Liburan Akhir Tahun, Payakumbuh Tawarkan Wisata Menarik

0
127
Lembah Harau Payakumbuh Sumatera Barat

PAYAKUMBUH, bisniswisata.co.id: Tak punya acara di liburan akhir tahun, cobalah menjelajah berbagasi destinasi wisata di Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar). Sajian objek wisata menarik ditawarkan. Mulai wisata alam, air terjun, wisata sejarah hingga kuliner perlu dicoba. Pastinya tak akan kecewa.

Payakumbuh terletak di daerah dataran tinggi bagian dari Bukit Barisan. Berada pada hamparan kaki Gunung Sago, bentang alam kota ini memiliki ketinggian yang bervariasi. Topografi daerah kota ini terdiri dari perbukitan dengan rata-rata ketinggian memiliki ketinggian 514 meter di atas permukaan laut. Suhu udaranya rata-rata berkisar antara 26 °C dengan kelembapan udara antara 45–50%.

Setelah mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, bisa lanjutkan dengan perjalanan darat Kabupaten Lima Puluh Kota. Ibukota kabupaten Payakumbuh, bisa dicapai rata-rata dalam 3 jam dengan jarak sekitar 102 kilometer.

Meski bukan kota terbesar di Sumbar, namun Payakumbuh bisa jadi merupakan salah satu kota yang indah di Ranah Minang. Banyak potensi wisata di Payakumbuh, tercatat lebih dari 27 obyek wisata di daerah ini. Dari jumlah itu ada wisata unggulan, instagramable yang kerap dikunjungi wisatawan, antara lain:

#. Jembatan Kelok Sembilan

Sebuah ruas jalan penghubung provinsi Riau dengan Sumbar yang berkelok, terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Jalan kelok 9 ini memiliki tikungan cukup tajam dengan lebar sekitar 5 meter, berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua cagar alam yaitu Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Pemandangan di kawasan ini sangat indah dan mempesona. Berjarak sekitar 30 kilometer dari ibukota Kabupaten Lima Puluh Kota itu. Tikungan yang tajam dengan kelokan yang tajam terlihat lebih menarik di malam hari, karena yang tertangkap adalah cahaya lampu.

#. Lembah Harau

Sebuah lembah diapit dua bukit yang terjal dan indah dengan ketinggian tebing mencapai hingga 150 meter. Lembah Harau, dilingkungi oleh batu pasir yang terjal berwarna-warni ke orengean, dengan ketinggian 100 sampai 500 meter. Lembah harau terletak di ketinggian dari permukaan laut adalah 500 sampai 850 meter, Berjalan menuju Lembah Harau sangat menyenangkan. Dengan udara yang masih segar, bersih dan Anda bisa melihat keindahan alam sekitarnya yang memiliki pemandangan yang ciamik dan menakjubkan. Selain tebing, ada 3 air terjun yang berbeda ukuran dan berbagai fasilitas permainan. Dari pusat kota Payakumbuh bisa dicapai dalam 25 menit dengan jarak sekitar 15 kilometer.

#. Rumah Gadang di Sungai Beringin

Sebuah rumah khas masyarakat Payakumbuh. Rumah ini salah satu bukti kemegahan rumah adat, yang dimiliki masyarakat minang sejak jaman dahulu. Rumah gadang ini diresmikan keberadaannya oleh Menteri Pariwisata yang saat itu di pimpin oleh bapak Joop Ave pada tanggal 9 Januari 1994. Bangunan ini dipersembahkan untuk Bundo Kanduang dan Anak Cucu masayarakat Minangkabau, yang hingga kini rumah gadang ini diperuntukkan sebagai objek wisata untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya minangkabau kepada masayarakat luar. Rumah gadang sungai beringin saat ini di kelola oleh PT.Pusako Rumah Gadang yang sangat terawat sangat baik.

#. Bukik Bulek Taram

Objek wisata yang terletak di Kenagarian Taram Kabupaten Lima Puluah Kota, Sumatera barat. Bukik Bulek ini merupakan sebuah batu yang berbentuk bundar, puncaknya menonjol dan sangat terjal. Di kaki bukit ini terdapat hamparan tanah dengan rerumputan yang datar. Lokasi ini belum terkelola dengan baik seutuhnya, belum memiliki fasilitas wisata yang ada di objek wisata ini, sehingga masih merupakan potensi wisata alam yang bisa dikembangkan sebagai asset wisata daerah sekitar. Bukit Bulek Taram dikelilingi oleh rawa-rawa yang banyak ikannya dan pada hari libur sering dijadikan tempat memancing. Bukik Bulek berjarak 11,5 km dari kota Payakumbuh.

#. Rumah Tan Malaka

Tahukah kamu kalau sosok Tan Malaka yang mempunyai peran penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia berasal dari Sumatera Barat? Dan terdapat Rumah Tan Malaka yang kini jadi daya tarik wisatawan di kota Payakumbuh. Dibangun pada tahun 1936, Rumah Tan Malaka ini pun banyak dikunjungi wisatawan.

#. Kapalo Banda Taram

Objek wisata alam dengan pemandangan indah, banyak pohon hijau serta segarnya air yang ada di objek wisata ini. Apalagi dipadu dengan bentangan sawah yang luas serta lokasinya tak jauh dari hutan, menjadikan suasana di sekitar Kapalo Banda Taram terasa sangat nyaman dan menyegarkan serta membuat pengunjung betah untuk bersantai berlama-lama disini. Dulu kawasan ini hanya saluran irigasi, kini menjadi objek wisata yang mampu menyedot wisatawan dengan tampilan panorama alam menakjubkan.

#. Air terjun lubuak bulan

Air Terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 50 meter. Para penjelelajah tidak bisa menghabiskan waktunya untuk berendam air ataupun berenang. kebanyakan yang datang ke sini hanya bisa menggunakan air dari air terjun untuk membasuh muka ataupun sekadar menampung sedikit air untuk minum. Air Terjun di Jorong Koto Tinggi Kubang Balambak, Kanagarian Simpang Kapuak, kec. Mungka, lokasi air terjun ini berjarak sekitar 4 hingga 5 jam perjalanan dari kota Payakumbuh. Perjalanan menuju ke air terjun ini hanya bisa dilakukan menggunakan sepeda motor.

#. Panorama Ampangan

Objek wisata Ampangan merupakan tempat favorit bagi masyarakat sekitar kota Payakumbuh. Tidaklah heran jika tempat ini menjadi tempat yang favorit, karena memang lokasinya yang berada di perbukitan menghadirkan pemandangan yang sangat indah dan lebih luas. Lokasi Panorama Ampangan ini berada di kaki gunung Sago, perbukitan Kenagaraian Aur Kuning, Kelurahan Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Ditempuh sekitar 6 Km dari pusat kota Payakumbuh.

#. Panorama Padang Mengatas

Sebuah Padang rumput hijau yang luas dan indah ini terletak di pinggang Gunung Sago dan membentang luas dari Padang Mengatas hingga ke Tapak Gajah kurang lebih 1,5 Km. Akses menuju ke sana cukup bagus. Pastikan Anda membawa kamera memasukkan Padang Mengatas sebagai destinasi liburan terbaik. Padang Mengatas terletak di Jl. Padang Mangatas, Mungo, Luak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia

#. Paralayang di Taeh Bukik

Setelah diresmikannya Kejuaraan Nasional Paralayang di Taeh Bukik Kabupaten Limapuluh Kota pada 9 – 14 Juni 2015 yang lalu banyak atlet olahraga nasional menampilkan kebolehan di ajang bergengsi ini. Tempat ini menjadi favorit untuk menyaksikan paralayang sedang berlatih. Diatas Merupakan 10 Tempat Wisata di Payakumbuh. Kota yang berdekatan dengan Kota Payakumbuh adalah Kota Bukittinggi, Maka dari itu kami memasukan 13 Tempat wisata di Bukit tinggi.

#. Pacu Itiak

Ingin menyaksikan atraksi unik selama di Payakumbuh, coba cek daerah-daerah yang kerap menggelar pacu itiak, atau lomba itik terbang. Tradisi ini memang lekat dengan masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota ini. Bahkan sudah dilakukan para petani di daerah ini sejak 1028. Mulanya para petani menghalau itik yang memakan padi di sawah, ternyata hewan ini terbang. Jadilah pacu itiak pun menjadi hiburan. Biasanya bisa ditemukan di Aur Kuning dan Sicincin.

#. Kampung Adat Balai Kaliki

Kampung adat Balai Kaliki berada di Nagari Koto Nan Gadang, Payakumbuh. Rumah-rumah gadang di sini dirawat dengan baik dan beberapa dimanfaatkan sebagai homestay untuk wisatawan yang ingin menjajal menginap di rumah gadang. Kampung adat ini berada di Kecamatan Payakumbuh Utara. Lokasinya tak jauh dari pusat kota, hanya sekitar 10 menit bisa dicapai dengan kendaraan roda empat.

#. Ngalau Indah
Ngalau dalam bahasa lokal berarti gua, dan Ngalau Indah lokasinya di lereng Bukit Simarajo, Payakumbuh. Bila datang dari arah Bukittinggi, berada sebelum memasuki pusat kota Payakumbuh. Dari tepi jalan papan nama sudah terlihat , terlebih dulu harus menanjak hingga di puncak bukit bertemu dengan area parkir, lengkap dengan area makan. Kemudian turis masih menaiki tangga menuju mulut gua. Gua memiliki pintu masuk dan ke luar yang berbeda. Stalagtit dan stalagmit di gua ini diberi nama unik. Berada di ketinggian, wisatawan bisa melihat persawahan yang ada di dekat Payakumbuh dari lokasi ini. (EP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.