Anugerah Pesona Indonesia 2019 Diapresiasi Kemenko Kemaritiman

0
374
Wisatawan kunjungi Destinasi wisata Kelabamaja - kabupaten Sabu Raijua NTT - ilustrasi (Foto: Tribunnews.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.di: Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019, kembali dihelat. Ajang penghargaan pariwisata di penjuru nusantara yang telah menginjak tahun keempat ini, kini mendapat apresiasi dari Kementrian Kordinasi (Kemenko) Kemaritiman. Mengingat, API dinilai memiliki nilai strategis dalam memajukan pariwisata Indonesia, juga mendorong kunjungan turis asing ke penjuru tanah air.

“Pariwisata memang mendapat perhatian serius pemerintahan Jokowi, sehingga tahun ini ditargetkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) bisa berwisata di Indonesia. Jumlah ini sangat besar, jika tidak mendapat dukungan dari berbagai pihak maka akan sulit dicapai,” papar Kepala bidang Pengembangan Seni dan Budaya Bahari Kemenko Kemaritiman Sartin Hai di sekretariat API Cilandak Twon Square Jakarta Selatan, Sabtu (23/02/2019).

Sartin sangat apresiasi dengan API ini, karena bersentuhan langsung untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan destinasi wisata yang ada di penjuru nusnatara, dengan cara yang berbeda. Berbeda karena masyarakat Indonesia maupun wisatawan asing mengenal obyek wisata melalui suara atau voting kepada nominasi yang masuk API.

“Bahkan yang sudah mengetahui destinasi wisata yang masuk nominasi dapat memilih sesuai dengan pilihannya via API, sehinga destinasi wisata itu semakin dikenal, semakin menjadi penasaran bagi yang belum mengenal sehingga berminat untuk mengunjunginya,” jelasnya.

Apalagi dari laporan panitia API, lanjut dia, bahwa pemenang API selalu dibanjiri wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. “Karena itu Kemenko Kemaritiman sangat apresiasi dengan event ini dan mendukung agar API ke depannya bisa lebih sukses lagi dalam penyelenggarannya. Apalagi dalam API juga digelar Travel Mart sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk memajukan pariwisata kita,” tambahnya.

Ketua Panitia Penyelenggara API 2019 Hiro Kristianto menjelaskan ajang penghargaan pariwisata ini sudah menginjak tahun keempat sejak awal digelar tahun 2016. API diadakan untuk mengakomodir perkembangan dalam dunia pariwisata. Dan tak kalah pentingnya, untuk memperkenalkan serta mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia.

“Melalui API, saya ingin masyarakat mulai mencintai kampung halamannya masing-masing dan mengajak berlomba untuk daerahnya masing-masing. Tapi, dalam persaingan yang sehat,” papar Hiro.

Selain itu, lanjut Hiro, dengan adanya API kebangkitan pariwisata sudah mulai dirasakan didaerah. Seperti tahun pertama API 2016 menjadi momen kebangkitan bagi pariwisata Nusa Tenggara Timur (NTT), sedangkan di tahun kedua menjadi tahun pariwisata Riau. Dan tahun ketiga kebangkitan Sumatera Selatan

Sementara CEO Jalan-jalan.com, Muhammad Syafaat menambahkan API ini dapat dijadikan momentum untuk mengangkat kinerja industri pariwisata Indonesia, khususnya daerah yang selama ini kurang terekspose oleh media. “Kita jadikan API sebagai momentum untuk mengangkat wisata-wisata yang belum dikenal. Ternyata sambutan masyarakat sangat antusias dengan API ini,” lontarnya.

Diakui, kini daerah yang masuk nominasi, menjadi terkenal sekaligus dikunjungi wisatawan, apalagi yang terpilih jadi juara jelas berdampak pada penjualan dan paket wisata dan meningkatkan keinginan wisatawan untuk berkunjung.

Dengan adanya API ini, Kementerian Pariwisata maupun 34 propinsi serta 105 daerah kabupaten dan kota yang masuk nominasi merasa sangat diuntungkan. “Apalagi jika produk wisata yang ditawarkan itu bagus dan berkualitas, wisatawan mancamegara pun ditargetkan grafiknya akan terus meningkat,” jelasnya.

Ditegaskan, pelaksanaan API ini berlangsung dengan adil, jujur dan tidak memihak terhadap daerah. Mengingat sebelum digelar ajang vote ini, panitia sudah mengirimkan surat ke seluruh provinsi serta kabupaten dan kota agar mengirimkan obyek wisata, budaya, atraksi wisata, hingga kuliner untuk ikut dalam ajang apresiasi pariwisata ini.

“Bagi provinsi serta kabupaten dan kota yang tidak ikut bisa memasukkan daerahnya pada API 2018 mendatang. Bahkan bagi daeran yang sudah masuk nominasi namun tidak menjadi juara bisa diikutkan lagi. Agar destinasi wisatanya lebih terkenal lagi. API 2018 akan lebih seru lagi bahkan ada kategori baru yang cukup menarik,” sambungnya.

Ada 18 kategori yang dilombakan di API 2019. Jumlah kategori tak ada perubahan seperti tahun 2018. Daftar dan 18 kategori dalam Anugerah Pesona Indonesia yakni : Kategori 1 : Makanan Tradisional Terpopuler, Kategori 2 : Minuman Tradisional Terpopuler, Kategori 3 : Wisata Olahraga dan Petualangan Terpopuler, Kategori 4 : Wisata Air Terpopuler, Kategori 5 : Ekowisata Terpopuler

Kategori 6 : Dataran Tinggi Terpopuler, Kategori 7 : Cendera Mata Terpopuler, Kategori 8 : Atraksi Budaya Terpopuler, Kategori 9 : Kampung Adat Terpopuler, Kategori 10 : Situs Sejarah Terpopuler, Kategori 11 : Wisata Halal Terpopuler, Kategori 12 : Festival Pariwisata Terpopuler, Kategori 13 : Promosi Pariwisata Digital Terpopuler.

Kategori 14 : Wisata Kreatif Terpopuler, Kategori 15 : Wisata Belanja Terpopuler, Kategori 16 : Obyek Wisata Unik Terpopuler, Kategori 17 : Tujuan Wisata Baru Terpopuler, Kategori 18 : Surga Tersembunyi Terpopuler. (ENDY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.