Penumpang Bandara Adusutjipto Over Kapasitas

0
143
Bandara Adisutjipto Yogyakarta (Foto: Repro Google)

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Bandara Adisutjipto Yogyakarta selama ini sudah melebihi kapasitas penumpang. Dalam satu tahun, jumlah penumpang di Bandara Adisutjipto mencapai 8,4 juta orang. Angka ini jelas melebihi kapasitas yang hanya 1,8 juta penumpang per tahun Berarti sudah lebih dari 400 persen dan ini sangat tidak logis.

Pemindahan ini jelas tidak memikirkan kondisi penumpang yang lokasi sangat jauh dari kota Yogyakarta. Mengingat keberadaan bandara baru berada di Kabupaten Kulon Progo yang jaraknya sekitar 41 Kilometer dengan menempuh perjalanan selama 1 jam lebih, jika itu tak macet total.

“Bandara Adisutjipto rencananya khusus untuk melayani penerbangan jarak pendek. Seluruh penerbangan jarak jauh akan dipindahkan ke New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada akhir 2019,” papar Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP 1 Devy Suradji di Yogyakarta, Senin (6/5/2019).

Dilanjutkan, armada pesawat yang akan berangkat dari dan ke Bandara Adisutjipto nantinya hanya berjenis propeller atau pesawat baling-baling berukuran kecil dengan rata-rata jumlah penumpangnya tak lebih dari 100 orang. “Jadi khusus jarak pendek misalnya entah ke Cilacap kah entah ke Banyuwangi,” jelasnya.

Bandara International Yogyakarta mulai penerbangan komersialnya hari ini. Citilink Indonesia menjadi maskapai pertama yang melayani penumpang dengan rute Bandara Halim Perdanakusuma-Bandara International Yogyakarta.

Pada Jumat (10/5), Batik Air akan menyusul dengan melayani empat rute secara bertahap, yakni Denpasar, Palangkaraya, Samarinda, dan Jakarta (Bandara Soekarno Hatta).

Juga rencananya akan menyediakan rute Singapura dan Malaysia. Dua maskapai yang dipastikan beroperasi adalah Air Asia dan Silk Air.
Sehingga bisa membuat frekuensi penerbangan internasional bertambah karena kapasitas bandara NYIA lebih besar dari Bandara Adisutjipto di Yogyakarta.

Mengingat, Selama ini frekuensi penerbangan langsung internasional di Bandara Adisutjipto terbatas. Akibatnya, wisatawan asing mesti transit lebih dulu di bandara lain kemudian menggunakan penerbangan domestik untuk sampai ke Yogyakarta.

Apalagi kualifikasi runway New Yogyakarta International Airport ini paling baik di Indonesia dengan panjang 3.250 meter dan lebar 75 meter. Dengan begitu, bandara NYIA mampu menampung pesawat yang terbesar dan terberat.

Ditargetkan jumlah penumpang di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) mencapai 8 juta penumpang hingga akhir tahun ini. Angka ini merupakan pelimpahan jumlah penumpang yang ada di Bandara Adisutjipto saat ini.

Selama Mudik Lebaran, penerbangan tambahan (extra flight) untuk tujuan Yogyakarta akan dilayani melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), sebagai peralihan dari Bandara Adisutjipto. Diprediksi ada 32 extra flight dalam mudik Lebaran nanti. Hal ini jika pemerintah memberikan slot penerbangan tambahan sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Yogyakarta juga bersepakat untuk membangun tol dari Semarang – Yogyakarta – Solo, dari Semarang lewat Bawen – Secang – Borobudur – Yogyakarta – Solo. Untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta juga akan dibangun lagi jalan lingkar mulai dari Sleman – Tempel – Prambanan. Ke selatan dan barat, lalu utara tembus Sentolo – Dekso – Muntilan, Magelang. (NDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.