EVENT INTERNATIONAL NEWS

ASEAN dan Rusia Tingkatkan Kerja Sama Pariwisata untuk Memulihkan Kepercayaan Wisatawan

Para pejabat Rusia, yang mewakili Federasi Rusia sebagai ketua bersama, berpartisipasi dalam Pertemuan Menteri Pariwisata ASEAN–Federasi Rusia ke-5 di Kota Cebu pada 30 Januari 2026. ( Foto: pia.gov.ph)

KOTA CEBU, bisniswisata.co.id:Para pemimpin pariwisata dari negara-negara anggota ASEAN dan Federasi Rusia menegaskan kembali komitmen mereka untuk memperkuat hubungan antar masyarakat dan memulihkan kepercayaan wisatawan.

Dilansir dari pia.gov.ph, komitmen ini diungkapkan selama Pertemuan Menteri Pariwisata ASEAN-Federasi Rusia ke-5 yang diadakan sebagai bagian dari Forum Pariwisata ASEAN (ATF) 2026 di Kota Cebu.

Pertemuan tersebut berfokus pada peningkatan kerja sama pariwisata untuk tahun 2026 dan seterusnya, yang dipandu oleh Rencana Kerja Pariwisata ASEAN–Rusia untuk tahun 2026–2030.

Sekretaris Pariwisata Filipina, Christina Garcia Frasco mengatakan pariwisata tetap menjadi penggerak vital mata pencaharian dan kepercayaan antar negara, menggarisbawahi peran interaksi manusia yang bermakna dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.

“Ketika pengunjung disambut dengan bermartabat dan kembali ke rumah dengan rasa hormat terhadap tempat dan orang-orang yang mereka temui, pariwisata menjadi bentuk diplomasi antar masyarakat yang stabil,” kata Frasco.

Dia mencatat bahwa meskipun ASEAN dan Federasi Rusia memiliki kemitraan yang dibangun atas dasar kepentingan bersama, tantangan global baru-baru ini telah menyoroti kebutuhan untuk membangun kembali kepercayaan perjalanan melalui keandalan, informasi yang jelas dan akurat, standar yang konsisten, dan tenaga kerja pariwisata yang terampil.

Dari perspektif Filipina, Frasco menyebutkan inisiatif untuk memperkuat kepercayaan perjalanan, termasuk penerbangan charter yang menyediakan akses langsung ke Kalibo untuk wisatawan Rusia, perluasan penawaran destinasi, dan pelatihan bahasa Rusia untuk pemandu wisata.

Ia juga menyoroti program studi yang menggabungkan perjalanan wisata dengan pembelajaran praktis untuk memenuhi preferensi pengunjung yang terus berkembang.

“Inisiatif-inisiatif ini mencerminkan komitmen kami untuk memberikan pengalaman kelas dunia yang berlandaskan keandalan dan sumber daya manusia,” kata Frasco.

Diskusi mengenai Rencana Kerja Pariwisata ASEAN–Federasi Rusia akan memprioritaskan pariwisata berkelanjutan, transformasi digital, inovasi, peningkatan kapasitas, pertukaran pengetahuan, dan promosi bersama untuk menghadirkan destinasi ASEAN secara lebih koheren dan efektif.

“Filipina mendorong pertukaran yang jujur ​​dan konstruktif yang berfokus pada hasil nyata bagi rakyat kita,” kata Frasco, seraya menyatakan optimisme bahwa pertemuan tersebut akan semakin memperkuat kemitraan pariwisata yang tangguh dan inklusif.

Federasi Rusia, yang bertindak sebagai ketua bersama, diwakili dalam pertemuan tersebut dan mengucapkan selamat kepada Timor-Leste atas aksesi ke ASEAN, menyebutnya sebagai langkah positif menuju kemakmuran ekonomi bersama.

Dalam pernyataan yang disampaikan atas nama delegasi Rusia, perwakilan tersebut menyebutkan tonggak penting dalam hubungan ASEAN–Rusia.

Hal ini termasuk peringatan 35 tahun kemitraan mereka dan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Rusia dan Filipina, yang keduanya akan diperingati pada tahun 2026.

Pertemuan tersebut juga bertepatan dengan tahap akhir penyusunan Rencana Aksi Komprehensif Tahun Kelima, yang menekankan kerja sama kemanusiaan.

Delegasi Rusia menyatakan harapan bahwa rencana tersebut akan diadopsi di bawah kepemimpinan Filipina di ASEAN.

Delegasi menyambut baik Rencana Kerja Pariwisata ASEAN–Federasi Rusia untuk tahun 2026–2030, mencatat meningkatnya popularitas destinasi ASEAN di kalangan wisatawan Rusia.

Delegasi menyatakan keyakinan bahwa rencana tersebut akan membantu mempromosikan perjalanan yang lebih mudah diakses dan lancar di seluruh kawasan.

Pariwisata tetap menjadi pilar utama kerja sama ASEAN–Rusia, yang diakui karena mendorong saling pengertian, mendukung mata pencaharian, dan mempromosikan pertumbuhan inklusif.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)