ASEAN DESTINASI

Pariwisata Internasional di Laos Melonjak 13 Persen dalam 10 Bulan Pertama Tahun 2025

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Laos menyambut hampir 3,8 juta wisatawan internasional dalam sepuluh bulan pertama tahun 2025, sebuah peningkatan sebesar 13 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

Dilansir dari www.thestar.com.my, dalam angka yang dirilis pada 7 Desember, Departemen Pengembangan Pariwisata mengonfirmasi bahwa negara-negara ASEAN mendominasi kedatangan pengunjung, mencakup 60,84 persen dari total keseluruhan.

Thailand memimpin pariwisata regional dengan 1.236.626 kedatangan, diikuti oleh Vietnam sebanyak 959.575, Tiongkok sebanyak 914.194, Korea Selatan sebanyak 151.010, dan Rusia sebanyak 60.598.

Situs berbasis alam dan warisan budaya muncul sebagai magnet utama bagi para pelancong, dengan Ibu Kota Vientiane, Provinsi Vientiane, Luang Prabang, Khammouane, dan Champasack mencatat kunjungan terkuat.

Luang Prabang juga menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa, menampung lebih dari 2,15 juta wisatawan, baik domestik maupun internasional, hanya dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, sebuah lonjakan sebesar 83,8 persen dari tahun 2024.

Kota warisan UNESCO tersebut mendapatkan perhatian internasional yang lebih besar lagi ketika Lonely Planet menobatkannya sebagai destinasi utama Asia untuk tahun 2025, memuji sejarah, kuil, pasar, dan pariwisata ramah lingkungannya.

Pada tahun 2024, Laos menerima lebih dari 4,1 juta wisatawan, menghasilkan pendapatan sebesar USD 1,1 miliar. Negara ini sekarang menargetkan untuk melampaui target tahun 2025 sebesar 4,3 juta wisatawan internasional pada akhir tahun. (Laotian Times

Evan Maulana