DESTINASI HOTEL INTERNATIONAL LIFESTYLE NEWS

Jumlah Wisatawan di Paris Menurun

CHESHIRE, UK, bisniswisata.co.id : Data terbaru dari Biro Konvensi dan Pengunjung Paris menunjukkan situasi sedikit mereda di awal musim gugur 2025.

Kami melihat penurunan yang signifikan selama libur Hari Raya Semua Orang Kudus, tetapi jangan tertipu oleh angka-angka yang lebih rendah. Prospek untuk sisa tahun ini tetap solid, dengan pemesanan hotel untuk akhir November dan awal Desember sudah meningkat pesat, tepat waktu untuk musim perayaan.

Oktober: Perlambatan yang Lembut
Dilansir dari tourism-review.com, Selama paruh pertama bulan Oktober 2025, jumlah orang yang hadir sedikit berkurang dibandingkan dengan jumlah tertinggi yang memecahkan rekor pada tahun 2024:

•Pengunjung domestik turun 3,3% dibandingkan dengan tahun 2024 (meskipun masih 2,9% lebih tinggi dari tahun 2023).

•Pengunjung internasional turun 4,6% dibandingkan dengan tahun 2024 (dan turun 1,1% dari tahun 2023).

Penerbangan ke Paris turun lebih tajam pada bulan Oktober (sekitar 10,9%). Kami melihat lebih sedikit wisatawan dari negara-negara tetangga seperti Inggris, Italia, dan Jerman, serta AS. Di sisi lain, perjalanan jarak jauh mulai pulih dengan baik, dengan lonjakan jumlah wisatawan dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Arab Saudi, ungkap Biro Konvensi dan Pengunjung Paris

Libur Hari Raya Semua Orang Kudus:

Efek Kalender Sangat Berdampak
Liburan sekolah Toussaint terasa berat, dengan jumlah pengunjung keseluruhan turun 8,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pengunjung internasional khususnya sepi selama periode ini. Penyebab utamanya? Tanggal 1 November jatuh pada hari Sabtu di tahun 2025. Hal itu menghapuskan akhir pekan “jembatan” yang biasanya menggoda orang untuk mengambil cuti beberapa hari ekstra. Meskipun mengalami penurunan, jumlah wisatawan masih 5,9% lebih tinggi dibandingkan tahun 2023.

Prospek Akhir Tahun: Stabilitas Berubah Menjadi Pertumbuhan

Meskipun musim gugur lebih tenang, tanda-tanda untuk akhir tahun 2025 tampak baik. Kedatangan melalui udara (Desember 2025 hingga Februari 2026):

•Prakiraan menunjukkan segala sesuatunya tetap stabil dengan peningkatan keseluruhan sebesar 0,2%.

•Lebih sedikit pemesanan dari Korea Selatan (turun 16,6%), Portugal (turun 21,1%), dan AS (turun 1,9%).

•Namun, ada pertumbuhan kuat dari Tiongkok (naik 27%), bersama dengan Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Jepang (naik antara 13% dan 25%).

Tren hunian hotel

Akhir November dan awal Desember naik 6,2% secara keseluruhan dibandingkan dengan tahun 2024.

•Beberapa hari pertama bulan Desember sangat sibuk (naik 13,7%) berkat pameran dagang dan konferensi besar.

•Pemesanan pada minggu Natal saat ini sedikit menurun sekitar minus 4,6%.

Malam Tahun Baru menjadi bintangnya, dengan tingkat hunian sudah mencapai 64,6%, meningkat 5,2% dibanding tahun lalu.

Menariknya, area di luar pusat kota Paris menunjukkan kinerja yang baik. Seine Saint Denis naik 5,1% dan Val de Marne naik 4%, sementara hotel-hotel di pusat kota Paris mengalami sedikit penurunan sebesar 2,6% pada malam yang sama.

Kisah Dua Musim

Perlambatan musim gugur ini sebagian besar merupakan akibat dari kembalinya keadaan normal setelah dua tahun pasca pandemi yang berat, ditambah dengan beberapa waktu yang kurang tepat untuk liburan.

Namun, peningkatan pemesanan yang kita lihat, terutama untuk acara kerja dan Malam Tahun Baru, membuktikan bahwa Paris belum kehilangan sentuhannya.

Seperti yang dikatakan seorang pejabat pariwisata, 2024 merupakan tahun yang luar biasa karena Olimpiade. Tahun 2025 hanyalah kalibrasi ulang menuju “normal baru” yang solid, yang masih jauh di atas kondisi sebelum pandemi, dengan banyaknya pendorong pertumbuhan yang telah disiapkan untuk tahun 2026.

Saat ini, Kota Cahaya sedang bersiap-siap untuk kesibukan menjelang Natal dan penutup yang gemerlap pada tanggal 31 Desember, yang sekali lagi menegaskan bahwa kota ini masih menjadi salah satu tempat favorit di dunia untuk mengakhiri tahun.

Hildea Syafitri