koper merah

Selandia Baru Hentikan Travel Bubble dengan NSW Saat Infeksi COVID-19 Meningkat

this formate

WELLINGTON, bisniswisata.co.id: Travel bubble bebas karantina Selandia Baru dengan New South Wales (NSW) sedang dijeda dengan wabah virus  Corona yang berkembang di negara bagian Australia itu.

Jumlah kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di NSW mencapai 21 setelah 10 infeksi baru dicatat pada hari Selasa. Dilansir dari ABC.net, kasus-kasus itu sebagian besar terkait dengan pinggiran timur Sydney dan pertama kali muncul setelah seorang pengemudi limusin berusia 60 tahun dinyatakan positif terkena virus pada 16 Juni.

Cluster Bondi

Di antara kasus-kasus baru pada hari Selasa, dan yang menjadi perhatian otoritas kesehatan NSW dan Selandia Baru, adalah seorang siswa sekolah dasar Sydney yang tidak diketahui memiliki hubungan dengan orang-orang yang telah didiagnosis dengan virus tersebut.

Investigasi tentang bagaimana siswa kelas tiga di Sekolah Dasar Katolik St Charles di Waverley tertular virus sedang berlangsung. Pihak berwenang NSW juga mencoba mempelajari bagaimana seorang wanita berusia 20-an yang bekerja di Bondi Junction terinfeksi.

Selandia Baru mengatakan sedang menghentikan pengaturan travel bubble sementara sumber kasus baru diselidiki. Jeda berlaku mulai tengah malam dan akan berlaku selama 72 jam pada tahap ini, tetapi itu akan ditinjau.

New Zealand’s Response Minister, Chris Hipkins mengatakan negara itu mengambil langkah pencegahan menyusul penilaian kesehatan masyarakat terhadap situasi NSW yang berkembang.

Hal yang menjadi perhatian khusus adalah mall Westfield Bondi Junction, yang menurut pejabat Selandia baru populer di kalangan pengunjung Kiwi.

“Sementara keseluruhan risiko kesehatan masyarakat di Selandia Baru saat ini tetap rendah, masih ada beberapa yang tidak diketahui, termasuk kasus yang menular saat berada di komunitas Sydney dan seorang anak usia sekolah dasar tanpa hubungan yang jelas saat ini,” kata Ms.Hipkin.

Kasus di Sekolah Dasar Katolik St Charles mendorong staf untuk memberi tahu orang tua untuk menjemput anak-anak mereka.

Sekolah itu tidak jauh dari Westfield Bondi Junction tempat beberapa orang baru-baru ini terjangkit COVID-19.

Warga NSW yang sudah berada di Selandia Baru yang baru-baru ini mengunjungi Westfield Bondi Junction didesak untuk dites dan tinggal di rumah sampai mereka menerima hasil tes negatif.

Siapa pun yang berada di lokasi yang diinginkan pada waktu yang ditentukan seperti yang tercantum di situs web Kesehatan NSW tidak dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru dalam waktu 14 hari sejak kejadian paparan.

Ini bukan pertama kalinya penduduk NSW dilarang bepergian ke Selandia Baru untuk sementara karena wabah COVID-19.

Penerbangan dihentikan pada Mei setelah kasus muncul di Sydney. Itu terjadi sebulan setelah travel bubble antara Australia dan Selandia Baru terbuka.

Industri Halal Indonesia Bisa Picu Pemulihan Ekonomi Pasca COVID-19

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Optimisme Industri halal Indonesia  akan menjadi triger atau pemicu dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19 mengemuka dalam diskusi yang digelar Forwada – Mikro Forum Syariah.

Dalam diskusi yang bertajuk  “Industri Halal Jadi Trigger Pemulihan Ekonomi Nasional” ini, hadir sebagai nara sumber adalah Diana Yumanita, Deputi Direktur Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI), Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Hslal Lifestyle Center ( IHLC).

Nara sumber lainnya Eddy Satriya, Deputi Bidang Usaha & Nikro Kenentrian Koperasi & UMKM, Amy Atmanto, CEO Royal Group, Anang Achmad Latief, Direktur Utama Bakti Komeninfo, Bambang Suherman, Direktur Komunikasi & Aliansi Strategis Dompet Dhuafa.

Diskusi ini dilatarbelakangi meningkatnya populasi muslim dunia & Jumlah penduduk muslim Indonesia yang mencapai 229 juta jiwa (87,2%) dari total penduduk 273,5 juta jiwa (World Population Review, 2020). 

Kontribusi PDB ekonomi halal nasional yang mencapai US$ 3,8 miliar/tahun (engine of global halal economy), pengembangan pasar global untuk produk halal dan terakhir dibtanah air jumlah pelaku UMKM meningkat dan ruang lingkup aktivitasnya sangat terkait dengan industri halal. 

Diana Yumanita, Deputi Direktur Departemen Ekonomi & Keuangan Syariah Bank Indonesia (BI) mengemukakan, saat ini posisi Indonesia sudah masuk top player global.

Berdasarkan State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021, Indonesia berada pada 10 peringkat teratas sektor Halal Food, Islamic Finance, Muslim Friendly Travel, Modest Fashion Indonesia, Pharma Cosmetics, Media & Recreation.

“Pangsa pasar Industri Halal nasional terhadap global menunjukkan Indonesia merupakan leader terutama pada industri makanan halal yang pangsanya mencapai 13% total konsumsi makanan halal dunia,” ujar Diana Yumanita.

Bukan cuma makanan halal, sektor Fashion juga bisa jadi motor penggerak ekonomi. Desainer, Founder Fashion Brands & Pembina Industri Kreatif, Amy Atmanto mengatakan Modest Fashion Indonesia berada di peringkat setelah UEA dan Turki dan sektor ini diyakini dapat mendongkrak industri halal tanah air. 

” Trend global dalam pengeluaran untuk modest fashion dunia tertinggi adalah di Turki dengan total belanja US$29 billion, disusul UAE dengan spending US$23 billion dan Indonesia dengan total spending US$21 billion,” ujarnya.

Sementara total world spending untuk pakaian muslim di tahun 2018 bertumbuh 4,8% dari  US$270 billion menjadi US$ 283 billion. Di tahun 2024 diperkirakan pengeluaran untuk Moslem dan clothing apparel akan tumbuh sebesar 6% mencapai US$402 billion.

“Saya menggunakan istilah modest fashion untuk mendorong mindset kita untuk dapat mengexplore wilayah- wilayah kreatif beyond traditional moslem outfit. Dengan istilah ini kita tidak dibatasi oleh konsepsi umum tentang busana muslim seperti gamis,abaya,kaftan,” ungkapnya.

Mengutip State of the Global Islamic Economic Report – Driving the Islamic economy revolution 4.0, Amy menuturkan, Indonesia merupakan pasar domestic no 3 terbesar dengan US$21 triliun. 

Selain itu, gaya desain Indonesia diterima di dunia.  Karena itu dia yakin Industri halal termasuk didalamnya modest fashion, bisa menjadi pemantik ekonomi nasional. 

“Kita mendominasi pencarian googling dengan kata kunci  “moslem fashion”, hasilnya Indonesia 77%, 15% Malaysia, dan sisanya Inggris, India dan negara lain. Ini membuktikan Indonesia mendominasi fashion muslim,” jelasnya

Meski demikian, Amy tidak memungkiri tantangan yang dihadapi industri modest fashion Indonesia antara lain masih terperangkap pada desain tradisional, kurangnya inovasi, keterbatasan skill pemasaran dan persaingan usaha, bahan baku yang masih harus import, dan kebanyakan usaha fashion masih mengandalkan dari hobby serta kurangnya modal usaha.

Amy mendesak agar pengusaha & Desainer pelaku industry modest fashion harus berinovasi beyond traditional line seperti  Hijab, Abaya, Gamis. Selain itu, pemerintah agar lebih berperan untuk membuat kebijakan iklim kompetisi yang sehat. 

“Kita masih ingat pernyataan Menteri Perdagangan “Bagaimana mau bersaing kalau harga hijab impor Rp 1900 ??. Dalam hal ini Pemerintah menyatakan berupaya menertibkan predatory pricing agar produk-produk dalam negeri tidak tergerus oleh produk asing,”ungkapnya.

Dia juga berharap outlet brand International di Indonesia bisa mengalokasikan space outletnya untuk produk modest fashion Indonesia.

“Harapannya bayangkan saja jika sebagai contoh : Product modest fashion Indonesia mendapat alokasi space di Zara Australia , Jerman, dan lainnya,” jelasnya.

Dia berharap prospek industry modest fashion di Indonesia dapat direalisasikan sampai munculnya unicorn fashion moslem Indonesia. Namun untuk itu dibutuhkan peran pengusaha fashion, investor, perbankan dan pemerintah.

“Pelaku Modest Fashion Indonesia harus mampu menarik minat para Angel Investor /investor melirik & berinvestasi di bidang Modest fashion agar tidak hanya berinvestasi pada start up di bidang aplikasi teknologi saja,” ungkapnya.

Sapta Nirwandar, Ketua Indonesia Halal Life Center (IHLC) mengugkapkan, modest fashion di Indonesia masuk 5 besar, tetapi sebagai negara konsumer, sementara negara eksportir tidak masuk 5 besar dalam Organization of Islamic Cooperation (OIC) dan Indonesia masih kalah dengan Banglades.

Modest Fashion tidak hanya untuk pasar IOC saja tetapi produk-produk seperti hijab sudah diakui sebagai global fasion dan diakui band besar seperti Burberry, Gucci, Dolce,Nike, dan versace. 

“Bicara modest fashion tidak hanya baju atau hijab, HLC melakukan riset dan hasilnya ada 52 item dalam beauty bussines untuk wanita dan 31 item untuk pria,” katanya.. 

Sementara untuk produk halal food, negara non muslim masih menjadi penyuplai utama bahkan untuk negara-negara OIC. Peringkat pertama ekportir produk halal adalah Brazil, dimana US 16,2 milyar dolar, diikuti India dengan nilai eksport sebesar US$14,4 milyar. 

“Indonesia menjadi konsumer halal food peringkat pertama sebesar US$114 milyar,”jelasnya.

Hanya saja, Indonesia harus menghadapi tantangan yang tidak mudah antara lain; belum masuknya Indonesia dalam 10 besar untuk produk makanan halal, media & rekreasi, serta farmasi & kosmetika. 

Penguatan rantai nilai industri halal perlu terus dilakukan secara berkesinambungan, seperti industri makanan dan minuman halal, pariwisata halal, fashion muslim, dan farmasi/ kosmetik halal. 

 

kemah

Sentrum Creative & Experience Space ‘Tongkrongan’ Baru Anak Yogya & Wisatawan

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Masa pandemi tegap selalu ada yang baru dari kota Yogyakarta sebagai tujuan wisata ke dua setelah Bali. Kali ini dibidang ekonomi kreatif dengan hadirnya Sentrum Creative & Experience Space, yang membuka luas ruang semi terbukanya bagi pengunjung.

Bukan bangunannpermanen terapi deretan tenda-tenda putih menawan sehingga melahirkan destinasi menarik yang mengusung konsep sinegritas dengan banyak entitas.

Diramu oleh tiga sahabat seperti, Revo Suladasha. Eri Kuncoro dan Ardan Fadri, sejak beberapa bulan yang lalu rencananya Sentrum Space akan dibuka untuk umum, hari ini (26/6/2021).

Entitas yang tergabung dalam Sentrum Creative & Experience Space a.l Arintrax Rocks, Dandelion Decoration, Estimon, Deus Ex Machina, Evermos, RWFeedco,  The Original Gelato dan Geulish Pretzel, Creativenut Balap, Experience Manis Legit Space Agres.

“Sentrum Space menempati lokasi seluas 5.500 meter persegi di wilayah Jalan Kaliurang KM 10, tepatnya di Jalan S. Hartono. Di sini kami lengkapi pengalaman baru mengeksplorasi belasan entitas independen yang tergabung menjadi satu entitas besar yang unik, tutur Revo Suladasha.

Energi kolektif, kolaborasi dan sinergi menjadi fusi kekuatan kami sedari awal kami mencetuskan konsep yang tergolong baru di Yogyakarta, ukarnya.

Ragam fasilitas yang ada di Sentrum Space tentunya akan membawa banyak kemungkinan tak terbatas, terutama bagi industri kreatif karya anak bangsa khususnya Yogyakarta.

Dengan jam operasional pukul 10.00 sampai dengan 22.00 WIB, Sentrum Space menyediakan berbagai fasilitas mulai dari ruang komunal terbuka dengan pohon rindang serta vegetasi asli wilayah Sentrum.

Ada amphiteater mini berpemandangan lepas ke lahan persawahan, ruang pertemuan, mushola, koneksi internet nirkabel di seluruh area, lahan parkir yang luas hingga kuliner terkurasi.

Meskipun ruangannya semi-terbuka, Sentrum Space juga menerapkan protokol kesehatan yang baik dan terkontrol. Alat hand sanitizer sekaligus pengukur suhu tubuh juga tersedia di titik pintu masuk. 

Ketentuan jaga jarak aman, disinfektasi ruangan serta spot yang banyak disentuh atau dikunjungi, hingga wajib mengenakan masker pun diterapkan oleh pihak Manajemen Sentrum Space,” imbuh Khairul Anwar, Marketing & Communications Sentrum Space.

Promo-promo menarik dihadirkan pada pembukaan untuk publik selama dua hari yaitu 26- 27 Juni 2021 ini. Deus Ex Machina yang merupakan brand internasional yang hadir di 24 negara akan memberikan 40 masker antibakteri & stiker aslinya bagi 40 pembeli pertama.

The Original Gelato akan menyuguhkan Buy 1 Get 1 Free untuk small cup & cone nya dan tentunya Sentrum Bar & Kitchen memberikan penawaran diskon 25% untuk makanan dan minumannya.

 

Wisata Halal Langkah Aman di Tengah Pandemi Global

this formate

ANKARA, bisniswisata.co.id: Dengan pandemi yang membayangi para wisatawan, minat pada wisata halal justru meningkat karena menawarkan privasi yang lebih besar, kata seorang operator tour internasional.

Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu Agency yang dikelola negara, Emrullah Ahmet Turhan, sekretaris jenderal Organisasi Pariwisata Internasional Halal, mengatakan bahwa sub-kategori pariwisata ini memahami kebutuhan akan privasi yang memberikan keunggulan di masa-masa yang tidak pasti ini.

Dilansir dari Hurriyetdailynews.com, wisata halal menawarkan paket yang dibuat khusus untuk wisatawan yang mematuhi hukum Islam yang menawarkan antara lain menginap di hotel yang tidak menyajikan alkohol,  fasilitas spa dan kolam renang terpisah untuk pria dan wanita.

Turhan mengatakan orang dapat menikmati musim liburan musim panas mendarang dengan mengikuti aturan jarak sosial, yang ditawarkan oleh pariwisata halal.

Berbicara tentang Turki, dia mengatakan hampir 30 hotel telah mengubah fasilitas mereka menjadi wisata halal.

“Minat terhadap wisata halal mendapatkan momentum setelah jumlah wisatawan internasional menurun di tengah pandemi. Pemilik fasilitas akomodasi semakin beralih ke wisatawan domestik untuk mengimbangi kerugian dari kurangnya wisatawan asing. Sehingga terjadi peningkatan jumlah hotel yang menawarkan jasa wisata halal,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa semua hotel mengambil tindakan yang diperlukan terhadap COVID-19 untuk memastikan masa inap yang aman bagi pelanggan mereka.

Memperhatikan bahwa pariwisata halal secara global adalah “bisnis serius,” katanya pada 2018 dengan volume mencapai US$171 miliar.

Berbagi beberapa angka lagi, katanya 121 juta Muslim di seluruh dunia melakukan perjalanan ke negara lain setiap tahun.“Sekitar 8,5 juta Muslim datang ke Turki untuk berlibur setiap tahun,” katanya dan mencatat bahwa itu merupakan 10 persen dari wisatawan Muslim global.

Dia melanjutkan dengan mengatakan setiap turis “halal” rata-rata menghabiskan setidaknya US$1.296 di Turki yang memiliki memiliki potensi untuk menangkap bagian yang lebih besar di pasar pariwisata halal global, tambahnya.

Setelah pertama kali muncul di China tahun lalu, COVID-19 telah menyebar ke 188 negara dan wilayah yang memicu ketakutan global dan kejatuhan ekonomi karena negara-negara membatasi perjalanan udara dan memberlakukan penguncian untuk mengurangi penyebarannya. Pariwisata dan perjalanan udara adalah salah satu industri yang paling terpukul akibat pandemi.

 

profil wajah

Jurus Dokter Darma Selamatkan Bisnis Kecantikan Kulit Saat COVID-19.

this formate

CANGGU, Bali,  bisniswisata.co.id: Bisnis skin care sempat anjlok 70% untuk penjualan produk dan perawatan, namun seiring berjalannya pandemi global, sedikitnya 6 klinik baru DNI hadir di enam kota, kata Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, Sp.K.K.

DNI Skin Care Center kami di Jl Raya Puputan Renon, Denpasar, pelanggannya a.l wanita bekerja yang berkantor di sekitar klinik jadi begitu Hari Raya Nyepi 2020 suasana mencekam karena pandemi global juga sudah masuk ke Indonesia, pelanggannya juga hilang semua ” ungkapnya.

Darma, panggilan akrabnya mengaku begitu ada ketentuan warga harus tinggal di rumah, bisnisnya langsung anjlok 70%. Saat itu di Bali dia sudah memiliki 13 klinik di berbagai kota Kabupaten dan 25 klinik di luar Bali.

” Hari-hari pertama yang tanpa tamu dengan jumlah karyawan yang mencapai 100 an orang saya langsung aktif ikut zoom untuk dapat insights (wawasan),” ungkapnya.

Dia rajin ikut mentoring dari para pakar mengenai marketing, branding sambil mencari tahu  apa sebenarnya yang terjadi di China, bagaimana cara virus ini bekerja dan terutama tren ke depan jika pandemi berkepanjangan, tambahnya.

Langkah berikutnya dia memperbaiki website agar pelanggan bisa konsultasi online, mengajarkan protokol kesehatan, melakukan hemat energi karena ruang klinik semua menggunakan pendingin ruangan.

Darma memanfaatkan jeda waktu tidak adanya tamu untuk terus belajar dan mencari strategi yang tepat untuk mengembangkan usaha. Beberapa orangtua karyawan menarik anaknya pulang kampung sehingga saat pandemi mereda dia justru tambah karyawan.

” Di era New Normal ketika aktivitas sudah mulai menggeliat Juni 2020 saya malah juga tambah klinik di Surabaya dan Palembang. Untuk tahun 2021 ini 18 Juni lalu buka di Sintang, Kalbar, Juli buka di Pontianak dan satu lagi mendatang di Aceh,” kata Dr dr. Darmaputra.

kosmetika

Tahun lalu, dia membuka satu lagi di Bangli tapi statusnya bukan klinik kecantikan. Namanya disebut Beauty Studio, dimana tetap ada praktek dokter kulitnya, perawat dan penjualan produk kecantikannya.

Tipe Beauty Studio ini, ujarnya hasil joint venture dengan salah seorang karyawan terlama ( 15 tahun) yang karena sudah berkeluarga pindah ke Bangli. Darma lalu membuatkan usaha yang lebih terjangkau untuk masyarakat di sana.

Selama ini, layanan perawatan kulit (skin care) masih dianggap sebagai layanan elit hanya bagi mereka yang berkocek tebal karena mematok tarif jutaan rupiah, bahkan puluhan juta rupiah, untuk sekali treatment perawatan.

Usaha yang dirintis oleh sang ayah, salah seorang dokter kulit ternama di Bali sejak 2004 ini memang skin care dan produk dengan harga yang terjangkau.

“Ayah saya, dokter kulit Darmada dan ibunda yang bernama Indrayani namanya saya abadikan menjadi DNI yang juga berarti Dermatology, Narure, Inspire. Ayah saya suka menolong mereka yang menjadi rendah diri karena persoalan kulitnya bahkan tempat curhat hingga prakteknya laris hingga larut malam,”

Dia terinspirasi dengan almarhum sang ayah yang mengutamakan sikap peduli dulu pada sesama bukan menjadikan pasiennya mesin uang. Darma lulus kuliah tahun 2009 dan memulai usaha kliniknya sendiri dua tahun kemudian.

Mantan Ketua Umum HIPMI Bali 2017-2020 ini stlain menjadi pengusaha Klinik Spesialis Kulit dan kecantikan juga madih berbagi ilmu sebagai dosen di Udayana dan jadi Ketua Kompartemen Industri Kesehatan di Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI.

” Bersyukur tidak ada karyawan yang di PHK dan bisnis produk kosmetika kami berkembang di tengah pandemi global ini. Doakan produk kami bisa memiliki pabrik sendiri. Saya ngefans dengan Wardah dan PT Paragonnya,” ucapnya menutup pembicaraan.

 

profil MIHAS

Malaysia: Gerakan Nabati & Vegan Menjanjikan di Pasar Halal Global

this formate

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Apakah gerakan nabati dan vegan merupakan tren atau pertanda sesuatu yang jauh lebih menjanjikan untuk pasar halal global? Laporan pasar baru-baru ini tentang perkiraan pasar makanan dan minuman nabati global untuk tahun 2021–2028 tingkat pertumbuhan tahunan gabungannya sebesar 9,29% selama enam tahun ke depan. 

Dilansir dari Halalfocus.net, pada tahun 2020, Amerika Utara memegang bagian terbesar dari kue produk nabati ini tetapi pasar dapat melihat perubahan drastis dalam beberapa tahun ke depan, karena pasar nabati di Asia Pasifik diproyeksikan mengalami lonjakan 200% pada tahun 2025.

“Tren nabati menawarkan peluang bagi merek Halal untuk berkembang karena nilai-nilai Islam dan hukum Syariah yang mengatur produk bersertifikat Halal sesuai dengan aspek utama pasar konsumen vegan,”kata Mohd Mustafa Abdul Aziz, Chief Executive Officer Matrade.

Menurut dia, Ini termasuk standar kualitas dan kebersihan, praktik ramah lingkungan dan bebas kekejaman, serta bahan yang bersumber secara etis. 

Nilai-nilai Islami memiliki daya tarik universal yang membuat banyak produk dan layanan halal sama-sama menarik bagi konsumen non-Muslim, terutama mengingat kekhawatiran konsumen global saat ini tentang keamanan pangan yang disebabkan oleh COVID-19, tambahnya.

“Matrade membayangkan lebih banyak perusahaan bersertifikat Halal Malaysia untuk memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk menjelajah ke segmen tersebut untuk memanfaatkan tren yang meningkat ini,” kata Mustafa.

Permintaan yang meningkat ini juga dicatat oleh konglomerat Malaysia lokal dan produsen utama produk berbasis kelapa, LINACO Group, ketika berpartisipasi dalam pameran Makanan dan Minuman (F&B) di New York dua tahun lalu.

Menurut LINACO, sementara pilihan diet lainnya didorong oleh komplikasi kesehatan sebagian besar, veganisme menonjol sebagai pilihan kesadaran gaya hidup yang mempertimbangkan kesehatan pribadi dan seluruh ekosistem, termasuk lingkungan.

Asia telah melihat pertumbuhan yang stabil di pasar nabati; pada 2019 bernilai US$15,3 miliar. Angka tersebut mengalami lonjakan yang signifikan ketika COVID-19 menyerang, karena lebih banyak orang di Asia beralih ke pola makan nabati akibat kekhawatiran akan keamanan pangan. 

Akibatnya, diproyeksikan bahwa nilai pasar di wilayah tersebut akan bernilai US$17,1 miliar pada tahun 2020, meningkat 11,6% dari tahun sebelumnya, menurut platform penelitian online, GMO Research.

Untuk Grup LINACO, menegakkan sertifikasi Halal untuk produknya melibatkan pemeliharaan kondisi optimal di fasilitasnya yang menanamkan disiplin dan ketekunan yang lebih kuat ke dalam perusahaan. 

Selain memenuhi persyaratan sertifikasi, grup ini juga berkomitmen pada filosofi tanpa limbah. Mengutip produk kelapa sebagai contoh, LINACO berbagi bahwa setiap bagian kelapa dioptimalkan dengan menghasilkan berbagai produk sampingan.

Produknya a.l seperti minyak kelapa mentah dari proses penyulingan, arang aktif dari tempurung kelapa, serta panas dan uap dari insineratornya sebagai sumber energi alternatif untuk menghasilkan fasilitas mereka.

Selain menarik pembeli dan konsumen halal, praktik berkelanjutan LINACO dan penawaran nabati yang meliputi santan dan minyak kelapa murni adalah produk yang umumnya disukai sebagai alternatif oleh konsumen vegan di pasar yang lebih besar. Ini menunjukkan peluang multi-cabang yang dibawa oleh merek bersertifikat halal Malaysia.

Pasar halal global akan segera bertemu di pameran halal terbesar; Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) dari 9 hingga 12 September 2021. 

Tahun ini MIHAS dirancang sebagai showcase hybrid serbaguna dengan kemampuan digital untuk menghadirkan pelanggan, investor, dan mitra dagang yang terbaik dari kedua dunia sambil memfasilitasi perdagangan Halal bernilai tinggi.

Kelompok peserta pameran terbesar di MIHAS dari segmen makanan dan minuman. Terlepas dari produk siap saji tradisional, peluang meningkat bagi merek Malaysia untuk menjadi bagian dari rantai pasokan halal global di berbagai bidang seperti makanan beku, bahan habis pakai organik atau vegan dan alami, dan kemasan inovatif.

Kawisata Sediakan Shower & Locker di Slasar Malioboro 

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Setelah Stasiun Gambir PT Kereta Api Pariwisata (Kawisata) menyediakan fasilitas sewa shower room & locker di Slasar Malioboro.

“Fasilitas shower & locker ini kami sediakan untuk meningkatkan pelayanan bagi para penumpang kereta api saat baru saja melakukan perjalanan jauh serta masyarakat khususnya wisatawan yang hendak berwisata tanpa perlu bingung mencari tempat yang nyaman untuk mandi dan aman menitipkan barang,” kata M.Ilud Siregar Humas PT KA Pariwisata.

locker orange
Shower & locker untuk kemudahan wisatawan menjelajah destinasi Yogyakarta.

Fasilitas tersebut sudah dapat dinikmati wisatawan sejak Senin,(21/06) di Slasar Malioboro berlokasi di Stasiun Tugu,Jalan Pasar Kembang Yogyakarta dan terbuka untuk umum, tambahnya.

“Masyarakat yang hendak mandi dan menitipkan barang dengan aman, menerapkan protocol Kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah. Kami menyediakan fasilitas untuk higenitas bagi para pelanggan dan pengunjung seperti ,hand sanitizer,thermo gun dan jaga jarak,”ujar ilud siregar. 

Untuk memudahkan dan menambah kenyamanan pelanggan transaksi shower dan locker menggunakan sistem pembayaran non-tunai serta locker dijamin aman karena sudah menggunakan sistem smart locker.

Untuk pemesanan bisa diproses secara self service melalui aplikasi dan bisa memilih paket-paketnya dengan harga yang terbaik. Fasilitas yang tersedia sangat lengkap dan nyaman,yaitu AC,Free Wifi dan Free Amenities perlengkapan mandi khusus shower.

KAI Wisata juga memberikan promo harga spesial soft opening, sebagai berikut:

– Shower semula 40.000/45 menit menjadi 30.000/45 menit

– Locker 20.000/jam menjadi 10.000/jam

Selain itu juga tersedia paket-paket Locker, sebagai berikut:

– Paket 2 Jam Locker semula 40.000 menjadi 20.000

– Paket 12 Jam Locker semula 90.000 menjadi 50.000

– Paket 24 Jam Locker semua 120.000 menjadi 100.000

“Jadi tunggu apa lagi,Yuk bagi yang lagi traveling ke Yogyakarta maupun yang lagi butuh layanan shower & locker segera mampir ke Slasar Malioboro”tutup Ilud Siregar.

 

 

orang dengan APD

Khawatir COVID-19, Hong Kong Larang Penerbangan Penumpang dari Indonesia

this formate

HONG KONG, bisniswisata.co.id: Hong Kong akan melarang penerbangan penumpang dari Indonesia mulai Jumat besok dan menganggap kedatangan dari negara itu “berisiko sangat tinggi” untuk virus Corona.

Dilansir dari Reuters, Pemerintah Hong Kong mengatakan pada Rabu malam bahwa mereka menangguhkan penerbangan setelah jumlah kasus COVID-19 yang diimpor dari Indonesia melewati ambang batas yang ditetapkan oleh pusat keuangan global itu.

Hong Kong telah melarang kedatangan penumpang dari India, Nepal, Pakistan, dan Filipina, menggunakan aturan penangguhan penerbangan yang dipicu ketika ada lima atau lebih penumpang yang dites positif untuk salah satu varian kasus COVID-19 pada saat kedatangan, atau 10 atau lebih penumpang ditemukan  memiliki strain penyakit selama karantina.

Wilayah administrasi khusus China ini telah mencatat lebih dari 11.800 kasus dan 210 kematian akibat virus corona.  Sebagian besar kasus baru-baru ini di kota itu selama sebulan terakhir telah diimpor.

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa larangan Hong Kong adalah “sementara” dan bahwa pekerja migran yang terkena peraturan baru harus menghubungi majikan dan agen mereka.

Hong Kong mempekerjakan ribuan pekerja migran dari negara-negara termasuk Indonesia dan Filipina.

Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mencatat 2 juta kasus Covid-19 pada Senin (21/6/2021), dilansir Kompas.

Jumlah tersebut dicapai setelah terjadinya lonjakan kasus virus corona beberapa minggu terakhir.

Bahkan Indonesia mencatat rekor kasus Covid-19 harian tertinggi pada Rabu (23/6/2021) dengan 15.308 kasus, sehingga total kasus menjadi 2.033.421 kasus.

Dengan adanya lonjakan ini, kasus aktif pun ikut melonjak dengan 160.524. Akibatnya, banyak rumah sakit terancam kolaps karena tak mampu menampung pasien.

 

LACAK Berbagi Menuju Cahaya 21 Tahun

this formate

TANGERANG, bisniswisata.co.id: Saat pandemi, menjaga immune tubuh itu wajib, bisa dilakukan dengan cara sederhana, dari kegiatan olahraga sampai berbagi bantuan sosial. Bisa dilakukan sendiri atau bersama kerabat, kolega, lingkungan dengan catatan tertib prokes.

Adalah LACAK alias Lion Air Charity oleh Awak Kabin, unit struktural awak kabin Lion Air Group yang berfungsi sebagai sarana kegiatan sosial dan kemanusiaan. Serangkaian peringatan hari jadi Lion Group, telah menjalankan salah satu kegiatan utama menyalurkan bantuan langsung kepada golongan lanjut usia (lansia) di Panti Kemah Bert Shalom, Serpong, Tangerang Selatan.

Kunjungan tetap mengutamakan dan menerapkan standar protokol kesehatan (prokes) ketat, terdiri dari wajib membawa cairan pembersih kuman pada tangan (personal handsanitizer), masker, sarung tangan (gloves) dan pelindung wajah (faceshield) serta menjaga jarak antar tim dan keluarga (penghuni) panti.

Gerakan “Berbagi Kasih dan Kepedulian Antar sesama, Menuju Cahaya 21 Tahun” bertepatan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) 21 Tahun Lion Air, sebagai wujud rasa terima kasih atas pencapaian bisnis dan operasional selama ini.

Sebagai aksi membentuk rasa kemanusiaan antara sesama manusia, dapat membina hubungan baik kekerabatan secara personal serta perusahaan kepada lembaga sosial, sehingga mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli kepada lansia yang sedang membutuhkan uluran tangan.

Saling membantu terhadap sesama di lingkungan sekitar, sekaligus motivasi internal khususnya awak kabin Lion Air, membutuhkan rasa kekeluargaan karena hidup berdampingan di masyarakat majemuk.

Dalam kunjungan tersebut awak kabin membagikan pengalaman dan mengenai upaya-upaya dalam menjaga kesehatan meliputi penerapan protokol kesehatan, menjaga pola tidur, konsumsi sehat, olahraga ringan dan lainnya. Selain itu, agar suasana menyenangkan, untuk menghibur para lansia dilakukan cara bercerita dan bernyanyi bersama serta doa bersama.

Kunjungan ke rumah lansia juga menjadi pembelajaran dan pengetahuan bagi awak kabin Lion Air yang tergabung dalam komunitas sosial – LACAK dan terlibat langsung, kesempatan bertemu dengan banyak orang (berbagai kalangan), menjadi satu tim yang solid, berteman akrab. Dengan demikian, peluang untuk  bertukar pikiran dan saling belajar semakin luas.

Dengan melihat langsung kondisi sosial di sekitar diharapkan meningkatkan kesadaran dan  mampu mengupayakan perubahan, menumbuhkan rasa guna menghargai hidup, diri sendiri dan orang lain tanpa memandang status sosial dan ekonomi. Dengan demikian, akan mampu menghadapi setiap persoalam lebih bijak.

Panti Kemah Beth Shalom berpenghuni 28 orang lansia dan 4 (empat) orang pengurus panti. Menurut Hana dan Suandi selaku pengurus panti, Panti Jompo dan Asuhan Beth Shalom berdiri selama 8 tahun. Panti memiliki kegiatan rutin berupa field trip dan sekolah gratis, namun sejak pandemi COVID-19 kegiatan dihentikan sementara. Panti juga melayani kebutuhan ayam kampung potong dan sayuran organik bagi lingkungan sekitar.

Kunjungan LACAK dipimpin Chief Flight Attendant Riska Dewi, Pras Rendy dan Dwi Afriyanti serta awak kabin. *

Foto bersama

Cathay Pacific dan HK Express Tandatangani Kontrak FHS untuk Pesawat Keluarga A320

this formate

HONGKONG, bisniswisata.co.id: Cathay Pacific dan HK Express telah menandatangani kontrak untuk Flight Hour Services (FHS) Airbus untuk memberikan dukungan bagi pesawat Keluarga A320 mereka.

Melansir dari Travel News Asia, perjanjian tersebut memperluas hubungan layanan dengan Cathay Pacific dan menyambut HK Express sebagai pelanggan FHS baru.

“Armada A350 kami telah didukung oleh FHS sejak 2016 dan kami senang dapat memperluas layanan ini untuk mencakup armada A320 kami,” kata Neil Glenn, Director Engineering di Cathay Pacific Airways.

Kontrak multi-tahun, pemeliharaan per jam mencakup layanan komponen terintegrasi, termasuk stok di lokasi, akses kolam renang, dan layanan perbaikan. Maskapai juga akan mendapat manfaat dari keahlian teknik Airbus dan perwakilan lokal FHS di Hong Kong.

“Kami percaya perjanjian dengan Airbus untuk menyediakan layanan manajemen komponen pada armada A320 kami akan membantu memastikan untuk mencapai target operasional dan keandalan kami, memungkinkan untuk memberikan layanan terbaik di kelasnya kepada pelanggan.” kata Mandy Ng, CEO HK Express.

Airbus telah menyelesaikan 11 kontrak FHS dengan operator di seluruh dunia selama enam bulan terakhir.

“FHS Airbus akan mendukung peningkatan operasional di Cathay Pacific dan HK Express,” kata Bruno Bousquet, Head of Airbus Customer Services Asia-Pacific. 

Kontrak baru ini akan memungkinkan kami untuk bekerja lebih erat dengan kedua operator untuk menawarkan layanan terbaik yang disesuaikan untuk mengatasi realitas pasar baru, tambah Bousquet.