Sandiaga Uno Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pelaku Ekraf di Desa Wisata

0
29
Program unggulan jadi andalan percepatan pemulihan

CISARUA, bisniswisata.co.id: Digitalisasi bagi pelaku ekonomi kreatif yang ada di desa wisata sangat penting. Untuk itu Kemenparekraf akan melakukan inisiasi agar lebih banyak UMKM di sini yang tergabung dalam ekosistem digital atau e-commerce,” kata Menparekraf  Sandiaga Uno, kemarin.

Hal ini disampaikan Sandiaga dalam kunjungannya ke Desa Batu Layang, Puncak, Kabupaten Bogor, Rabu (10/3/2021). Sandi mengatakan Desa Batu Layang memiliki koneksi internet yang cukup baik sehingga perlu ada pengenalan dan pendampingan mengenai e-commerce. Apalagi desa ini baru saja memperoleh sertifikat “Desa Wisata Berkelanjutan” dari Kemenparekraf/Baparekraf pada 1 Maret 2021 lalu.

“Kita akan all out, mendampingi. Karena saya meyakini selain pelatihan, harus didampingi, di-_onboarding_. Setelah itu, kita harus pastikan mereka memiliki akses terhadap pasar, akses permodalan, dan juga akses untuk scale up jelas Sandiaga.

Untuk itu, Sandiaga mengatakan saat ini pihaknya tengah mencoba bersinergi dengan program pemulihan ekonomi yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yaitu Borongdong.id.

“Ini akan kita sinergikan dengan pendampingan marketplace dan UMKM. Jadi nanti kita akan undang marketplace-marketplace besar termasuk yang sudah dibina oleh teman-teman Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” katanya.

Tak hanya itu, Sandiaga menyebutkan pengembangan desa wisata juga memiliki dampak ekonomi yang dapat langsung dirasakan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan itu dia juga  mengingatkan kepada seluruh masyarakat Desa Batu Layang untuk selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

“Mari kita bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif kita mulai onboarding digitalisasi dari Desa Wisata Batu Layang, Cisarua. Semua tentunya harus dilakukan dengan menerapkan dan menjaga protokol kesehatan berjalan baik,” ujar Sandiaga.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Direktur Pengembangan Destinasi Regional I , Oni Yulfian; Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata, Indra Ni Tua; Kepala Biro Umum dan Hukum Kemenparekraf/Baparekraf, Dessy Ruhati; dan Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan.

Dalam kesempatan itu, Iwan mendorong agar desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor untuk membentuk desa wisata seperti Desa Batu Layang. “Jadi Desa Batu Layang ini bisa dicontoh oleh 435 desa lainnya di Kabupaten Bogor yang banyak memiliki potensi untuk meningkatkan kunjungan wisata,” kata Iwan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.