Ultah, Google Persembahkan Bunaken dalam Dooble

0
238

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Google menampilkan keindahan alam bawah laut Taman Nasional Bunaken dalam doodle pada Selasa (14/8/2018). Langkah ini dilakukan untuk merayakan hari jadi Taman Nasional Bunaken ke-27, yang jatuh pada Rabu ini.

Dalam edisi Google Doodle, doodle menampilkan tulisan Google dalam ilustrasi warna biru laut berpadukan dengan hewan-hewan laut lain, seperti penyu, ikan, dan tumbuhan laut.

Taman Nasional di Sulawesi Utara (Sulut) ini, merupakan destinasi wisata taman laut yang menawarkan keindahan terumbu karang bawah laut cukup mempesona. Habitat laut bagi 390 spesies karang, spesies ikan, moluska, reptil, dan mamalia laut.

Ekosistem di daratan, juga kaya Arecaceae, sagu, woka, silar dan kelapa. Bahkan memiliki spesies hewan yang tinggal di daratan, seperti rusa dan kuskus. Hutan mangrove di taman ini menjadi habitat bagi kepiting, lobster, moluska dan burung laut.

Didirikan tahun 1991, pemerintah Indonesia memberikan perlindungan terhadap 58 jenis karang dan lebih dari 90 spesies ikan yang berada di lima pulau dan perairan, yang merupakan segitiga terumbu karang, dengan area seluas 890 kilometer persegi menjadi tempat bagi penyu sisik Hawksvill mendiami terumbu karang di tengah beragam damselfish, clownfish, angelfish, dan sejumlah penghuni laut lainnya.

Sekitar 97 persen di area ini merupakan habitat laut dan tiga persen diantaranya terdiri dari lima pulau yakni Bunaken, Manado Tua, Mantehage, Nain, dan Siladen. Di bagian selatan mencakup pantai Tanjung Kelapa.

Selain didiami beragam spesies laut, lokasi ini juga dihuni oleh sekitar 350 ribu orang yang menggantungkan hidupnya pada habitat laut Bunaken. Selain berporfesi sebagai nelayan, orang-orang yang mendiamin pulau ini juga bekerja sebagai petani yang membudidayakan kelapa, ubi jalar, pisang, hingga rumput laut untuk kebutuhan ekspor.

Kerapu, kakap, dan pakan napoleon merupakan sebagian kecil dari 70 persen keanekaragaman hayati yang ada di bawah laut Taman Nasional Bunaken. Meskipun area ini rentan terhadap ancaman penakapan ikan legal dan perubahan iklim, Taman Nasional Bunaken masuk dalam salah satu daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Setiap tahunnya, ada 8-10 ribu pengunjung yang turut menghidupi pariwisata Bunaken.

Obyek wisata di Taman Nasional Pulau Bunaken:

#. Bunaken Timor

Bunaken Timor merupakan salah satu tempat snorkeling yang direkomendasikan, akan tetapi perlu diingat tempat ini memiliki arus bawah laut yang kuat. Anda akan banyak sekalimenemukan species ikan yang hidup dikawasan ini. Selain itu beberapa jenis terumbu karang juga menghiasi pesona bawah lautnya walaupun mungkin tidak se-spektakuler yang lainya. Akan tetapi Anda bisa menyaksikan kehidupan pari elang, hiu, penyu, dan beberapa ikan besar yang berenang kian kemari, tidak hanya itu pemandangan yang disuguhkan oleh juntaian rumput laut serta gua-gua kecil yang menghiasi dinding – dindingnya akan menghipnotis siapa saja yang menyaksikan pemandangan tempat ini.

#. Mandolin

Mandolin merupakan sebuah taman laut yang mempunyai dinding dan puncak karang yang dihuni oleh ribuan ikan ikan yang hidup bergerombolan seperti unicornfish, surgeonfish, bannerfish, dan ikan penembak. Ikan – ikan disini sangat jinak sehingga mudah sekali untuk didekati.

3. Muka Gereha

Sama seperti tempat snorkeling lainya di Bunaken, Muka gereja merupakan tempat yang sangat indah yang sayang sekali untuk dilewatkan disini juga banyak terdapat ribuan ikan yang berada di perairan dangkal serta palung – palung yang terbentang menuju ke dinding – dinding laut.

#. Puncak Barakuda

Puncak Barakuda merupakan salah satu tempat snorkeling terjauh yang terletak di barat laut Bunaken. ditempat ini Anda akan menemukan Segerombolan Barakuda raksasa yang berenang di antara ikan tuna dan ikan jack. Oleh karena itu tempat ini disebut dengan Puncak Barakuda.

#. Reruntuhan Kapal di Manado

Lokasi selanjutnya adalah Reruntuhan Kapal di Manado, Kapal panjang yang mempunyai ukuran 60 m ini berada di bawah laut dengan kedalaman 78� kaki atau sekitar 23 m di bawah laut. Konon kapal ini dulunya adalah kapal milik pedagang Jerman yang tenggelam pada tahun 1942 di dekat Pantai Molas . Kapal ini terbelah dibagian tengahnya sehingga memperlihatkan ruang kemudi serta pegangan kargonya, ditempat ini jarak pandang yang bisa dijangkau sekitar 10 sampai 15 m.

#. Pulau Siladen

Tempat snorkeling selanjutnya adalah Siladen. tempat ini mempunyai dinding – dinding karang yang halus serta membentuk pemandangan yang indah dan akan terlihat hidup ketika arus datang. Lokasi Laut dangkalnya memperlihatkan keindahan tersendiri dengan ikan-ikan dan schooling snappers.

#. Tanjung Kopi

Tempat lainya yang bisa dijadikan tujuan penyelaman adalah Tanjung Kopi. Tanjung Kopi merupakan sebuah tembok kecil yang juga banyak di huni oleh segerombolan ikan barakuda dan ikan sweetlip. ditempat ini jarak pandang di lokasi air dangkal kurang begitu baik, tetapi yang membuat menarik tempat ini adalah banyaknya jumlah ikan yang bisa Anda amati. salah satu contoh species ikan yang hidup di tempat ini adalah Ikan Nudi branch dan Ikan Api Gobi.

#. Tembok Lekuan

Tembok Lekuan merupakan sebuah tembok panjang yang ada di Bunaken, tempat ini terbagi menjadi tiga tempat lokasi yaitu Lekuan I, II, dan III. Ketiga – tiganya memiliki sebuah taman laut yang bisa dikatakan terbaik dari tempat – tempat lain di Bunaken. Tembok Lekuan memiliki dinding – dinding yang curam serta celah – celah dinding yang dalam, tidak hanya itu disini Anda akan menemui kipas angin laut dan spons raksasa serta beberapa lokasi yang dangkal dan dipenuhi oleh ikan Kakak Tua Besar yang bergerombol berombongan serta penyu – penyu yang hidup di kawasan ini.

#. Pulau Nain

Taman Laut Bunaken jadi destinasi paling populer. Bukan hanya punya Pulau Bunaken saja. Ada empat pulau lainnya yang punya keindahan sendiri, Salah satunya Pulau Nain yang terletak di Kecamatan Wori, Minahasa, Sulawesi Utara. Pulau Nain kini menjadi salah satu destinasi Tempat Wisata yang sering dikunjungi karena keunikan pasir timbulnya. Keindahan pasir putih yang berkilau saat air laut surut, juga disebut pasir timbul. Jika kondisinya surut, pasirnya bisa tampak menyembul ke permukaan yang seolah membentuk pulau tersendiri. Sebuah hamparan pasir putih, dikelilingi karang dan berada di tengah laut, melengkapi keindahan pasir timbul. (redaksibisniswisata@gmail.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here