Demo Berlanjut, Eiffel dan Louvre Ditutup

this formate

PARIS, bisniswisata.co.id: Sejumlah lokasi terkenal di Prancis, termasuk Menara Eiffel dan Museum Louvre, ditutup setelah bagi wisatawan setelah aparat memperingatkan kemungkinan aksi demo diiringi dengan sikap kekerasan dalam unjuk rasa gerakan rompi kuning pada akhir pekan ini.

Imbauan kepolisian yang dilihat AFP, Jumat (07/12/2018) merangkum perintah untuk menutup sejumlah lokasi, juga toko-toko di sepanjang Champs-Elysees dan gerai lainnya di dekat lokasi ikonik tersebut.

Kepolisian juga meminta para pemilik toko untuk menutup pintu kiosnya, juga menutup jendela, dan memasukkan semua furnitur di luar bangunan mereka, seperti meja dan kursi.

Sementara itu, sejumlah tempat penyelenggaraan opera legendaris, seperti Garnier dan Bastille, juga membatalkan semua acara yang dijadwalkan digelar pada Sabtu (8/12). Tak hanya itu, kepolisian juga meminta sekolah-sekolah yang terletak di dekat kawasan Champs-Elysees untuk meniadakan kelas pada Sabtu ini.

Sebelumnya, Perdana Menteri Prancis, Edouard Philippe, juga mengatakan bahwa pemerintah sudah mengerahkan 8.000 personel kepolisian untuk bersiaga di Paris. Prancis juga mengerahkan puluhan kendaraan bersenjata untuk pengendalian massa jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Selain itu, pemerintah juga menyebar 89 ribu personel kepolisian ke seluruh penjuru Prancis, lebih banyak dari pengamanan demonstrasi pekan lalu yang hanya mencapai 65 ribu.

Menurut Philippe, upaya pencegahan ini sangat penting karena gerakan rompi kuning masih terus menyerukan demonstrasi meski pemerintah sudah menunda kenaikan harga bahan bakar minyak, kebijakan yang selama ini mereka tolak.

Keputusan penundaan itu diumumkan setelah unjuk rasa di Paris berujung ricuh pada pekan lalu hingga pemerintah Prancis mempertimbangkan pendeklarasian situasi darurat.

Menurut para demonstran, penundaan kenaikan bahan bakar itu bukan solusi karena pemerintah bisa saja menaikkannya kembali ketika situasi sudah kondusif.

Aksi protes berujung kerusuhan di Paris ini, membuat denyut perekonomian Paris dari sektor wisata harus terhenti, padahal menjelang Natal dan Tahun Baru kota ini ramai diserbu turis mancanegara. Kawasan Arc de Triomphe, yang merupakan kawasan belanja dan kongko paling popular, terlihat sepi ditinggalkan turisnya.

“Kami merasa liburan kami sudah berakhir. Tadinya kami ingin wisata belanja di Paris, tapi sepertinya kami akan langsung menuju Milan,” kata Yao Lei, seorang turis dari China yang melihat video kerusuhan dari telepon genggam setelah mendarat.

Akibat kerusuhan itu, pemerintah Turki mengeluarkan travel warning agar warganya untuk sementara tidak berwisata ke Paris, hingga situasi kembali normal (EP)

ITTA Memberikan 74 Penghargaan Bagi Kalangan Industri Wisata

this formate

Arief Gunawan, Benny Nainggolan dan Peri A. Manaf bersama Runner up Putri Pariwusata Indonesia.

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia Travel Tourism Awards ( ITTA) Foundation memberikan penghargaan pada 74 perusahaan yang bergerak di bidang industri pariwisata. Ajang penghargaan pariwisata yang bergengsi di penghujung 2018 ini dilaksanakan  di Hotel JW Marriot, Kuningan, malam ini.

“ ITTA bangga selama 9 tahun terakhir ini bisa menyelenggarakan ajang penghargaan ini secara konsisten dan kami punya motto Awarding the best, Inspiring the rest. Jadi mereka yang mendapatkan penghargaan akan menginspirasi karyawan maupun perusahaan lainnya untuk berprestasi dengan baik,” kata Presiden ITTA Foudation Benny Nainggolan.

Di dampingi juri ( Board of Advisor)  Arief Gunawan, President & CEO Sevenfold Indonesia dan Peri A. Manaf dari Binus Business School, Benny mengatakan bahwa sebelum masuk pada 3 tahap penjurian, ITTA Foundation terlebih dahulu melakukan verivikasi dan site visit terhadap semua nominee.

“ Ini menjadi proses terpenting sebelum nominee disetujui untuk maju proses penjurian voting berikutnya yang dibagi menjadi 3 tahap anatara lain,     Online Voting Di Facebook(25%), BOA (Board Of Advisor) (50%) dan
validasi yang dilakukan oleh Binus Business School (25%),” jelasnya.

Menurut Benny Nainggolan, antusias kalangan  industri pariwisata bisa dibuktikan pada saat online voting, dimana total partisipan yang memberikan hak pilihnya sebanyak 58.271  dari 17 negara dalam waktu 1 minggu.( meningkat sebesar 15% dari tahun lalu)

“ Selama penyelenggaraan dari tahun pertama hingga saat ini feedback yang kani dapatkan dari para pemenang yang utama adalah revenue atau penghasilan meningkat karena mendapat pengakuan dan brand usaganya lebih dikenal,” tambahnya.

Arief Gunawan menambahkan penghargaan ITTA mendorong perusahaan untuk berbuat kebaikan dan memiliki tanggung jawab sosial ( CSR) yang lebih tinggi untuk memberdayakan masyarakat sekitar.

“Kami bersinergi dengan pihak lain dan saat ini ada dua desa wisata di Bali yang kita bina dan menyusul satu desa wisata lagi yang akan kami garap di Gorontalo. Kami mengelola usaha-usaha wisata dan menjadi anggota Internatonal Luxury Travel & Hospitality Alliance ( ITLA),” kata Arief Gunawan.

Dia optimistis kegiatan tahunan ITTA ini terus menggulirkn dampak positif bukan hanya pada penerima tapi juga pada mastarakat luas karena misi utama ITTA Foundation yaitu berfokus dalam meningkatkan kontribusi dunia pendidikan pariwisata di Indonesia.

Penyerahan penghargaan yang dikemas dalam Gala Dinner ini tak lepas dari penilaian para juri atau Board of Advisor ( BOA) yaitu Didien Junaedy (President GIPI), Gulana (Managing Director, Dream Consultancy, Singapore), Leslie Choudhury (CEO Leslie Choudhury International Pte. Ltd, Singapore).

Jajaran BOA lainnya adalah Arief Gunawan (President & CEO Sevenfold Indonesia), Dr. Rini Setiowati, S.E., M.B.A. (Dean BINUS Business School Master Program),Roslina (CEO Wedding and Romance Singapore), Michael Umbas (Pengamat Pariwisata Indonesia), Fendy Mugni (Pengamat Pariwisata Indonesia), DR. N. Rusmiati, M.Si (Secretary General of ASITA).

Adapun daftar 74 pemenang kategori Indonesia Travel and Tourism Awards 2018/19 terlampir sebagai berikut:
     
1    Indonesia Leading 4 star Hotel – Jambi    Swiss-Belhotel Jambi
2    Indonesia Leading Independent Hotel    Royal Ambarrukmo Yogyakarta
3    Indonesia Leading 5 Star Hotel – Yogyakarta    Royal Ambarrukmo Yogyakarta
4    Indonesia Leading Breakfast Hotel    Royal Ambarrukmo Yogyakarta
5    Indonesia Leading Regional Airlines    Silk Air
6    Indonesia Leading 4 Star Hotel – Bekasi    Hotel Ciputra Cibubur
7    Indonesia Leading Eco Friendly Hotel    Aviary Bintaro
8    Indonesia Leading Hotel – South Tangerang    Aviary Bintaro
9    Indonesia Leading Luxury Hotel    Raffles Jakarta
10    Indonesia Leading Global Hotel Chain    Swiss-Belhotel International
11    Indonesia Leading Boutique Hotel – Yogyakarta    Swiss-Belboutique Yogyakarta
12    Indonesia Leading Serviced Apartment & Suite    Fraser Residence Menteng Jakarta
13    Indonesia’s Excellence Service Award for Serviced Apartment    Fraser Residence Sudirman Jakarta
14    Indonesia Leading Serviced Apartment Brand    Fraser Hospitality
15    Indonesia Serviced Apartment of The Year    Fraser Place Setiabudi Jakarta
16    Indonesia Leading Luxury Resort    Banyan Tree Ungasan, Bali
17    Indonesia Leading Conservation Destination    Jakarta Akuarium Indonesia
18    Indonesia  Leading Lifestyle Hotel Chain    Tjendana Resorts Management (TRM) Hospitality
19    Indonesia Leading Coach/Bus Company    White Horse
20    Indonesia Leading Resort Of The Year    Desa Visesa Ubud
21    Indonesia Leading Outbond Travel Agent    Panorama JTB Tours
22    Indonesia Leading Airport Hotel    Swiss-Belhotel Airport, Jakarta
23    Indonesia Leading Business Hotel – Jakarta    Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran
24    Indonesia Leading Thematic Resort    Nusa Dua Beach Hotel & Spa
25    Indonesia Leading 5 Star Hotel      Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel
26    Indonesia Leading Low Cost Airlines    Citilink
27    Indonesia Leading Water Activies Operator    Equator Beach Club
28    Indonesia Leading MICE Hotel    InterContinental Bandung Dago Pakar
29    Indonesia Leading Hotel Of The Year    InterContinental Bandung Dago Pakar
30    Indonesia Leading Green Hotel    The Sultan Hotel & Residence Jakarta
31    Indonesia Leading Cruise Operator    Scoot Fast Cruises
32    Indonesia Leading Family Resort    Royal Tulip Gunung Geulis Resort & Golf
33    Indonesia Leading Theme Park – East Java    Taman Safari Indonesia II
34    Indonesia Most Improved International Airlines    Oman Air
35    Indonesia Leading Value Hotel Chain    Red Planet Jakarta
36    Indonesia Leading 4 Star Hotel – Bali    Grand Inna Kuta
37    Indonesia leading 5 Star Hotel – Bali    Inaya Putri Bali
38    Indonesia Leading 4 Star Hotel – Padang    Grand Inna Padang
39    Indonesia Leading Mice Hotel – Yogyakarta    Grand Inna Malioboro
40    Indonesia Leading Thematic Restaurant    Tsavo Lion Restaurant
41    Indonesia Leading Tourism Show    Bali Agung Show/ Bali Theatre
42    Indonesia Leading Theme Park      Bali Safari & Marine Park
43    Indonesia Leading Luxury Hotel – Yogyakarta    Swiss-Belboutique Yogyakarta
44    Indonesia Leading Romantic Resort – Bali    Tejaprana Resort & Spa
45    Indonesia Airline Of The Year    Garuda Indonesia
46    Indonesia Leading Luxury Villa    Maca Villas & Spa Bali
47    Indonesia Leading Convention Hotel    Discovery Ancol
48    Indonesia Leading 4 Star Resort Hotel    Discovery Ancol
49    Indonesia Leading City Resort    Discovery Ancol
50    Indonesia Leading 5 Star Hotel – Jakarta    JW Marriott Jakarta
51    Indonesia Leading Luxury Hotel – Jakarta    The Ritz Carlton Jakarta Mega Kuningan
52    Indonesia Leading MICE Venue    The Singhasari Resort and Convention Batu
53    Indonesia Leading Thematic Resort – Bali    Mara River Safari Lodge
54    Indonesia Leading Thematic Resort – East Java    Baobab Safari Resort
55    Indonesia Leading International Ticketing Wholesaler    DSL Travel
56    Indonesia Leading Hajj and Umrah Travel Agent    Patuna Tours
57    Indonesia Leading Asean Airline    Malaysia Airlines
58    Indonesia Leading International Airline    Etihad Airways
59    Indonesia Leading 5 Star Hotel – Bandung    GH Universal Hotel Bandung
60    Indonesia Leading Business Hotel    The Westin Jakarta
61    Indonesia Leading Chinese Restaurant     Catappa Restaurant by Grand Mercure Kemayoran
62    Indonesia Leading Shopping Mall – Bali    Discovery Shopping Mall
63    Indonesia Leading Suites Resort – Bali    Lv8 Resort Hotel
64    Indonesia Leading Sunset Destination – Bali    Lv8 Resort Hotel
65    Indonesia Leading Honeymoon Resort    The Kayon Jungle Resort
66    Indonesia Leading Infinity Pool    Wanna Jungle Pool and Bar
67    Indonesia Leading Regional Hotel Chain    Dvaree Hotels & Resort
68    Indonesia Leading New 5 Star Resort – Bali    Royal Tulip Springhill Resort – Jimbaran
69    Indonesia Leading New Family Resort – Bali    Royal Tulip Springhill Resort – Jimbaran
70    Indonesia Leading Design Hotel    Golden Tulip Holland Resort Batu
71    Indonesia Leading New Family Resort East Java    Golden Tulip Holland Resort Batu
72    Indonesia Leading Cruise Crew    Arthamas Express Cruise
73    Indonesial Leading  5 Star Mice Hotel – Jakarta    Hotel Borobudur Jakarta
74    Indonesia Leading New 5 Star Luxury Hotel    JHL Solitaire Gading Serpong a D Varee Collection

Art and Fashion Culture Lahirkan Trend Fashion Indonesia 2019

this formate

PADANG, bisniswisata.co.id: Dunia fashion Indonesia terus berkembang ke pelosok negeri, Buktinya Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menggelar helatan akbar di bidang tata busana, berjuluk Art and Fashion Culture (AFC) 2018, yang digelar pada sabtu 8 desember 2018.

Melalui pagelaran karya busana ini, jajaran perancang terbaik Indonesia ingin mengolaborisaikan busana modern yang selaras dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan pakem budaya yang ada, lontar Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sumbar, Derliati, dalam keterangan tertulis, Kamis (06/12/2018).

AFC tahun ini, hadir sebagai pemicu kesadaran pentingnya pengetahuan budaya dan menunjang dinamika budaya selalu berkembang. Mengusung tema Singularity, AFC 2018 menjadi wadah eksplorasi budaya. “AFC 2018 menjadi langkah sebuah catatan sejarah keberanian berkreativitas dan menghadapi tantangan global. Acara ini juga akan memberi warna industri kreatif nasional dan global,” lontarnya.

Nantinya, lanjut dia, rangkaian acara AFC 2018 akan diisi dengan seminar tren forecasting dan fashion show desainer dengan tema yang sama. Seminar trenc forecasting dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku kreatif dalam menambah wawasan tentang trend di tahun depan. Sehingga mereka memiliki bekal dalam menciptakan produk yang mereka buat sesuai dengan bidang mereka.

National Board Indonesia Fashion Chamber Formalhaut Zamel menambahkan Indonesia Trend Forecasting juga menghadirkan proyeksi trend fashion Indonesia 2019. Bagaimana gambaran keadaan trend fashion 2019 yang mengindikasikan beragam pergeseran teknologi dan sikap-sikap yang menyertainya, dan gambaran masa depan yang masih diraba.

“Dalam konsep Singularity tersebut terdapat unsur pertanyaan, kekhawatiran, optimisme, serta harapan akan apa yang terjadi di masa depan. Tema ini kemudian diturunkan dalam empat tren utama, yakni Exuberant, Neo Medieval, Svarga, dan Cortex,” jelas Zamel.

Ia berharap, ajang AFC 2019 mampu memperluas wawasan masyarakat tentang perkembangan fashion, dan kaitanya dengan pelestarian budaya Minangkabau. AFC 2018 juga mendorong penggunaan produk-produk lokal dalam setiap rancangan busananya.

Ditambahkan ada 12 desainer yang akan menampilkan karyanya. “Kita akan menampilkan budaya lokal dalam tampilan global. Mulai dari tenun, batik minang, motif pandai sikek yang dikemas dalam tren global tersebut,” kata dia. (EP)

Selain Mie, 7 Makanan Instan bisa Dibawa saat Mendaki Gunung

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Mie instant sebagai bekal naik gunung sering menjadi cerita para pendaki. Tapi itu dulu. Sekarang sudah gak zaman lagi ya, naik gunung cuma berbekal mie instant. Kenapa? Soalnya sudah banyak banget alternatif bahan makanan instan yang bisa kamu bawa pas wisata mendaki gunung, misalnya seperti dilansir laman Telesuri.id, Kamis (06/12/2018), antara lain:

1. Spageti
“Sama aja ‘kan kayak mie?” Mirip, tapi nggak sama, Sob. Spageti ini lurus kayak habis di-rebonding, nggak keriting kayak mie instant. Nggak kayak mie yang pakai bumbu bubuk, makanan jenis pasta ini dimakan bersama saus yang biasanya dilengkapi potongan daging kecil.
Cuma aja, harganya sedikit lebih mahal ketimbang mie instant. Dan kamu juga kayaknya cuma bisa nemuin spageti instan di supermarket atau mini market. Di warung-warung biasa masih agak susah menemukan makanan ini.

2. Sup makaroni
Sama-sama berasal dari Italia dan masuk golongan pasta kayak spageti, makaroni juga bisa jadi pilihan bahan makanan buat dibawa naik gunung. Makaroni ini bentuknya adalah potongan-potongan silinder kecil seperti siku yang tengahnya bolong. Produk makaroni instan yang banyak beredar di Indonesia adalah sup makaroni. Ini pas banget buat dibawa naik gunung. Selain bergizi, kemasannya juga ringkas sehingga nggak banyak makan tempat dalam ransel.

3. Sarden

Makanan kaleng seperti sarden juga cocok untuk dibawa naik gunung. Kalau dulu vendor sarden yang beredar cuma ada beberapa—sehingga harganya gak bersaing—sekarang sudah banyak banget merk sarden. Selain itu juga tersedia sarden dalam berbagai ukuran, dari mulai yang kecil sampai besar. Sarden ukuran kecil biasanya berisi 3-4 potong ikan makarel. Kalau kalengnya lebih besar, tentu saja lebih banyak pula ikan makarel yang ada di dalamnya. Nah, waktu menanjak, kamu bisa bawa sekurang-kurangnya satu kaleng kecil sarden. Jangan lupa juga bawa bawang putih, tomat, dan telor supaya sarden yang kamu masak jadi lebih enak.

4. Sup krim
Daripada bawa mie instant, mending kamu bawa sup krim. Ada dua alasan; pertama packaging-nya ringkas, dan kedua energi yang kamu dapat juga lebih banyak. Selain itu, cara bikin sup krim juga gampang banget, Sob. Kamu tinggal menghidupkan kompor, masukin air ke dalam nesting, masukin sup krim, terus aduk-aduk deh sampai kental. Pokoknya, kamu bisa masak sambil bercanda sama temen-temen—atau sambil salto.

5. Bubur ayam
“Bubur ayam? Nggak salah, tuh?” Beneran. Sekarang udah ada bubur ayam instan yang bisa kamu bawa naik gunung. Tapi ya kamu nggak bisa ngarep bubur ayamnya bisa “sepenuh” bubur ayam langganan kamu. Setidaknya, bubur ayam instan dilengkapi dengan kerupuk dan penyedap rasa. Cara bikinnya juga gampang banget. Kamu tinggal panasin air sampai mendidih, terus guyur deh bubur ayam instannya. Tapi, nuangin airnya pelan-pelan aja, Sob. Biar bener-bener kayak bubur ayam, airnya jangan kebanyakan.

6. Nugget
Bahan makanan instan lain yang juag bisa dibawa pas traveling adalah nugget. Sekarang makin banyak merk nugget yang beredar di pasaran. Kamu bisa pilih mana yang paling sesuai dengan seleramu—atau yang harganya paling sesuai dengan bujetmu. Tapi ingat: kalau kamu bawa nugget, jangan lupa juga buat bawa minyak goreng. Dalam keadaan darurat, bisa aja sih nugget direbus. Tapi ya jelas lebih enak nugget goreng dong ketimbang nugget rebus.

7. Sosis

Kalau kamu nggak sanggup lagi nahan laper tapi lokasi kamp yang direncanakan masih jauh, makan sosis aja. Sekarang udah ada beberapa merk sosis yang nggak perlu lagi dimasak sebelum dimakan. Selain itu, harganya juga nggak berat buat di kantong—meskipun isinya cuma tiga. Tapi, ya, lumayan lah buat ganjel-ganjel perut. (EP)

Lihat Komodo Kini Wajib Bayar Rp 1,4 Juta per Orang

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Ramainya kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman) ke Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT) bukannya meningkatkan pelayanan, justru menerapkan tiket masuk ke kawasan Taman Nasional Komodo sebesar 500 dolar AS atau sekitar Rp 1,4 juta bagi setiap orang.

“Selain pengunjung, kapal yang berlabuh di perairan TNK juga direncanakan akan dikenakan biaya sebesar 50.000 dolar,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur Marius Jelamu seperti dilansir laman Liputan6.com, Kamis (06/12/2018).

Dilanjutkan, sesuai kebijakan Gubernur NTT dengan menempatkan sektor pariwisata sebagai prime mover atau penggerak pembangunan ekonomi NTT, maka salah satu langkah yang ditempuh yakni perhatian terhadap kawasan Taman Nasional Komodo.

“Jadi salah satu upaya yakni turut mengelola TNK, kemudian membenahi biaya masuk ke kawasan TNK. Sesuai apa yang disampaikan Bapak gubernur, bahwa biaya masuk itu bisa 500 dolar setiap pengunjung,” kata Marius.

Selain biaya masuk, sambung dia, Pemerintah NTT juga berencana membenahi biaya singgah atau labuh dari kapal-kapal pengangkut wisatawan. “Bagi kapal pengangkut wisatawan dikenakan biaya 50.000 dolar AS. Jadi bagi kapal pengangkut wisatawan dan berlabuh di perairan TNK juga dikenakan charge,” katanya.

Dijelaskan, rencana pemerintah provinsi menaikkan tarif masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) sebagai bentuk apresiasi terhadap keunikan satwa purba komodo itu sendiri. “Pesan utamanya itu bahwa rencana kenaikan tarif ini sebagai bentuk apresiasi kita terhadap keunikan satwa komodo yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia,” katanya.

Hal itu berkaitan rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur ikut ambil bagian dalam pengelolaan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat dan berencana menaikan tarif masuk bagi setiap wisatawan ke TNK.

Pemerintahan Gubernur NTT Viktor Laiskodat mematok nilai tarif masuk bagi wisatawan asing ke TNK sebesar 500 dolar AS atau setara dengan Rp 7,2 juta per orang, sedang bagi wisatawan dalam negeri dipatok 100 dolar AS atau setara Rp 1,4 juta per orang.

Menurut Marius, rencana kenaikan tarif ini merupakan hal yang wajar karena Taman Nasional Komodo tidak ada di belahan dunia manapun. “Yang namanya unik dan langka pasti mahal harganya. Kita tak bisa menyamakan komodo (Varanus komodoensis) dengan taman nasional lain di Indonesia, karena di sana berdiam ribuan binatang purba raksasa komodo yang hanya satu-satunya di dunia,” lontarnya.

Menurut dia, dari segi ilmu pengetahuan, komodo adalah saksi sejarah yang hidup tentang kehidupan fauna pada ribuan hingga jutaan tahun silam. Para ilmuwan bahkan bisa menggali bagaimana karakteristik kehidupan pada masa lampau melalui kehadiran bintang purba ini.

Kehadiran komodo itu sebetulnya memberikan penerangan kepada umat manusia bahwa kehidupan yang jauh pada masa lampau masih ada hingga saat ini. “Dan ini sangat mahal dari sisi ilmu pengetahuan bahkan tidak bisa dinilai dengan uang,” katanya menegaskan.

Ia mengatakan gagasan Gubernur NTT Viktor Laiskodat untuk menaikkan tarif ini sebenarnya membuka cakrawala pemikiran berbagai kalangan agar menghargai keunikan destinasi wisata yang dimiliki Nusa Tenggara Timur. “Jadi itu pesannya, karena memang komodo ini sangat istimewa maka kita patut menghargai keistimewaannya, bukan pada persoalan besar dan kecilnya biaya masuk,” demikian Marius Jelamu. (EP)

Tamu Hotel Gugat Hilton Rp 1,4 Triliun

this formate

CHICAGO, bisniswisata.co.id: Seorang perempuan di Chicago, Amerika Serikat, menggugat ganti rugi kepada raksasa hotel, Hilton, senilai US$100 juta atau Rp 1,4 triliun. Gugatan itu dilayangkan karena perempuan itu merasa telah direkam ketika sedang mandi oleh sebuah kamera tersembunyi dan rekaman video itu diunggah ke situs-situs porno.

Dikutip asiaone.com, Kamis (6/12/2018), identitas perempuan yang menggugat Hilton itu tidak dipublikasi. Korban merasa jaringan hotel besar itu, telah mengabaikan komplain yang diajukannya dengan menuduhnya mengalami sejumlah luka psikis permanen, memiliki gangguan mental, tertekan secara emosi dan masalah lainnya seperti biaya pengobatan dan kehilangan sumber pendapatan.

Korban mengaku pada Juli 2015 menginap di Hampton Inn and Suites di Albany, New York, yang merupakan salah satu jaringan hotel Hilton. Dalam gugatan setebal 19 halaman, korban mengaku telah direkam dalam kondisi tak berbusana ketika sedang mandi di kamar hotel yang disewanya oleh sebuah kamera tersembunyi.

Pada September 2018 atau tiga tahun setelah korban menginap di hotel tersebut, dia menerima sepucuk e-mail yang bertanya, ini kamu, kan? dengan sebuah link video ke situs porno yang dipublikasi dengan nama lengkapnya. Pengirim e-mail itu lalu mulai mengirimkan surat-surat elektronik yang bernada mengancam bahwa dia tahu dimana korban dulu kuliah dan bekerja.

E-mail itu dengan cepat berubah menjadi tindak pemerasan, yang meminta korban membayar uang US$ 2 ribu dan US$ 1 ribu setiap bulan selama setahun. Tindak kejahatan merekam dengan kamera tersembunyi ini diduga dilakukan orang lain, bukan karyawan hotel.

Juru bicara Hampton Inn ketika dikonfirmasi pada Senin, 3 Desember 2018, mengaku terkejut atas tuduhan itu. Disebutkan pihak hotel tidak menemukan alat perekam atau sejenisnya di seluruh sudut kamar-kamar hotel. (EP)

Mataram Gempa, Wisatawan Berhamburan Keluar Hotel

this formate

MATARAM, bisniswisata.co.id: Giliran Mataram NTB diguncang gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter, pada Kamis (6/12/2018) pukul 08.02 WIB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, lokasi gempa berada pada titik koordinat 8.37 Lintang Selatan (LS) – 116.06 Bujur Timur (BT), terletak di kedalaman 10 kilometer.

Lokasi gempa berjarak 23 kilometer sebelah barat latu kota Mataram dengan kedalaman 10 kilometer. “Tepatnya di 23 kilometer barat laut Kota Mataram, pada kedalaman 10 kilometer,” kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, Kamis (6/12).

Pusat gempa berada pada 23 km Barat Laut Mataram. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa menyusul gempa tersebut. Akibat gempa bumi itu, para wisatawan dan karyawan hotel di Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, berhamburan keluar dari gedung hotel.

Bahkan, para siswa sekolah dasar yang berada di sepanjang jalur kawasan wisata Senggigi hingga Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara tampak panik dan berkumpul di halaman sekolah. Pasien di Puskesmas Malaka juga dievakuasi keluar dari gedung.

Seluruh siswa di Kota Mataram dan sekitarnya juga dipulangkan lebih awal akibat gempa bumi yang melanda Pulau Lombok itu. “Kebijakan ini kami ambil untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, dan antisipasi gempa susulan,” kata M Amin salah seorang guru di SDN 25 Mataram seperti dilansir Antara.

Amin mengatakan, saat gempa terjadi anak-anak sedang berada di dalam ruangan dan mengerjakan soal ulangan semester ganjil. Begitu terjadi gempa anak-anak dan guru langsung berhamburan keluar ruangan menuju lapangan sekolah. “Banyak anak-anak yang menagis juga, karena masih trauma kejadian gempa di bulan Agustus lalu,” katanya.

Dari hasil pantauan setelah terjadinya gempa terlihat rata-rata kondisi serupa terjadi di semua tingkatan sekolah yang ada di Kota Mataram, mulai dari tingkat TK/SD/SMP maupun SMA/SMK sederajat. Bahkan di perguruan tinggi sekalipun, salah satunya di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, yang mahasiswanya juga pada lari berhamburan keluar menuju titik kumpul evakuasi.

Sebelumnya pada 5 dan 19 Agustus 2018, gempa berkekuatan besar melanda Lombok NTB. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terjadi 12 gempa sejak Minggu siang kemarin hingga Senin pagi ini, 20 Agustus 2018. Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana, tercatat 460 orang meninggal dunia akibat gempa Lombok per 15 Agustus 2018.

Gempa Lombok ini setidaknya juga menyebabkan 7.773 orang luka-luka, yang terdiri atas 959 luka berat dirawat inap dan 6.774 luka ringan. Selain itu, 417.529 orang terpaksa mengungsi ke ribuan titik lokasi pengungsian. (EP)

Penumpang Pesawat Dilarang Bawa Cairan, Kenapa?

this formate

WASHINGTON, bisniswisata.co.id: Pemeriksaan penumpang di bandara bisa dibilang sebagai pemeriksaan terketat dibanding moda transportasi lain. Saat akan memasuki gerbang pemeriksaan keamanan, jam tangan dan sabuk bahkan wajib dilepas. Botol berisi cairan atau air minum dalam jumlah banyak niscaya akan berakhir di tempat sampah.

Padahal, bekal air minum sangat diperlukan apabila penumpang akan menempuh penerbangan dalam waktu lama. Tahukah Anda apa yang mendasari pembatasan air minum atau cairan yang boleh dibawa penumpang pesawat? Jawabannya diungkap dalam serial Netflix berjudul Terrorism Close Calls.

Di Amerika Serikat (AS), Transportation Security Administration (TSA) menerapkan aturan 3-1-1 sejak 2006 kepada seluruh penumpang pesawat. Artinya, setiap penumpang hanya diizinkan membawa air dengan volume maksimal 3,4 ons atau sekitar 90 mililiter. Air atau cairan tersebut hanya boleh ditempatkan di satu tempat dan setiap penumpang hanya diizinkan membawa satu botol saja.

“Pembatasan jumlah cairan yang bisa dibawa ke pesawat adalah hasil dari operasi intelijen Operation Overt,” kata Steve Hersem kepada Mental Floss, Kamis (06/12/2018).

Hersem, mantan deputi direktur di divisi Community Human Intelligence CIA. Operation Overt adalah terminologi digunakan untuk menggagalkan usaha Abdulla Ahmed Ali. Ali adalah warga Inggris yang dikenal berafiliasi dengan kelompok radikal dan teroris. Jejaknya tercium karena Ali kerap bepergian ke Pakistan.

Ketika kembali ke Inggris, otoritas keamanan secara sembunyi memeriksa isi tas Ali. Mereka menemukan kaleng-kaleng minuman soda yang terhubung dengan baterai. Berdasarkan pengintaian dan penyadapan, tim intelejen mendapati pria itu punya laboratorium meracik bom di apartemennya.

Tim investigasi pun menyaksikan bagaimana Ali melubangi kaleng minuman soda lantas diisi cairan mudah meledak. Otoritas keamanan pun segera menangkap Ali dan ia divonis penjara seumur hidup. Rencananya, kaleng-kaleng berisi peledak digunakan untuk meledakkan tujuh pesawat yang lepas landas dari London menuju Amerika Utara.

Tindakan Ali bukan satu-satunya alasan. Pada 1994, Ramzi Yousef keponakan dari Khalid Sheikh Mohammed menjadi otak tragedi 9/11 mencoba daya ledak benda cair dalam misi Bojinka Plot. “Bojinka Plot menargetkan penerbangan Philippine Airlines 434 dari Manila ke Tokyo. Akibatnya kejadian itu menewaskan penumpang dan menyebabkan lubang besar di tubuh pesawat,” jelas Hersem.

Volume maksimal 3,4 ons atau 90 mililiter ditentukan bukan tanpa perhitungan. Menurut TSA, jumlah itu adalah jumlah kritis di mana benda cair tidak mungkin menimbulkan ledakan besar. Ada trik jika Anda ingin air di botol minum ada melewati pos pemeriksaan keamanan. Bekukan saja.

TSA mengizinkan cairan beku melewati pos pemeriksaan, tetapi syaratnya harus benar-benar beku (padat). Jika lembek atau setengah mencair, Anda akan diminta membuangnya. Cara lain, bawalah botol air minum kosong. Anda bisa mengisinya di tempat pengisian air setelah melewati pos pemeriksaan. (EP)

Tujuh Pantai di Indonesia Diakui Terbaik Sedunia

this formate

KANADA, bisniswisata.co.id: FlightNetwork, situs akomodasi wisata bermarkas di Kanada menyusun daftar hamparan 100 pantai terbaik di penjuru dunia sepanjang tahun 2018. Daftar itu disusun bersama lebih dari 1.200 wartawan wisata dari seluruh dunia, blogger hingga biro perjalanan wisata.

Seperti dilansir CNN, Kamis (06/12/2018), pantai-pantai di Afrika, Asia, Australia, Pasifik Selatan, Amerika Tengah, Karibia, Eropa, Amerika Utara, bahkan Amerika Selatan masuk dalam daftar tersebut. Sejumlah pantai yang berhasil masuk ialah pantai pasir merah di Crete, pantai berair jernih di Mikronesia, pantai serupa pulau Jurassic di Bali dan pantai dengan pemandangan bawah laut eksotis di Rio de Janeiro.

Peringkat teratas dalam daftar tersebut ditempati oleh Pantai Navagio di Zakynthos, Yunani juga dikenal sebagai Pantai Kapal Tenggelam, karena menjadi lokasi karamnya kapal Panagiotis. Selain memiliki nilai sejarah, pantai ini juga dilengkapi dengan pemandangan yang indah berupa tebing yang menjulang menjadi bingkainya.

Peringkat ke-dua ditempati oleh Pantai Whitehaven yang berada di Kepulauan Whitsunday, Australia. Pantai ini merupakan pantai dengan pasir putih termurni sedunia. Sayangnya akses menuju pantai ini cukup sulit, karena hanya bisa dijangkau dengan helikopter atau pesawat amfibi.

Sementara itu peringkat ke-tiga ditempati oleh Pantai Tersembunyi di El Nido, Filipina. Dan posisi ke-empat ditempati Pantai Praia do Sancho di Pernambuco, Brasil, dan peringkat ke-lima ditempati oleh Pantai Tulum di Quintana Roo, Meksiko.

Sedangkan untuk daftar pantai terbaik di kawasan Asia, Indonesia patut bangga karena ada tujuh pantai meraih peringkat bahkan diakui terbaik di penjuru dunia. Pantai itu antara lain Pantai Pink (Lombok NTB) di posisi ke tujuh, Pantai Kelingking (Nusa Penida Bali) mendapat peringkat ke sembilan, Pantai Nyang Nyang (Badung Bali) berada di peringkat ke-11.

Dilanjutkan dengan Pantai Pianemo (Raja Ampat, Papua) diperingkat ke-18, Pantai Mandorak (Sumba) menempati peringkat ke-25 dan Pantai Kanawa (Nusa Tenggara Timur) berada diperingkat ke-35. (EP)

Tips Siasati Permintaan Oleh-oleh Saat Liburan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Liburan akhir tahun tinggal menghitung hari. Selain perlu mempersiapkan diri sebelum liburan, juga perencanaan sangat penting agar traveling semakin bergeming. Liburan dengan melancong ke berbegai destinasi selain menghilangkan kejenuhan dan melepas segala kepenatan setelah berbagai kesibukan, juga mendapat banyak informasi, wawasan, pengetahuan terkait sosial, budaya hingga kuliner di destinasi yang disambangi.

Namun, terkadang celotehan umum orang yang tahu teman, sabahat, tetangga maupun saudara pun selalu meminta oleh-oleh, ingin ini ingin itu, jangan lupa ya oleh-olehnya, nitip ini dong juga sederet kalimat tuntutan lain kerap menghantui selama liburan. Bahkan dapat menjadi beban bagi sebagian orang.

Ada beberapa tips dilansir dari akun Instagram @halotiketid agar kamu terhindar dari segudang permintaan tersebut, ini tips menyiasatinya:

#. Silent Holiday
Ketika kamu hendak berlibur, jangan memberi tahu siapapun kecuali keluarga kamu. Hal ini memicu kamu akan dihujani dengan permintaan oleh-oleh dari berbagai sisi. Tujuan utamamu berlibur memang untuk bersenang-senang bukan? Tidak perlu pamer di media sosial, cukup abadikan moment di kamera dan kenanganmu, liburan akan menjadi nyaman dan tentram. Kamu enggak mau kan liburan terganggu karena mencarikan oleh-oleh teman-temanmu? Setelah liburan selesai, kamu baru bisa memposting moment di media sosial. Aman deh!

#. Bagasi Penuh

Alasan ini bisa jadi andalan kamu yang berlibur menggunakan pesawat. “Maaf ya bagasinya sudah penuh”. Mungkin alasan ini akan menunjukkan kamu sedikit pelit, tapi ini cara menolak halus yang enggak menyakitkan kok.

#. Kondisi Keuangan

Terkadang temanmu tidak tahu kondisi keuanganmu ketika berlibur. Mereka tidak tahu-menahu tentang budgetmu yang menipis. Ketika permintaan oleh-oleh berdatangan, kamu bisa menolaknya dengan mengatakan yang sejujurnya tentang budget liburanmu. Jika mereka masih memaksa, ada baiknya kamu menawarkan jasa titip, “nanti uangnya ganti ya”.

#. Mencari Alasan

Jika temanmu mulai membahas tentang liburanmu, coba untuk tidak meresponnya. Namun, jika kamu tipikal orang yang tidak enakan, kamu bisa mencari-cari alasan. “Kalau sempat ya,” “nanti aku kabarin lagi ya” itu salah dua alasan yang bisa menghentikan permintaan oleh-oleh dari temanmu.

#. Langsung Menolaknya
Kunci dari menyiasati permintaan oleh-oleh saat berlibur adalah ketegasan. Kamu sesekali harus berani dan menjadi orang yang “tegaan”. Meskipun teman-temanmu nanti akan berpikir bahwa kamu orang yang sinis, sombong atau pelit, enggak masalah! Demi kenyamanan liburanmu, dengan terpaksa kamu harus menolak secara langsung permintaan tersebut.

#.Pura-pura Lupa

Nah, kalau ini dirasa alasan yang paling manjur dan tanpa basa-basi deh kayaknya. Ketika waktu liburanmu sudah selesai, dan mereka menagih oleh-oleh, kamu cukup pakai jurus pura-pura lupa. Dijamin jitu deh. (EP)