Jumlah wisatawan Asing Global Sudah Lampaui  Sebelum Pandemi

this formate

Seorang turis mengenakan kostum tradisional Thailand mengunjungi kuil Wat Arun di Bangkok.  ( Foto: Reuters) 

Timur Tengah memimpin dalam pemulihan, sementara negara-negara Asia tertinggal

TOKYO, bisniswisata.co.id: — Jumlah wisatawan asing telah pulih mendekati tingkat sebelum pandemi secara global.

Menurut laporan baru UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia PBB),  jumlah wisatawan pada bulan Juli hanya 10% lebih rendah dibandingkan angka pada bulan yang sama tahun 2019 dan merupakan penurunan terkecil sejak tahun 2020.

Dilansir dari asia.nikkei.com, negara-negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, mendorong pemulihan secara keseluruhan.  Pemulihan masih relatif lambat di kawasan Asia-Pasifik.  Sekitar 700 juta wisatawan mengunjungi luar negeri dalam tujuh bulan pertama tahun ini, menurut UNWTO.  

Angka tersebut mewakili peningkatan sebesar 43% dari tahun sebelumnya, dan tingkat penurunan dibandingkan tahun 2019 telah menurun menjadi 16%.

 Tingkat penurunan dari tingkat penurunan setiap bulan pada tahun 2019 telah semakin mengecil sejak awal tahun ini.  UNWTO memperkirakan penurunan bulanan dari tahun 2019 dapat menyusut menjadi 5% tahun ini.  

Meskipun inflasi, termasuk tekanan dari potensi harga minyak yang lebih tinggi, merupakan faktor risiko seiring dengan kenaikan suku bunga dan perubahan iklim, banyak ahli memperkirakan jumlah wisatawan global akan melebihi tingkat sebelum pandemi pada tahun 2024.

 Setelah lockdown akibat pandemi dan pembatasan perjalanan dilonggarkan, tren pemulihan pariwisata terus berlanjut secara global.  Berdasarkan wilayah, jumlah wisatawan asing meningkat tajam akhir-akhir ini di Timur Tengah.  

Jumlah wisatawan selama tujuh bulan pertama tahun ini melebihi angka pada periode yang sama tahun 2019 sebesar 20%, menjadikan Timur Tengah satu-satunya wilayah yang mencatat pertumbuhan dibandingkan tahun 2019.

 “Wilayah Timur Tengah menunjukkan kinerja terkuat dalam hal pemulihan pariwisata dan merupakan wilayah pertama di dunia yang pulih melampaui angka sebelum pandemi,” kata HSBC.

 Jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Arab Saudi meningkat sekitar 5,8 juta dibandingkan tahun 2019.  Selama periode haji tahun ini, ziarah umat Islam ke Mekkah, negara ini mengizinkan jumlah jamaah yang jauh lebih besar. 

Pandemi ini telah mendorong Arab Saudi untuk mengendalikan jumlah jamaah haji dari tahun 2020 hingga 2022. Lonjakan selama ibadah haji mendorong jumlah total wisatawan asing pada bulan Juni melampaui angka tahun 2019 sebanyak lebih dari 200%.

 UEA, Qatar dan Yordania juga berkontribusi terhadap peningkatan wisatawan asing secara keseluruhan di kawasan ini.  Acara internasional, termasuk Expo 2020 Dubai, yang diadakan dari Oktober 2021 hingga Maret 2022, dan Piala Dunia sepak bola tahun 2022 di Qatar menarik banyak wisatawan asing ke wilayah tersebut, dan arus masuk wisatawan tetap meningkat.

 Berbeda dengan Timur Tengah, pemulihan jumlah wisatawan asing berjalan lambat di kawasan Asia-Pasifik, dengan angka pada periode Januari-Juli masih lebih rendah 39% dibandingkan tahun 2019. 

Angka untuk Hong Kong dan Taiwan keduanya lebih dari 50  % turun dari tahun 2019. Pemulihan jumlah wisatawan juga lambat di Thailand, negara pariwisata utama di Asia.  

Hong Kong telah mulai menerima pengunjung asing dan pengunjung dari Tiongkok daratan, namun permintaan pariwisata masih lemah, yang menurut para ahli mungkin disebabkan oleh lemahnya perekonomian Tiongkok.

 Patut dicatat bahwa negara-negara Timur Tengah telah berupaya meningkatkan jumlah wisatawan asing, dengan tujuan menjadikan pariwisata tumbuh menjadi industri utama.

 Pemerintah Arab Saudi bertujuan untuk meningkatkan kontribusi industri pariwisata terhadap produk domestik bruto menjadi 10% dan menciptakan 1,6 juta lapangan kerja pada tahun 2030 berdasarkan Visi Saudi 2030, sebuah program yang bertujuan untuk melepaskan negara tersebut dari ketergantungan pada minyak.

 Oleh karena itu, sejak tahun 2019, negara ini berupaya mengembangkan lingkungan yang memfasilitasi daya tarik wisatawan asing.  Langkah-langkah yang diambil termasuk penerapan visa turis dan peluncuran Kementerian Pariwisata.

 Dubai di UEA, yang tidak memproduksi minyak, telah berupaya meningkatkan hotel dan fasilitas penginapan lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsinya sebagai pusat arus orang, barang dagangan, dan uang, dengan tujuan menjadi pusat ekonomi negara-negara Tengah.  Timur.

 Pangsa Timur Tengah terhadap jumlah wisatawan asing global masih kurang dari 10%, dibandingkan dengan Eropa yang sebesar 60%, namun hal ini berarti masih terdapat ruang pertumbuhan yang signifikan.

 Menurut UNWTO, investasi pariwisata di Timur Tengah pada tahun 2022 berjumlah $12 miliar, melebihi $10 miliar di Amerika Utara.  

Direktur Eksekutif UNWTO Natalia Bayona menyatakan keprihatinannya bahwa 66% investasi global diarahkan pada hotel.  Ia mengatakan perlunya diversifikasi investasi untuk mendukung berbagai subsektor dalam industri pariwisata.

WTTC dan Arab Saudi Perpanjang Kemitraan Melalui MoU

this formate

RIYADH, Arab Saudi, bisniswisata.co.id]: : Sebagai tonggak penting, Dewan Perjalanan & Pariwisata Dunia (WTTC) dan Kementerian Pariwisata Arab Saudi telah mengumumkan perpanjangan kemitraan mereka melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Perjanjian bersejarah ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan KTT Global tahun lalu di Riyadh dan menggarisbawahi komitmen Kerajaan untuk lebih meningkatkan sektor Perjalanan & Pariwisata.

Arab Saudi memberikan dana sebesar $800 miliar untuk membuka potensi penuh dari bentang alam dan kekayaan budayanya yang menakjubkan bagi wisatawan di seluruh dunia.  Perjanjian penting ini menyatukan sektor swasta dan publik dalam upaya bersama untuk merancang cetak biru pertumbuhan yang berkelanjutan.

 MoU tersebut, yang ditandatangani hari pada acara Hari Pariwisata Dunia di Riyadh, 27 September 2023 lalu, memperkuat kolaborasi antara WTTC dan Arab Saudi, dengan fokus pada pencapaian tujuan-tujuan utama, termasuk promosi penciptaan lapangan kerja, pengembangan bakat, dan peluang bisnis global dalam Perjalanan & Pariwisata.

Julia Simpson, Presiden & CEO WTTC, mengatakan: “Melalui penandatanganan MoU ini, WTTC dan Kementerian Pariwisata Arab Saudi memulai babak baru kerja sama, menyatukan keahlian kami untuk membentuk masa depan yang sejahtera bagi sektor Perjalanan & Pariwisata.

 “Bersama-sama, kita dapat terus menciptakan sinergi yang kuat yang akan membuka pintu terhadap peluang tanpa batas, memberikan manfaat bagi wisatawan, bisnis, dan destinasi.”

 Putri Haifa binti Mohammed Al Saud, Wakil Menteri Pariwisata Arab Saudi mengatakan: “Perpanjangan kemitraan kami dengan WTTC kemarin menandai tonggak penting dalam perjalanan kami menuju sektor pariwisata yang lebih berkelanjutan.  

Kolaborasi ini menyoroti komitmen kami untuk mendorong peluang bisnis global dan pengembangan bakat sekaligus menggarisbawahi peran penting kemitraan publik-swasta dalam membentuk masa depan Perjalanan & Pariwisata.”

Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pariwisata dalam agenda global dan nasional sekaligus memperluas keterampilan, inovasi, kewirausahaan, investasi, dan transisi menuju sektor Perjalanan & Pariwisata yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

Selain itu, kolaborasi ini akan mendorong pemberdayaan dan inklusi masyarakat, serta bekerja sama dalam kesiapsiagaan, manajemen, dan pemulihan krisis, dengan memanfaatkan pembelajaran berharga selama pandemi COVID-19.

Perpanjangan kemitraan ini menandakan dedikasi Kementerian Pariwisata Arab Saudi untuk melanjutkan dukungan kuatnya terhadap sektor Perjalanan & Pariwisata, yang menunjukkan komitmennya terhadap masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan.

 

Pesan Sekjen UNWTO dan Sekjen PBB Pada Hari Pariwisata Dunia

this formate

MADRID, bisniswisata.co.id : Setiap 27 September diperinhati sebagai Hari Pariwisata Dunia, berbagai kegiatan  telah dan juha tengah berlangsung di berbagai pelosok dunia. Berikut dua pesannutama dari perayaan ini ; 

Pesan Resmi Sekretaris jenderal Organisasi Pariwisata Dunia ( UNWTO)

Teman-teman,

Senang sekali bisa menyambut Anda di Hari Pariwisata Sedunia ini.

 Ini adalah kesempatan untuk merefleksikan pentingnya sektor kita.

 Pariwisata adalah pilar perekonomian kita.  Ini memainkan peran sentral dalam masyarakat kita dan dalam kehidupan individu kita.

Dan hal ini menawarkan solusi terhadap beberapa tantangan terbesar kita – termasuk darurat iklim dan kebutuhan mendesak untuk beralih ke perekonomian yang lebih berkelanjutan.

Kekuatan pariwisata sangat besar.  Tapi itu bukanlah sebuah kekuatan yang bisa dianggap remeh.

 Sebaliknya, hal ini harus didukung, terutama dengan investasi.

 Pada Hari Pariwisata Sedunia kali ini kita mengusung tema Pariwisata dan Investasi Ramah Lingkungan. Temanya sangat tepat waktu.

Tahun 2023 adalah tahun terpanas yang pernah tercatat.  Dan kejadian cuaca ekstrem seperti gelombang panas bisa menjadi hal normal yang baru.

 Pariwisata perlu beradaptasi.  Untuk itu, kita perlu memikirkan kembali bagaimana sektor kita dibiayai.

 Kita perlu mempermudah semua jenis investor untuk mendukung proyek pariwisata yang berpotensi membawa perubahan.

 Ke depan, kita memerlukan investasi yang dapat memberdayakan pariwisata untuk membangun masa depan yang lebih baik dan adil bagi semua orang.

 Sekali lagi, saya ucapkan selamat merayakan Hari Pariwisata Sedunia yang damai dan penuh inspirasi.

 Zurab Pololikashvili. 

Pesan Resmi Sekretaris Jenderal PBB

Pariwisata adalah kekuatan yang kuat untuk kemajuan dan saling pengertian.  Namun agar dapat memberikan manfaat penuh, kekuatan ini harus dilindungi dan dipelihara.

Saat ini, keadaan darurat iklim mengancam banyak tujuan wisata dan kelangsungan hidup masyarakat dan perekonomian yang bergantung pada pariwisata. 

 Banyak negara berkembang yang terkena dampak parah perubahan iklim juga menghadapi defisit investasi yang semakin besar dan krisis biaya hidup.

 Pada Hari Pariwisata Sedunia ini, kami menyadari pentingnya investasi ramah lingkungan untuk membangun sektor pariwisata yang bermanfaat bagi manusia dan planet bumi.

Pemerintah dan dunia usaha harus berinvestasi dalam praktik pariwisata yang berkelanjutan dan berketahanan. 

 Pelaku swasta harus mengadopsi jalur nol emisi, menurunkan konsumsi energi, dan memanfaatkan bentuk energi terbarukan.  Dan setiap orang harus melindungi keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekologi di semua destinasi.

Investasi yang ditargetkan dapat menyediakan lapangan kerja dan mendukung bisnis dan industri lokal sekaligus memitigasi dampak pariwisata terhadap lingkungan, memberdayakan masyarakat, mempromosikan budaya mereka, dan berkontribusi pada sistem perlindungan sosial yang penting.

 Jadi, marilah kita berbuat lebih banyak untuk memanfaatkan potensi pariwisata berkelanjutan secara maksimal.  Karena berinvestasi secara berkelanjutan.  Karena berinvestasi pada pariwisata berkelanjutan berarti berinvestasi untuk masa depan yang lebih baik bagi semua orang.

António Guterres

Sekjen PBB

 

Singapore Tourism Board Luncurkan Kampanye Baru ‘Made in Singapore’ 

this formate

Momen wow ini Dibuat di Singapura dengan sentuhan kreatif untuk menginspirasi perjalanan ke kota ini. Kampanye global baru Singapura, Made in Singapore, menggunakan deskripsi cerdas dan orisinal untuk menonjolkan penawaran uniknya, sehingga membangkitkan rasa ingin tahu.  (Foto: STB) 

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Kota Singa meningkatkan peran pariwisatanya dengan diluncurkannya kampanye global ‘Made in Singapore’ oleh Singapore Tourism Board (STB) untuk menginspirasi perjalanan negara kota ini dengan menampilkan pengalaman unik dan khas Singapura.

Kenneth Lim, asisten kepala eksekutif (grup pemasaran) di STB, menjelaskan bahwa kampanye “Made in Singapore” dibangun berdasarkan fondasi merek destinasi Passion Made Could, yang mewujudkan semangat Singapura dalam memenuhi hasrat individu dan menciptakan kemungkinan-kemungkinan baru.

Lim menyatakan melalui kampanye terbaru ini, kami ingin memperkuat Singapura sebagai destinasi yang mengubah imajinasi menjadi kenyataan. Tujuan kami adalah untuk menunjukkan bagaimana momen sehari-hari menjadi luar biasa dan tak terlupakan, hanya dialami di Singapura – untuk menginspirasi perjalanan ke negara itu.

Kampanye ‘Made in Singapore’ bertujuan untuk menjadikan Singapura sebagai yang terdepan di benak wisatawan dengan menyoroti atribut utama negara ini: destinasi “City in Nature” yang penuh inspirasi, dinamis, kosmopolitan, dan berakar kuat pada warisan multikultural.

Untuk melibatkan dan menginspirasi wisatawan, kampanye ini menggunakan pendekatan yang berani dan menyenangkan, menekankan bagaimana pengalaman ‘Made in Singapore’ mengubah hal biasa menjadi luar biasa, menciptakan liburan yang penuh dengan keajaiban.  

Wisatawan dapat menantikan pengalaman seperti ‘mandi hutan’ di Rain Vortex Bandara Jewel Changi yang tak terduga, petualangan bersantap di pusat jajanan Lau Pa Sat, dan menyaksikan ‘pertunjukan udara’ penuh warna di Mandai Bird Paradise yang serba baru.

Kampanye ini akan diluncurkan secara global di pasar-pasar utama, termasuk Tiongkok, India, Indonesia, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat.  Selain kehadiran online dan media sosial, kampanye ini akan menampilkan aktivasi dalam pasar, kemitraan industri, kolaborasi dengan pembuat konten, dan perjalanan sosialisasi untuk media dan influencer.

Peluncuran kampanye “Made in Singapore” menandai penyimpangan dari kampanye pemulihan internasional STB sebelumnya, ‘SingapoReimagine’, yang diluncurkan pada November 2020.

 

Imigrasi Filipina: Perjalanan Internasional Mulai Pulih, Perkirakan Kedatangan 4 juta Orang Pada Kuartal Keempat

this formate

Bisnis pariwisata kembali, wisatawan berbondong-bondong ke Bandara Internasional Davao (DIA). Biro Imigrasi pada Selasa 3 Oktober 2023 mencatat lebih dari 8 juta penumpang pada Januari hingga Agustus tahun ini, menandakan kebangkitan pariwisata di negara tersebut.  .  (Foto: PNA/Robinson Niñal Jr.)

MANILA, bisniswisata.co.id: Imigrasi membenarkan adanya peningkatan volume perjalanan internasional dan kedatangan wisatawan ke negara tersebut. Peningkatan signifikan kedatangan penumpang menunjukkan bahwa pariwisata dan perjalanan internasional sudah mulai pulih,” kata Komisioner BI Norman Tansingco.

Dia menambahkan bahwa jumlah kedatangan bahkan mungkin melampaui angka 4 juta pada kuartal terakhir tahun ini.

Sepanjang Januari hingga Agustus, Norman telah melaporkan kedatangan penumpang warga Filipina dan asing di Tanah Air sebanyak 8.117.286 orang.

Meskipun angka ini sedikit lebih rendah dari angka sebelum pandemi yang mencapai lebih dari 11 juta jiwa, namun angka ini merupakan peningkatan dramatis dari rekor kedatangan tahun lalu sebanyak 2.873.423 jiwa pada periode yang sama, katanya.

Di tengah meningkatnya jumlah wisatawan, Tansingco berjanji untuk terus mendukung Departemen Pariwisata dengan membuat pengalaman perjalanan menjadi lebih mudah.

 “Kami membeli lebih banyak gerbang elektronik untuk proses imigrasi yang lebih cepat.  Melalui teknologi, kami dapat mengatasi keterbatasan ruang yang kami miliki di bandara dan meningkatkan pengalaman penumpang,” tambahnya.

 Sebelumnya, BI Norman Tansingco berjanji akan meluncurkan jalur hijau bagi yang sering bepergian, pemegang Kartu Identitas Pendaftaran Orang Asing atau pemegang kartu ACR I, dan pekerja Filipina di luar negeri sebelum tahun berakhir.

 Dia juga meyakinkan masyarakat akan kesiapannya melayani seluruh penumpang pada masa puncak atau musim liburan, dengan lebih banyak personel imigrasi yang dikerahkan melintasi perbatasan negara.  (PNA)

Kampanye Promosi Pariwisata Untuk Menarik Lebih Banyak Wisatawan Asing Diluncurkan

this formate

VIENTIANE, bisniswisata.co.id: Kampanye promosi pariwisata Visit Laos Year 2024 rencananya akan diluncurkan secara resmi pada bulan November, bertujuan untuk menarik wisatawan mancanegara dan Laos pada tahun 2024.

Wakil Perdana Menteri Kikeo Khaykhamphithoune mengatakan pada pertemuan Jumat lalu bahwa kampanye tersebut akan mendatangkan wisatawan ke Laos dan mendorong penciptaan produk yang akan memperluas cakupan pariwisata dan menambah nilai produk, serta meningkatkan kualitas layanan sejalan dengan  persyaratan kelompok pasar sasaran,

 “Program ini akan mencakup kegiatan budaya dan festival tradisional di wilayah pusat dan daerah, serta memperkuat pariwisata domestik dan menginspirasi lebih banyak wisatawan asing untuk mengunjungi Laos, sehingga akan menghasilkan lebih banyak pendapatan bagi masyarakat lokal,” tambahnya.

 “Kampanye ini telah menjadwalkan 75 kegiatan, dengan 14 di antaranya diadakan secara nasional dan 61 di provinsi,” kata Menteri Penerangan, Kebudayaan dan Pariwisata SuanesavanhVignaket.

 Pihak berwenang Laos telah meningkatkan fasilitas pengunjung dan mengadakan lebih banyak kegiatan di luar ruangan seperti hiking dan memanjat, serta tempat perkemahan.

 Mereka juga telah menerbitkan sertifikat teknis dan keselamatan terkait dengan kegiatan wisata seperti pendakian, balon udara, paramotor trip dan kapal pesiar, serta peningkatan akses terhadap tempat wisata.

Pemerintah berharap setidaknya 4,6 juta wisatawan asing dan Laos akan berwisata ke negara Asia Tenggara tersebut pada tahun 2024, sehingga menghasilkan pendapatan sebesar 712 juta dolar AS.

 

Peringati Hari Batik Nasional : Istana Berbatik Hadirkan Fashion Show Keindahan Batik Nusantara

this formate

Menparekraf Sandiaga Uno mendapat sambutan hangat para undangan 

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Memeriahkan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, fashion show bertajuk “Istana Berbatik” digelar untuk memamerkan dan mempromosikan keindahan batik nusantara.

“Istana Berbatik” diselenggarakan di depan Istana Merdeka Jakarta, pada Minggu 1 Oktober 2023. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian BUMN, didukung oleh Pemprov DKI Jakarta, BUMN, BUMD DKI Jakarta, pihak swasta serta komunitas. 

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana, serta Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Ibu Wury Estu Handayani hadir dalam acara “Istana Berbatik” yang diselenggarakan untuk terus melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia. 

Perhelatan ini diharapkan pula dapat mendukung para desainer lokal sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Indonesia untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Batik adalah seni tradisional Indonesia yang melibatkan pembuatan pola-pola rumit pada kain dengan menggunakan lilin dan pewarna. Teknik menggambar di atas kain ini merupakan warisan budaya Indonesia yang telah dipraktikkan selama berabad-abad. 

Oleh karena itu, “Istana Berbatik” hadir sebagai ajang untuk mengapresiasi para insan yang telah melestarikan budaya batik tersebut, serta menjadi perayaan bagi indahnya budaya batik Indonesia.

“Bangsa Indonesia patut bersyukur memiliki Batik yang bukan hanya sebagai karya seni biasa. Tapi merupakan warisan budaya tak benda dunia,” kata Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengajak masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai batik sebagai warisan tradisi dan budaya asli Tanah Air melalui event “Istana Berbatik”.

“Istana Berbatik” menampilkan fashion show dibawakan oleh 506 peraga di antaranya para Menteri dan Wakil Menteri beserta pasangan, gubernur dari seluruh provinsi, Duta Besar negara sahabat, perwakilan BUMN, perwakilan dari Kraton Yogyakarta, Solo dan Cirebon, model profesional serta public figure.

Selain fashion show, kegiatan ini juga menghadirkan penampilan dari musisi ternama seperti Rossa, Soegi Bornean, Novia Bachmid, Mirabeth, Olivia, serta dipandu oleh MC multitalenta yaitu Raffi Ahmad dan Astrid Tiar.

Istana Berbatik di ikuti oleh Presiden RI Jokowi dan ibu serta jajarannya, para menteri, dubes, public figure dan para pengusaha

Fashion show “Istana Berbatik” memberi ruang bagi para desainer lokal dan seniman batik untuk menampilkan karya terbaik mereka. Dukungan terhadap desainer lokal maupun seniman batik ini menjadi langkah konkrit dalam memberdayakan batik dan industri mode Indonesia.

Selain juga ikut mendorong peningkatan kreativitas dan inovasi, serta memperkenalkan kekhasan budaya Indonesia ke kancah mode dunia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Indonesia memiliki beraneka ragam batik yang tersebar di berbagai daerah yang memiliki motif atau ciri khas, serta makna yang berbeda-beda.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak berbagai lapisan masyarakat agar dapat mencintai dan melestarikan budaya Indonesia, dalam hal ini batik sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendapatkan pengakuan dari UNESCO,” ujarnya.

Batik sendiri merupakan entitas budaya bangsa yang tidak hanya milik suku tertentu, namun menjadi milik nusantara, tambah Sandiaga.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang juga selaku Ketua Penyelenggara Istana Berbatik mengungkapkan gelaran ‘Istana Berbatik’ ini bukan sekadar seremonial memperingati Hari Batik Nasional, tapi juga untuk menunjukkan kekayaan warisan budaya Indonesia.

“Kami merancang event ini dengan tujuan untuk menyampaikan pesan bahwa batik adalah warisan budaya Indonesia yang tak lekang oleh waktu, terus relevan dari masa ke masa dengan dukungan masyarakat Indonesia yang senantiasa memakai batik dan mempromosikannya ke pasar Internasional,” kata Angela.

Acara ini dihadiri oleh 3190 undangan yang terdiri dari Menteri dan Wakil Menteri, BUMN, Gubernur, Duta Besar, Budayawan, Public Figure, komunitas dan Masyarakat Umum.

Dengan kehadiran “Istana Berbatik”, diharapkan masyarakat dapat semakin paham dan bangga terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia dan diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi industri mode lokal semakin berkembang dan menggaungkan pesona batik ke seluruh dunia.

 

 

Perinma Selenggarakan POP & Tamasya ke Belgia.

this formate

Anggota Perinma tamasya ke Belgia

LONDON, bisniswisata.co.id: Perhimpunan Eropa untuk Indonesia Maju (PERINMA) menyelenggarakan kegiatan kemah bersama sekaligus Pekan Olahraga Perinma (POP) pertama yang diinisiasi oleh Sekjen  Andi Tinellung dari Departemen Pendidikan dan Olahraga di dalam acara tamasya ini.

Rizal Tirta selaku Ketua Umum menyatakan bahwa  acara tamasya bersama ke Belgia ini bisa semakin mempererat hubungan sesama anggota  sehingga juga mempermudah kerjasama semua pihak demi mencapai tujuan Perinma yaitu untuk Indonesia Maju, ujarnya.

“Pekan Olahraga Perinma (POP) adalah kompetisi olahraga untuk memenangkan piala 1bergilir setiap tahun dan pertama ini dimenangkan oleh Belgia sebagai tuan rumah, dalam pertandingan bowling,” jelas Rizal Tirta.

Wakil Ketua Umum Perinma,  Sakaria Wieldgosz berharap bahwa POP dapat dilakukan setiap tahun bersamaan dengan kegiatan tamasya.

Perinma  merupakan tempat menjalin teman, sahabat dan juga keluarga. Tawa dan kegembiraan saat menghabiskan waktu bersama itulah yang membuat Perinma hadir untuk semua, ungkapnya.

Tamasya ke Belgia atau Perinma goes to Belgium menjadi tema kegiatan bersama ini dengan konsep camping di Belgia. Kegiatan tahunan kopi darat kali ini diselenggarakan tanggal 29 September sampai 1 Oktober 2023. Kali ini Belgia menjadi tuan rumah untuk temu kangen yang akhirnya dapat direalisasikan. 

Nia Poniyah, anggota dari Belgia kebetulan memiliki halaman yang cukup luas untuk peserta sehinnga bisa membangun tenda-tenda dan tidur di dalamnya selama dua malam.

Perhimpunan Eropa untuk Indonesia Maju (Perinma) adalah organisasi nirlaba yang berbasis di Eropa dan saat ini memiliki 13 negara anggota yaitu di Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Jerman, Hongaria, Inggris, Norwegia, Portugal, Rusia, Swedia, Swiss, Yunani.

Pekan Olahraga Perinma (POP) pemenang cabang bowling

Ada juga pendukung di 6 negara lain di Eropa yaitu Finlandia, Irlandia, Islandia, Polandia, Perancis dan Italia, serta di luar Eropa, seperti di Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, dan Indonesia. 

Di organisasi ini anggotanya adalah warga diaspora Indonesia di Eropa dan seluruh dunia dengan berbagai profesi maupunl latar belakang di berbagai bidang.  Sumber pendanaan kegiatan terletak pada kemampuan anggota, mitra dan pendukung untuk membiayai program organisasi secara mandiri dan kegiatan.

Perinma didirikan di Budapest, pada tanggal 2 Februari 2020 dan terdaftar secara sah di Kamar Belanda Perdagangan dengan nomor registrasi KvK 81402724.

Total peserta tamasya kali ini mencapai lebih dari 30 peserta. Anggota yang datang dari berbagai negara seperti Austria, Belanda, Jerman, Hongaria, Prancis, Swiss dan tentunya dari Belgia berkumpul bersama.

Berbagai kegiatan utamanya yaitu permainan antar kelompok di pagi hari dan jalan-jalan keliling kota Brugge di sore hari. Kemudian diadakan juga penyelenggaraan Pekan Olahraga Perinma (POP). 

“Jika kali ini kamu berhalangan ikut Tamasya Perinma Goes To Belgium, maka jangan sampai kelewatan lagi di Tamasya 2024! ya istilahnya “Gak ada lu itu kurang seru!”, tutup Rizal.

Terima kasih kepada seluruh Panitia dan Peserta yang telah mendukung sehingga bertambah satu lagi kenangan manis yang dapat kita nikmati dari kebersamaan kita di tamasya Perinma.

PM Thailand Pimpin Penyambutan Bandara Bagi Wisatawan Tiongkok dan Kazakstan

this formate

Acara di empat bandara internasional utama Thailand menandai pembebasan visa selama lima bulan bagi warga negara Tiongkok dan Kazakstan mulai 25 September 2023 hingga 29 Februari 2024.

Di Bandara Internasional Phuket, upacara diatur untuk penumpang yang datang dari Kazakhstan – Air Astana Penerbangan KC563 dari Almaty – dan China – Air China Penerbangan CA717 dari Hangzhou, Spring Airlines Penerbangan 9C8667 dari Shanghai, dan Air China Penerbangan CA821 dari Beijing.

BANGKOK, bisniswisata.co.id: Perdana Menteri Srettha Thavisin memimpin upacara penyambutan di Bandara Suvarnabhumi, salah satu dari empat bandara utama yang mengadakan perayaan penting untuk menyambut kedatangan wisatawan kelompok pertama dari Republik Rakyat Tiongkok dan Republik Kazakhstan di bawah skema pembebasan visa turis sementara, yang efektif hingga 29 Februari 2024.

Hadir bersama Perdana Menteri adalah Han Zhiqiang, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Rakyat Tiongkok untuk Kerajaan Thailand, Sudawan Wangsuphakijkosol, Menteri Pariwisata dan Olahraga, Thapanee Kiatphaibool, Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand (TAT), serta pejabat senior lainnya dan tokoh penting dari sektor publik dan swasta.

PM Srettha mengatakan pemerintahnya telah mengidentifikasi pariwisata sebagai pendorong utama peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja guna meringankan perekonomian.  

Hal ini mencerminkan langkah cepat untuk meningkatkan pendapatan pariwisata melalui kebijakan ‘kemudahan bepergian’ dengan merevisi dan memfasilitasi prosedur permohonan visa dan membebaskan biaya visa bagi wisatawan dari negara sasaran.  

Skema pembebasan visa dimulai untuk wisatawan dari Tiongkok dan Kazakhstan, karena keduanya dianggap sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan signifikan untuk menghidupkan kembali pariwisata Thailand.”

Pelancong Tiongkok dan Kazakstan yang tiba di Thailand selama periode lima bulan akan diberikan pembebasan visa sementara untuk tinggal selama 30 hari untuk tujuan pariwisata di Thailand.

Tiongkok adalah salah satu pasar penting Thailand baik dari segi pendapatan maupun jumlah wisatawan.  Dari 1 Januari hingga 17 September 2023, Thailand menyambut 2.341.080 pengunjung Tiongkok – sekitar 37% dari rekor tahun 2019, menjadikan Tiongkok sebagai pasar terbesar kedua setelah Malaysia.  

Sementara itu, jumlah wisatawan Kazakstan meningkat hampir dua kali lipat menjadi 109,865 dari 56,529 pada tahun 2019, menjadikan Kazakstan sebagai pasar dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.

Pemerintah optimis skema pembebasan visa akan menjadi mekanisme penting untuk menggerakkan perekonomian Thailand dan menghidupkan kembali pariwisata Thailand.  

Menghemat waktu dan biaya visa, skema ini diharapkan dapat merangsang keputusan yang lebih cepat di kalangan keluarga Tiongkok, kelompok wisata, dan memberikan insentif kepada wisatawan untuk memilih Thailand sebagai tujuan pilihan mereka selama Pekan Emas hingga Tahun Baru dan Tahun Baru Imlek mendatang.

Pemerintah mengharapkan langkah-langkah pariwisata yang menguntungkan ini akan membantu mendorong Thailand mencapai target 25-30 juta wisatawan internasional pada tahun 2023 dan sekitar 80% dari pendapatan yang dicapai pada tahun 2019 atau sebesar 1,5 triliun Baht. 

Target pendapatan pariwisata secara keseluruhan pada tahun 2023 adalah 2,38 triliun Baht baik dari wisatawan domestik maupun internasional.  Sejak 1 Januari hingga 17 September 2023, Thailand mencatatkan 19.000.988 pengunjung asing.

Otoritas Pariwisata Thailand (TAT ) memperkirakan bahwa skema pembebasan visa akan membantu menjangkau 4,01-4,4 juta wisatawan Tiongkok dan mencapai target pendapatan sebesar 257,5 miliar Baht pada tahun 2023. 

Secara khusus, selama periode stimulus visa lima bulan, Thailand diperkirakan akan menyambut 2,888,500 wisatawan Tiongkok, yang  akan menghasilkan pendapatan sebesar 140,3 miliar Baht, atau mewakili sekitar 62% dari rekor tahun 2019.

Jumlah wisatawan Kazakstan diperkirakan mencapai 150,000 sepanjang tahun 2023, dan 129,485 dalam lima bulan atau meningkat 49.7% dibandingkan periode yang sama sebelumnya, dengan demikian  menghasilkan pendapatan sebesar 7,93 miliar Baht.

TAT bekerja sama dengan sektor publik dan swasta menyelenggarakan upacara penyambutan bandara khusus di Bandara Internasional Suvarnabhumi, Don Mueang, Chiang Mai, dan Phuket.  

Penumpang yang tiba pada penerbangan yang ditentukan di keempat bandara disuguhi pertunjukan budaya unik di setiap lokasi, karangan bunga, dan suvenir untuk menandai peristiwa penting tersebut, sehingga menggarisbawahi posisi lama Thailand sebagai tujuan pilihan bagi wisatawan dari seluruh dunia.

Di Bandara Internasional Don Mueang, acara ini menyambut kedatangan penumpang pada tiga penerbangan dari Tiongkok: AirAsia Penerbangan FD583 dari Kunming, Thai Lion Air Penerbangan SL935 dari Changsha, dan Nok Air Penerbangan DD3111 dari Nanning.

 Di Bandara Internasional Chiang Mai, penyambutan bandara diperuntukkan bagi penumpang yang tiba dengan dua penerbangan dari Tiongkok: China Eastern Airlines Penerbangan MU205 dari Shanghai dan Penerbangan MU2563 dari Kunming

Sementara upacara di Bandara Suvarnabhumi menyambut kedatangan 341 penumpang Thai AirAsia X Penerbangan XJ761 dari Shanghai, China.

Pembebasan atau bebas visa perjalanan mulai 25 September 2023 hingga 29 Februari 2024 bagi pemegang paspor Tiongkok dan Kazakstan berdampak signifikan terhadap pariwisata.  Pada tanggal 25 September saja, hampir 10.988 turis Tiongkok tiba di Thailand.

Jumlahnya meningkat menjadi 11.160 keesokan harinya.  Angka-angka tersebut dinilai cukup tinggi sehingga memberikan keyakinan kepada pemerintah bahwa langkah-langkah tersebut akan merangsang perekonomian dan merevitalisasi sektor pariwisata sebagaimana dimaksud.

Laporan dari Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Thailand juga mengungkapkan bahwa begitu pemerintah Thailand mengumumkan kebijakan bebas visa, terdapat respon yang signifikan dari warga Tiongkok. 

 Hal ini menjadi topik hangat di Tiongkok, dengan peningkatan substansial dalam jumlah pengunjung situs web pariwisata Thailand.  Lebih dari 650.000 pemesanan telah dilakukan untuk perjalanan di bulan Oktober.

 Media internasional juga terus menunjukkan minat terhadap berita pariwisata Thailand yang semakin populer di kalangan wisatawan Tiongkok, seperti lonjakan pemesanan tour yang ditawarkan oleh perusahaan seperti Spring Tours dari tanggal 28 September hingga 1 Oktober, yang hampir terjual habis.

Pencarian destinasi wisata Thailand di situs Trip.com meningkat sebesar 800%, kata penyedia layanan perjalanan tersebut

 

                        

Hanoi Sambut 18 Juta Turis Dalam 9 Bulan 2023

this formate

HANOI, bisniswisata.co.id: Jumlah wisatawan ke ibu kota Hanoi, Vietnam, mencapai 18,9 juta dalam sembilan bulan pertama tahun 2023, naik 36,5 persen dari tahun ke tahun, lapor Departemen Pariwisata kota.

Dari jumlah tersebut, kunjungan wisatawan asing mencapai 3,2 juta, meningkat empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan melampaui target tahun ini sebesar 3 juta, sementara jumlah pengunjung domestik meningkat sebesar 20,2 persen YoY menjadi 15,7 juta.  juta.

Dilansir dari vietnamnews.vn/travel, total pendapatan pariwisata diperkirakan mencapai VNĐ69,3 triliun (US$2,88 miliar), naik 66,9 persen dibandingkan tahun lalu.

Hanoi, secara konsisten menerima pujian tinggi dari organisasi pariwisata internasional, dan menempati peringkat di antara destinasi paling menarik di dunia.  Pada tanggal 6 September lalu,  Hanoi sekali lagi diakui sebagai destinasi kota teratas di Asia untuk tahun 2023.

Direktur Departemen Pariwisata Đặng Hương Giang mengatakan sektor ini telah meluncurkan berbagai jenis pariwisata yang selaras dengan kekuatan masing-masing daerah, seperti wisata olahraga di distrik terpencil Sóc Sơn, pariwisata berbasis komunitas dengan fokus pada layanan kesehatan di Ba  Distrik Vì dan Sóc Sơn, dan wisata balon udara di distrik Tây Hồ dan Long Biên serta kotapraja Sơn Tây.

Pemerintah telah meningkatkan infrastruktur destinasi pariwisata, termasuk konektivitas transportasi antara destinasi wisata dan jaringan jalan kota.

Pemerintah juga melakukan diversifikasi metode komunikasi di seluruh platform digital untuk menarik pengunjung ke kota dengan pesan yang konsisten “Hanoi – Datanglah untuk Mencintai” dan “Hanoi – Destinasi Pariwisata yang Aman, Ramah, Berkualitas dan Menarik”.