3 Februari 2018, Padi Reborn-Welcome Home Concert

this formate

SURABAYA, Bisniswisata.co.id: Masih ingat Padi? Group musik asal Surabaya dengan anggotanya terdiri Ari Tri Sosianto, Andi Fadly Arifuddin, Surendro Prasetyo, Rindra Risyanto Noor, dan Satriyo Yudi Wahono alias Piyu, memang sudah lama fakum. Dan kini menggelar konser bertajuk “Padi Reborn-Welcome Home Concert” di Surabaya, pada 3 Februari 2018.

Now, Padi hadir kembali. Sobat Padi, sebutan fans fanatiknya maupun pecinta musik Padi kini bisa menyaksikan lagi band kesayangan yang terdiri dari Piyu (gitaris), Fadly (vokalis), Ari (gitaris), Rindra (bassis) dan Yoyo (drummer) setelah tujuh tahun vakum.

Setelah disibukkan dengan proyek masing-masing, kelimanya memutuskan untuk kembali berkarya bersama dengan nama Padi Reborn. Konser pertamanya digelar di The Pallas Jakarta, Rabu (31/01/2018) malam.

“Apakah kalian merindukan kami? Sungguh, kami juga,” Fadly akhirnya menyapa kerumunan penonton dan mengajak mereka berjingkrak-jingkrak sambil berkaraoke massal dengan lagu “Sang Penghibur”, “Lingkaran” dan “Perjalanan Ini”.

Padi membawakan sederet lagu-lagu hits yang liriknya sudah dihafal di luar kepala oleh para penggemarnya: “Mahadewi”, “Ternyata Cinta”, “Harmoni”, “Sesuatu Yang Indah”, “Bayangkanlah” hingga “Kasih Tak Sampai”.

Padi berkomitmen penampilan ini adalah awal dari kembalinya grup yang dibentuk saat para anggotanya masih jadi mahasiswa Universitas Airlangga. “Kami berlima berbeda, tapi berkomitmen bersama untuk kembali karena kami percaya persahabatan di atas segala-galanya,” kata Piyu.

Sebuah kejutan muncul di tengah pertunjukan. Semua anggota Padi meninggalkan panggung, digantikan oleh denting piano yang mengalun, mengiringi Rossa -mantan istri Yoyo- membawakan lagu “Rapuh”. Penonton semakin riuh, apalagi ketika semua anggota Padi kembali muncul dan Rossa berduet dengan Fadly dalam lagu “Semua Tak Sama”.

Perjalanan panjang

Dilansir Wikipedia, Grup musik ini memulai debut mereka di dunia musik Indonesia pada penghujung tahun 1990-an melalui singel Sobat dalam album kompilasi indie ten, dan dianggap membawa warna baru dalam dunia musik Indonesia. Jalur musik yang dipilih adalah pop-rock-kreatif. Pada awal kemunculannya, corak musik Padi sering dibandingkan dengan U2 dan Radiohead.

Motor utama grup ini adalah Piyu, yang menjalankan fungsi sentral sebagai komposer musik dan lirikus hampir seluruh lagu. Namun kekuatan utama Padi terletak pada penguasaan instrumen para personelnya yang memiliki karakter dan kemampuan teknis jauh di atas rata-rata musisi dalam berbagai band Indonesia.

Personel Padi diisi jawara berbagai kejuaraan instrumen musik. Selepas dalam kondisi vakum, Piyu memilih mengembangkan kreativitas sendiri, sedangkan personel lainnya membentuk Musikimia yang menjalani proses bermusik secara indipenden.

Dibentuk 8 April 1997, grup ini merupakan wadah kreativitas seni lima mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya. Semula bernama ‘Soda’, namun kemudian diganti menjadi ‘Padi’ (“Padi makanan orang susah,” demikian kata salah seorang personalnya).

Nama ini dipilih juga karena bersifat “sangat membumi”. Lebih jauh, mereka tidak hanya mengambil filosofinya saja, semakin berisi semakin merunduk, tapi juga melihat fungsinya yang melambangkan kesejahteraan. Diawali dari bermain musik dari satu panggung ke panggung lain, grup ini akhirnya dikontrak untuk masuk dunia rekaman.

Album-album Padi cukup sukses menembus pasar musik Indonesia. Beberapa pengamat menyimpulkan aransemen musik padi yg dinamis dan lebih kompleks dari rata-rata lagu oleh grup band Indonesia yang seangkatan adalah salah satu penyebab kesuksesan tersebut.

Pada awal kemunculannya pada tahun 1998 khasanah band Indonesia didominasi oleh lagu-lagu dengan aransemen sederhana dengan tempo sedang cenderung lambat. Ciri lain grup musik Indonesia pada masa tersebut adalah cukup dominannya instrumen keyboard pada band-band terkemuka. Karakter Keyboard/Organ memengaruhi gaya musik menjadi minim distorsi dan cenderung melodik.

Hal ini tampak pada band-band pencetak hits saat itu seperti Kahitna, Dewa 19 dengan album Pandawa Lima-nya, maupun Slank sesaat sebelum perombakan formasi di mana Indra Q masih tampil sebagai keyboardist.

Padi kemudian mendobrak dengan formasi tanpa keyboard melalui album pertama mereka Lain Dunia (1999). Formasi semacam ini membuat eksplorasi teknik permainan gitar begitu dominan, maka wajar jika lagu-lagu yang dihasilkan cenderung penuh ditorsi.

Apalagi ditunjang oleh gaya permainan dua gitarisnya, Satriyo Yudi Wahono (Piyu) dan Ari Tri Sosianto, yang berbeda satu sama lain, Padi mendobrak dengan lagu-lagu kompleks yang ditandai dengan aransemen dua gitar yang hampir selalu berbeda dalam tiap frasa dalam tiap lagu. Album ini mendapatkan platinum pada bulan April 2000 dan quadraple platinum pada tahun 2001.
Sesuatu Yang Tertunda

Pada tahun 2001, Padi mengeluarkan album kedua mereka Sesuatu Yang Tertunda. Album ini mampu terjual sebanyak 1,6 juta kopi dan mendapat 10x Platinum pada tahun 2002. Salah satu Album terbaik dan terfavorit sampai saat ini.

Save My Soul adalah nama album musik ketiga Padi. Album ini diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2003. Dalam lagu “Sesuatu Yang Tertunda”, Padi berduet dengan musikus pujaan mereka, Iwan Fals.

Selain Iwan Fals, kolaborator lainnya yang terdapat dalam album ini termasuk musisi Australia yang merupakan pemain saksofon, Robert Burke dan pianis Kiernan Box, Adjie Rao (perkusi), dan penyanyi Astrid Sartiasari. Nasib album ketiga tersebut, meski tak bisa dibilang gagal, tapi tak segemerlap dua album sebelumnya.

Setelah lebih dari 2 tahun vakum dari dapur rekaman, Padi menggebrak dengan album baru Tak Hanya Diam. Album yang berisi 10 lagu ini tak lagi bertemakan ‘interpersonal’ (cinta) seperti 4 album sebelumnya, namun meluas menjadi kepedulian dari reaksi mereka terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitar.

Inti pesan dari lirik-lirik di dalam album Tak Hanya Diam terfokus pada soal tidak berfungsinya komunikasi yang berakibat beberapa bencana yang timbul secara beruntun di Indonesia. Seperti tsunami dan gempa bumi. Tak hanya temanya, peluncuran album ini juga cukup unik.

Padi meluncurkan album terbaru mereka dengan tampil menyanyi di atas geladak KRI Teluk Mandar 514 yang berlayar perlahan di perairan Teluk Jakarta, Senin 12 November 2007. Peluncuran album di atas kapal ini baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Walau pada awalnya hanya ingin unik dari launching album secara konvensional, namun Padi kali ini memberikan isyarat kepada kita untuk selalu ingat bahwa negeri ini adalah negeri maritim dengan kekayaan dan keindahan laut yang dimiliki.

Selain itu, Padi juga mengenalkan logo baru mereka. Mereka mengaku perubahan logo ini hanya untuk lebih fresh saja, menghindari “kultus” logo Padi yang pertama karena Padi membuat logo bukan untuk membuat ‘laskar’.

Cover album Tak Hanya Diam mewakili tema dari album ini, cover yang berbentuk titik-titik saling berhubungan yang mencerminkan adanya saling sinergi satu sama lain didasari saling komunikasi untuk saling mengisi dalam damai. Di album ini juga terlihat keberanian Rindra (bass) dan Piyu (gitar) tampil sebagai vokalis di lagu “Belum Terlambat” dan “Jangan Datang Malam Ini”. (NDHYK)

Lukisan Raden Saleh Terjual Rp 119, 9 Miliar

this formate

PARIS, Bisniswisata.co.id: Salah satu lukisan karya Raden Saleh, mencatat rekor baru. Sebagai benda mahakarya seni Indonesia dilelang dengan harga termahal di Perancis, akhir pekan lalu.

Lukisan itu terjual seharga 7,2 juta euro atau setara sekitar Rp 119,9 miliar kepada seorang kolektor asal Indonesia yang tak diketahui identitasnya.

Juru lelang Jack-Philippe Ruellan menyatakan, pelelangan lukisan Perburuan Banteng (Banteng Hunt) karya Raden Saleh sukses dilaksanakan. “Ini adalah rekor bagi lukisan Raden Saleh dan Indonesia,” tutur Ruellan seperti dikutip dari The Jakarta Post, Kamis (1/2/2018).

Kritikus seni sekaligus konsultan koleksi benda seni Istana Kepresidenan Agus Dermawan T juga mengonfirmasi bahwa ini adalah harga tertinggi bagi karya seniman Indonesia. “Beberapa tahun lalu, karya-karya S Sudjojona, Lee Man Fong, Hendra Gunawan, yang ukurannya lebih besar, dijual seharga Rp 60 miliar,” kata Agus.

Harga awal pelelangan lukisan Raden Saleh tersebut adalah 200.000 euro. Sesaat sebelum lelang dimulai, harganya melonjak ke 1 juta euro. Prediksi ini dibuat berdasarkan penjualan lukisan serupa karya Raden Saleh berjudul The Deer Hunt yang terjual di balai lelang Christie’s Singapura pada tahun 1996 seharga 1,5 juta euro.

Ruellan menuturkan, ada 12 peminat yang ikut lelang lewat telepon dan dua lainnya hadir. Proses lelang pun berlangsung cepat. Salah satu pihak yang ikut lelang lukisan tersebut, imbuh Ruellan, adalah Museum Pasifika di Bali.

Terkait kolektor asal Indonesia yang membeli lukisan ini, Ruellan menyatakan ini hal yang bagus karena lukisan ini akan dibawa kembali ke Indonesia dari Paris.

Namun, perlu diingat bahwa sang pembeli adalah kolektor pribadi, sehingga lukisan ini tak akan dapat dilihat oleh publik kecuali ada pameran yang menampilkan lukisan ini. (TJP)

Terbangi Aceh, AirAsia Tanpa Crew Pramugari

this formate

BANDAACEH, Bisniswisata.co.id: AirAsia hanya akan menggerahkan crew pramugara mauoun pilot lelaki bagi penerbangan khusus rute Aceh, setelah provinsi di wilayah paling barat di Indonesia itu menerapkan bahwa pramugari wanita Muslim wajib mengenakan jilbab saat tiba di wilayah Aceh. Hal ini sebagai langkah penegakan hukum syariah.

“AirAsia mengakui sekaligus menghormati peraturan yang diberlakukan otoritas wilayah Aceh. Namun, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa operasi kami sesuai dengan itu,” ujar seorang pejabat di AirAsia dalam pernyataan yang dikutip The Star, Kamis (01/02/2018).

Dilanjutkan, untuk sementara semua penerbangan AirAsia dari dan ke Aceh akan dioperasikan oleh awak kabin laki-laki, tanpa ada pramugari.

Pada Rabu, 31 Januari 2018 pihak berwenang Aceh mengedarkan sebuah surat kepada maskapai Garuda Indonesia dan maskapai lainnya seperti AirAsia dan Firefly, yang memerintahkan pramugari wanita Muslim wajib mengenakan hijab, saat kedatangan atau akan menghadapi hukuman oleh polisi syariah.

AirAsia dan Firefly adalah maskapai penerbangan utama yang mengoperasikan penerbangan ke Banda Aceh. Aceh adalah satu-satunya provinsi di Indonesia yang menerapkan hukum Syariah.

Sementara Kepala eksekutif Firefly, Ignatius Ong mengatakan, maskapai Firefly hanya dapat mendaftarkan laki-laki, atau non-muslim dalam penerbangannya ke wilayah otonomi Indonesia.

Ong mengatakan, maskapai sedang mempertimbangkan untuk menambahkan lapisan pakaian tambahan ke seragam pramugari wanita. “Kami masih melihat situasi, jadi tidak ada keputusan konkret yang dibuat,” kata Ong.

Sementara Vice President Corporate Communication Citilink Indonesia, Beny Butar Butar mengatakan, pihaknya sudah sejak Maret 2016 masuk ke Aceh dan pramugarinya mengenakan hijab. (STAR)

Manfaatkan Kantor Pos, Pos Indonesia Kembangkan Budget Hotel

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Tahun 2018, PT Pos Indonesia melakukan inovasi baru. Bukan lagi di dunia kiriman pos, namun mengembangkan bisnis budget hotel. Hebatnya hotel yang digarap dengan memanfaatkan gedung Kantor Pos. Inovasi baru ini dilakukan, mengingat pariwisata Indonesia tengah booming sehingga kebutuhan kamar hotel, grafiknya juga naik.

Direktur Utama PT Pos Properti Indonesia Handriani Tjatur Setijowati mengatakan Pos Indonesia terus berbenah mengatisipasi perkembangan zaman. Kini dunia pariwisata lebih menonjol dan kebutuhan kamar hotel juga meningkat.

“Karenanya kami mengembangkan bisnis budget hotel dengan prioritas kota kecil atau secondary city yang memiliki potensi pariwisata.
Dipilihanya secondary city karena persaingannya belum terlalu besar,” papar Handriani dalam keterangan usai peluncuran ruang kolaborasi EV Hive @Pos Indonesia di Kantor Pos Pusat, Pasar Baru, Jakarta, Rabu.

Sejumlah kota kecil yang gencar ditawarkan kepada para investor untuk pengembangan dan optimalisasi aset agar dibangun budget hotel, antara lain di Banyuwangi, Jember, dan Wonosobo. “Sejak tahun lalu, kami proaktif menawarkan ke sejumlah investor untuk pengembangan aset PT Pos Indonesia, apalagi perseroan memiliki jaringan 4.700 kantor se Indonesia,” sambungnya.

Juga, lanjut dia, menyusun rencana pengembangan aset terutama di atas lahan 1.000 m persegi untuk ditawarkan kepada investor, baik dalam bentuk ruang kolaborasi maupun hotel. Meski dibangun hotel, kantor layanan PT Pos tetap dipertahankan selain untuk memfasilitasi konsumen dalam mengirim barang dan melakukan pembayaran, juga sebagai ikon perusahaan.

Optimalisasi aset dengan mengembangkan budget hotel agar Pos Properti Indonesia sebagai anak perusahaan memberi kontribusi besar dalam pendapatan induk perusahaan, Pos Indonesia. Juga ditagetkan untuk meningkatkan pertumbuhan omzet sekitar 40 persen dari tahun 2017.

“Memang kontribusi pendapatan anak perusahaan masih terbilang kecil dibandingkan sektor logistik sebagai inti usaha PT Pos Indonesia.
Aset PT Pos sedemikian banyak dan sekarang mulai tidak digunakan karena pergeseran bisnis itu sendiri. Jadi harus investasi di aset yang berbeda yakni hotel sehingga diharapkan mendongkrak pendapatan,” lontarnya serius.

Diakuinya, era zaman now, surat menyurat sudah sangat ditinggalkan masyarakat. Padahal, PT Pos Indonesia berdiri 1746 memiliki jaringan 4.800 kantor secara keseluruhan dan 58.700 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia.

“PT Pos Indonesia sudah berdiri sejak 272 tahun lalu, punya 4.700 properti. Sejak dulu terutama zaman Orde Baru tambah cabang terus. Pasti di 0 kilometer setiap propinsi ada kantor Pos dan lokasinya strategis. Semua kecamatan pasti terlayani,” tambahnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

New York Fashion Week, Desainer Vivi Promosikan Kain Kalimantan

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Perancang busana Vivi Zubedi kembali mendapatkan kesempatan untuk mempromosikan industri fesyen tanah air di kancah global. Bersama HIJUP, Vivi akan menjadi satu-satunya modest fashion designer pada gelaran New York Fashion Week (NYFW) yang akan dilangsungkan pada 8 hingga 16 Februari 2018 di New York, AS.

Dalam ajang bergengsi itu, seperti dilansir laman Kompas.com, Rabu (31/01/2018) vivi menyiapkan koleksi 32 modest wear (pakaian tertutup) berjudul “Urang Banua” yang menampilkan keunikan warna serta keindahan kain Sasirangan dan Pagatan khas Kalimantan Selatan.

Kain-kain berwarna kecoklatan, biru, dan putih, tersebut diubah Vivi menjadi modest wear berpotongan modern dan bisa dikenakan oleh siapa saja, termasuk yang tidak berhijab. Ia memberikan detil berupa manik-manik, payet, atau mutiara.

Koleksi Vivi akan dipamerkan pada hari keempat NYFW. Beberapa desainer terkenal dunia lainnya yang menampilkan rancangannya pada hari yang sama di antaranya Victoria Beckham, Romeo Hunte, Brandon Maxwell, dan masih banyak lagi.

Menurut Vivi, koleksi ini terinspirasi dari semangat para wanita pengrajin kain tradisional di Kalimantan Selatan. Ia menyadari bahwa kain Sasirangan dan Pagatan masih belum dikenal luas, bahkan oleh masyarakat Indonesia sendiri.

Saat turun langsung ke lapangan sejak Oktober 2017, ia mengaku kaget dengan pendapatan para ibu-ibu pengrajin kain tersebut yang terbilang masih sangat rendah.

“Apa yang saya lakukan juga agar ibu-ibu ini bisa lebih berkembang, seperti saya. Hidup mereka sangat memprihatinkan. Padahal, bahan-bahan yang ibu-ibu ini buat kalau dijual bisa jutaan rupiah,” kata Vivi.

Sebanyak 32 koleksi yang ditampilkan akan menunjukkan warna-warni khas kain tradisional yang dipadukan dengan kain modern dan peragaan busana akan ditutup dengan warna hitam. Melalui kesempatan tersebut Vivi ingin mensejajarkan tren kain daerah dan tren masa kini.
“Kain daerah kan kaya akan warna. Nanti akan ada kolaborasi kain daerah dan masa kini,” ucap dia.

Sebagian hasil penjualan koleksi ini akan didonasikan kepada para pengrajin kain tradisional. Vivi berharap, kesejahteraan ekonomi para pengrajin Indonesia bisa semakin baik.

Vivi bahkan punya mimpi yang tinggi. Untuk jangka panjang setelah gelaran NYFW, ia berharap bisa menjadi mediator bagi pembeli kain dan para pengrajin. Ini juga sudah dibicarakannya dengan pemerintah setempat.

Vivi juga memiliki harapan kain Sasirangan dan Pagatan, bisa menjadi bagian dari tren fesyen dunia. “Mungkin agak sedikit mengkhayal, tapi kemungkinan jika brand-brand luar yang besar melihat (bisa). Karena ada banyak brand besar menggunakan kain-kain daerah Indonesia,” tutur Alumni Akuntansi Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

“Mana tahu mereka menilai kain ini punya nilai yang cukup tinggi, lalu berniat bisa menjadikan kain ini sebagai tren fesyen mereka. Untuk itu kan harus ada mediatornya.” sambungnya. (KMP)

200 Pesawat Batal Terbang Akibat Ketegangan China-Taiwan Meningkat

this formate

BEIJING, Bisniswisata.co.id: Sejumlah maskapai penerbangan China membatalkan ratusan penerbangan ke dan dari Taiwan karena kian meningkatnya perselisihan sekaligus ketegangan mengenai rute penerbangan. Kondisi ini mengganggu rencana ribuan penumpang menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang merupakan musim perjalanan utama di kawasan ini.

Dua maskapai utama, China Eastern Airlines (CEA) dan Xiamen Airlines, mengatakan pada Selasa (30/1) mereka membatalkan penerbangan karena Taiwan menolak untuk menyetujuinya. Penerbangan tersebut telah dijadwalkan di samping layanan reguler maskapai penerbangan ke Taiwan untuk mengatasi tingginya permintaan perjalanan menjelang liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai bulan depan.

Namun Taiwan mengatakan, pihaknya tidak diajak berkonsultasi mengenai rute yang akan digunakan maskapai penerbangan tersebut. Taiwan juga menuduh tindakan Beijing “unilateral”.

China Eastern Airlines mengatakan telah membatalkan 212 penerbangan antara China daratan dan Taiwan yang sebelumnya direncanakan untuk masa liburan. “Hambatan yang tidak masuk akal … telah secara serius melanggar kepentingan bersama dari perusahaan dan pelanggan kami, dan sangat melanggar kebutuhan kemanusiaan dari ribuan penumpang dan keluarga mereka,” kata maskapai China Eastern.

Xiamen Airlines mengatakan pihaknya telah membatalkan setidaknya 70 penerbangan tambahan, serta menuduh Taiwan “tidak berperasaan”.

Administrasi Penerbangan Sipil China mengumumkan pada awal bulan ini bahwa pihaknya membuka empat rute untuk memudahkan lalu lintas udara di wilayah udaranya di atas Selat Taiwan, yang memisahkan pulau itu dari daratan China. Maskapai penerbangan China merencanakan untuk menggunakannya pada penerbangan Tahun Baru Imlek mereka.

Administrasi Aeronautika Sipil Taiwan mengatakan bahwa mereka tidak diajak berkonsultasi mengenai rute tersebut. Salah satu dari rute itu, yang dikenal sebagai M503, memicu perselisihan sebelumnya antara Taipei dan Beijing pada tahun 2015.

Pejabat Taiwan mengatakan bahwa rute tersebut menimbulkan risiko keselamatan saat mereka melewati bandara dekat pulau-pulau yang berada di bawah kendali Taiwan namun berada di dekat daratan China.

Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen memperingatkan masalah ini membahayakan hubungan yang rapuh antara Taipei dan Beijing. “Tindakan sepihak baru-baru ini oleh #China – termasuk rute penerbangan M503 & latihan militer yang meningkat- tidak stabil & harus dihindari,” dia tweet awal bulan ini. “#Taiwan akan terus menjaga status quo Kami mengimbau semua pihak untuk melakukan hal yang sama.” paparnya.

China Air Transport Association, sebuah kelompok perdagangan yang berafiliasi dengan pemerintah China, pada Selasa menyuarakan dukungannya untuk kedua maskapai tersebut, dengan mengatakan bahwa rute M503 “telah disetujui oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional setelah demonstrasi keamanan dan verifikasi menyeluruh oleh para ahli. Isu keselamatan adalah murni imajinasi. ”

China dan Taiwan berpisah pada 1949 setelah perang saudara berdarah. Beijing terus mengklaim pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menyerang jika Taiwan bergerak untuk menyatakan kemerdekaannya secara de facto.

Tsai, yang terpilih pada 2016, menolak untuk menyetujui prinsip “Satu China”, yang menyatakan bahwa Taiwan dan daratan adalah bagian dari China. Tapi dia bilang, dirinya ingin mempertahankan status quo.

Kedua belah pihak telah mengurangi komunikasi sejak Tsai berkuasa, dan Beijing telah meningkatkan latihan militer di Selat Taiwan. Taiwan mengatakan, militernya akan menantang setiap pesawat yang mengancam keamanan pulau tersebut. (XIN)

KBRI Kopenhagen Promosikan Pariwisata Indonesia Di Lithuania

this formate

LITHUANIA, Bisniswisata.co.id: Indonesia, satu-satunya negara yang mendapat kehormatan menampilkan budaya dan promosi pariwisata di panggung utama Pameran Pariwisata Adventur 2018 di Lithuanian Exhibition and Congress Center (Litexpo), akhir pekan.

KBRI Kopenhagen bersama 20 negara lainnya berpartisipasi dalam pameran yang diadakan di kota Vilnius Lithuania, demikian Pensosbud KBRI Kopenhagen, Ismail N. Pulungan kepada Antara London, Rabu (31/01/2018).

Stan Indonesia dipadati sekitar 400 warga Lithuania dan warga asing lainnya yang ingin mengetahui potensi pariwisata Indonesia. Selain itu, pelaku bisnis pariwisata, WNI dan diaspora Indonesia di Lithuania juga turut menyerbu stand Indonesia.

Dubes RI untuk Kerajaan Denmark merangkap Republik Lithuania, Muhammad Ibnu Said mengundang pelaku usaha pariwisata dan masyarakat Lithuania berkunjung ke Indonesia yang menawarkan beraneka ragam objek pariwisata, seperti wisata alam, seni, makanan, kesehatan, dan aneka hiburan dari seluruh kawasan nusantara.

Partisipasi Indonesia di pameran tersebut diharapkan dapat menjadi ajang jaringan antara pelaku usaha wisata dari Indonesia dan Lithuania, yang akhirnya dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dari Lithuania ke Indonesia.

Pada kesempatan itu, operator tur dari Lithuania, yaitu Aza Tour, menyampaikan “Bali sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang dikenal masyarakat internasional, namun tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari Lithuania yang menyukai wisata alam dan budaya”.

Sementara Adventure Indonesia yang merupakan operator tur dari Indonesia menjelaskan daerah tujuan wisata lainnya di luar Bali termasuk dalam 10 daerah tujuan wisata baru dan dikenal sebagai “New Bali”, dengan keunikan dan keunggulannya.

KBRI Kopenhagen menampilkan seni tradisional berupa tarian Nandak, Enggang, Merak dan Tanjung Majeng/Ngapoteh dibawakan kelompok tari INDA group dari KBRI Kopenhagen. Selain itu juga tampil penari Lithuania, eks penerima Darmasiswa Indonesia Ms. Egle Kardiukovaite, yang menari tarian Jabar Tari Kandagan.

Pengunjung yang hadir disuguhi aneka ragam masakan khas tradisional Indonesia seperti daging rendang, ayam tuturugu, asinan Jakarta, kerupuk, yang disandingkan dengan nasi putih, serta makanan ringan berupa pastel dan kembang goyang. (ANT)

Gairahkan Wisata Bahari, Seaplane Dioperasionalkan di Batam

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Seaplane atau pesawat yang dapat lepas landas dan mendarat di atas air dipastikan akan beroperasi dari Batam. Pengoperasional seaplane untuk menggairahkan wisata bahari, sehingga wisatawan dapat dengan mudah, cepat dan lancar saat berwisata. Sehingga turis asing tak bosan menunggu terlalu lama untuk sampai di pulau yang dituju.

Rencana pengoperasian Seaplane Pesawat Amphibi jenis Viking Twin Otter-400 dengan kode pesawat DHC-400 ini, akan standy by di Bandara Hang Nadim Batam kemudian membawa wisatawan ke Pulau Bawah Resort.

“Kami sangat bersyukur. Seaplane akhirnya beroperasi. Seaplane baru beroperasi bukan karena Pesawat tidak siap, bukan juga karena pilotnya tidak mampu, atau wismannya tidak ada. Namun karena masalah Perijinan. Akhirnya, Seaplane pertama kali untuk berwisata sudah lahir di awal Januari. Alhamdulillah,” ungkap Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Indroyono Soesilo dalam keterangan tertulis, Rabu (31/1/2018)

Mengingat, lanjut dia, ini pertama kali Seaplane beroperasi untuk pariwisata di Indonesia maka penerbangan tersebut harus ada sertifikat pesawat khusus dan harus terregistrasi PK (Indonesia).

Bukan hanya itu, pesawat itu bisa terbang juga karena sang pilot harus memilki ijin khusus mendarat di darat dan di air. Lalu Bandara di air juga harus memenuhi persyaratan dan ijin pihak-pihak yang kompeten dan terkait.

Mulai terbangnya Seaplane ini juga merupakan bagian sejarah. Resort Pulau Bawah Kepulauan Riau kini sudah bisa didatangi wisatawan High-End tourists dari Eropa dan Rusia menuju Pulau Bawah Resort untuk 3 malam, termasuk penerbangan Singapura menuju Batam-Pulau Bawah pulang pergi.

Indroyono juga menyampaikan meminta dukungan untuk kelancaran Seaplane project berikutnya yang akan mensasar pembangunan resort di Pulau Widi, Maluku Utara. Semua perijinannya tinggal replikasi saja.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia perlu meniru Maldives dalam penggunaan Seaplanes. Dirut PT.Dirgantara Indonesia, Elfien Goentoro juga menyatakan modifikasi pesawat N-219 Nurtanio buatan PT.DI menjadi Seaplanes akan dimulai tahun ini.

“Seaplanes juga bisa beroperasi untuk danau, seperti Danau Toba Sumatera Utara. Selama ini kendala kita salah satunya ada di akses. Dengan 17.000 lebih pulau yang ada di Indonesia, kita jadi membutuhkan banyak bandara,” sebut Indroyono sambil menambahkan dengan pengoperasian Seaplane pariwisata Indonesia bisa mengalahkan Maldives.

Bahkan Anambas misalnya. Rute Batam ke Anambas yang biasa ditempuh lebih enam jam dengan kapal cepat, bisa dipangkas menjadi satu jam dengan seaplane. “Ini sangat mungkin bisa diterapkan di Kepulauan Seribu, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Danau Toba, Morotai , Labuan Bajo dan Mandalika yang sedang dipersiapkan menjadi 10 Bali Baru,” harapnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Cirebon Wistakon, Aplikasi Wisata Mudahkan Wisatawan Blusukan

this formate

CIREBON, bisniswisata.co.id: Tak ingin tertinggal dengan daerah lain di bidang teknologi informasi sekaligus ingin memajukan dunia pariwisata, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) pemerintah Kota Cirebon meluncurkan aplikasi “Cirebon Wistakon”. Aplikasi ini memudahkan para wisatawan blusukan tempat-tempat wisata di kota Cirebon, Jawa Barat.

“Cirebon Wistakon itu bisa diunduh di Play Store bagi para pengguna android, aplikasi ini mempermudah para wisatawan yang akan berkunjung,” kata Kepala DKIS Kota Cirebon, Iing Daiman dalam keterangan tertulis, Rabu (31/1/2018).

Dijelaskan, aplikasi Cirebon Wistakon itu singkatan dari wisata kota Cirebon. Aplikasi tersebut akan menunjukan tempat wisata apa saja di Kota Udang. Penamaan Cirebon Wistakon disesuaikan dengan kearifan lokal. Aplikasi ini sudah dikoneksikan dengan Google Maps untuk mempermudah wisatawan menggunakannya. Selain itu aplikasi dilengkapi berbagai informasi mengenai tempat wisata, hotel, restoran dan lainnya.

“Aplikasi Cirebon Wistakon ini berisi informasi pariwisata antara lain seperti, tempat wisata, hotel, restoran dan juga yang mendukung semua kegiatan wisata,” tuturnya. “Kami koneksikan dengan Google Maps yang akan memandu ke mana wisatawan akan tuju,” lanjutnya.

Demi mewujudkan program “Kota Cerdas”, Pemkot telah membuat beberapa aplikasi dan pada 2018 akan dikembangkan sebanyak delapan aplikasi. Aplikasi tersebut semuanya bertujuan mempermudah pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi. “Tahun 2018 ini kita akan kembangkan delapan aplikasi dalam rangka mendukung program ‘smart city’,” katanya.

Apalagi Kota Cirebon terpilih menjadi Smart City pada tahun 2017 bersama dengan 25 kota lainnya di Indonesia. Sehingga keberadaan program Smart City tentu sangat penting untuk peningkatan layanan serta kesejahteraan masyarakat. Program ini menggabungkan berbagai elemen untuk mewujudkan kota Cirebon lebih maju dengan teknologi yang terus meningkat tanpa meninggalkan kearifan lokal

Dalam Aplikasi Wistakon memuat informasi soal wisata kuliner, wisata alam, wisata sejarah, wisata budaya dan wisata belanja yang ada di Kota Cirebon. Saat membuka pilihan menu, misalnya menu Foods, muncul beberapa makanan yang ada di dalam aplikasi, di antaranya ada Empal Gentong H Apud, Nasi Jamblang Ibu Nur, Mie Koclok Panjunan, dan Baraja Coffe.

Jadi saat membuka sebuah makanan, muncul deskripsi makanan tersebut lengkap disertai harganya. Juga dapat menemukan tempat makanan yang akan dikunjungi, karena di dalamnya sudah ada navigasi yang terhubung ke Google Map.

Aplikasi Cirebon Wistakon ini melengkapi tujuh aplikasi lainnya yang sudah ada di Kota Cirebon. Aplikasi itu Cirebon Lengko (Layanan Elektronik Kesehatan Online), yakni sistem pelayanan antrean online berbasis Android dan informasi berbasis Android ketersediaan ruang rawat inap di RSUD Gunung Jati.

Lalu aplikasi Cirebon Brojol Aja Klalen (Akta Langsung Jadi Kalau Lapor lewat On Line) dengan konsep one day service. Jika dahulu membuat akta selama 14 hari, sekarang dengan lapor melalui internet bisa sehari langsung jadi.

Ada program Cirebon Sedulur (Sistem Elektronik Pelayanan Digital Kelurahan), dan Cirebon Sega Jamblang (Sistem Elekronik Kepegawaian dan Evaluasi Kinerja secara Gamblang) seperti Simpeg, E-Lakip, Tepra dan lainnya.

Program selanjutnya adalah Portal Satin Cirebon Pasti Weru, yakni penyajian informasi Kota Cirebon dalam satu portal. Juga ada program Wadul Bae (Warga Peduli Bocah lan Emboke) yang merupakan konsep penanganan terpadu kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Bahkan saat ini Kota Cirebon telah memiliki Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) yang menjadi percontohan nasional. Di sekolah, siswa diperankan sebagai pelapor dan melapor jika ada kejadian di lingkungannya.

Program lainnya yaitu Cirebon Jeh (Jaringan Edukasi Hukum), yakni untuk edukasi dan penangan masalah hukum dan program lainnya. Diharapkan dengan berbagai program tersebut memudahkan masyarakat untuk mengetahui berbagai informasi yang dimiliki Kota Cirebon terutama berkaitan dengan program Pemerintah Daerah Kota Cirebon. (NDHYK)

Lestarikan Ketoprak, Komunitas Financial Gelar “Arya Penangsang”

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Komunitas Keuangan Perbankan kembali menggelar seni ketoprak. Pagelaran kali ini memgambil lakon berjudul “Arya Penangsang”. Gelaran ini diselenggarakan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Rabu, 31 Januari 2018 malam ini.

“Semoga kisah Arya Penangsang ini bisa memberikan pelajaran berharga bagi kita bahwa tahta atau kedudukan terkadang mampu membuat orang gelap mata, bahkan terhadap saudaranya sendiri. Semoga, di tahun politik yang sedang sibuk Plikada ini kisah Arya Penangsang tidak sampai terulang lagi di negeri tercinta ini,” ujar Eko B. Supriyanto, Produser Eksekutif Pagelaran Ketoprak dalam siaran pers, Rabu (31/1/2018).

Pagelaran seni ketoprak dimulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, merupakan setitik upaya pelestarian kesenian tradisi ketoprak, komunitas masyarakat keuangan, perbankan, BUMN, ekonom, Anggota DPR Komisi XI yang membidangi keuangan dan kalangan media massa menyajikan pagelaran ketoprak.

Lakon “Arya Penangsang” ini diramaikan oleh sekitar 50 pemain dari kalangan praktisi dan regulator perbankan, asuransi, multifinance, BUMN, dan media massa. Selain itu, pementasan yang diproduksi oleh #Paragraf Satu Production dan disutradari oleh seniman senior Aris Mukadi ini juga menghadirkan bintang tamu para pemain Srimulat, serta para pemain ketoprak dari Perhimpunan Seniman Wayang Orang dan Ketoprak “Adhi Budaya”.

Beberapa praktisi dan regulator keuangan dan perbankan yang ikut terlibat dalam pagelaran ini antara lain Destry Damayanti (LPS), Anto Prabowo (OJK), Ahmad Fajar (J-trust Bank), Kusumaningtuti S. Soetiono (mantan DK OJK), Benny Purnomo (MNC Bank), Diding S. Anwar (Kadin), Nicolaus Prawiro (Capro), Lisawati (Bank Jasa Jakarta),

Juga Sussie Meilina (MNC Securitas), Frans Rundengan (Andalan Finance), Ilya Avianti (PLN), Handayani (BRI), Muhammad Adil (Bank Sumsel Babel), dan Lies Permana Lestari (Sarinah). Juga, Suwandi (APPI), Juanita Luthan (Securinvest), Susanti (ATM Prima), Nini Sumohandoyo (Prudential), Anggar B. Nuraini (OJK), Rita Mirasari (Danamon), Vera Liem (BCA), Fajar Nugroho (BKraf), dan Danny Hartono (Bank Mas) serta Dumasi Samosir (Asuransi Sinar Mas).

Rencananya Direktur Utama Bank Mandiri, Kartiko Wirjoatmodjo akan main sebagai Sultan Bonang, Kresno Sediarsi (Dirut Bank DKI), Bob T Ananta (BNI) dan sebagai Arya Penangsang, M. Eddy Purnawan (BSBI) dan Evi Afiatin sebagai Ratu Kaliyamat (BPJS Ketenagakerjaan) dan M. Ikhsan (OJK) akan menjadi Hadiwijaya

Kalangan anggota DPR RI ada Andreas Soesatyo dan Indah Kurnia serta kalangan ekonom ada Aviliani (ISEI), Bustanul Arifin (Indef), Nimmi Zulbainarni (ISEI), Ina Primiana (ISEI) dan Komang Savytri (ISEI) serta Arif Budimanta (KEIN)

Dari kalangan media massa ada wartawan senior Kompas Ninok Leksono, Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Hery Trianto, Direktur Utama Koran Sindo Sururi Alfaruq, Aprevyta, Pimpinan Redaksi Global TV, Pemimpin Redaksi Tempo Budi Setyarso, Wapremred Infobank Karnoto Mohamad, dan beberapa senior editor antara lain Titis Nurdiana (Kontan), Joice (Kompas) dan Tommy Aryanto (Tempo) serta Lahyanto Nadie (Bisnis Indonesia) dan Darto (InfoBank)

“Acara ini dipersembahkan sebagai bentuk kecintaan para sahabat di lingkungan masyarakat keuangan, perbankan, BUMN, serta kalangan media terhadap kesenian tradisi budaya Indonesia, yaitu ketoprak,” ujar Eko B. Supriyanto, Produser Eksekutif Pagelaran Ketoprak “Arya Penangsang”.

Menurut Eko, 50 orang pemain ketoprak “Arya Penangsang” sebagian besar adalah para direksi dan komisaris dari industri perbankan, keuangan, dan BUMN, serta para pemimpin redaksi dan senior editor dari beberapa media massa nasional. Di tengah kesibukan sebagai profesional, mereka masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian kesenian tradisional Indonesia.

“Untuk itu, kami memberikan pengharagaan yang setinggi-tingginya kepada beliau-beliau yang berkenan meluangkan waktu serta memberikan dukungan atas terselenggaranya pagelaran ini. Semoga pagelaran ini dapat menyalakan lilin bagi kebudayaan tradisi yang sudah lama redup,” papar Eko B. Supriyanto juga Pemimpin Redaksi Majalah Infobank itu.

Kegigihan para seniman tradisional, seperti Aris Mukadi dan para seniman dari Yayasan Adhi Budaya, untuk melestarikan seni tradisi, menurut Eko, sudah seharusnya dihargai dan diberi kesempatan untuk terus berlanjut bisa mengadakan pentas di banyak tempat. Maka itu, sebagai bentuk kepedulian, hasil dari pementasan tersebut akan disumbangkan untuk pengembangan kesenian tradisi ketoprak Yayasan Adhi Budaya.

“Untuk itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para sponsor, donatur, dan semua pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini,” ujar Eko. “Acara ini sangat istimewa karena berbarengan dengan kejadian alam gerhana bulan,” tambahnya.

Perebutan Tahta

Pagelaran ketoprak dengan lakon “Arya Penangsang” menceritakan tentang sejarah perebutan tahta Kerajaan Demak pada pertengahan abad 15 yang berlumuran darah. Bermula dari dibunuhnya Raja Demak ke-2, Pangeran Surowiyoto atau Pangeran Sekar, oleh Sunan Prawoto, anak Pangeran Trenggono. Trenggono yang masih bersaudara dengan Pangeran Sekar karena sama-sama anak pendiri Kerajaan Demak, Raden Patah, itu kemudian naik tahta menjadi Raja Demak ke-3 tahun 1521.

Setelah berkuasa selama 25 tahun, pada tahun 1546 Trenggono wafat dan digantikan oleh Sunan Prawoto sebagai Raja Demak ke-4. Di sinilah muncul Arya Penangsang, anak dari Pangeran Sekar. Saat itu, Penangsang atau disebut juga Arya Jipang atau Ji Pang Kang adalah raja di Kadipaten Jipang (Cepu). Penangsang yang menyimpang dendam atas terbunuhnya sang ayah oleh Sunan Prawoto menuntut balas.

Arya Penangsang mengutus orang kepercayaannya, Rangkud, untuk membunuh Sunan Prawoto dengan dibekali Keris Kyai Setan Kober. Keris yang juga menjadi penyebab tewasnya beberapa raja Demak itu akhirnya juga mengakhiri kepemimpinan Sunan Prawoto di Demak. Penangsang pun naik tahta sebagai Raja Demak ke-5 tahun 1549.

Arya Penangsang hanya lima tahun menjadi Raja Demak. Ambisinya yang besar untuk mengalahkan Raja Pajang Hadiwijaya justru berbalik arah. Dia tewas terbunuh secara mengenaskan oleh pasukan Hadiwijaya pada tahun 1554. “Hikmahnya. Semoga dendam politik tidak terus terjadi di Indonesia demi kekuasaan. Sudah waktunya ekonomi menjadi panglima bukan politik yang terus mendendam,” kata Eko B Supriyanto. (redaksibisniswisata@gmail.com)