SURABAYA, bisniswisata.co.id: Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak dijadwalkan menghadiri Pagelaran Puisi Syair Bumi di Gedung Cak Durasim, pusat kesenian dan Situs Taman Budaya Provinsi Jawa Timur yang berfungsi sebagai Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kesenian.
“ Inshaa allah kami sangat berharap pak Wakil Gubernur Emil Dardak bisa membuka kegiatan literasi puisi berbalut pertunjukan seni musik dan tari di Gedung Cak Durasim pada 24 November mendatang,” kata artis dan penyair Renny Djajoesman.
Puisi karya lima tokoh penyair besar di Indonesia dibawakan oleh para artis dan grup Rapper MAC dari Papua. Kelima penyair tersebut adalah WS Rendra, Taufiq Ismail, Gus Mus atau K.H.Ahmad Mustofa Bisri, Sutardji Calzoum Bachri dan Yudhistira Ardi Noegraha Moelyana Massardi atau dikenal sebagai Yudhistira ANM Massardi.
Hal ini mengingat pentingnya literasi puisi bagi kaum muda yang bisa memperkaya kosa-kata, menambah kepercayaan diri saat berbicara di depan umum, memahami emosi pihak lain serta meningkatkan kemampuan menganalisa informasi.
“Penguasaan literasi yang baik akan membantu dalam memahami pelajaran sehingga target kami kalangan Gen Z dan masyarakat umum lainnya dapat mengikuti literasi dalam bentuk pertunjukan seni yang enak didengar dan dilihat,” ungkap Renny serius.
Kegiatan yang berlangsung di Jakarta dan Surabaya ini menghadirkan artis- artis terkenal di zamannya seperti Neno Warisman, Ratih Sanggarwati, Inggrid Wijarnako, Olivia Zalianty, Wiwiek Sipala, Maestro tari Indonesia, penyanyi Rock Renny Djajoesman, Siska Yudhistira Massardi, serta Grup Rapper MAC singkatan Musik Anak Cendrawasih.
“ Di Jakarta parade puisi ini berlangsung di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki ( TIM) pada 12 November 2026 jam 19.00 – 20.30 WIB dan di Surabaya pada 24 November 2026 jam 13.00 – 15.00 di Gedung Cak Durasim di Genteng Kali,” kata Renny yang sekaligus menjadi Ketua Panitia dan pimpinan Renny Djajoesman Enterprise.
“Parade puisi dengan kemasan pertunjuk-kan ini murni tujuannya adalah literasi puisi sehingga penonton tidak dikenakan biaya alias gratis dengan target sasaran adalah para pelajar dan mahasiswa,” kata Renny bersemangat.
Kegiatan literasi lewat pertunjukan seni budaya ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan Dinas Kebudayaan Pemprov Jawa Timur serta Kantor Gubernur Jawa Timur.
Oleh karena itu kegiatan literasi ini sangat bergantung pada respon positif warga Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya terutama kalangan muda berstatus pelajar dan mahasiswa dan berbagai komunitas yang ada karena kapasitas tempat duduk di Gedung Cak Durasim Genteng Kali mencapai 400 an seat, tambah Renny.
“Bagi kami Wakil Gubernur Emil Dardak dan istri, artis Arumi Bachsin kental dengan darah seni. Apalagi Emil yang juga cucu dari Tokoh NU Jatim Mochamad Dardak dan dari ibundanya sendiri juga memiliki darah seni teater.
Penampil lain yang akan membaca puisi adalah Siska Yudhistira Massardi. Istri dari sosok sastrawan legendaris, alm Yudhistira Massardi . Siska akan membacakan dua puisi dari almarhum di panggung Cak Durasim ini.
Magnet dari literasi parade puisi ini adalah hadirnya grup musik hip hop, R&B, dan reggae asal Jayapura, Papua dengan nama Grup MAC singkatan dari Music Anak Coment dan kerap disebut Music Anak Cendrawasih.
Nama grup ini melambung berkat singel hit “Cuma Saya” yang viral di TikTok dan berbagai platform musik digital dan berdiri tahun 2016 dari sekelompok teman sekolah.
Grup rapper ini tampil dan gemparkan Istana Merdeka saat upacara HUT ke-78 Republik Indonesia pada Agustus 2023 serta tampil di panggung Wonderful Indonesia Stage pada ajang Java Jazz Festival 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
“ Pertama di Indonesia baca puisi dibawakan oleh para rapper. Mereka membawakan dua puisi karya Sutardji Calzoum Bachri,” kafa Renny menutup siaran persnya.










