HALAL NEWS

Pengaruh Revisi Tanggal Hari Raya 2022 Untuk Andap

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Setelah berkonsultasi dengan Majelis Agama Islam Singapura (MUIS) dan melihat lagi perhiungan astronomi, Kementerian Tenaga Kerja (MOM) memutuskan untuk merevisi tanggal Hari Raya Puasa dan Hari Raya Haji tahun 2022. Lalu bagaimana pengaruh dari perubahan tanggal tersebut?

1.Perubahan Tanggal

Dilansir dari Havehalalwilltravel.com, awalnya, Hari Raya Puasa dan Hari Raya Haji jatuh pada hari Senin, masing-masing pada tanggal 2 Mei dan 9 Juli. Sementara ini juga datang dengan hari libur kedua libur umum untuk Hari Raya Puasa pada tanggal 3 Mei, itu berarti berarti tidak ada akhir pekan yang panjang untuk dapat merayakan Hari Raya Sepenuhnya.

Namun dengan adanya perubahan tersebut, Hari Raya Puasa kini jatuh pada 3 Mei 2022, dan Hari Raya Haji jatuh pada 10 Juli 2022.

2.Mengapa Berubah?

Keputusan ini dibuat antara negara-negara di kawasan: Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura. Menurut MUIS, “kesepakatan dicapai di antara negara-negara anggota setelah temuan baru muncul setelah bertahun-tahun penelitian”.

Mereka juga menyebutkan bahwa perhitungan ini didasarkan pada perhitungan astronomi untuk menemukan tanggal untuk kalender Islam yang akan datang.

 “Pejabat tertinggi Islam Brunei Darussalam, Republik Indonesia, Malaysia dan Republik Singapura telah sepakat untuk mengadopsi kriteria revisi perhitungan astronomi untuk penentuan kalender Islam dari tahun 2022 dan seterusnya.”

Keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa “tanggal-tanggal penting dalam kalender Islam, seperti awal tahun baru Muslim, bulan puasa dan haji dapat diselaraskan di wilayah tersebut. Hal ini memungkmekan cara yang lebih akurat bagi kita untuk mengamati kalender Islam.

3.Bagaimana Keputusan Ini Berpengaruh  ?.

Pergeseran satu hari ke depan sekarang berarti bahwa Hari Raya Haji akan menjadi hari libur panjang dan berlangsung selama akhir pekan. Jika semua berjalan baik dengan COVID -19 dan tidak ada tindakan tegas pada saat itu, kami akan dapat lihat lebih banyak perayaan (dengan lebih banyak kunjungan, semoga) dan lebih banyak doa dilakukan! Tampaknya perubahan tidak selalu harus menjadi hal yang buruk

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)