Perayaan Nyepi, Tidak Ada Penerbangan Reguler Dari dan Menuju Bali

0
47
Nyepi Tidak Ada Penerbangan ke dan dari Bali

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Perayaan  Nyepi Tahun Baru Caka 1943 / 2021 Masehi yang jatuh pada hari Minggu, 14 Maret 2021, manajemen  Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali melakukan penghentian sementara operasional bandara selama 24 jam. Dimulai pada Minggu, 14 Maret 2021 pukul 06.00 WITA hingga Senin, 15 Maret 2021 pukul 06.00 WITA. Sekurangnya 84 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali tidak melaksanakan penerbangannya selama pelaksanaan Nyepi.

Jeda selama  24 jam telah dikoordinasikan sejak awal tahun 2021 dengan stakeholder terkait. Utamanya dengan maskapai penerbangan, tentunya dengan melakukan penyesuaian dengan tidak melakukan penjualan tiket penerbangan untuk rute dari dan menuju Bali selama pelaksanaan Nyepi, jelas Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

“Meski pun tidak ada operator penerbangan rute internasional berjadual ke dan dari Bali, manajemen tetap mengingirimkan Notice to Airmen (NOTAMN) Nomor 0357/21 NOTAMN hal Nyepi kepada seluruh penerbangan internasional. Personel kami di Bandara I Gusti Ngurah Rai juga tetap stand by untuk melayani penerbangan yang bersifat darurat, seperti emergency landing dan medical evacuation,” tambah Faik Fahmi.

Tercatat sebanyak 41 penerbangan kedatangan dan 43 penerbangan keberangkatan, tidak beroperasi selama Nyepi 14 Maret 2021. Sebanyak 23 flight  maskapai penerbangan Garuda Indonesia terdampak pelaksanaan Nyepi, Citilink dan Wings Air, masing-masing dengan 18 dan 12 penerbangan terdampak.

Sedangkan untuk rute dengan penerbangan terdampak paling banyak adalah penerbangan dari/ke Bandara Soekarno-Hatta (CGK) dengan 31 penerbangan, disusul penerbangan dari/ke Bandara Juanda Surabaya (SUB) dengan 10 penerbangan. Bandara Internasional Lombok dan Bandara Komodo di Labuan Bajo berada di urutan ketiga, dengan jumlah penerbangan terdampak yang sama, yaitu 8 penerbangan.

“Perayaan Nyepi di tahun ini berdekatan dengan libur Isra’ Miraj di hari Kamis (11/03) kemarin, yang juga berdekatan dengan akhir pekan. Untuk jumlah penumpang yang terlayani jelang akhir pekan ini, kami mencatat pertumbuhan jumlah penumpang yang cukup konsisten. Di tanggal 11 Maret kemarin, tercatat sebanyak 87.287 penumpang terlayani, tumbuh 4% dibanding penumpang di hari sebelumnya, Rabu (10/3), dengan 83.896 penumpang. Bahkan di tanggal 10 Maret, tumbuh sebesar 29% dibanding di hari sebelumnya, di mana di tanggal 9 Maret terdapat 64.903 penumpang yang terlayani,” tambah Faik Fahmi. *

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.