Ayu Azhari Paparkan Filosofi Tenun NTT kepada Warga London

0
80
Ayu Azhari (Foto: Liputan6.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Lama vakum didunia hiburan, ternyata artis peran dan penyanyi Ayu Azhari punya kesibukan tersendiri. Kesibukannya sangat luar biasa, yakni memperkenalkan budaya dan kerajinan tradisional Indonesia di mancanegara, Kini, Ayu Khadijah Azhari memboyong kain tenun asal Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Hammersmith Christmas Market Festival di kawasan Lyric Square, London Inggris, Sabtu pekan lalu.

Bersama suaminya, Mike Tramp, Ayu juga menjual tenun NTT yang dibuat langsung oleh ibundanya, Khairani binti Gulam. “Masyarakat London menyambut senang dan bangga membeli dan mengenakan hasil karya mama saya dari Sumba, Flores,” lontar wanita kelahiran Jakarta, 19 November 1969 itu di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Di Festival ini, artis terbaik Festival Film Asia Pasifik 2001 dalam film Telegram, ternyata tidak sebatas menjual kain tenun NTT, namun juga memaparkan arti juga filosofi kain tenun NTT juga pesona pariwisata NTT kepada pengunjung yang rata-rata warga London. “Memang NTT menjadi daya tarik karena alamnya yang indah, beragam fauna dan flora, juga seni budaya dan masyarakatnya yang ramah bisa menjadi magnet yang jelas memesona masyarakat international,” tutur
peraih Piala Vidia untuk Aktris Terbaik tahun 1996 dan 1997.

“Kain tenun bukan hanya di NTT, namun semua daerah penjuru nusantara punya kain tenun yang memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Dan ini merupakan aset budaya Indonesia. Aset inilah yang menjadi daya tarik orang asing kepada Indonesia. Semoga keberadaan kain tenun ini, menjadi pembuka untuk menarik masyarakat luar ingin mengenal lebih dekat datang ke NTT dan Indonesia,” lontar pemain film Aruna & Lidahnya yang terakhir dibintanginya tahun 2018.

Selain kain tenun, Ayu juga memperkenalkan berbagai macam teh, kopi asal Indonesia juga kacang mete kepada warga setempat. “Semoga perjalanan saya mendapat restu Allah dengan niat baik membawa salah satu hasil karya masyarakat NTT,” sambung ibu enam anak Axel Djody Gondokusumo, Sean Azad Taito, Mariam Nur Al Iman, Sulaiman Atiq, Isabelle Tramp dan Lennon Tramp.

Diakuinya, selalu aktif berkeliling Eropa demi memperkenalkan seni budaya, kuliner, kerajinan dan kain tradisional Indonesia. “Misi saya agar seni budaya, kuliner, kerajinan dan kain tradisional Indonesia dikenal di penjuru dunia,” tandas Ayu yang pernah meluncurkan album dangdut dengan lagu utama, Ada Cinta, Ibu, dan I Love You So Much yang merupakan ciptaan Ayu sendiri. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.