia,” papar Kepala BKPM Thomas Lembong dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Bisniswisata.co.id, Ahad (07/01/2018).

Kedua adalah e-commerce. Berdasarkan perhitungan BKPM, tahun 2017 total investasi ke commerce itu lebih dari 5 miliar dollar AS. “Itu artinya, separuh dari jumlah investasi di sektor migas di tahun 2016. Jadi nilainya besar sekali, pertumbuhannya tinggi sekali. Perhitungan saya kira-kira 50-80 persen year on year. Jadi ini sesuatu yang harus kita dukung,” komentarnya.

Menurut Kepala BKPM, Target e-commerce tahun ini cukup beragam. Ia menyebutkan, banyak sekali yang masuk dari Cina, seperti Alibaba, dan ada juga Tencent yang kabarnya mau masuk ke gojek. Selain itu, cukup banyak dari ventura-ventura Silicon Valley Amerika. “BKPM juga sedang mengupayakan supaya lebih banyak lagi masuk dari Eropa dan Jepang,” sambung Thom Lembong.

Mengenai kurang cepatnya pertumbuhan investasi sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo saat memberikan pengantar pada rapat terbatas, Jumat (5/1) siang, Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, tantangannya adalah implementasi dan eksekusi.

Dicontohkan, indeks kemudahan berusaha (Ease of Doing Business) yang tahun ini ditargetkan Indonesia masuk Top 40. “Ease of Doing Business dari Bank Dunia terdiri dari 10 komponen, mulai dari susah gampangnya sambungan listrik, cepat lambatnya dapat izin bangunan, cepat lambatnya menyelesaikan sengketa di pengadilan.” lontarnya.

Karena itu, lanjut Thom, sistem di pengadilan harus diperbaiki, sistem di PLN harus diperbaiki, dan sistem dinas yang memberikan izin bangunan harus diperbaiki. “Sistem-sistem harus dibuat online, dokumen-dokumen harus dibuat digital. Tidak ada jalan lain. Ini semua adalah implementasi dan eksekusi,” ujarnya.

Mengutip Presiden dan Wapres, Kepala BKPM itu mengemukakan, dibutuhkan sebuah perubahan paradigma, perubahan mindset, perubahan mental. Perubahan mental dari mental penguasa menjadi mental pelayan.

“Ini adalah masalah birokrasi yang kita hadapi. Tadi bahkan Presiden pakai istilah, “Kita ini sangat feodal sekali”. Kita duduk dengan gagah dan megah, menganggap diri kita penting, menunggu investor datang kepada kita seolah-olah mereka butuh kita. Padahal sebaliknya, kita butuh mereka,” terang Thom seraya menambahkan, Presiden dan Wapres juga mengimbau supaya jajaran menteri mulai mensosialisasikan perubahan sikap, perubahan orientasi, dari penguasa menjadi pelayan. (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Museum Gedung Sate Tutup Selama Dua Pekan

this formate

BANDUNG, bisniswisata.co.id,- BAGI penikmat wisata museum, mohon tidak kecewa dalam dua minggu ke depan, terlebih warga Bandung, pasalnya tidak dapat mengunjungi Museum Gedung Sate.  Dalam rangka pemeliharaan peralatan teknologi digital, Museum Gedung Sate tutup sementara dari 8 – 22 Januari 2018.
Kepala Bagian Publikasi Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Ade Sukalsah mengatakan penutupan ini adalah salah satu prosedur standar yang dilakukan, terutama untuk menjaga umur dan tingkat presisi alat-alat sensor media digital interaktif.

“Kami memohon pemakluman dari warga Jabar khususnya yang telah berencana akan mengunjungi Museum Gedung Sate pada periode tanggal tersebut. Tentu penutupan dua minggu ini selain untuk maintenance, juga akan ada beberapa evaluasi yang dilakukan, agar dari segi pelayanan museum ini dapat semakin memuaskan khalayak,” jelasnya di Gedung Sate.
Untuk informasi lebih lanjut, kata Ade, pecinta wisata museum dapat menghubungi Call Center Museum Gedung Sate (022) 426 7753 dan mengakses web reservasi resminya di museumgedungsate.jabarprov.go.id atau meluncur akun Instagram resminya @museumgedungsate .

Pada waktu operasional normal, Museum Gedung Sate buka Selasa – Minggu (Senin tutup), pukul 09.30-16.00 WIB. Hingga Kamis (4/1/18), pengelola museum mencatat 13.954 orang pengunjung dari berbagai kalangan telah menikmati sajian sejarah dan cerita mengenai Gedung Sate.

Museum Gedung Sate diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Jumat (8/12/17). Terletak di sayap timur basement Gedung Sate Kota Bandung, museum ini menyajikan tema sejarah, yang dikemas dalam sensasi teknologi digital dan interaktif. Antara lain, interactive glass display, interactive 3D scale model of Gedung Sate, hologram, wall video mapping, augmented reality: membuat pengunjung seolah-olah terlibat pada pengerjaan Gedung Sate, virtual reality: dengan kacamata VR dapat membuat pengunjung seolah-olah menaiki balon udara mengelilingi area sekitar Gedung Sate. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati architarium (TV 270 derajat), interactive floor display, dan interactive picture frame. *Dwi/*

Boneka Kayu Jokowi & Ahok Dijual Di Pasar Souvenir Moskow

this formate

MOSKOW, Bisniswisata.co.id: Nun jauh disana, boneka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok dijual di pasar suvernir Izmailovo, Moskow. Boneka terbuat dari kayu itu, berjejer rapi dengan pimpinan dunia lainnya.

Presiden Jokowi bersebelahan dengan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, juga Ahok dengan mengenakan seragam dinas Gubernur DKI Jakarta. “Apa kabar? Kabar baik? Semuanya murah, enggak mahal. Mau pilih mana: Jokowi atau Ahok? Atau mau Sukarno juga ada,” sapa penjaga toko, Aziz Satorrov, di pasar itu dengan bahasa Indonesia cukup lancar.

Untuk matryoshka Sukarno, Aziz membuka harga mulai 2.000 rubel (sekitar Rp470.000). di paling luar boneka kayu Sukarno, kemudian di dalamnya berturut-turut boneka kayu Suharto, Habibie, Abdurahman Wahid atau Gus Dur, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono hingga yang terkecil Jokowi, yang menunjukkan urutan presiden Indonesia, lapor mahasiswi di Moskow, Clara Rondonuwu seperti dilansir laman BBC Indonesia, Sabtu (06/01/2018).

Sedangkan matryoshka Presiden Jokowi yang berukuran sedang ditawarkan seharga 1.200 rubel (Rp280.000). Isinya tidak komplit, hanya boneka kayu SBY sampai Habibie saja. Boneka kayu yang ditawarkan juga ada mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditempatkan di samping Lenin.

”Kalau yang Ahok, di dalamnya semua Ahok. Harganya 1.199, soalnya kan orang Indonesia suka bilang kemahalan. Mereka minta kurang, saya kurangin satu rubel,” ujar Aziz tertawa mengingat kebolehan menawar sejumlah wisatawan Indonesia. “Saya tahu banyak orang Indonesia juga Muslim. Alhamdulilah!”

Mengapa membuat matryoshka Ahok. Apakah mantan Gubernur Jakarta tersebut populer sampai Rusia? ”Kenapa bukan Anies?” Aziz, pedagang asal Dagestan tersebut balik bertanya. ”Sekarang memang belum, tapi nanti Anies juga dibikin. Semuanya ada, komplit.” jawabnya.

Matryoshka atau boneka kayu khas Rusia tersebut didatangkan Aziz dari perajin di pinggiran Tver — wilayah pedesaan yang berjarak kurang lebih 160 kilometer dari ibu kota Rusia, Moskow.

”Jokowi, Ahok, dan Sukarno ini ide saya. Indonesia negara pertama (yang saya ketahui) yang warganya suka dengan politisi mereka,” kata Aziz, sembari sibuk melayani wisatawan yang mencari matryoshka musisi David Bowie.

‘Saya juga punya suvenir kayu berbentuk masjid, karena saya tahu banyak orang Indonesia juga Muslim. Alhamdulilah!” tambah warga yang berasal dari Dagestan, wilayah dengan populasi sebagian besar Muslim.

Selanjutnya percakapan berlanjut dalam bahasa Rusia, sebab Aziz yang ‘belum pernah ke Indonesia’ baru menguasai percakapan dagang saja. Total ada 15 bahasa untuk percakapan yang ia kuasai sebagai modal untuk menarik pembeli. “Kalau mereka minta kurang…” ucapnya.

Bahasa-bahasa tersebut berkaitan erat dengan ratusan macam matryoshka yang ia jajakan di emperan pasar suvenir Izmailovo, Moskow.
”Bukan cuma Indonesia, saya juga buat tokoh-tokoh Malaysia seperti Najib Razak dan Tengku Abdul Rahman. Yang juga banyak dicari, pemain sepak bola nasional dari negara-negara di Afrika dan berbagai tim sepak bola.”

Usai menutup lapak suvenir, Aziz mengaku rutin melatih bahasa-bahasa yang ia perlukan. ”Sebab percakapan di pasar selalu menarik, makanya saya berusaha mempelajari bahasa supaya lebih mudah berinteraksi dan merespon wisatawan yang datang mencari suvenir ke Pasar Izmailovo. Kalau mereka mulai minta kurang … kurang, di situ saya mulai enggak mengerti,” Aziz terbahak.

Melalui akun Facebooknya, banyak yang menyapanya dalam berbagai bahasa dari sejumlah negara – dari Malaysia, Thailand sampai Ekuador. Rekannya dari Indonesia melalui media sosial mencapai puluhan.

Pasar Izmailovo adalah surga bagi para wisatawan dan warga Moskow yang memburu kerajinan tangan khas Rusia., khususnya matryoshka. Sepanjang akhir pekan, pasar ini penuh pengunjung.

Di musim dingin seperti sekarang, lapak-lapak di emperan pasar akan tutup lebih awal. Sebab, langit Moscow dan wilayah sekitar sudah beranjak gelap mulai pukul 16:00 pada musim dingin.

Lalu, siapa yang terlaris dari ketiganya? ”Jokowi, banyak sekali yang beli,” ujar Aziz. ”Saya biasanya bercanda, ‘ayo dibeli ini Jokowi asli loh’,” ujarnya. Sementara itu, untuk matryoshka Sukarno dan Ahok, menurutnya pasar pembelinya cuma orang-orang tertentu saja.”

Duta Besar Republik Indonesia di Moskow, Wahid Supriyadi, mengatakan ada “warisan luar biasa’”Indonesia di Rusia yaitu Sukarno. ”Saya sudah ke 16 negara bagian (di Rusia), gubernur-gubernur itu pasti cerita mengenai era Sukarno dan Kruschev,” ujar Wahid, merujuk kembali pada lekatnya hubungan Indonesia-Rusia di awal Perang Dingin.

”Saat pidato di Universitas RUDN (Rossiyskiy Universitet Druzhby Narodov, Moskow), rektornya langsung ambil mikrofon. Setelah diterjemahkan, rupanya dia bilang ‘kita hutang budi dengan Soekarno, karena universitas ini yang memberi nama Sukarno’,” imbuh Wahid kepada Clara Rondonuwu.

Menurut Wahid, universitas tersebut diusulkan Sukarno kepada Kruschev dalam kunjungan Kruschev ke Universitas Gadjah Mada Yogyakarta pada 1962. Wahid juga melihat positif sikap Rusia terhadap kunjungan Presiden Joko Widodo pada 2016.

Dia mengatakan, Putin lebih dulu menyinggung tentang hubungan Kruschev dan Sukarno, serta menyisihkan satu hari untuk pembicaraan bilateral dengan Indonesia. “Putin tidak mau bertemu kepala negara lain sebelum bertemu Presiden Jokowi. Padahal waktu itu ada sepuluh kepala negara.”

Menyinggung relasi antar masyarakat di Indonesia dan Rusia saat ini, Wahid mengatakan ”walau sempat ada stagnasi setelah G30S/PKI, sekarang sudah meningkat lagi”.

Terdaftar ada sekitar 800 warga Indonesia kini berada di Rusia, namun dia menduga totalnya lebih dari 1.000 orang. Umumnya terkonsentrasi di dua kota yakni Moskow dan St Petersburg.

Angka kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia tahun ini juga meningkat, khususnya ke destinasi pantai seperti Bali, Komodo, dan Raja Ampat. Sebaliknya wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Rusia di tahun 2016 sekitar 20.000 orang.

”Kalau dulu kunjungan orang Indonesia umumnya ke Moskow dan St Peterseburg, belakangan mereka menjelajah sampai jauh ke Kazan, Suzdhal, dan Uva,” ujar Wahid.

Ketiga wilayah tersebut merupakan negara bagian Rusia yang mayoritas berpenduduk Muslim. ”Bahkan yang menarik ada paket umroh plus (perjalanan umroh ke Mekah dan ditambah) untuk destinasi Rusia. Tampaknya sebagian wisatawan mulai tertarik dengan fakta bahwa Muslim terbesar di Eropa ada di Rusia. Bukan sebagai migran, tapi justru penduduk asli. People to people semacam ini akan bagus untuk mengurangi gambaran yang kurang bagus mengenai Rusia.”

Adapun dari data jajak pendapat BBC tiga tahun lalu, disebutkan bahwa ada sekitar 49% peserta jajak pendapat yang menilai pengaruh Rusia negatif dan 29% yang menilai positif.

Wahid menambahkan, terkait total pelajar yang dikirim Indonesia ke Rusia juga berbeda jauh dengan negeri jiran Malaysia. Malaysia bisa mengirim hampir 3.000 pelajar per tahun yang sebagian besar menekuni bidang kedokteran.

”Malaysia smart, mereka sudah lebih dulu. Kita kan baru melihat kembali Rusia belakangan ini. Total pelajar yang dikirim ke Rusia cuma sekitar 150 per tahun.” sambungnya. (BBC)

Kuliner Serambi Mekah di Jakarta, Bukan Cuma Mi Aceh

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Mi Aceh, ayam tangkap, kopi gayo merupakan sajian kuliner Aceh yang akrab, populer bahkan hits bagi warga Jakarta. Ternyata pengetahuan soal kuliner khas Aceh masih terbatas bahkan boleh dibilang, masih sedikit masyarakat di Ibu Kota yang mengenal lebih mendalam kekayaan warisan kuliner dari Bumi Serambi Mekkah itu.

Jika tertarik mengakrabi sajian khas Aceh, sesekali cobalah mampir ke sebuah casual dining di bilangan Gajah Mada, Jakarta Barat bernama The Atjeh Connection. Meski kondisinya kecil, namun restoran ini rupanya menyembunyikan kekayaan cita rasa yang belum banyak dieksplorasi warga DKI.

Di sini pasti disuguhi rentetan menu-menu tradisional Aceh yang unik, menarik, khas dan bervariasi. Mulai dari kudapan, makanan utama, hingga aneka minuman khas yang disajikan secara modern untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner Nusantara.

Alih-alih memesan menu mainstream seperti mi aceh atau ayam tangkap, cobalah mengudap berbagai menu khas Aceh lainnya seperti tiram masak aceh, keumamah (ikan kayu), kepiting jamaica, sambal ganja, nasi sayur, nasi gurih, atau nasi bebek aceh.

Menu nasi gurih, misalnya, sedikit berbeda dengan kebanyakan nasi bersantan yang familiar di Jawa. Meskipun serupa dan sama-sama dimasak dengan santan, nasi gurih ala Aceh memiliki cita rasa yang lebih strong ketimbang nasi liwet, uduk, atau lemak.

Tambahan rempah-rempah lokal dan bawang goreng menjadikan nasi gurih Aceh ini sesuai dengan namanya; sangat gurih. Apalagi, penyajiannya dilengkapi dengan telur balado, rendang khas Aceh, tumis tauco, tempe orek, dan kerupuk.

Restoran ini memboyong cita rasa khas Aceh yang cenderung lebih ‘berempah’ ketimbang sajian-sajian khas Jawa. Pasalnya, masakan Aceh menggunakan bumbu-bumbu lokal yang berkarakter seperti bumbu pliek u.

Bumbu ini terbuat dari fermentasi daging kelapa dengan rasa unik yang memadukan aroma wangi kelapa dan harum khas fermentasi yang berkarakter asam dan sedikit manis. Ada juga bumbu u teulheu yang juga terbuat dari olahan kelapa parut yang disangrai.

Karakter lainnya berasal dari bumbu aweuh masak atau yang juga dikenal sebagai ramuan empat rempah, yang terdiri atas ketumbar, adas manis, pekak, kayu manis, dan jintan. Ada juga bumbu gegarang yaitu tanaman dari Dataran Tinggi Gayo yang merupakan bagian dari keluarga mint.

Bumbu ini lazim digunakan sebagai campuran masakan asli Gayo, seperti masam jing dan pengat. Selain itu, ada juga bumbu ganja. Meskipun saat ini sudah mulai jarang digunakan karena dianggap sebagai narkotika, dulunya ganja memiliki peran penting dalam memberi karakter pada masakan Aceh.

Di samping berbagai makanan utama yang khas, The Atjeh Connection menawarkan jajaran menu kudapan yang unik. Mulai dari roti goreng khas Aceh, kue ade, kue timpan, pulot durian, bakpia sabang, hingga roti ari, dan linca alias rujak manis.

Kue ade memiliki bentuk, tekstur, dan rasa yang legit seperti perpaduan kue lumpur khas Jawa dan kue bingka khas Pontianak. Adapun, pulot durian juga dikenal oleh masyarakat di Jawa sebagai ketan durian. Sementara itu, roti ari adalah roti kukus yang dicampur susu dan mentega.

Di sisi lain, bakpia sabang memiliki rasa yang unik. Meskipun berasal dari Sabang, bakpia ini sangat mirip dengan kue pia Surabaya dan pia Bali. Tekstur kulitnya agar lebih crunchy dibandingkan bakpia patok, tetapi isiannya merupakan paduan unik dari kacang tanah dan kacang hijau.

Jika Anda ingin merasakan kue yang benar-benar khas Aceh, cobalah memesan menu kue timpan. Kudapan ini adalah jenis kue tradisional yang terbuat dari ketan berisi srikaya dan nangka. Kue ini cocok disantap dengan kopi gayo hangat atau disajikan saat acara kumpul-kumpul.

Kue khas lainnya adalah kue bhoi atau bolu kukus khas Aceh. Kue ini sangat populer di daerah asalnya, dan biasa disantap dengan cara dicelupkan ke dalam kopi atau teh hangat. Di Aceh, kue berbentuk ikan ini biasa dijadikan seserahan bagi calon pengantin perempuan di acara pernikahan.

Sebagai penutup, seperti dilansir laman Bisnis.com, Sabtu (06/01/2018) belum lengkap rasanya jika menjelajahi kuliner Aceh tanpa menyinggung kopi sanger. The Atjeh Connection pun turut menyajikan kopi yang belakangan ini popularitasnya mulai meroket di kalangan anak muda Jakarta.

Bisa dibilang, kopi sanger adalah ‘wajahnya’ kopi Aceh. Dibuat dari olahan biji kopi pilihan, minuman ini disajikan dengan campuran susu yang tidak terlalu banyak sehingga tekstur kopinya terasa lebih kental dibandingkan dengan kopi susu pada umumnya.

Sekadar catatan, nama sanger diambil dari padanan kata ‘sama-sama ngerti’. Pada mulanya, kopi ini dibuat untuk mengakomodasi kebutuhan para pecinta kopi yang ingin menikmati kopi susu tetapi dengan budget pas-pasan.

Agar harganya bisa ditekan, para penjual kopi di Aceh mengurangi penggunaan jumlah susu sehingga rasa kopinya lebih dominan. Namun, saat ini kopi sanger telah menjadi salah satu minuman paling populer dari Aceh. Di The Atjeh Connection sendiri, kopi sangernya menggunakan biji kopi pilihan yang didatangkan langsung dari dataran tinggi Gayo. (BC)