DESTINASI HALAL INTERNATIONAL LIFESTYLE NEWS

Filipina dan Thailand Perkuat Pariwisata Halal untuk Menarik Wisatawan Muslim

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Seiring dengan terus berkembangnya pasar perjalanan Muslim global, negara-negara seperti Filipina dan Thailand memposisikan diri sebagai pemimpin dalam pariwisata halal, sebuah sektor yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus wisatawan Muslim.

Dilansir dari travelandtourworld.com, pasar perjalanan Muslim global diperkirakan akan mencapai $235 miliar pada tahun 2030, naik dari $189 miliar pada tahun 2024, menurut Mastercard-CrescentRating Global Muslim Travel Index (GMTI) 2025.

Pertumbuhan yang diproyeksikan ini didorong oleh peningkatan populasi Muslim global, pendapatan yang lebih baik, dan akses yang lebih baik ke infrastruktur perjalanan.

Baik Filipina maupun Thailand memanfaatkan tren ini dengan mengembangkan penawaran pariwisata ramah Muslim yang memenuhi kebutuhan wisatawan yang mencari makanan halal, tempat salat, dan akomodasi yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Filipina: Marhaba Boracay dan Inisiatif Pariwisata Halal

Filipina telah melihat kemajuan signifikan dalam sektor pariwisata halalnya, menjadikannya tujuan yang semakin menarik bagi wisatawan Muslim.

Seiring dengan semakin populernya sektor pariwisata ramah Muslim di seluruh dunia, Filipina telah berupaya keras untuk memposisikan dirinya sebagai pesaing serius bagi wisatawan Muslim.

Fokus negara ini pada pariwisata halal tercermin dalam peringkatnya di GMTI 2025, di mana negara ini naik tiga peringkat ke posisi ke-8 di antara negara-negara non-Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Peringkat ini menyoroti upaya berkelanjutan negara ini untuk memperluas infrastruktur pariwisata halal dan menarik wisatawan Muslim.
Salah satu perkembangan utama dalam sektor pariwisata halal Filipina adalah peluncuran Marhaba Boracay, teluk ramah Muslim pertama di negara ini, yang terletak di Boracay Newcoast di Malay, Aklan.

Tempat seluas 850 meter persegi ini menawarkan berbagai fasilitas yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim. Tempat ini menyediakan pilihan tempat makan bersertifikat halal, tempat shalat, dan fasilitas lain yang sejalan dengan nilai-nilai Islam.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Departemen Pariwisata yang lebih luas untuk menjadikan Filipina sebagai destinasi ramah Muslim teratas.

Departemen Perhubungan juga telah mengeluarkan pedoman untuk mengakui akomodasi ramah Muslim dan telah bekerja sama dengan berbagai penyedia layanan pariwisata lokal untuk memperluas sertifikasi makanan halal.

Selain Marhaba Boracay, Filipina telah membuat portofolio perjalanan halal untuk mempromosikan pengalaman perjalanan ramah Muslim di seluruh negeri. Portofolio tersebut mencakup hotel, restoran, dan layanan transportasi bersertifikat halal.

Disamping itu, Departemen Perhubungan telah menyelenggarakan program pelatihan untuk meningkatkan kesadaran di kalangan operator pariwisata tentang kebutuhan khusus wisatawan Muslim.

Pendekatan komprehensif ini dirancang untuk membuat pengunjung Muslim merasa nyaman dan diterima, sehingga meningkatkan pengalaman perjalanan mereka secara keseluruhan.

Thailand: Aplikasi Rute Halal dan Inisiatif Pemerintah

Thailand, yang sudah menjadi tujuan populer bagi wisatawan global, semakin berfokus untuk menarik pengunjung Muslim dengan memperluas penawaran wisata halalnya. Thailand berada di peringkat ke-32 secara global dalam GMTI 2024 dan ke-5 di antara negara-negara non-OKI.

Upaya negara tersebut untuk melayani wisatawan Muslim terbukti dalam beberapa inisiatif, termasuk pengembangan aplikasi Rute Halal, sebuah platform yang membantu wisatawan Muslim menemukan restoran, tempat shalat, dan akomodasi bersertifikat halal di seluruh Thailand.

Aplikasi ini dikembangkan oleh Pusat Sains Halal Universitas Chulalongkorn bekerja sama dengan Otoritas Pariwisata Thailand (TAT).

Aplikasi Rute Halal adalah alat inovatif yang menyediakan informasi lengkap tentang layanan ramah halal, sehingga memudahkan wisatawan Muslim menjelajahi lanskap pariwisata Thailand.

Rute halal ini menawarkan antarmuka yang mudah digunakan yang membantu pengunjung menemukan pilihan makanan halal, fasilitas shalat, dan layanan penting lainnya.

Inisiatif ini sangat berharga karena Thailand terus menarik wisatawan Muslim dari seluruh dunia, terutama dari Malaysia dan Indonesia, yang mencari pengalaman perjalanan ramah halal.

Pemerintah Thailand juga mendukung pengembangan pariwisata halal dengan meluncurkan rencana pembangunan lima tahun untuk menjadikan negara tersebut sebagai “pusat halal” di Asia Tenggara pada tahun 2027.

Rencana ini mencakup perluasan industri halal di berbagai sektor, termasuk makanan, pakaian, dan jasa, serta peningkatan lebih lanjut penawaran pariwisata negara tersebut untuk memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim.

Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) secara aktif mempromosikan Thailand sebagai destinasi ramah halal, dengan upaya untuk meningkatkan sertifikasi makanan halal, akomodasi ramah Muslim, dan fasilitas shalat.

Selain aplikasi Rute Halal, Thailand telah dikenal karena beragam penawaran pariwisata halalnya. Negara ini menawarkan berbagai restoran bersertifikat halal, masjid, dan tempat salat, terutama di destinasi wisata utama seperti Bangkok, Phuket, dan Chiang Mai.

Kemampuan Thailand untuk menyediakan layanan halal tradisional dan fasilitas modern, seperti transaksi non-tunai dan layanan digital yang lancar, telah menjadikannya favorit di kalangan wisatawan Muslim.

Dukungan Pemerintah dan Pengakuan Internasional

Upaya Filipina dan Thailand di sektor pariwisata halal tidak luput dari perhatian. Filipina mendapat penghargaan di Halal in Travel Awards sebagai Destinasi Ramah Muslim Baru Tahun Ini untuk negara-negara non-OKI pada tahun 2023 dan 2024.

Pengakuan ini menyoroti upaya sukses negara tersebut untuk membangun infrastruktur pariwisata yang lebih inklusif bagi pengunjung Muslim.

Thailand juga telah menarik perhatian internasional atas inisiatif pariwisata halalnya. Rencana pembangunan lima tahun negara tersebut bertujuan untuk menciptakan infrastruktur pariwisata halal yang kuat yang akan menarik wisatawan Muslim dari seluruh dunia.

Dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta, Thailand menjadi pemain terkemuka di pasar pariwisata halal. Visi jangka panjang negara tersebut untuk membangun dirinya sebagai “pusat halal” akan mendorong pertumbuhan masa depan di sektor tersebut.

Kedua negara tersebut juga mendapatkan pengakuan dari para pemimpin dan organisasi industri. Misalnya, CrescentRating, otoritas global terkemuka di bidang pariwisata halal, telah bekerja sama erat dengan Thailand dan Filipina untuk mengembangkan strategi guna memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim.

Dengan bekerja sama dengan para pakar global, kedua negara memastikan bahwa penawaran pariwisata halal mereka berkelas dunia dan memenuhi standar tertinggi.

Meningkatnya Peran Gen Z dan Milenial
Wisatawan Muslim yang lebih muda, khususnya Milenial dan Gen Z, tengah membentuk kembali pasar pariwisata halal.

Generasi ini lebih terhubung secara digital, mengutamakan perangkat seluler, dan berorientasi pada pengalaman. Seiring dengan semakin besarnya peran wisatawan muda ini dalam pasar perjalanan Muslim, preferensi dan perilaku perjalanan mereka memengaruhi cara destinasi seperti Filipina dan Thailand mengembangkan penawaran pariwisata mereka.

Wisatawan Muslim Gen Z dan Milenial lebih fleksibel daripada generasi yang lebih tua, yang berarti bahwa mereka cenderung lebih tertarik pada destinasi yang menawarkan kombinasi layanan halal tradisional dan pengalaman perjalanan modern.

Misalnya, wisatawan Muslim yang lebih muda mungkin lebih mengutamakan akomodasi yang bersih dan nyaman daripada pilihan yang sepenuhnya bersertifikat halal.

Mereka juga cenderung mencari pengalaman unik, seperti wisata petualangan atau ekowisata, sambil tetap memastikan bahwa kebutuhan dasar keagamaan mereka, seperti makanan halal dan tempat shalat, terpenuhi.

Pelancong muda ini juga merupakan influencer yang kuat, menggunakan media sosial untuk berbagi pengalaman dan merekomendasikan destinasi wisata kepada rekan-rekan mereka.

Hal ini menjadikan mereka kekuatan pemasaran yang berharga bagi destinasi wisata seperti Filipina dan Thailand, yang ingin menarik lebih banyak pengunjung Muslim melalui kampanye pemasaran yang terarah dan keterlibatan media sosial.

Dengan memenuhi kebutuhan dan preferensi pelancong Muslim muda, kedua negara memastikan pertumbuhan jangka panjang di sektor pariwisata halal.

Kesimpulan

Inisiatif Filipina dan Thailand dalam pariwisata halal menunjukkan komitmen mereka untuk menyediakan pengalaman perjalanan yang inklusif dan peka terhadap budaya bagi wisatawan Muslim.

Seiring dengan terus berkembangnya pasar perjalanan Muslim global, upaya ini tidak hanya meningkatkan sektor pariwisata kedua negara tetapi juga berkontribusi dalam mendorong pemahaman dan pertukaran budaya yang lebih baik.

Dengan menawarkan layanan yang disesuaikan, fasilitas yang ramah halal, dan perangkat digital modern, kedua negara memposisikan diri sebagai tujuan utama bagi wisatawan Muslim.

Seiring dengan terus meningkatnya permintaan akan pariwisata halal, pendekatan proaktif Filipina dan Thailand memastikan bahwa mereka akan tetap menjadi yang terdepan di pasar yang berkembang pesat ini.

Evan Maulana