Melancong ke Luar Negeri, Pahami Aturan & Perhatikan Budayanya

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Melancong ke luar negeri memang menyenangkan. Selain mengetahui destnasi wisata baru, juga mendapat informasi, pengetahuan, pengalaman tentang kehidupan dan budaya negara lain. Alangkah baiknya sebelum berwisata ke negara lain, hendaknya mencari informasi selengkapnya tentang lokasi wisata, budaya, kuliner termasuk aturan di negara yang dituju.

Mencari informasi sebelum hengkang sangatlah penting. Dengan mencari informasi terlebih dahulu, hitam putih yang ada di negara lain bisa menjadi pedoman, wawasan dan pegangan. Karena jika kita tidak tahu aturan negara lain, dan secara tidak sengaja melanggar aturannya, maka ada sanksi hukum denda hingga pidana bagi yang melanggar.

Nggak bisa dipungkiri, tiap negara mempunyai aturan yang berbeda-beda bahkan rada unik memang. Namun aturan unik sengaja dibuat untuk menjaga kelestarian lingkungan di negara tersebut. Juga untuk melestarikan budaya yang sudah ada bertahun-tahun. Aturan-aturan tersebut mungkin terkesan aneh untuk wisatawan yang datang karena berbeda dengan kebudayaan negara asalnya. Namun wisatawan tetap harus menghargainya.

Berikut negara yang memiliki aturan khusus bagi para wisatawan yang harus ditaati bersama, seperti dilansir laman phinemo.com antara lain:

1. Uni Emirat Arab (UEA)

Negara yang dikelilingi hamparan gurun pasir ini, menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi wisatawan. Memiliki hukum syariat Islam, membuat negara Arab memiliki aturan ketat bagi warganya dan wisatawan yang berkunjung. Uni Emirat Arab (UEA) memiliki aturan agar wisatawan mengenakan pakaian sopan, dalam artian tertutup. Bahkan para wisatawan dilarang berbicara kasar dan berbicara kencang. Tindakan ini tergolong tindakan ilegal di UEA. Bagi wisatawan yang melanggar, maka akan ditindak pidana oleh pihak berwajib setempat.

2. Singapura

Negara yang bertentangga dengan negara Indonesia ini menjadi salah satu destinasi yang gemar dikunjungi orang Indonesia. Meskipun Singapura adalah negara kecil, banyak tempat wisata buatan yang mengaggumkan. Salah satunya adalah Universal Studio. Namun, negara kecil ini memiliki aturan simpel namun serius bagi para wisatawan yang berkunjung. Singapura memiliki peraturan yang tidak memperbolehkan masyarakat hingga wisatawan memakan permen karet untuk mejaga kebersihan kota. Jika sedang berkunjung ke Singapura, pastikan kita tidak membawa permen karet, bahkan memakannya di tempat umum, karena jika terbukti melanggar akan ada denda besar yang harus dibayar.

3. Italia

Italia merupakan destinasi favorit warga internasional. Selain terkenal dengan Menara Pisa, Italia juga memiliki budaya dan sejarah yang menarik untuk diketahui. Selain itu, kita juga akan sangat mudah menemukan burung merpati berterbangan di setiap sudut kota. Meski mudah berinteraksi dengan burung merpati, ternyata Italia memiliki aturan ketat jika berinteraksi dengan merpati tersebut. Italia memiliki aturan dilarang memberi makan kumpulan merpati tersebut. Hal itu dikrenakan bahwa kotoran merpati akan tertimbun banyak dan akan mengotori jalanan dan bangunan di Italia. Jika tetap memberi makan merpati-merpati tersebut, pelanggar akan dikenakan denda sebesar 700 ribu hingga Rp 8 juta.

4. Thailand

Negara yang memiliki julukan Negeri Gajah Putih ini memiliki pesona wisata alam dan budaya yang mampu menghipnotis wisatawan. Memiliki berbagai macam jenis wisata membuat Thailand menjadi salah satu destinasi favorit orang Asia. Karena terkenal negara yang sangat menjunjung tinggi terhadap rajanya. Di Thailand sampai ada peraturan yang tidak memperbolehkan masyarakat ataupun wisatawan yang menginjak foto-foto rajanya, bahkan yang ada di mata uang Thailand. Jika sedang berada di Thailand dan menemukan selembar uang, janganlah kita menginjaknya lalu menyeretnya ke tempat yang sepi kemudian memungutnya. Karena menginjak foto raja Thailand yang ada di mata uang merupakan sebuah penghinaan, dan kita akan langsung dikenakan hukuman oleh pihak yang berwajib.

5. Jepang

Jepang merupakan salah satu negara yang ingin dikunjungi banyak orang karena memiliki budaya dan wisata yang menarik. Negara Matahari Terbit ini sangat menjunjung tinggi aturan yang berlaku, bahkan aturan tidak tertulis. Salah satu aturan tidak tertulis di Jepang adalah tidak menunjukkan tato yang ada di tubuh. Sebagai wisatawan yang berkunjung ke Jepang, sebaiknya kita tidak menunjukkan tato di depan umum. Orang-orang di Jepang memang kebanyakan tidak memiliki tato karena selalu mendapat stigma negatif dan berhubungan dengan kelompok kriminal dan Yakuza. Jika ada wisatawan mempertontonkan tato yang ada di tubuh, wisatawan tersebut bisa menjadi sasaran dari kelompok kriminal karena dianggap musuh dari mereka. Sangat disarankan para wisatawan untuk berhati-hati berpakaian saat berada di Jepang demi menghindari hal-hal buruk.

6. China

Niat baik belum tentu baik. Jika Kamu berada di China dan memilih pantai sebagai destinasimu, Kamu harus berhati-hati di sana. Kalau Kamu melihat orang yang tenggelam di tengah laut, Kamu dilarang keras untuk menyelamatkannya. Karena menyelamatkan orang yang tenggelam adalah tindakan ilegal. Hukum tersebut merujuk pada eastern philosophy yang mengatakan bahwa menyelamatkan orang tenggelam bisa merusak nasib seseorang. Jadi, meskipun niatmu baik, Kamu harus berhati-hati karena Kamu bisa terkena hukuman oleh pihak yang berwajib di China.

7. Rusi
a
Kalau liburan ke Moskow, Rusia, jangan sekali-kali mengendarai mobil dengan kondisi kotor dan tidak dicuci. Biarpun kita tidak tahu seperti apa definisi kotor menurut pemerintah setempat, tetapi siapa saja yang melanggar aturan ini akan dikenakan denda US$100.
Mungkin aturan unik ini menjadi jawaban kenapa mobil-mobil di ibukota Rusia hampir semuanya bersih. Dan Kamu harus pastikan juga bahwa mobil yang Kamu kendarai sudah bersih dan mengkilap, agar tidak terkena denda oleh pihak yang berwajib.

8. Denmark

Kalau di Indonesia, motor wajib menyalakan lampu besar mereka di siang hari. Namun ada peraturan unik di Denmark, mobillah yang harus menyalakan lampu besar ketika siang hari. Kalau di malam hari mungkin akan menjadi hal yang lumrah, namun ketika siang hari akan terasa aneh ya? Hal tersebut ternyata digunakan untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas di Denmark. Jika Kamu berkendara dan lupa untuk menyalakan lampu besarmu, Kamu akan terkena denda mencapai US$100. Tetap teliti ya untuk menyalakan lampu sebelum bepergian.

8. London, dan Barcelona

Larangan meludah disembarang tempat sudah diterapkan dibeberapa negara seperti Singapura, London, Barcelona dan Vancouver. Pemerintah menganggap bahwa meludah disembarang tempat akan menimbulkan masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan. Meski terlihat aneh, namun warga di negara-negara ini menaati aturan unik tersebut. Tidak tanggung-tanggung, denda yang ditetapkan juga sangat besar sehingga mau tidak mau warga akan menaati peraturan yang ditetapkan. Misalnya di London, pelaku yang meludah dan kencing sembarangan akan dikenai denda sebesar 80 poundsterling. Selalu jaga perilaku ya kalau sedang berkunjung ke negara-negara tersebut.

9. Pakistan

Aturan unik lainnya berasal dari Pakistan. Di sana Kamu tidak bisa dengan sembarang ambil foto. Mengambil foto dengan latar seperti bangunan pemerintah dan bangunan militer adalah hal yang tidak diperbolehkan di Pakistan. Mengambil foto keluarga di bandara sebelum naik pesawat merupakan sebuah larangan, dan jika Kamu tetap melakukannya Kamu akan dikenakan denda.

10. Australia

Sebagai negara multikultural, warga negara Australia berasal dari hampir seluruh pelosok dunia baik lewat lahir maupun proses naturalisasi. Australia tidak seputih yang kebanyakan orang kira. Sangat normal mendengar empat sampai lima bahasa berbeda dalam satu gerbong kereta. Sangat normal juga menjumpai orang Asia, Arab, Latin, Eropa timur berbahasa Inggris dengan fasih. Jika Kamu menanyakan dari negara mana lawan bicaramu berasal, mereka akan menjawabnya dengan mimik muka yang tidak menyenangkan karena Kamu dianggap mempertanyakan kadar ke-Australian mereka. (PC)

Mei 2019, Kapal Pesiar bisa Bersandar di Pelabuhan Gili Mas

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kapal Pesiar (cruise) dapat bersandar di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Mei 2019. Kapal tersebut nantinya akan bersandar di dermaga dengan luas 440 meter. Secara keseluruhan pembangunan Pelabuhan Gili Mas akan selesai pada 2021.

“Progres pembangunannya sesuai dengan rencana. Mandalika nantinya akan menjadi Bali kedua, jadi Gili Mas harus mempersiapkan diri dengan baik supaya nanti pada saat beroperasi bisa mengakomodir konektivitas dari dan ke pulau Lombok,” terang Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis yang diterima BISNISWISATA.co.id, Ahad (18/3/2018).

Dilanjutkan, dengan adanya Pelabuhan Gili Mas maka barang yang diangkut melalui kontainer bisa berjalan dengan baik dan juga kapal cruise yang bersandar membawa wisatawan ke Lombok. Total area untuk pengembangan Pelabuhan Gili Mas seluas 25 hektare (ha), dengan rincian untuk dermaga penumpang seluas 10 ha dan dermaga peti kemas seluas 15 ha.

Pembangunannya dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu tahap pertama pematangan lahan, tahap kedua pembangunan dermaga sepanjang 440 meter, tahap ketiga pembangunan fasilitas pendukung dan pembangunan marina, tahap keempat pembangunan dari sisi operasional.

Dilihat dari aspek legalitas, pembangunan Pelabuhan Gili Mas sudah memenuhi persyaratan karena sudah memiliki izin diantaranya izin lingkungan, izin pemanfaatan ruang, izin reklamasi serta rekomendasi keselamatan pelayaran.

Budi Karya juga berpesan untuk selalu memperhatikan beberapa aspek salah satunya keselamatan dalam bekerja. “Saya pesan agar PT Pelindo III selalu memperhatikan aspek-aspek yaitu time table yang dilaksanakan, keselamatan kerja harus dipenuhi, jangan ada friksi dengan lingkungan dan jika ada hambatan-hambatan segera dibahas dan diselesaikan bersama,” lontarnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Tips Hemat Budget Makan Saat Traveling

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Budget, satu hal paling sensitif dan penting ketika traveling. Salah perhitungan mungkin akan membuatmu sakit kepala meski tengah dihadapkan dengan lanskap-lanskap megah. Jadi, pembagian pembiayaan ini sudah sepatutnya dilakukan, bahkan mungkin dari jauh-jauh dengan secermat mungkin.

Secara umum, dan berdasarkan pengalaman saya yang tentu belum seberapa ini, budget perjalanan bisanya terbagi jadi dua kelompok besar, yakni transportasi untuk mencapai destinasi, juga biaya hidup selama di destinasi tujuan. Namun, ada juga yang memasukkan belanja dan membeli oleh-oleh.

Dalam klasifikasi yang kedua bisanya sudah mencakup tempat bermalam, trasnportasi selama berada di destinasi traveling, juga makan. Bila tempat mengingap dan transportasi bisa diakali dan sudah sering dicermati saat traveling, pengeluaran untuk makan sering kali terlupakan.

Ya, mencoba kuliner lokal mungkin jadi agenda penting yang masuk dalam daftar wajib bagi tak sedikit pejalan. Namun, kalau membuat pengeluaran bengkak tanpa perhitungan lebih dulu? Masalah ini bisa saja berpengaruh pada rencana traveling selanjutnya.

Kalau begitu, bagaimana sebenarnya trik untuk hemat tanpa sebegitu menghemat ketika traveling? Nggak susah kok. Ada beberapa cara yang bisa kamu tempuh supaya bisa menjaga budget makan selama melancong.

#. Hitung waktu kunjungan

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk menghemat adalah hitung waktu kunjungan. Dengan begini, kamu bisa membentuk perhitungan makan di luar dan masak sendiri dalam frekuensi lebih teratur. Untuk catatan, bila tinggal lebih dari dua minggu sebaiknya pilih tempat bermalam yang menyediakan dapur, baik pribadi maupun umum.

#. Trip singkat

Bila melakukan trip wisata sangat singkat, katakanlah kurang dari dua minggu, kamu bisa sepenuhnya mencoba makanan, atau kalau mepet dan sedang ingin berhemat, makanan di convenience store bisa sangat membantu. Setelah tahu berapa lama bakal tinggal, tinggal sesuaikan budget saja. Yang penting terus disiplin pada daftar tersebut agar pengeluaran tak demikian membengkak.

#. Bawa comfort food dari rumah.

Makanan jenis ini bisa saja abon atau nasi instan, bahkan mi instan. Selain berhemat, tindakan antisipasi ini dllakukan kalau-kalau kurang cocok dengan makanan lokal. Ketimbang nggak bisa makan sama sekali? Nantinya malah berabe.

#. Jangan Ragu untuk Sharing Makanan!

Cara lain yang juga bisa dilakukan adalah sharing makanan. Di samping hemat, kamu juga jadi bisa mencoba makanan dalam pilhan lebih beragam. Tapi, bagaimana kalau pergi sendiri? Sebenarnya tergantung. Kalau kamu menemukan teman perjalanan yang sepertinya bisa dipercaya untuk berbagi makanan, kenapa nggak? Namun, kalau tidak, artinya kamu harus membuat prioritas makanan apa saja yang lebih ingin dicoba.

#. Perhatikan kesehatan

Bukan hanya faktor hemat. Bila dihadapkan dengan makanan, jangan lupa juga untuk memperhitungkan kesehatan. Kamu tentu tak mau keracunan makanan ketika jadwal pergi ke tempat-tempat eksotis ada di depan mata. Jadi, berhemat memang penting. Tapi, jangan sampai mengesampingkan faktor kesehatan. Rencanakan! Kalaupun harus berimprovisasi, pilih dan tentukanlah dengan bijak. (LEO)

Avengers: Infinity War, Pecahkan Rekor Penjualan

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Film Avengers: Infinity War hanya membutuhkan waktu 6 jam untuk memecahkan rekor penjualan tiket presale film superhero terbanyak di Amerika Serikat. Penonton antusias menyaksikannya, setelah publikasi di media sosial yang tergerak pencinta film superhero untuk menyaksikan lebih awal

Mengutip Variety dan Hollywood Reporter, Ahad (18/03/2018) tiket Avengers: Infinity War, yang dilego di situs penjualan tiket Fandango, telah mengalahkan Batman V Superman: Dawn of Justice dan Black Panther, yang sebelumnya memegang rekor tersebut.

Fandango juga melakukan survei kepada 1.000 pembeli tiket Avengers: Infinity War. Hasilnya, 97 persen responden mengatakan tak sabar melihat para superhero berkumpul dalam satu film. Sebanyak 94 persen responden mengaku antusias untuk melihat Guardians bertemu dengan Avengers.

Avengers: Infinity War akan mempertemukan para anggota Avengers sebelumnya, seperti Robert Downey Jr, Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlet Johansson, serta para superhero pendatang baru, seperti Tom Holland, Benedict Cumberbatch, dan Chadwick Boseman.

Selain itu, The Guardians of Galaxy, yang dipimpin Chris Pratt, akan ambil bagian dalam melawan Thanos, tokoh antagonis utama yang diperankan Josh Brolin.

Rilis film Avengers: Infinity War di Amerika Serikat dipercepat seminggu dari jadwal rilis semula menjadi 27 April 2018. Film ini disutradarai Anthony dan Joe Russo, yang sebelumnya menyutradarai Captain America: The Winter Soldier dan Captain America: Civil War.

Beberapa superhero Marvel tampil berbeda dari biasanya jika melihat segi dandanan dan kostum. Perbedaan gaya mereka tentu berhubungan dengan jalan cerita Avengers: Infinity War.

Siapa saja superhero yang tampil berbeda dalam trailer Avengers: Infinity War?

1. Captain America
Transformasi mencengangkan datang dari Captain America (Chris Evans). Penampilannya tidak lagi rapi dan bersih. Captain America muncul dengan rambut panjang dan brewok lebat dalam trailer Avengers: Infinity War. Beberapa netizen juga melihat jika tanda bintang hilang dari seragam Captain America.

2. Black Widow
Sama seperti Captain America, Black Widow (Scarlett Johansson) ikut mengubah rambutnya. Warna rambut merah berganti menjadi blonde. Rambut Black Widow juga lebih pendek serta lurus. Menariknya, penampilan baru Black Widow justru menyerupai gaya sehari-hari Scarlett Johansson.

3. Spider-Man
Spider-Man mengalami transformasi kostum cukup signifikan. Kostum terbaru Spider-Man merupakan pemberian dari Iron Man seperti terungkap lewat film Homecoming yang tayang Juni kemarin. Kostumnya berbahan besi sehingga terlihat lebih kokoh. Kostum terbaru Spider-Man juga mengeluarkan cahaya pada bagian mata serta tubuhnya.

4. Thor
Penampilan Thor dalam Avengers: Infinity War sempat mengundang tanda tanya netizen. Mereka ingin tahu apakah insiden di film Ragnarok yang tayang Oktober lalu berpengaruh terhadap penampilannya. Dugaan mereka tepat karena Thor tampil dengan penutup mata pada akhir trailer.

5. Groot
Kasus Groot sama seperti Thor. Penampilannya dalam Avengers: Infinity War mengikuti kejadian dalam film Guardians of the Galaxy 2 yang tayang akhir April. Groot kini sudah tumbuh menjadi seorang remaja. (HR)

Waspada, Longsor di Jalur Wisata Menuju Laut Pasir Bromo

this formate

PROBOLINGGO, bisniswisata.co.id: Saat umat Hindu Tengger merayakan Hari Raya Nyepi, dikejutkan dengan suara tanah longsor. Akibatnya jalur wisata Gunung Bromo tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor. Longsor terjadi di jalur menuju lautan pasir Bromo di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Ahad (18/3/2018).

Kasi Tengger Laut Pasir Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Subur mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tebing longsor berada sesudah pintu masuk atau tiket Cemorolawang. Material longsor cukup tebal sehingga kendaraan bermotor, baik jip dan sepeda motor tak bisa melintas.

“Kejadiannya dini hari tadi, posisinya dibawah punden. Ketinggian tebing yang longsor sekitar 80 meter, lebar 25 meter dengan tingkat kumbinasi sekitar 2.000 kubik,” kata Subur saat ditemui di lokasi.

Sebelum longsor, tambah Subur, di kawasan tersebut tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Bahkan sejumlah wisatawan sudah berada di lautan pasir, begitu jalur wisata Bromo dibuka dua jam sebelumnya.

Longsor yang melanda jalur menuju laut pasir bromo, membuat akses sedikit tersendat. Namun demikian, pengunjung masih bisa menikmati keindahan gunung eksotis di pulau jawa itu dengan melalui jalur alternatif.

Jalur alternatif yang disediakan merupakan jalan setapak yang biasa dilalui oleh masyarakat setempat. Lebarnyanya hanya satu meter saja. Namun masih bisa dilewati oleh kuda, dan pejalan kaki.

Pengunjung terpaksa memilih jalur alternatif karena beralasan sudah terlanjur sampai di cemoro lawang, Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. “Tadi di atas sudah diperingatkan oleh petugas ada longsor. Serta diberitahu, ada jalur alternatif. Karena sampai di sini, yasudah lewat sini saja,” kata Firman, salah satu wisatawan.

Hal serupa, juga dikatakan oleh Mirtha, wisatawan asal Mojokerto. Perempuan berhijab itu tak mau kehilangan momen menikmati keindahan Bromo hanya karena longsor. “Meski Longsor, saya tetap ke luatan pasir Bromo. Itu ada jalur alternatif meskipun sempit, tidak apa-apa terlanjur sampai ke sini. Masa mau balik,” ujar Mirtha. (CNN)

Oktober, Pelabuhan Gili Trawangan Beroperasi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membangun Pelabuhan Gili Trawangan. Pembangunan ini, untuk menjaga konektivitas, memudahkan transportasi, memfasilitasi wisatawan yang akan berkunjung sekaligus memajukan pariwisata Lombok

“Kami upayakan untuk membangun Pelabuhan di Gili Trawangan paling tidak dengan panjang 100 meter dan trestle 100 meter. Kita harapkan Oktober pelabuhan ini sudah jadi beroperasi,” jelas Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (18/3/2018).

Selain untuk mendukung pariwisata di Lombok, pembangunan Pelabuhan Gili Trawangan ini juga akan menjadi konektivitas Lombok dan Bali karena pada bulan Oktober akan digelar pertemuan tahunan IMF-World Bank

Menurut Budi Karya, setiap harinya wisatawan yang datang mencapai 1.500 orang dan kapal yang datang dari Bali ke Gili mencapai 60 kapal. Gili Trawangan merupakan satu destinasi yang diunggulkan dan secara konsisten mendatangkan wisatawan bahkan bisa mencapai 3.000 orang per hari.

“Nantinya jika ada Pelabuhan Gili Trawangan, kapal-kapal bisa langsung kesini dan bersandar disini. Kalau sekarang kan sandarnya hanya di Dermaga Pemenang,” terang Budi Karya Sumadi.

Dilanjutkan, Pelabuhan Gili Trawangan semakin menarik minat wisatawan untuk datang ke tiga Gili tersebut. “Kita harapkan ini dapat meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke sini karena saya lihat ada beberapa hotel yang bagus. Jadi kalau pelabuhannya bagus, kapalnya bagus pasti akan memberikan pelayanan yang baik.” ujar Budi Karya.

Selain membangun Pelabuhan Gili Trawangan, Kementerian perhubungan juga berencana menambah kapal untuk Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indonesia (KPLP) di Pelabuhan Bangsal Pemenang. “Kita akan upayakan ada penambahan kapaln untuk KPLP disini,” tutur Budi Karya.

Penambahan kapal tersebut akan digunakan untuk mengamankan pelayaran dan penjagaan sarana serta prasarana laut dan pantai. “Kapal KPLP ini untuk memastikan keamanan di wilayah perairan disini (Pelabuhan Pemenang),” kata Budi Karya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Dipacu, Kunjungan Wisatawan Jerman ke Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017, Kunjungan wisatawan Jerman ke Bali, mengalami kenaikan 15,11%. Kenaikan ini terus dipacu pada tahun 2018 agar lebih banyak lagi turis Jerman ke Pulau Dewata. Mengingat potensinya masih sangat besar, apalagi wisatawan asal Jerman yang datang ke Bali menduduki peringkat ke-8 setelah China, Australia, India, Jepang, Inggris, AS, dan Prancis.

Tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan Jerman tercatat sebanyak 177.184 orang atau meningkat 15,11% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 153.925 orang. “Pada 2018, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Jerman ditargetkan mencapai 230.340 orang atau naik sekitar 30%. Kami sangat optimistis,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra di Denpasar, Ahad (18/3/2018).

Menurut Badra, seperti dilansir laman Bisnis.com, keyakinan itu didasari atas sambutan para buyer saat tim promosi pariwisata Badung melakukan misi penjualan ke Jerman pada pekan lalu. Dua kota yakni Berlin dan Munich menjadi pilihan untuk dijadikan tempat promosi.

Dia menerangkan kedua lokasi tersebut merupakan kota utama dan kedua di Jerman yang terkenal dan memiliki potensi wisatawan yang cukup besar. Tim promosi melakukan pertemuan penjual dan pembeli di Hotel Bristol Berlin dan Pullman Hotel Munich.

Tak ketinggalan, pertemuan dengan wholesaler di ajang utama Internationale Tourismus Börse (ITB) Berlin. “Melalui sejumlah pertemuan tersebut, kami berharap perusahaan perjalanan di Eropa, khususnya Jerman, untuk selalu ingat Bali atau Badung dan mengirimkan warganya berwisata ke Pulau Dewata,” tutur Badra.

Pertemuan yang dihadiri pimpinan Singapore Airlines itu juga diharapkan menghasilkan rencana kerja sama penerbangan langsung dari Munich ke Bali secara berkesinambungan, agar target kunjungan wisatawan pangsa pasar Jerman terpenuhi.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung IGN Rai Suryawijaya menyatakan sekitar 53% kunjungan wisatawan Jerman ke luar negeri ditujukan untuk berlibur. Sementara itu, 19% lainnya untuk mengunjungi teman dan kerabat, 7% untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), dan sisanya untuk mempelajari budaya.

Pangsa pasar Jerman sangat menyukasi perjalanan wisata ke Spanyol, Yunani, Turki, Mesir, Bulgaria, dan Tunisia. Perjalanan yang dekat menuju wisata kota dunia di Eropa dan Timur Tengah, menjadi alasan tepat bagi wisatawan Jerman untuk berkunjung.

“Ini menjadi tantangan Badung untuk merebut perhatian mereka agar melirik Bali. Upaya penerbangan yang memudahkan perjalanan wisatawan Jerman ke Bali telah dilakukan dengan menggandeng maskapai penerbangan,” paparnya.

Selama ITB Berlin berlangsung, tim promosi pariwisata Badung melakukan pertemuan sejumlah pihak, terutama untuk meraih kunjungan wisatawan MICE ke Badung-Bali, di luar pangsa pasar leisure yang sudah menjadi bagian utama dari tujuan perjalanan wisatawan Eropa.

Para peserta dari Kabupaten Badung masih mendominasi keikutsertaan pasar pariwisata dunia ITB Berlin dari Bali. Dari 126 seller, sebanyak 75% di antaranya peserta dari Badung.

Secara keseluruhan, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menargetkan 7 juta kunjungan wisatawan, sama dengan yang dipatok Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Hal ini karena 99% lebih wisman ke Bali masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang terletak di Kabupaten Badung. (BC)

Konser di Serpong, Katy Perry Boyong 50 Ton Perlengkapan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Penyanyi dan penulis lagu Katy Perry rencana menggelar konser bertajuk Witness: The Tour di Indonesia Covention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang pada 14 April 2018 mendatang. Seperti konsernya di Amerika Utara, Katy Perry akan membawa semua perlengkapan dan segala pernak-pernik pertunjukannya saat tur Asia, termasuk di Indonesia.

Dengan membawa semua pernak-pernik itu, Katy Perry ingin memberikan pengalaman yang istimewa untuk penonton konsernya di Indonesia nanti. Dia berharap semua penonton bisa menyaksikan, mendengar, dan merasakan konser yang sama seperti tur Amerika Utara secara langsung. Demikian keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (18/03/2018).

Hadir bersama timnya, Katheryn Elizabeth Hudson – nama asli Katy Perry meyakinkan bahwa tur Witness: The Tour menjadi pertunjukan konser yang paling heboh. Artis kelahiran 25 Oktober 1984 di Santa Barbara, California, Amerika ini tidak mau penampilannya mengecewakan penggemar.

Sebagai sedikit bocoran informasi mengenai konsernya nanti di Indonesia, Katy Perry akan membawa kargo seberat 50 ton berisi perlengkapan konser. Tampil bersama 10 orang penari latar, penyanyi dengan tinggi 1,7 meter menyiapkan 6 buah kostum dan membawa baju khusus untuk setiap konsernya.

Di konsernya nanti, Katy juga diiringi 5 orang pemain musik, termasuk pemain bass-nya yang telah bersama Katy sejak album pertama dan 2 orang penyanyi latar. Kemungkinan besar, Katy Perry juga akan membawa “Ikan Hiu” spesialnya.

Dalam konser Witness: The Tour di Indonesia, Katy Perry berencana membawakan sekitar 20 lagu dari album Witness dan beberapa lagu hitsnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pantai Baron, Destinasi Wisata Bahari Mulai Ditata Serius

this formate

GUNUNG KIDUL, bisniswisata.co.id: Potensi wisata Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memang luar biasa. Hebatnya potensi itu tidak ditawarkan ke wisatawan sekaligus. Namun satu persatu destinasi wisata itu dipublikasikan, sehingga membuat penasaran wisatawan. Meski sudah ada bebarapa wisatawan lokal yang kerap mendatangi obyek wisata itu.

Kini, Pemkab Gunung Kidul mulai menggarap Pantai Baron. Nggak bisa dipungkiri, Pantai ini memiliki keunikan tersendiri. Juga memiliki daya tarik yang tiada tandingnya. Karakteristik pasir coklat kehitaman mirip dengan Pantai Parangtritis, selain itu ombak di Pantai Baron juga terbilang cukup besar walaupun bentuknya menyerupai teluk.

Pantai Baron bisa dibilang pantai unik karena ada dua jenis air: air asin dan air tawar dari aliran sungai di pinggir pantai. Aliran sungai ini di sebelah barat Pantai Baron, yang airnya mengalir kearah laut. Uniknya, setiap 5 tahun sekali aliran sungai di Pantai Baron akan berubah arah, yaitu mengalir ke timur terlebih dahulu (membelah pasir pantai) sebelum bermuara di laut.

“Dengan potensi dan daya tarik itu, kami segera melakukan penataan kawasan Pantai Baron yang diharapkan menjadi ikon wisata baru sehingga dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi,” lontar Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Kidul Drajat Ruswandono di Gunung Kidul, seperti dilansir laman Antara, Ahad (18/03/2018).

Pemkab Gunung Kidul, lanjut dia, berupaya melakukan penataan kawasan Pantai Baron, supaya lebih rapi, bersih, dan indah, sehingga menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan. “Tahun ini, pembuatan rencana induk dan rencana detail teknis (DED) akan dirampungkan. Selanjutnya, kami akan melakukan sosialisasi kepada warga dan pedagang,” katanya.

Dilanjutkan, nantinya ide besar dalam penataan kawasan Oantai Baron di antaranya membuat jalan untuk wisatawan, dan bisa digunakan untuk penanganan darurat. Penataan penjual souvenir dan makanan, hingga lahan parkir. “Jadi wajah Pantai Baron akan berubah total. Kami ingin wisatawan nyaman, pedagang dan wisatawan bisa berdagang dengan tenang,” jelasnya.

Pembangunan kawasan Pantai Baron nantinya dibiayai oleh Pemda DIY, sementara Pemkab Gunung Kidul untuk pembebasan lahan. “Pembebasan lahan nantinya akan dilakukan di wilayah utara, karena ada beberapa bidang tanah milik perorangan,” paparnya.

Kawasan Pantai Krakal nantinya dijadikan kawasan parkir terpadu. Setelah kedua pantai itu selesai ditata maka akan dilanjutkan ke pantai yang lain. “Juga dibangun rest area di tiga titik yakni bunder, Playen; kecamatan Purwosari, dan Kecamatan Semin. Seluruh bus wisata harus berhenti di rest area untuk membeli tiket, dan nantinya bus akan diparkir di pantai krakal, sedangkan wisatawan melanjutkan menggunakan shuttle bus yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunung Kidul Winaryo mengatakan total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan mencapai 4,5 hektare dan sekarang masih dalam proses pembebasan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.

Dana pembebasan yang disediakan mencapai Rp9,7 miliar. “Semua sudah dipersiapkan, tapi untuk proses pembebasan harus sesuai prosedur yang ada sehingga bisa terhindar dari masalah,” katanya. (NDHIK)

Bango Light Hadir Penuhi Pola Hidup & Pola Makan Sehat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Siapa yang tak kenal Bango. Kecap yang sudah menjadi bagian kuliner masakan tradisional Nusantara ini, kini hadir dengan inovasi baru. Apalagi Bango melihat jumlah masyarakat Indonesia mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat kini semakin meningkat.

Hal ini seiring makin tingginya kesadaran akan risiko penyakit degeneratif, yang timbul akibat gaya hidup kurang sehat, termasuk diabetes, hipertensi, jantung juga penyakit lainnya. Sehingga Bango mempersembahkan kecap Bango Light untuk mendukung gaya hidup zaman now.

Survey Nielsen’s New Global Health and Ingredient-Sentiment dirilis akhir 2016 tentang pola makan masyarakat modern di Indonesia membuktikan 70% responden menjalani diet tertentu untuk menghindari berbagai penyakit degeneratif.

Survey juga menunjukkan 68% responden mulai tergerak berinvestasi lebih pada makanan dengan kandungan sesuai diet mereka. Tren ini juga sejalan survey oleh Unilever mengenai tren makanan di Indonesia bahwa saat ini 8% dari konsumen di Indonesia mulai berinvestasi pada makanan lebih sehat, dan diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat hingga 24% di 4-5 tahun mendatang.

Guna memenuhi kebutuhan itu, Bango meracik kecap Bango Light sedemikian rupa agar memiliki rasa manis gurih yang sama, dengan Bango Kecap Manis terlebih dulu melegenda. Bahkan, Mempertahankan ciri khas bahan utama pembuatan kecap Bango dengan kedelai hitam Mallika yang berkualitas, juga mengandung pemanis alami stevia dengan kandungan gula 30% lebih rendah sebagai pilihan untuk menikmati kelezatan aneka kuliner Nusantara dengan cara yang lebih sehat.

“Jadi selain stevia, kedelai hitam Malika dan gula kelapa berkualitas khas Bango tetap dipergunakan sebagai bahan dasar, sehingga kecap Bango Light tetap menjadi pilihan tepat untuk memperkaya kelezatan aneka hidangan khas Nusantara,” lontar Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk dalam keterangan resmi diterima Bisniswisata.co.id. Ahad (18/03/2018)

Produk baru ini, lanjut Hernie, Bango terus menjadi mitra setia ibu juga para legenda kuliner dalam menyajikan ragam kelezatan kuliner Nusantara. Di usia yang ke-90, Bango berupaya terus bergerak progresif dan senantiasa peka terhadap kebutuhan konsumen, agar selalu menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat luas.

Selain itu, inovasi ini merupakan implementasi dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang berkomitmen untuk memberikan pilihan yang lebih sehat serta meningkatkan kesehatan dan kualitas nutrisi dalam semua produknya.

Salah satu target Sustainable Nutrition yang ingin dicapai pada tahun 2020 adalah mengurangi 25% kadar gula tambahan dimana upaya ini telah dimulai sejak 2016 dengan meluncurkan produk-produk dengan kadar gula yang lebih rendah di banyak pasar, salah satunya kecap Bango Light, ungkapnya.

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK selaku seorang Spesialis Gizi menambahkan salah satu langkah tepat dalam menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan lebih memerhatikan pilihan bahan makanan dan kandungannya tanpa harus mengorbankan kelezatan hidangan yang kita olah, contohnya stevia sebagai pengganti gula.

“Stevia adalah bahan pemanis alami yang sedang digemari. Terbuat dari ekstrak daun stevia, kecap Bango Light bisa jadi pilihan yang cocok untuk gaya hidup lebih sehat.” paparnya.

Chef Odie Djamil yang menaruh perhatian khusus pada keanekaragaman kuliner Nusantara menilai sama halnya dengan Bango Kecap Manis reguler, kecap Bango Light dapat diaplikasikan untuk berbagai hidangan, baik menjadi bahan yang digunakan saat proses memasak, atau sebagai pelengkap – seperti untuk topping atau cocolan.

“Banyak orang yang menganggap bahwa masakan Indonesia identik dengan makanan yang tidak sehat, padahal tidak demikian. Kita bisa mengolah masakan Indonesia sehingga menjadi lebih sehat namun tetap lezat, misalnya dengan mengontrol tingkat kandungan lemak dan kalori yang kita konsumsi.” ungkapnya.

Chef Odie menyarankan untuk mengatur porsi makan yang tepat, memilih teknik memanggang dan mengukus, memperbanyak bahan-bahan segar seperti sayuran, atau menggunakan kecap Bango Light. Menurutnya, meskipun kecap Bango Light mengandung gula 30% lebih rendah, namun rasa manisnya tetap setara sehingga tetap memperlezat rasa masakan.

“Kecap Bango Light akan menemani para ibu di Indonesia untuk mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat sambil terus melestarikan warisan kuliner Nusantara di rumah. Kami percaya kecap Bango Light akan menjadi pilihan yang tepat seiring dengan tren di tengah masyarakat yang kini makin menyadari pentingnya hidup sehat,” tutupnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)