NEWS TRANSPORTASI

Insentif “Landing Fee” bagi Airline Rute Internasional

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pararel dengan pembukaan bandara internasional I Gst Ngurah Rai untuk penerbnagan rute internasional dari 19 negara per 14 Oktober. PT Angkasa Pura I, menawarkan insentif landing fee bagi airlines nasional mau pun asing yang melayani penerbangan ke dan dari Bali.

Pemberitan insentif merupakan salah satu upaya mendukung pemulihan sektor pariwisata Bali dan Indonesia. Pemberian insentif berupa diskon biaya pendaratan (landing fee) dengan masa pemberian insentif pada periode 14 Oktober 2021 hingga 30 Juni 2022.

“Insentif diskon 100 persen landing fee (bebas bea pendaratan—Red) pada periode 14 Oktober hingga 31 Desember 2021 dan diskon 50 persen landing fee pada periode 1 Januari- 30 Juni 2022. Diharapkan insentif ini, meringankan beban maskapai untuk mengaktifkan kembali rute internasional mereka dari dan menuju Bali,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Untuk mendapatkan insentif ini, terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi yaitu merupakan perusahaan penerbangan rute internasional nasional Indonesia mau pun asing. Merupakan penerbangan penumpang regular berjadwal yang telah disetujui oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara berdasarkan ijin rute penerbangan. Insentif tidak berlaku untuk penerbangan kargo (freighter), general aviation, dan charter.

Dalam catatan  Bandara I Gusti Ngurah Rai tahun 2019 (pra pandemic), melayani 50 destinasi kota-kota di dunia seperti Incheon, Dubai, Doha, Narita, Istanbul, Sydney, Melbourne dan sebagainya. Ditahun 2019 menlayani penumpang internasional mencapai 13,8 juta orang Didominasi layanan pesawat jenis Boeing 777, Boeing 787 dan Airbus 330.*

Dwi Yani

Representatif Bali- Nusra Jln G Talang I, No 31B, Buana Indah Padangsambian, Denpasar, Bali Tlp. +628100426003/WA +628123948305 *Omnia tempus habent.*