Melancong ke Luar Negeri, Pahami Aturan & Perhatikan Budayanya

0
287
Singapura jadi tujuan utama wisatawan Pekanbaru saat Liburan Imlek (Foto" Repro Google)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Melancong ke luar negeri memang menyenangkan. Selain mengetahui destnasi wisata baru, juga mendapat informasi, pengetahuan, pengalaman tentang kehidupan dan budaya negara lain. Alangkah baiknya sebelum berwisata ke negara lain, hendaknya mencari informasi selengkapnya tentang lokasi wisata, budaya, kuliner termasuk aturan di negara yang dituju.

Mencari informasi sebelum hengkang sangatlah penting. Dengan mencari informasi terlebih dahulu, hitam putih yang ada di negara lain bisa menjadi pedoman, wawasan dan pegangan. Karena jika kita tidak tahu aturan negara lain, dan secara tidak sengaja melanggar aturannya, maka ada sanksi hukum denda hingga pidana bagi yang melanggar.

Nggak bisa dipungkiri, tiap negara mempunyai aturan yang berbeda-beda bahkan rada unik memang. Namun aturan unik sengaja dibuat untuk menjaga kelestarian lingkungan di negara tersebut. Juga untuk melestarikan budaya yang sudah ada bertahun-tahun. Aturan-aturan tersebut mungkin terkesan aneh untuk wisatawan yang datang karena berbeda dengan kebudayaan negara asalnya. Namun wisatawan tetap harus menghargainya.

Berikut negara yang memiliki aturan khusus bagi para wisatawan yang harus ditaati bersama, seperti dilansir laman phinemo.com antara lain:

1. Uni Emirat Arab (UEA)

Negara yang dikelilingi hamparan gurun pasir ini, menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi wisatawan. Memiliki hukum syariat Islam, membuat negara Arab memiliki aturan ketat bagi warganya dan wisatawan yang berkunjung. Uni Emirat Arab (UEA) memiliki aturan agar wisatawan mengenakan pakaian sopan, dalam artian tertutup. Bahkan para wisatawan dilarang berbicara kasar dan berbicara kencang. Tindakan ini tergolong tindakan ilegal di UEA. Bagi wisatawan yang melanggar, maka akan ditindak pidana oleh pihak berwajib setempat.

2. Singapura

Negara yang bertentangga dengan negara Indonesia ini menjadi salah satu destinasi yang gemar dikunjungi orang Indonesia. Meskipun Singapura adalah negara kecil, banyak tempat wisata buatan yang mengaggumkan. Salah satunya adalah Universal Studio. Namun, negara kecil ini memiliki aturan simpel namun serius bagi para wisatawan yang berkunjung. Singapura memiliki peraturan yang tidak memperbolehkan masyarakat hingga wisatawan memakan permen karet untuk mejaga kebersihan kota. Jika sedang berkunjung ke Singapura, pastikan kita tidak membawa permen karet, bahkan memakannya di tempat umum, karena jika terbukti melanggar akan ada denda besar yang harus dibayar.

3. Italia

Italia merupakan destinasi favorit warga internasional. Selain terkenal dengan Menara Pisa, Italia juga memiliki budaya dan sejarah yang menarik untuk diketahui. Selain itu, kita juga akan sangat mudah menemukan burung merpati berterbangan di setiap sudut kota. Meski mudah berinteraksi dengan burung merpati, ternyata Italia memiliki aturan ketat jika berinteraksi dengan merpati tersebut. Italia memiliki aturan dilarang memberi makan kumpulan merpati tersebut. Hal itu dikrenakan bahwa kotoran merpati akan tertimbun banyak dan akan mengotori jalanan dan bangunan di Italia. Jika tetap memberi makan merpati-merpati tersebut, pelanggar akan dikenakan denda sebesar 700 ribu hingga Rp 8 juta.

4. Thailand

Negara yang memiliki julukan Negeri Gajah Putih ini memiliki pesona wisata alam dan budaya yang mampu menghipnotis wisatawan. Memiliki berbagai macam jenis wisata membuat Thailand menjadi salah satu destinasi favorit orang Asia. Karena terkenal negara yang sangat menjunjung tinggi terhadap rajanya. Di Thailand sampai ada peraturan yang tidak memperbolehkan masyarakat ataupun wisatawan yang menginjak foto-foto rajanya, bahkan yang ada di mata uang Thailand. Jika sedang berada di Thailand dan menemukan selembar uang, janganlah kita menginjaknya lalu menyeretnya ke tempat yang sepi kemudian memungutnya. Karena menginjak foto raja Thailand yang ada di mata uang merupakan sebuah penghinaan, dan kita akan langsung dikenakan hukuman oleh pihak yang berwajib.

5. Jepang

Jepang merupakan salah satu negara yang ingin dikunjungi banyak orang karena memiliki budaya dan wisata yang menarik. Negara Matahari Terbit ini sangat menjunjung tinggi aturan yang berlaku, bahkan aturan tidak tertulis. Salah satu aturan tidak tertulis di Jepang adalah tidak menunjukkan tato yang ada di tubuh. Sebagai wisatawan yang berkunjung ke Jepang, sebaiknya kita tidak menunjukkan tato di depan umum. Orang-orang di Jepang memang kebanyakan tidak memiliki tato karena selalu mendapat stigma negatif dan berhubungan dengan kelompok kriminal dan Yakuza. Jika ada wisatawan mempertontonkan tato yang ada di tubuh, wisatawan tersebut bisa menjadi sasaran dari kelompok kriminal karena dianggap musuh dari mereka. Sangat disarankan para wisatawan untuk berhati-hati berpakaian saat berada di Jepang demi menghindari hal-hal buruk.

6. China

Niat baik belum tentu baik. Jika Kamu berada di China dan memilih pantai sebagai destinasimu, Kamu harus berhati-hati di sana. Kalau Kamu melihat orang yang tenggelam di tengah laut, Kamu dilarang keras untuk menyelamatkannya. Karena menyelamatkan orang yang tenggelam adalah tindakan ilegal. Hukum tersebut merujuk pada eastern philosophy yang mengatakan bahwa menyelamatkan orang tenggelam bisa merusak nasib seseorang. Jadi, meskipun niatmu baik, Kamu harus berhati-hati karena Kamu bisa terkena hukuman oleh pihak yang berwajib di China.

7. Rusi
a
Kalau liburan ke Moskow, Rusia, jangan sekali-kali mengendarai mobil dengan kondisi kotor dan tidak dicuci. Biarpun kita tidak tahu seperti apa definisi kotor menurut pemerintah setempat, tetapi siapa saja yang melanggar aturan ini akan dikenakan denda US$100.
Mungkin aturan unik ini menjadi jawaban kenapa mobil-mobil di ibukota Rusia hampir semuanya bersih. Dan Kamu harus pastikan juga bahwa mobil yang Kamu kendarai sudah bersih dan mengkilap, agar tidak terkena denda oleh pihak yang berwajib.

8. Denmark

Kalau di Indonesia, motor wajib menyalakan lampu besar mereka di siang hari. Namun ada peraturan unik di Denmark, mobillah yang harus menyalakan lampu besar ketika siang hari. Kalau di malam hari mungkin akan menjadi hal yang lumrah, namun ketika siang hari akan terasa aneh ya? Hal tersebut ternyata digunakan untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas di Denmark. Jika Kamu berkendara dan lupa untuk menyalakan lampu besarmu, Kamu akan terkena denda mencapai US$100. Tetap teliti ya untuk menyalakan lampu sebelum bepergian.

8. London, dan Barcelona

Larangan meludah disembarang tempat sudah diterapkan dibeberapa negara seperti Singapura, London, Barcelona dan Vancouver. Pemerintah menganggap bahwa meludah disembarang tempat akan menimbulkan masalah kesehatan dan pencemaran lingkungan. Meski terlihat aneh, namun warga di negara-negara ini menaati aturan unik tersebut. Tidak tanggung-tanggung, denda yang ditetapkan juga sangat besar sehingga mau tidak mau warga akan menaati peraturan yang ditetapkan. Misalnya di London, pelaku yang meludah dan kencing sembarangan akan dikenai denda sebesar 80 poundsterling. Selalu jaga perilaku ya kalau sedang berkunjung ke negara-negara tersebut.

9. Pakistan

Aturan unik lainnya berasal dari Pakistan. Di sana Kamu tidak bisa dengan sembarang ambil foto. Mengambil foto dengan latar seperti bangunan pemerintah dan bangunan militer adalah hal yang tidak diperbolehkan di Pakistan. Mengambil foto keluarga di bandara sebelum naik pesawat merupakan sebuah larangan, dan jika Kamu tetap melakukannya Kamu akan dikenakan denda.

10. Australia

Sebagai negara multikultural, warga negara Australia berasal dari hampir seluruh pelosok dunia baik lewat lahir maupun proses naturalisasi. Australia tidak seputih yang kebanyakan orang kira. Sangat normal mendengar empat sampai lima bahasa berbeda dalam satu gerbong kereta. Sangat normal juga menjumpai orang Asia, Arab, Latin, Eropa timur berbahasa Inggris dengan fasih. Jika Kamu menanyakan dari negara mana lawan bicaramu berasal, mereka akan menjawabnya dengan mimik muka yang tidak menyenangkan karena Kamu dianggap mempertanyakan kadar ke-Australian mereka. (PC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here