19 Maskapai Internasional Batalkan Terbang ke China

0
23

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Virus corona semakin mengganas di China. Per Jumat (31/1/2020) angka kasus terinfeksi naik hingga 8000 orang. Bukan hanya itu, koban tewas pun terus bertambah hingga 212 jiwa. WHO, badan kesehatan dunia PBB, juga telah menaikkan status corona menjadi darurat global.

Hal ini membuat sejumlah penerbangan ke China dibatalkan karena corona. Bahkan makin mengganasnya virus ini memuat sejumlah maskapai penerbangan menutup sementara perjalanan ke negeri Tirai Bambu.

Berikut daftarnya sebagaimana dimuat Reuters, Jumat (31/01/2020):

1. Air Canada. Penutupan dilakukan maskapai ini dari 28 januari. Meski tidak seluruh penerbangan, perusahaan mengatakan menutup sebagian penerbangan di wilayah terinfeksi virus.

2. Air France. Perusahaan ini membatalkan sementara semua penerbangan dari 30 Januari hingga 9 Februari mendatang.

3. Air India. Maskapai ini membatalkan penerbangan Mumbai-Delhi-Shanghai dari 31 Januari hingga 14 Februari.

4. Air Seoul. Sejak 28 Januari lalu, maskapai berbiaya rendah ini sudah menutup sementara penerbangan ke China.

5. Air Tanzania. Masakapai ini mengatakan akan menunda penerbangan ke China. Sebelumnya perusahaan baru akan mulai masuk ke pasar China, Februari nanti.

6. American Airlines. Maskapai terbesar di AS ini akan menutup sementara semua perjalanan dari Los Angeles ke Beijing dan Shanghai. Ini dilakukan, dari 9 Februari hingga 27 Maret.

7. British Airways. Perusahaan ini sudah membatalkan penerbangan sejak 30 Januari. Kabarnya penerbangan akan ditutup sementara hingga sebulan.

8. Cathay Pacific Airways. Perusahaan asal Hong Kong ini telah mengurangi perjalanan ke Chona hingga 50%. Ini dilakukan dari 30 Januari hingga Maret.

9. Delta Air Lines Dal.O. Maskapai AS ini akan mengurangi perjalanan ke China menjadi 21 penerbangan saja, dari sebelumnya 42. Langkah ini dilakukan dari 6 Februari ke 30 April.

10. Egyptair. Maskapai Mesir ini akan menutup sementara perdagangan mulai 1 Februari.

11. Ethiopian Airlines. Maskapai Afrika ini membantah akan membatalkan penerbangan. Namun dari sumber Reuters sejumlah penerbangan memang sudah dibatalkan.

12. Finnair. Maskapai Finlandia ini menutup sementara perjalanan ke Nanjing dan Beijing dari 28 Januari lalu hingga Maret.

13. Lion Air. Maskapai Indonesia ini dikabarkan akan menutup sementara perjalanan ke China di Februari ini. Sebelumnya sudah ada enam penerbangan di sejumlah kota di RI ke China yang
ditutup sementara hingga sebulan.

14. Lufthansa. Maskapai Jerman ini menutup rute Australia dan Swiss ke China hingga 9 Februari 2019. Meski demikian rute ke Hong Kong masih dibuka.

15. Nordic SAS. Perusahaan ini telah men-suspend semua penerbangan dari dan ke Shanghai dan Beijing. Ini dilakukan per hari ini sampai 9 Februari.

16. Turkish Airlines. Maskapai ini akan mengurangi frekuensi penerbangan selama 5 hingga 29 Februari. Terutama di empat rute yakni Beijing, Guangzhou, Shanghai dan Xian.

17. United Airlines. Maskapai asal Chicago ini membatalkan penerbangan ke sejumlah daerah hub China, seperti Beijing, Hong Kong dan Shanghai. Ada 24 rute yang sudah ditutup sementara mulai 1 Februari hingga 8 Februari ini.

18. United Parcel Service Inc. UPS telah membatalkan 22 penerbangan ke China. Namun sayangnya manajemen tidak memaparkan detil tujuannya.

19. Virgin Atlantic. Maskapai ini akan membatalkan penerbangan harian ke Shanghai selama 2 minggu mulai 2 Februari. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.