HOSPITALITY HOTEL INTERNATIONAL

Pasar Global 'Kunci' Pertumbuhan Choice Hotels karena RevPAR AS turun di Q4

MASSACHUSETTS, bisniswisata.co.id: Permintaan perjalanan domestik yang melemah dapat meningkat berkat keringanan pajak yang diantisipasi untuk keluarga berpenghasilan menengah serta acara-acara besar di tahun 2026, menurut CEO Pacious.

Analisis Mendalam

*Choice Hotels International berkantor pusat di pengembangan Pike & Rose di North Bethesda, Maryland. (Sumber: Choice Hotels International)

*Choice Hotels International mencatat penurunan RevPAR AS sebesar 2,2% dari tahun ke tahun, berdasarkan penyesuaian, pada kuartal keempat tahun 2025, menurut laporan pendapatan yang diterbitkan kamis pekan lalu.

*Kuartal tersebut merupakan kuartal ketiga berturut-turut penurunan RevPAR domestik bagi Choice. Dalam laporan tersebut, perusahaan mengaitkan hasil kuartal keempat dengan melemahnya permintaan dari pemerintah dan wisatawan internasional.

*Sementara itu, RevPAR internasional Choice meningkat 3,2% dari tahun ke tahun, berdasarkan nilai tukar netral, pada kuartal keempat. Perusahaan telah fokus pada pertumbuhan portofolio di pasar internasional dalam beberapa kuartal terakhir di tengah melemahnya kinerja di AS.

Analisis Mendalam:

CEO Choice Hotels, Patrick Pacious, mengatakan dalam konferensi pendapatan pekan lalu bahwa pada tahun 2025, Choice “mencapai pertumbuhan pendapatan internasional sebesar 37% yang didorong oleh perluasan portofolio dan pertumbuhan RevPAR positif di setiap wilayah.”

“Kami memandang pasar internasional tertentu sebagai pendorong pertumbuhan kami yang semakin penting,” katanya, seraya menambahkan bahwa “Kanada tetap menjadi fokus utama.” ungkapnya seperti dilansir dari www.hoteldive.com.

Dari segi pengembangan, Choice mencatat pertumbuhan 14% dari tahun ke tahun dalam pembukaan hotel global untuk tahun penuh 2025, termasuk peningkatan 42% hanya di kuartal keempat, menurut laporan tersebut. Pada tahun 2025, jumlah kamar bersih internasional Choice tumbuh 12,5% dari tahun ke tahun.

Choice menandatangani perjanjian waralaba untuk lebih dari 700 kamar di Kanada pada kuartal keempat, menyusul akuisisi Choice Hotels Canada oleh perusahaan pada bulan Juli.
Kesepakatan tersebut mendorong pertumbuhan 49% dari tahun ke tahun dalam rencana pembangunan kamar Choice di Kanada pada tahun 2025, menurut laporan tersebut.

“Kami melihat peluang yang signifikan untuk mendorong pertumbuhan sistem dan ekonomi waralaba yang lebih kuat,” kata Pacious dalam panggilan konferensi tersebut, berbicara tentang aktivitas di Kanada.

Di AS, Choice membuka 66 hotel penginapan jangka panjang domestik pada tahun 2025, melampaui pertumbuhan tahun sebelumnya, menurut rilis terpisah. Hotel untuk masa inap jangka panjang mewakili lebih dari 40% dari rencana pengembangan Choice di dalam negeri, menurut Pacious.

Sementara itu, aktivitas konversi diperkirakan akan menjadi pendorong utama peningkatan pertumbuhan kamar bersih di AS pada tahun 2026, kata Pacious. Pesaing Choice, Hilton, juga mencatat selama laporan pendapatan kuartal keempat bahwa konversi tetap menjadi bagian integral dari pertumbuhan perusahaan.

Choice memperkirakan pertumbuhan kamar bersih global sekitar 1% pada tahun 2026, menurut laporan tersebut. Perusahaan juga memperkirakan bahwa RevPAR global dan domestik untuk tahun 2026 akan berada dalam kisaran antara turun 2% hingga naik 1%.

Di AS, keringanan pajak diperkirakan akan menjangkau rumah tangga berpenghasilan menengah tahun ini, bertindak sebagai stimulus untuk perjalanan, kata Pacious.

Acara nasional mendatang, termasuk Piala Dunia FIFA 2026, serta “permintaan perjalanan berbasis tenaga kerja yang stabil terkait dengan investasi infrastruktur, manufaktur, dan pusat data” juga dapat meningkatkan hasil domestik, menurut Pacious.

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)