Ban Pesawat Airfast Patah di Bandara Juanda

0
352
Airfast Indonesia

SURABAYA, bisniswisata.co.id: Pesawat terbang, Airfast Indonesia jenis Twin Otter DHAC 300 dengan kapasitas angkut 15 penumpang tujuan Pulau Bawean Gresik mengalami patah ban di lokasi taxiway Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (27/11/2018). Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun lima penumpang terpaksa kembali ke terminal penumpang.

PT Angkasa Pura 1 Juanda membenarkan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di lokasi taxiway. “Lima penumpang pesawat selamat dan langsung dievakuasi ke terminal penumpang. Sampai saat ini evakuasi pesawat masih terus dilakukan,” ungkap bagian humas Angkasa Pura 1 Yuristo Ardo Hanggoro

Taxiway adalah lokasi penghubung dari runway atau landasan pacu ke tempat parkir pesawat atau apron. “Karena lokasinya di taxiway, jadi kejadian tadi tidak mengganggu aktivitas pesawat di Bandara Juanda. Kedatangan dan keberangkatan pesawat berjalan lancar tidak ada hambatan,” terangnya.

Peristiwa tersebut terjadi saat pesawat Airfast Indonesia tujuan pulau Bawean itu berjalan dari apron menuju runway. “Pesawat akan take off dan sudah bergerak dari apron menuju runway. Tapi akhirnya batal,” ujarnya.

Karena patah ban saat pesawat di taxiway, Yuristo menegaskan kejadian itu tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Juanda. “Aktivitas di Juanda, baik kedatangan maupun keberangkatan pesawat, berjalan lancar tidak ada hambatan,” ujarnya.

PT Airfast Indonesia mengoperasikan satu pesawat terbang jenis Twin Otter DHAC 300 dengan kapasitas angkut 15 penumpang guna melayani jalur penerbangan perintis yang jangkauan pelayanannya ke sejumlah bandara di Jawa Timur.

Jalur penerbangan perintis yang dilayani pesawat milik PT Airfast Indonesia adalah Sumenep-Surabaya dan sebaliknya, Surabaya-Bawean (Jawa Timur) dan sebaliknya, dan Surabaya-Karimunjawa (Jawa Tengah) dan sebaliknya. (EP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.