BALI, bisniswisata.co.id: “Basicnya benar, ditumis. Tetapi skala besar dan bukan dengan gridle (mesin gril ) menggunakan pan gril , bumbu dicampur dengan sauce berbahan dasar gravy dan coriander leave . Selain sayuran yang khas adalah paprica dan onion, “ papar Chef I Komang (Mangku) Junianta, kepada bisniswisata.co.id
Pada malam Mongolian BBQ weekend ini – Jumat dan Sabtu malam (27,28 Nov) – chef lulusan P4B ( Pusat Pendidikan Perhotelan dan Pariwisata Bali dan mengawali training di hotel Rama Baruna, menyiapkan pilihan BBQ berbahan daging ayam, seafood, beef yang diolah dengan teknik Mongolian atau teknik masak Amerika Latin.
“Berteman nasi aromatic. Aslinya Mongolian BBQ berteman kentang direbus, di saute dengan garlic dan daun coriander . Saya menghormati selera Indonesia, tanpa mengurangi rasa tradisional Mongolian BBQ yaitu khas asem manis pedesnya,” jelas head chef Darmada Ecco Resort ini lebih jauh.
Mengisi program sosial Stars Chef Series on the Road bertempat di outlet Bakmie MG di bilangan jalan Dewi Sri Seminyak, Kuta, bagi Chef Mangku tak sekadar membangkitkan spirit sesama pelaku industri.
“Bagi saya, ini pengenalan masakan untuk masyarakat kita secara pribadi dan membantu sesama,”ujarnya.
Jika selama ini Anda menikmati steak yang dipanggang, tidak ada salahnya mencoba cita rasa steak yang dagingnya di iris tipis- tipis diolah dengan teknik di pan grill dengan sauce pedas manis, asin. Chef Mangku menawarkan olahan olahan teknik fussion (campuran /modern texnik ) menggunakan sauce Eropa dan tambahan seafood tanpa meninggalkan cita rasa tradisionalnya Mongolian BBQ yang bisa diterima lidah Indonesia.