Sekolah Perhotelan India melanjutkan inisiatif pembelajaran globalnya dengan Institut Kebudayaan Nasional Uni Eropa untuk tahun ketiga berturut-turut. (Foto: ISH)
LONDON, bisniswisata.co.id: Sekolah perhotelan India bermitra dengan Institut Kebudayaan Nasional Uni Eropa untuk tahun ketiga berturut-turut. Acara tahun ini memperluas kolaborasi yang menghadirkan pengetahuan kuliner Eropa ke dalam pendidikan perhotelan di India.
Dilansir dari www.asianhospitality.com, sebagai bagian dari inisiatif ini, ISH menyelenggarakan kelas master yang dipimpin oleh para ahli dari Austria, Ceko, Prancis, Georgia, Hongaria, Italia, Latvia, Polandia, Malta, Spanyol, dan Ukraina.
Para mahasiswa mengeksplorasi identitas kuliner masing-masing negara sambil memperkuat teknik praktis dan konteks budaya, lapor The Economic Times.
“Kami merasa terhormat menyambut EUNIC di kampus kami untuk tahun ketiga berturut-turut. Mahasiswa kami berinteraksi dengan budaya yang membentuk perhotelan global dan pengalaman ini memperkuat jalur mereka menuju karier internasional,” kata Kunal Vasudeva, salah satu pendiri dan direktur pelaksana ISH.
Program tahun ini ditutup pada 13 Desember dengan makan siang Natal Eropa yang diselenggarakan oleh Pusat Kebudayaan Hongaria Institut Liszt dan Kedutaan Besar Hongaria di New Delhi.
Para diplomat, delegasi budaya, pemimpin industri, dan komunitas ISH akan berkumpul untuk memamerkan karya mahasiswa yang dibentuk oleh sesi internasional tahun ini.
“Sebuah inisiatif EUNIC, The Global Table di ISH, akan menghadirkan lebih banyak kedutaan besar Eropa ke kampus pada edisi ini. Setiap kunjungan akan membuka dapur ISH untuk cita rasa dan ide baru,” demikian pernyataan ISH di media sosial.
Kelas demonstrasi di seluruh kampus membawa para koki tamu dan perwakilan budaya langsung ke dalam pembelajaran mahasiswa.
Baru-baru ini, ISH menjamu hampir 200 konselor untuk “Retret Konselor” ketujuhnya di Gurugram.










