9 Juni – 20 Juli 2019, Festival Sindoro Sumbing

0
130
Festival Sindoro Sumbing (Foto: http://magelangekspres.com)

TEMANGGUNG, bisniswisata.co.id: Pertama kali digelar Festival Sindoro Sumbing nampak hebat. Kehebatan ditunjukkan dengan padatnya acara, juga lamanya festival digelar. Targetnya jelas agar kunjungan wisatawan melimpah. Target memang tak berlebihan karena panitia dibantu Pemda Temanggung dan Wonosobo bekerja keras untuk mewujudkan festival ini benar-benar sukses, tidak mengecewakan dan target tercapai. Sehingga akan menjadi kalender event yang setiap tahun bisa berlangsung.

Festival yang menampilkan seni dan budaya sekaligus memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo ini, juga mengenalkan berbagai obyek wisata, seni dan budaya, juga kuliner Temanggung yang ditargetkan 33 ribu wisatawan digadang hadir dalam Festival Sindoro Sumbing.

“Festival ini digelar di beberapa tempat, di desa-desa dan di pusat kota Temanggung,” papar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Woro Andijani di Temanggung, Senin (17/06/2019).

Selama ini mungkin banyak orang belum mengatahui Temanggung itu di mana. Melalui festival ini, nama Temanggung paling tidak bisa dikenal wisatawan juga daerah lain di seluruh pelosok Tanah Air.

Festival Sindoro Sumbing Temanggung diberi tema besar yaitu lestari. Tema itu sesuai tujuan diadakan festival budaya ini yaitu pelestarian lingkungan melalui pendekatan yang kreatif serta seni pertunjukan, dengan kata lain diharapkan dapat semakin lestari alamnya, lestasi budaya, lestari wisatanya juga masyarakatnya.

Beberapa rangkaian acara festival Sindoro Sumbing antara lain:

1. Panggung Jaranan

Rangkaian Festival Sindoro Sumbing Temanggung dimulai sejak tanggal 9 Juni 2019 di Alun-alun kota Temanggung dengan panggung jaranan. Lomba ini diikuti oleh 18 kelompok kesenian di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Bintang tamu utama panggung jaranan ini tentunya grup jaranan dari Temanggung.

2. Ngopi di Pasar Papringan Ngadiprono

Tanggal 16 Juni 2019 juga akan dilaksanakan workshop dan pameran mengenai kopi. Acara tersebut juga akan dimeriahkan dengan penjualan kopi serta kuliner lokal yang lezat. Ngopi di pasar Papringan ini dalam rangka mengangkat citra kopi lokal di tingkat nasional dan internasional, serta mendukung para petani kopi yang telah melanggengkan budaya lokal. Jangan sampai ketinggalan acara ini ya, teman traveler!

3. Sarasehan Budaya Dusun Lamuk Gunung

Festival Sindoro Sumbing Temanggung juga disemarakkan dengan acara sarasehan budaya di Dusun Lamuk Gunung, Kecamatan Tlogomulyo, Temanggung pada tanggal 25 Juni 2019. Sarasehan ini akan mengangkat tema jaran kepang yang telah memberikan dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat lokal. Kesenian ini juga turut berperan serta dalam upaya pelestarian lingkungan. Setelah acara sarasehan budaya, esok harinya akan dilanjutkan dengan loka karya kostum jaran kepang selama dua hari di Dusun Lamuk Gunung. Acara ini akan menghadirkan para perancang busana, antropolog, serta pakar ekonomi kreatif dan dihadiri oleh 50 perajin kostum.

4. Jifolk atau Java International Folklore

Teman traveler yang menggemari musik bisa datang ke Jifolk di Alun-alun Temanggung pada tanggal 12-14 Juli 2019. Kalian bisa menikmati pertunjukan Tari Barong, Lengger, Kethek Ogleng hingga menikmati musik Sasando dari Flores dan Rampak Kendang dari Jawa Barat. Ada 9 negara ASEAN yang turut berpartisipasi memeriahkan festival budaya Sindoro Sumbing Temanggung, antara lain Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Myanmar, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Masing-masing negara akan unjuk kebolehan di bidang seni pada acara Jifolk.

#.Sendratari Sindoro Sumbing

Festival Sindoro Sumbing Temanggung juga akan diisi dengan Sendratari Sindoro Sumbing di Lapangan Kledung, Temanggung pada tanggal 19 – 20 Juli 2019, kemudian Java Balloon Attraction di Lapangan Pagerejo-Wonosobo pada tanggal 15 Juni 2019.

#. Bedhol Kedaton

Acara lainnya yang tidak boleh teman traveler lewatkan adalah, Bedhol Kedaton pada tanggal 23 Juli 2019, Birat Sengkala dan Parade Tapa Bisu pada tanggal 23 Juli 2019, Pisowanan Agung dan Kenduri 1000 Tenong pada tanggal 24 juli 2019.

#. Tari kolosal Topeng Lengger

Ritual tahunan Wonosobo yang juga menjadi daya tarik festival Sindoro Sumbing Temanggung adalah Ruwat Cukur Rambut gembel serta pentas kolosal Topeng Lengger di Alun-alun Wonosobo pada tanggal 27 Juli 2019. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.