Bangunan tinggi di Distrik Honggutan yang melakukan promosi bersama dengan tetangganya, Hongkong.
HONGKONG, bisniswisata.co.id: Distrik Honggutan dari Nanchang selenggarakan Konferensi Promosi Budaya dan Pariwisata bertajuk “City of Heroes Vibrant Honggutan”, yang bertujuan untuk memperdalam kerja sama antara Tiongkok Daratan dan Hong Kong melalui budaya dan pariwisata.
Dilansir dari www.traveldailynews.asia, acara ini diselenggarakan oleh Biro Kebudayaan, Radio, Televisi dan Pariwisata Kota Nanchang bersama dengan Pemerintah Rakyat Distrik Honggutan.
Acara ini selaras dengan strategi nasional mengenai pengembangan regional yang terkoordinasi dan visi yang lebih luas dari Kawasan Teluk Besar Guangdong–Hong Kong–Makau, memposisikan budaya dan pariwisata sebagai jembatan untuk arus pengunjung timbal balik dan pengembangan pasar bersama.
Dalam sambutannya, Zhang Lianbo, Wakil Kepala Distrik Honggutan, mencatat bahwa sebagai distrik inti dari area metropolitan modern Nanchang, Honggutan sedang mempercepat upaya untuk membangun destinasi budaya dan pariwisata dengan pengaruh internasional.
Dia menggambarkan promosi di Hong Kong ini sebagai peluang penting untuk perluas kerja sama dan mengeksplorasi ruang pengembangan baru dengan mitra lokal.
Mewakili sektor pariwisata Hong Kong, Xin Congjin, Ketua Asosiasi Pariwisata Tiongkok Hong Kong, menyoroti fondasi budaya dan pariwisata Nanchang yang kuat dan mengatakan bahwa pengembangan pariwisata modern Honggutan menunjukkan vitalitas dan momentum.
Dia menambahkan bahwa industri pariwisata Hong Kong bersedia bertindak sebagai penghubung untuk mendukung hasil kerja sama yang praktis.
Konferensi ini menampilkan pertunjukan budaya yang imersif, termasuk produksi tari Dreaming Back to Hangzhou, lagu Ying Shan Hong, dan presentasi artistik Ink-Wash Gan River, yang memungkinkan penonton Hong Kong untuk merasakan karakter budaya Honggutan.
Presentasi destinasi tersebut disusun dalam tiga tema: Warisan Kuno, Warisan Merah, dan Modernitas Emas. Sorotan utamanya mencakup bangunan bersejarah.
Misalnya seperti Paviliun Tengwang, situs-situs revolusioner yang terkait dengan identitas “Kota Pahlawan” Nanchang, serta atraksi perkotaan modern di sepanjang koridor Honghu 28 Li dan di Taman Danau Jiulong.
Empat zona bertema memamerkan kreativitas budaya lokal, termasuk produk-produk dan tampilan warisan budaya takbenda, memberikan akses langsung kepada peserta terhadap inovasi dan kedalaman artistik Honggutan.
Acara ini juga membuahkan hasil nyata, di mana perusahaan budaya dan pariwisata dari kedua destinasi menandatangani perjanjian kerja sama mengenai rujukan pengunjung timbal balik, membangun fondasi untuk memperkuat arus pariwisata dua arah.
Membangun inisiatif promosi pariwisata Hong Kong ini, distrik tersebut berencana untuk lebih meningkatkan penawaran budaya dan pariwisatanya serta memperdalam kerja sama dengan Hong Kong.
Baik dalam pengembangan pasar pengunjung dan penjenamaan destinasi, guna mendukung pertukaran yang lebih teratur dan terdiver-
sifikasi.










