Corona Sucks! Konser “Live Streaming” Navicula

0
6

DENPASAR, bisniswisata.co.id: COVID-19, tidak hanya memporak porandakan tatanan kesehatan tubuh masyarakat. Juga menumbuhkan sengkarut disisi social, politik, budaya dan jelas diperekonomian. Tak pandang strata, profesi, keahlian, usia, gender, siapa saja bisa jadi korban, atau pun penyebar.

Dan apa pun kebijakan terbaik yang diambil pemerintah, tetap berisiko. Memang untuk memutus,  menahan laju rantai penyebaran wabah ini, semua elemen harus kompak untuk sebisa mungkin diam di rumah. Persoalannya, tidak semua profesi dapat dialihkan dengan bekerja dari rumah, yang harus keluar rumah telah diminta melengkapi diri dengan pengaman.

Adalah Navikula, penggiat olah seni panggung di Bali. Mereka sepenuhnya menyadari, sebagai musisi, pastilah berdampak besar pada pekerjaannya. Dukungan kepada kebijakan pemerintah selain untuk menjaga kemanan diri, keluarga, kelangsungan group music, berdampak pada kondisi perekonomian mereka. Penghasilan terjun bebas akibat harus membatalkan sejumlah acara yang telah disepakati.

“Tak hendak menjadi penyebar COVID-19, meski pun kami nampak sehat- sehat saja,” ungkap pentolan Navicula, Robi.

Navicula, mendukung gerakan melawan COVID-19, dengan cara tetap bermusik, menggelar  konser.

“Buat teman-teman yang memilih untuk weekend di rumah,  tersedia konser live streaming Navicula yang bisa ditonton di tempat tidur, sendirian atau bersama orang terdekat. Tetep jaga jarak ya,” papar Robi.

Konser selama 1 jam ini pada tanggal 20 Maret 2020 ini adalah persembahan dari NARASI dan KOPERNIK, dilakukan secara live, yang didukung penuh oleh  Indihome, Antida SoundGarden, Protagonis Music, Pulau Plastik, Podcast Duo Budjang,  dan manajemen Navicula.

“Secara fisik, kita membatasi ruang kedekatan, secara kreativitas didukung tehnologi itu, bebas, merdeka. Karena kami di industri kreatif, kami ingin mencari cara sekreatif mungkin, live streaming ini adalah salah satu caranya,” ungkap Robi.

Panggung Jumat-an Antida SoundGarden tetap gemerlap meriah dentang- denting peralatan music dan dendang para vokalis. Diiringi kelebat tubuh para cameramen tetap sigap bertugas dengan selalu menjaga jarak. Uniknya, bangku- bangku yang tersedianya tetap kosong dalam kemeriahan itu.

Semoga situasi sulit ini cepat berlalu, semua sehat-walafiat, tak lupa doa Navicula bagi para korban yang dirawat dan ketahanan sosial Indonesia, agar sentosa senantiasa.

Daripada mengutuki gelapnya panggung yang dibatalkan, mari menyalakan speaker!

The show must go on, and we keep the rock rolling!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.