NEWS Uncategorized

Kunjungan Wisatawan ke Gunung Kidul Menggelundung

GUNUNG KIDUL, bisniswisata.co.id: Kunjungan wisatawan di sejumlah objek wisata, Kabupaten Gunung Kidul, mengelundung hingga 30 persen. Penurunan itu diklaim sebagai dampak Badai Savanah yang menerjang wilayah kota paling kidul di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 16 Maret hingga 17 Maret 2019.

“Jadi ada beberapa objek wisata yang terkena dampak Badai Savana sehingga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan ditutup untuk pengunjung,” papar Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunung Kidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Sabtu (23/3/2019)

Objek wisata Gunung Kidul yang terkena dampak Badai Savana, di antaranya Pantai Ngrenehan Kanigoro, Saptosari, Pantai Drini, Kukup dan Baron Kemadang, Tanjungsari. Kemudian Gua Jomblang dan Kali Suci, Pacarejo, Semanu. “Badai Savana memang berpengaruh terhadap jumlah kunjungan wisata di Gunung Kidul, khususnya wisata pantai. Sedikitnya jumlah kunjungan wisatawan turun 30 persen,” kata Hary.

Rincian jumlah pengunjung objek wisata Gunung Kidul, yakni pada 1 Maret 2019 jumlah pengunjung 1.954 orang. Pada 2,3 dan 4 Maret 16.834 pengunjung, 5 Maret 1.361 pengjung, 6 dan 7 Maret 1.853 pengunjung, 8,910 Maret 16.076 pengunjung, 11 Maret 19.903 pengunjung.

Selanjutnya, pada 12 Maret ada 3.604 pengunjung, 13 Maret ada 4.787 pengunjung. Pada 15 Maret sebanyak 4.443 pengunjung. Lalu 16 Maret sampai dengan 18 Maret (atau 3 hari pasca-bencana) sebanyak 12.939 pengunjung.

Pada 19 Maret 2.452 pengunjung, 20 Maret 1.511 pengunjung dan 21 Maret 1.009 pengunjung. “Saat ini, Pemkab Gunung Kidul dan Dispar berupaya merehabilitasi objek wisata yang rusak akibat Badai Savana supaya sektor pariwisata cepat pulih,” katanya seperti diunduh Antara.

Hary mengatakan berdasarkan pengecekan banjir dan longsor mengakibatkan dua objek wisata terpaksa ditutup yakni, Gua Jomblang dan Kali Suci, Pacarejo, Semanu. Dua destinasi andalan tersebut sementara ditutup karena muncul luapan air. “Saat ini, air sudah surut tinggal dilakukan upaya pembersihan,” katanya.

Selain di dua obnek wisata itu, kawasan pantai juga turut terdampak. Di antaranya Pantai Ngrenehan Kanigoro, Saptosari, Pantai Drini, Kukup dan Baron Kemadang, Tanjungsari. Infrastruktur pendukung wisata memang tidak rusak namun keindahan kawasan pantai perlu dilakukan pemulihan. “Saat ini pemulihan masih terus berjalan,” katanya.

Bupati Gunung Kidul Badingah meminta Dispar dan OPD lain secara serius dan gotong royong segera memulihkan dan membangkitkan kembali sektor pariwisata. Pengembangan sektor pariwisata bukan hanya tanggung jawab Dispar. Menurutnya, semua OPD harus bersinergi. “Kita harus kerja bareng demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dari sektor pariwisata,” kata Badingah.

Beberapa destinasi wisata di Gunung Kidul yang kerap dikunjungi wisatawan, antara lain:

#. Curug Luweng Sampang

Curug Luweng Sampang yang ada di Jalan Juminahan, Sampang, Gedangdasi, Gunungkidul ini memiliki penampakan mirip Grand Canyon. Tebing batu yang ada di sini terkikis dengan air sehingga terbelah secara sempurna. Di tengah tebing yang terbelah, aliran air mengalir deras dengan warna biru menyerupai laut. Ada beberapa kegiatan menarik yang bisa dilakukan di sini. Pertama, Anda bisa menjelajahi kawasan ini untuk berburu foto yang Instagram-able. Selanjutnya, bisa duduk-duduk di sekitar tebing untuk menikmati suasananya yang hening. Terakhir, Anda bisa melakukan hal seru seperti melompat dari air terjun mini lalu berenang di genangan air yang ada di bawahnya. Wisata alam Curug Luweng Sampang belum tenar dan dikelola dengan maksimal oleh pemerintah. Jadi, pastikan untuk sering bertanya ke warga lokal agar bisa datang ke sini dengan cepat dan selamat.

#. Gunung Nglanggeran

Gunung purba dengan ketinggian 700 mdpl ini sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan sensai mendaki gunung. Gunung Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Gunung ini sangat cocok bagi Anda yang gemar bertualang di alam bebas. Saat mendaki gunung, Anda akan dikelilingi batuan dan pohon-pohon rindang. Jika beruntung Anda bisa bertemu salah satu penghuni gunung yakni monyet. Saat mencapa puncak, Anda akan disuguhi pemandangan Desa Nglanggeran dari ketinggian. Mengawali tahun Anda sambil menikmati pemandangan matahari terbit di Gunung Nglanggeran.

#. Pantai Wedi Ombo

Pantai Parangtritis memang menjadi destinasi yang sering dikunjungi para wisatawan. Bagi Anda yang ingin menikmati keindahan pantai Yogyakarta yang tak kalah dengan pantai-pantai di Bali, Anda bisa mengunjungi Pantai Wedi Ombho. Terletak di kawasan Gunungkidul, pantai ini menyajikan kecantikan hamparan laut yang dihiasi batuan karang yang menyembul ke permukaan. Jangan ketinggalan untuk menyempatkan melihat cantiknya sunset di Pantai Wedi Ombho.

#. Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk berapa di Gunung Kidul, banyak yang bisa kita lakukan selain menikmati keindahan air terjunnya. Buat yang ingin berenang, pengelola menyediakan penyewaan alat pelampung yang bisa kalian gunakan untuk merasakan begitu segarnya air di Air Terjun Sri Gethuk.

#. Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti merupakan pantai yang lumayan jauh dari Jogja, memakan waktu sekitar 3-4 jam perjalan untuk menuju lokasi Pantai Indrayanti. Sebenarnya Pantai Indrayanti sudah termasuk ke Kabupaten Gunung Kidul, bukan lagi Jogja. Tetapi Pantai Indrayanti tetap menjadi tempat wisata yang wajib dikunjungi ketika belibur ke Jogjakarta.

#. Jembatan Gantung Pantai Sinden dan Pulau Kalong

Untuk urusan pantai, Jogja memang jagonya. Namun, tidak semua pantai menyajikan pengalaman penjelajahan yang seru dan ekstrem. Nah, di kawasan Pantai Sinden, Anda bisa menguji nyali dengan melewati jembatan gantung yang terbuat dari kayu. Jembatan ini menghubungkan Pantai Sinden dan Pulau Kalong yang ada di seberangnya. Yang menarik dari jembatan ini adalah ombak di bawahnya yang cukup besar dan ganas. (NDY)

Endy Poerwanto