TAT Luncurkan Kampanye Komunikasi Online ‘Thais Always Care’

this formate

BANGKOK, bisniswisata.co.id: The Tourism Authority of Thailand (TAT), bekerja sama dengan Biro Polisi Pariwisata, Grab Taxi (Thailand), dan Central Pattana (CPN), secara resmi meluncurkan kampanye komunikasi online terbaru “Thais Always Care”.

Hal ini  untuk memastikan bahwa wisatawan dari seluruh Thailand dunia menikmati pengalaman perjalanan yang lancar dan merasa aman serta diterima di Thailand.

Dilansir dari traveltradejournal.com, Thpanee Kiatphaibool, Gubernur TAT, mengatakan, Kampanye ‘Thais Always Care’ adalah komunikasi terbuka dengan warga Thailand dan wisatawan asing, terutama dari Tiongkok, yang telah menjadi sumber pasar utama bagi Thailand. 

“Kami ingin berbagi dengan dunia tentang upaya berkelanjutan Thailand untuk meningkatkan standar keselamatan dalam industri perjalanan dan pariwisata, serta pesona kerajaan yang tak ada habisnya sebagai tujuan yang diinginkan wisatawan untuk datang dan menikmati pengalaman perjalanan yang berkesan dan bermakna.”

Di bawah konsep ‘Land of CARE’, kampanye ‘Thais Always Care’ mencerminkan keramahtamahan dan kehangatan Thailand yang terkenal terhadap pengunjung serta memperkuat citra orang Thailand sebagai tuan rumah yang baik bagi wisatawan.

CARE adalah singkatan dari Compassion – yang mencerminkan kemurahan hati masyarakat Thailand; Asisten –mengacu pada warga Thailand sebagai tuan rumah yang baik dan siap membantu wisatawan saat membutuhkan.

Sedangkan Relief – menunjukkan Thailand sebagai tujuan liburan yang sempurna dimana wisatawan dapat bersantai dan menjelajahi kekayaan pengalaman perjalanan yang menyenangkan; dan Elevate – menyoroti upaya berkelanjutan Thailand untuk meningkatkan standar pariwisata dan keselamatan.

TAT awalnya meluncurkan kampanye ini pada bulan Desember 2023 saat konferensi pers tingkat tinggi, yang dipelopori oleh Kementerian Pariwisata dan Olahraga, yang menyoroti komitmen dari 12 badan publik untuk bekerja sama memfasilitasi jutaan wisatawan yang akan beraktivitas di musim perayaan. 

Kolonel Biro Somchai Theerapatrpaisan, Wakil Komandan Divisi Staf Umum, Biro Polisi Pariwisata, mengatakan, “Polisi Pariwisata akan meningkatkan langkah-langkah keselamatan dan keamanan dalam upaya penuh dengan menerapkan teknologi untuk membantu wisatawan asing. 

Hal ini termasuk menggunakan truk keliling Polisi Pariwisata untuk berkomunikasi dengan wisatawan dan menyiarkan langsung situasi tersebut ke biro Polisi Pariwisata Thailand. 

Selain itu, aplikasi ‘POLICE I LERT U’ yang menawarkan beberapa bahasa seperti Inggris, China, Rusia, Jepang, Korea, Prancis, Jerman, dan Arab membantu menghubungkan wisatawan asing dengan pusat darurat 24 jam 1155. 

Hal Ini juga berfungsi sebagai pusat koordinasi organisasi internasional dan kedutaan untuk memberikan bantuan segera kepada wisatawan internasional.

Nattakit Tangpoonsinthana, Wakil Presiden Eksekutif, Pemasaran CPN, mengatakan, CPN siap menjadi Pusat Wisata yang komprehensif. 

“Oleh karena itu, kami telah memperkuat langkah-langkah keamanan yang mencakup seluruh department store dengan memasang kamera CCTV dan menerapkan pemeriksaan ketat terhadap pengunjung dan kendaraan serta pemeriksaan tas di pintu masuk “ ujarnya. 

Selain itu, penjaga keamanan secara konsisten telah dilatih untuk mengatasi keadaan darurat dan insiden yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Worachat Luxkanalode, Country Head of Grab Thailand, mengatakan, “Keselamatan adalah prioritas utama kami. Grab terus mengembangkan teknologi untuk meningkatkan kepercayaan diri serta seluruh tahapan pengalaman penumpang seperti menerapkan sistem pemilihan mitra pengemudi yang ketat.

Menggunakan Otentikasi Wajah yang Didukung AI, mengatur pelatihan online untuk mengemudi dengan aman, menerapkan pemantauan perjalanan real-time yang dilengkapi GPS untuk melacak kendaraan, dan menyediakan fitur pusat keselamatan untuk berbagi lokasi secara real-time dan memberikan bantuan jika terjadi keadaan darurat. 

“Kami berharap fitur-fitur ini akan memperkuat kepercayaan diri wisatawan dan membentuk pengalaman mengesankan berwisata di Thailand.” tegasnya.

Kampanye ‘Thais Always Care’ akan melibatkan KOL internasional terkemuka untuk meningkatkan citra positif aset pariwisata dan kekuatan lunak Thailand serta memperkuat citra Thailand sebagai destinasi wisata yang aman. 

Audiens yang disasar adalah wisatawan lokal dan asing termasuk wisatawan Tiongkok. Kampanye ini diperkirakan akan mengumpulkan 100 juta tayangan.

Peluang Investasi di 8 KEK dan 5 DSP Indonesia Mulai Ditawarkan Menparekraf ke UAE

this formate

Menparekraf bersama Dr Adil Alzarooni

DUBAI, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mulai menawarkan peluang investasi di 8 Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK) dan lima Destinasi Super Prioritas ( DSP) ke Uni Emirat Arab.

Dakam kunjungan ke UAE, 5 Januari lalu, Sandiaga Uno bertemu dengan Ketua Tim Kewirausahaan dan Pendidik Uni Emirat Arab (UEA) di bidang pengembangan zona ekonomi, keberlanjutan bisnis keluarga, dan pendidikan, Dr Adil Alzarooni. 

Pada kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno menawarkan sejumlah peluang investasi strategis di 8 Kawasan Ekonomi Khusus Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, seperti KEK Mandalika di Lombok Tengah, KEK Tanjung Kelayang di Belitung

Begitu pula KEK Likupang di Minahasa Utara, KEK Tanjung Lesung di Pandeglang, KEK Nongsa di Batam, KEK Lido di Bogor, KEK Singhasari di Malang, dan KEK Morotai di Kepulauan Morotai.

“ Kami juga menawarkan investasi di lima Destinasi Super Prioritas, antara lain Borobudur, Danau Toba, Likupang, Mandalika, dan Labuan Bajo,” ungkapnya.

Menurut Sandiaga, dalam pertemuan dengan  Dr Adil Alzarooni, dia juga menjekaskan soal untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), termasuk Proyek Investasi Siap Ditawarkan (IPRO) di Aceh dan Bali.

Tawaran investasi tersebut disampaikannya sangat menjanjikan, mengingat jumlah kunjungan wisatawan dari UEA ke Indonesia terus meningkat. Merujuk data realisasi investasi sektor pariwisata dari UEA ke Indonesia pada tahun 2023 mencapai US$3,1 juta.Naik sebesar 429 persen dibandingkan tahun 2022.

“Hal yang dibutuhkan Indonesia bukan hanya investasi, tapi juga menciptakan ekosistem investasi yang baik, khususnya dengan pihak swasta. Karena itu kami terus mendorong keterlibatan pihak swasta lewat Public Private Partnership (PPP) dalam percepatan pembangunan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf berharap dengan masuknya investor dapat mendorong percepatan pembangunan, dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. 

Tawaran investasi yang disampaikan Menparekraf Sandiaga pun disambut baik oleh Dr Adil Alzarooni.Pria yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang manajemen eksekutif, investasi, penjualan, logistik, keamanan TI, dan pengembangan zona ekonomi itu pun antusias untuk datang ke Indonesia.

“Tawaran ini sangat menarik, dan saya tidak sabar untuk segera merealisasikan. Kami siap membantu untuk menciptakan _private sector_ khususnya di KEK. Doakan saya segera ke Indonesia,” katanya.

Usai melakukan pertemuan dengan Dr Adil Alzarooni, Menparekraf Sandiaga kemudian bertemu dengan Chairman Ayana Holding, Abdullah Lahej di Ayana Holding, Al Karama, Dubai, UAE.

Pada kesempatan itu Menparekraf menawarkan peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja masyarakat.

Abdullah Lahej dan perusahaan miliknya diketahui adalah pihak yang membangun banyak landmark ikonik di Dubai seperti Downtown Dubai, Dubai Marina, Business Bay dan Arabian Ranches.

“Kami mengajak Ayana Holding untuk berinvestasi di Indonesia, sekaligus memberikan pelajaran kepada kami untuk membangun KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) dan sejumlah destinasi pariwisata di Tanah Air,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno.

Dia juga mengajak Abdullah Lahej untuk berkunjung ke Jembrana, Bali yang kini menjadi salah satu tujuan destinasi wisata yang tengah dikembangkan menjadi pusat ekonomi baru di Pulau Dewata.

Chairman Ayana Holding dan Chairman Trademark Group of Companies UAE itu mengaku antusias untuk segera berkunjung ke Bali. “Kami menyambut baik tawaran ini, kebetulan dalam waktu dekat kami berencana ke Australia, kami akan datang melihat indahnya negara anda,” ungkap Abdullah Lahej. 

Celebrity Cruises Mengumumkan Promosi Karibia

this formate

Armada Edge Series Celebrity Cruises.                     ( Foto: Celebrity Cruises.)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Celebrity Cruises merayakan serangkaian pengalaman pertamanya di tahun 2024 dengan empat kapal Edge Series yang berlokasi di tujuan utama untuk musim panas dan seterusnya.

Dilansir dari travelpulse.com, para tamu dapat melakukan perjalanan ke Karibia dengan rencana perjalanan tiga dan empat malam atau berlayar dengan kapal Edge Series terbarunya, Celebrity Ascent , dengan diskon mengesankan yang ditawarkan selama Penjualan Semi-Tahunan merek tersebut.

Promosi ini mencakup diskon 75 persen untuk tarif tamu kedua pada pelayaran hingga 30 April 2024, selain kredit penerbangan sebesar $200 pada tanggal tertentu.

Rencana perjalanan yang memenuhi syarat untuk penghematan ini termasuk musim Karibia terbesar Celebrity Cruises, dengan lebih banyak pilihan bagi wisatawan untuk menikmati perairan biru yang tenang dan sinar matahari di kawasan itu. 

Sembilan resor tepi laut pemenang penghargaan Selebriti, yang terbanyak di Karibia untuk merek ini, akan mengarungi kawasan ini dengan rencana perjalanan mulai dari liburan pendek tiga malam yang baru hingga liburan 12 malam, memberikan wisatawan lebih banyak pilihan daripada sebelumnya untuk melarikan diri. kesedihan musim dingin.

Selain itu, pelayaran tertentu seperti Celebrity Cruise juga akan mengunjungi Perfect Day di CocoCay yang berperingkat tinggi, memberikan akses ke pengalaman pulau pribadi eksklusif yang banyak dikunjungi selebrita dunia.

Menjadi tujuan atau destinasi wisata pribadi Kapal Pesiar Royal Caribbean dan eksklusif bagi  tamu kapal pesiarnya. Pulau wisata ini berada di Bahama, Karibia dan diberi nama CocoCay Island. 

Seperti pulau wisata pada umumnya, CocoCay memiliki beragam fasilitas dan layanan yang memanjakan turis, seperti kolam renang dengan seluncuran air sepanjang 41 meter, kabel luncur, wahana balon udara, bar, serta lounge.

Sebuah pulau kecil, seluas 1,57 km x 0,43 km yang telah mempesona pariwisata dunia. Bukan semata karena keindahan alamnya. Tapi renovasi besar-besaran yang telah dilakukan di dalamnya untuk memanjakan wisatawan dunia.

 

Inilah Yang Baru dari Ekspedisi Aurora untuk Tahun 2024 dan Selanjutnya

this formate

Foto: dok . Aurora Expeditions)

NEW JERSEY, bisniswisata.co.id : Meskipun banyak orang masih terpaku dengan beragamnya tantangan yang terjadi di seluruh dunia, kabar baiknya adalah tahun 2024 memberikan peluang untuk permulaan baru dan mungkin optimisme baru.

Dilansir dari travelpulse.com, tahun 2024 ini diharapkan mencakup fokus pada “kation keren”, estetika yang penuh perhatian (wisatawan yang ingin membuat pilihan yang lebih sadar dan bertanggung jawab), dan para retret yang memulai kembali (yang fokus pada perjalanan yang berakar pada pengembangan diri)—di antara beberapa hal menarik lainnya. 

Perkembangan yang baru-baru ini diidentifikasi oleh survei Booking.com. Pendapat dari sekitar 27.000 wisatawan yang tersebar di 33 negara digunakan untuk mengidentifikasi tren tersebut dan tren lainnya yang muncul pada tahun mendatang.

Secara terpisah, selama Virtuoso Travel Week lalu terungkap bahwa ekspedisi yang berfokus pada pendidikan dan sains juga menjadi perhatian utama para pelancong, khususnya mereka yang peduli terhadap perubahan iklim.

Merek perjalanan di seluruh dunia telah memperhatikan tren ini dan banyak yang memasukkannya ke dalam rencana perjalanan mereka untuk tahun 2024 dan bahkan 2025. 

Hal ini termasuk Ekspedisi Aurora, yang memiliki serangkaian kapal pesiar baru yang menarik untuk tahun mendatang dan seterusnya. TravelPulse baru-baru ini bertemu dengan CMO Aurora Expeditions, Hayley Peacock-Gower, yang berbagi sekilas tentang apa yang akan terjadi pada tahun 2024 dan 2025.

Tentu saja termasuk bagaimana perusahaan pelayaran ekspedisi memanfaatkan beberapa minat wisatawan yang terus berkembang dan kebutuhan planet yang terus berkembang.

Dengan gelombang panas yang memecahkan rekor di Spanyol, Italia, Yunani, dan seterusnya pada musim panas lalu, banyak berita utama yang menyatakan bahwa liburan musim panas Eropa yang panjang dan populer mungkin sudah berlalu.

“Memasukan rute ke Greenland yang sudah lama menjadi destinasi wisata yang menerima kurang dari 57.000 wisatawan pada tahun 2019, telah tiba saat Greenland bersinar. Greenland adalah alam mimpi baru. Kami melihat banyak sekali kecintaan terhadap Greenland saat ini.” jelas Peacock-Gower.

Meskipun  musim panas yang parah di tempat lain di seluruh dunia adalah salah satu alasan meningkatnya popularitas Greenland, negara ini juga memiliki banyak hal untuk ditawarkan kepada pengunjung. 

Sebuah pulau yang luasnya tiga kali lipat negara bagian Texas, Greenland terkenal dengan fjordnya yang dalam, gletsernya yang sangat besar, dan tundra yang luas dan berwarna-warni. 

Ini adalah rumah bagi lapisan es terbesar kedua di dunia (setelah Lapisan Es Antartika) yang mencakup lebih dari 1.500 mil. Sementara itu, lautan di sekitar pulau adalah rumah bagi anjing laut, walrus, dan paus.

“Itu terpencil dan belum terjamah dan tidak tersentuh. Ini benar-benar seperti Patagonia di utara,” kata Peacock-Gower.

Untuk tahun 2024 Aurora memiliki beragam rencana perjalanan Greenland yang direncanakan termasuk Greenland Odyssey selama 17 hari pada bulan Juli.

Skotlandia adalah tujuan wisata keren lainnya yang sedang meningkat di tahun mendatang. Meski tidak memiliki suhu yang sangat tinggi, Skotlandia tentu saja merupakan tempat pelarian dari meningkatnya panas global.

“Ini benar-benar destinasi yang menarik dan lebih sejuk dibandingkan Eropa. Ada juga banyak situs bersejarah untuk dikunjungi, mengamati burung, dan satwa liar.”kata Peacock-Gower.

Ekspedisi Berfokus pada Sains dan Pendidikan

Meskipun pendidikan dan pengayaan telah lama menjadi bagian inti dari penawaran Aurora, pada tahun 2024 dan seterusnya akan ada lebih banyak fokus pada jenis pengayaan langsung ini bagi para wisatawan.

“Pendidikan partisipatif kini sedang meningkat,” kata Peacock-Gower. “Penumpang dan pelancong sangat ingin terlibat.”

Penawaran pendidikan dan ‘partisipatif’ yang ada dengan Aurora berkisar dari wisatawan yang ikut serta dalam survei burung laut dan pembersihan lingkungan hingga lokakarya dengan beberapa fotografer alam terkemuka dunia dari National Geographic dan BBC. Pada tahun-tahun mendatang, pendidikan fotografi khususnya akan terus diperluas.

“Fotografi selalu menjadi hal yang sangat disukai, namun kami benar-benar fokus untuk terus meningkatkan pendidikan fotografi,” kata Peacock-Gower. 

Fotografi  adalah sesuatu yang baru dan terus berkembang. Secara khusus, dia berencana melakukan perjalanan fotografi tertentu pada tahun 2025. Sebuah perjalanan bertema dengan fotografer berkaliber luar biasa di berbagai bidang.

Lebih dekat lagi, Aurora akan menambah penawaran pendidikannya dengan membawa Don Maruska, penulis Solve Climate Change Now, ke dalam ekspedisi. 

Maruska, yang mendorong masyarakat untuk melakukan aksi iklim dan bersenang-senang saat melakukannya, akan bergabung dalam pelayaran 12 hari Spirit of Antarctica Aurora pada bulan Desember.

Datang musim semi, fasilitator pembangunan kembali, petualang, dan penulis Gina Chick akan bergabung dengan ekspedisi 21 hari Aurora ke Falklands, Georgia Selatan, dan semenanjung Antartika. 

Chick berspesialisasi dalam program terkemuka yang membantu orang dewasa dan anak-anak belajar merasa betah di alam liar dan memanfaatkan kearifan nenek moyang pemburu-pengumpul kita.

“Dia akan memfasilitasi lokakarya dan memberikan wawasan,” kata Peacock-Gower. Kami juga membawa serta seorang reporter Australia yang akan melakukan serangkaian wawancara dengan Gina, sehingga wisatawan dapat mendengar langsung pengalamannya.” jelasnya.

Ekspedisi yang berfokus pada seni adalah ide terakhir yang dipertimbangkan Aurora untuk pelayaran masa depan.“Kami sedang memikirkan cara untuk menggabungkan alam dan seni, tapi hal ini masih dalam proses,” kata Peacock-Gower.

 

15 Cruises Akan  Singgah di Pelabuhan Celukan Bawang Bali 2024

this formate

Sejumlah penumpang kapal pesiar Celebrity MIllenium berbendera Malta itu berjalan di dermaga setelah tiba di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, 2/1/2024. ( (Foto:  ANTARA/HO-Pelindo Celukan Bawang )

BULELENG, bisniswisata.co.id: Membuka awal tahun 2024, dua kapal pesiar jumbo sudah singgah dengan lego jangkar di Pelabuhan Celukan Bawang, Bali yakni Norwegian Jewel dan Celebrity Millenium.

Dilansir dari Antara, Norwegian Jewel merupakan kapal pesiar berbendera Bahama dengan panjang 294 meter yang membawa 2.350 penumpang dan 1.033 crew

Kapal pesiar itu berlayar dari Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand dan berlayar ke sejumlah titik di Asia Tenggara termasuk Pelabuhan Celukan Bawang dan Benoa dan kembali bertolak menuju Singapura.

Sedangkan kapal pesiar Celebrity Millenium juga lego jangkar di sekitar pelabuhan karena panjang kapal pesiar berbendera Malta itu memiliki panjang 294 meter.

Kapal berbobot 91.011 gross tonage (GT) itu tiba pada Selasa (2/1) membawa sebanyak 1.794 penumpang dan 934 awak kapal.

Setelah menginjakkan kaki di daratan Buleleng, wisatawan mancanegara yang turun dari kapal pesiar kemudian menjelajahi sejumlah objek wisata yang ditawarkan agen perjalanan wisata di antaranya Bedugul, air panas Banjar hingga destinasi budaya lainnya.

Norwegian Jewel adalah kapal pesiar yang dioperasikan oleh Norwegian Cruise Line. Kapal utama dari kapal pesiar kelas Jewel NCL dan mulai beroperasi pada tahun 2005. Kapal ini berlayar terutama di Samudra Pasifik bagian barat.Panjang kapal mencapai  294 m dan pembuatnya perusahaan Meyer Werft.

Untuk keberangkatan rute Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam melalui Marina Bay Cruise Centre Singapura dan menjanjikan kemudahan sejak mulai reversasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi terkini, seperti harga dan ketersediaan langsung secara online- tanpa kerumitan apa pun.

Sedangkan Celebrity Millennium adalah kapal pesiar yang dioperasikan oleh Celebrity Cruises. Kapal utama yang kapalnya ditenagai oleh turbin gas. Beroperasi tahun 2000, menjadi kapal tertua yang beroperasi di armada Celebrity dengan sisi terlebar: 32 m, panjang 294 m dan pembuatnya perusahaan Chantier de L’ Atlantique.

 

 

 

Pelabuhan Benoa Layani 4.400 Turis Cruise Celebrity Millenium

this formate

Petugas menangani barang bawaan penumpang kapal pesiar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Kamis, 4/1/2024. (Foto: ANTARA/HO-Pelindo Benoa)

DENPASAR, bisniswisata.co.id: BUMN PT Pelindo Regional III mencatat Pelabuhan Benoa di Denpasar, Bali, melayani total 4.400 turis mancanegara yang tiba dan berangkat menumpangi kapal pesiar Celebrity Millenium dalam sehari.

“Ini merupakan bukti Pelabuhan Benoa siap melayani kapal pesiar berskala internasional,” kata Manager Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) Pelindo Regional III Karlinda Sari di Denpasar dilansir dari Antara

Dia menjelaskan penumpang yang naik dan turun dalam sehari itu menandai Pelabuhan Benoa dengan program Bali Maritime Tourism Hub atau Pusat Pariwisata Maritim Bali (BMTH) sebagai pintu masuk wisata kapal pesiar.

Penumpang yang turun dari Celebrity Millenium di Pelabuhan Benoa seluruhnya wisatawan asing mencapai 2.081 orang setelah berlayar pada 23 Desember 2023 dari Singapura.

Kapal mewah itu menjelajahi beberapa titik di Asia Tenggara termasuk lego jangkar di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali Utara pada Selasa (2/1) kemudian Pelabuhan Lembar, NTB pada Rabu (3/1) dan terakhir bersandar pukul 05.00 Wita di Benoa, Denpasar, Kamis pekan lalu.

Selanjutnya, kapal pesiar berbendera Malta itu menaikkan atau embarkasi 2.300 orang. wisatawan mancanegara yang berbeda dari penumpang yang sebelumnya turun atau debarkasi di Benoa.

Total ada sebanyak 5.200 orang penumpang termasuk awak kapal dalam proses naik turun (turn around) penumpang kapal pesiar itu.

“Proses itu berlangsung selama tiga jam, mulai dari pukul 10.00 Wita hingga 13.00 Wita,” imbuhnya.

Beberapa persiapan dilakukan guna memperlancar proses di antaranya penanganan bagasi atau koper penumpang , penyediaan gangway atau tangga naik turun penumpang, alur pelaporan (check-in) tiket hingga proses imigrasi.

Selama proses tersebut, Pelabuhan Benoa dibantu oleh dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Benoa, Imigrasi, Bea Cukai serta instansi terkait lainnya hingga agen kapal.

“Ini juga menegaskan Bali tidak hanya sekedar julukan wisata kapal pesiar namun juga sebagai tempat pemberangkatan wisatawan asing untuk wisata kapal pesiar,” katanya.

Berdasarkan data situs informasi kapal pesiar global, CruiseMapper harga untuk paket wisata kapal pesiar Benoa, Bali-Singapura dengan kapal dengan panjang 294 meter itu mencapai US$1.499 atau sekitar Rp23,2 juta (estimasi kurs 1 dolar AS sama dengan Rp15.500).

Ada pun rute pelayaran kapal pesiar berbobot 91.011 gross tonage (GT) itu berdasarkan situs CruiseMapper, dari Pelabuhan Benoa, Bali yakni rencananya singgah menuju Lembar, NTB, Celukan Bawang, Bali Utara, selanjutnya Kuala Lumpur dan Pulau Penang, Malaysia.

Kemudian, Pulau Langkawi Malaysia, Phuket Thailand dan rencananya tiba di Singapura pada 16 Januari 2024 atau total selama 12 hari pelayaran.

Pada saat yang bersamaan di dermaga selatan Pelabuhan Benoa juga sandar kapal pesiar Ocenia Regatta berbendera Kepulauan Marshall dengan panjang 181 meter yang membawa sekitar 800 orang penumpang.

Pelindo Regional III mencatat pada 2023, Pelabuhan Benoa telah melayani 48 kapal pesiar dengan total 77.864 penumpang, sedangkan untuk 2024, Pelabuhan Benoa menerima 52 kapal pesiar dijadwalkan sandar dengan membawa total sekitar 89.400 penumpang.

 

52 Cruise Masuk Daftar Sandar 2024 di Pelabuhan Benoa Bali

this formate

Penumpang turun dari kapal pesiar Norwegian Jewel (depan) yang sandar bersamaan dengan kapal pesiar Nautica di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali pada 1 Januari 2024. (Foto:ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta)

DENPASAR, bisniswisata.co.id:  BUMN PT Pelindo Cabang Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali menerima sebanyak 52 kapal pesiar yang masuk daftar untuk sandar di pelabuhan itu dijadwalkan pada 2024.

“Jumlah itu melonjak dibandingkan realisasi 2023 mencapai 48 kapal pesiar,” kata Manager Hukum dan Hubungan Masyarakat (Humas) Pelindo Regional III Karlinda Sari di Denpasar, Jumat.

Dia memperkirakan jumlah wisatawan mancanegara yang diangkut kapal pesiar pada 2024 itu mencapai sekitar 89.400 orang.

Sedangkan jumlah wisatawan asing yang dibawa 48 kapal pesiar pada 2023 itu mencapai sekitar 77.864 orang.

Untuk kapal pesiar yang sudah sandar selama awal 2024 ini ada tiga yakni Norwegian Jewel, Celebrity Millenium dan Oceania Regatta.

Tak hanya menurunkan turis mancanegara, Pelabuhan Benoa juga sudah menaikkan (embarkasi) penumpang wisatawan mancanegara yang menumpang kapal pesiar Celebrity Millenium, dalam jumlah yang besar mengawali 2024.

Berdasarkan data Pelindo Regional III, sebanyak 2.081 wisatawan asing turun dari kapal pesiar sepanjang 294 meter itu dan ada sekitar 2.300 orang wisatawan mancanegara yang naik melalui Pelabuhan Benoa.

Pihaknya optimis Pelabuhan Benoa menjadi salah satu pintu masuk wisata kapal pesiar baik yang turun maupun yang naik melalui pelabuhan itu.

Realisasi itu seiring dengan pengembangan Pelabuhan Benoa Bali sebagai Pusat Pariwisata Maritim (Bali Maritime Tourism Hub/BMTH) yang saat ini terus digenjot.

Ada pun beberapa infrastruktur dasar sudah rampung di antaranya perpanjangan dermaga yang saat ini sudah mencapai 500 meter dari awalnya 350 meter sehingga mampu menampung dua kapal pesiar parkir dalam waktu bersamaan.

Ke depan, BMTH dapat menampung empat hingga lima kapal pesiar dalam waktu yang bersamaan, menunggu relokasi terminal migas yang rencananya direlokasi di sebelah utara Pelabuhan Benoa.

Berdasarkan data Pelindo Regional III, total biaya yang dikucurkan untuk proyek BMTH itu yakni Rp1,2 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk infrastruktur di laut dan pengerjaan infrastruktur di darat menelan anggaran mencapai Rp2,2 triliun dari kantong Pelindo.

Pelindo Konfirmasi Kunjungan 107 Cruise Pada Tahun 2024

this formate

Kapal pesiar sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada penghujung bulan November 2023. ( Foto: ANTARA/HO-Pelindo Regional 3)

SURABAYA,bisniswisata.co.id: PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menginformasikan kunjungan 107 kapal pesiar yang dijadwalkan singgah di wilayah Indonesia Timur sepanjang tahun 2024. 

Sejumlah pelabuhan menjadi Port of call atau tujuan pelayaran atau destinasi yang akan disinggahi kapal pesiar sesuai rencana perjalanan yang telah ditetapkan di awal.

Kepala Pelindo Regional 3 Ardhy Wahyu Basuki menjelaskan kapal pesiar yang berasal dari berbagai negara dengan tujuan wisata ke kawasan Asia, Asia Pasifik, hingga Australia tersebut totalnya membawa 172.750 wisatawan.

“Pelabuhan di wilayah Indonesia Timur yang menjadi tujuan favorit berlabuh kapal pesiar adalah Pelabuhan Benoa, Bali,” katanya saat dikonfirmasi di Surabaya seperti dilansir Antara beberapa waktu lalu.

Terdata sepanjang tahun 2023 lalu, Pelabuhan Benoa dikunjungi 44 kapal pesiar. Berikutnya Pelabuhan Lembar dan Gilimas, Nusa Tenggara Barat, yang dikunjungi 15 kapal pesiar.

Kemudian Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, yang dikunjungi 13 kapal pesiar. Sedangkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dikunjungi 10 kapal pesiar. Serta Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo, Jawa Timur, dan Celukan Bawang, Bali, dikunjungi sembilan kapal pesiar.

 

Sementara jumlah kapal pesiar yang telah mengonfirmasi berkunjung di wilayah Indonesia Timur tahun ini, dibanding sepanjang 2023 lalu, tergolong turun.

Ardhy mengungkapkan, sepanjang tahun lalu, Pelindo mencatat kunjungan sebanyak 146 kapal pesiar yang berlabuh di wilayah Indonesia Timur, dengan total 191.438 wisatawan dari berbagai negara.

Tapi biasanya kalau kunjungan kapal pesiar itu setiap tahun semakin bertambah, bukan berkurang. Jadi kita harapkan akan lebih banyak lagi yang bisa masuk. 

“Pertengahan tahun 2024  nanti kita mudah-mudahan akan bertambah lagi yang booking slot. Karena tahun ini masih baru dimulai. Harapan kita nantinya akhir tahun lebih banyak lagi kapal pesiar yang bisa masuk ke wilayah Pelindo Regional 3,” ucap Ardhy.

Dia 1q2memprediksi, hingga akhir tahun 2024, totalnya bisa mencapai sebanyak 172 unit kapal pesiar, dengan jumlah wisatawan lebih dari 200 ribu orang, melampaui kunjungan pada periode yang sama di tahun 2023.

 

Turis Kamboja di China Punya Solusi Pembayaran yang Nyaman.

this formate

Wisatawan Kamboja di China  (Foto: sixthone.com)

PHNOM PENH, bisniswisata.co.id: Kunjungan wisatawan  Kamboja ke China kini telah mendapatkan solusi pembayaran yang nyaman dengan Visa, Weixin Pay, dan Alipay

Perusahaan teknologi pembayaran terkemuka di dunia, telah mengumumkan kolaborasinya dengan Tencent dan Alipay untuk memberikan pengalaman pembayaran yang lebih baik bagi wisatawan Kamboja yang mengunjungi China.  

Melalui kemitraan dengan Weixin Pay dari Tencent, yang umumnya dikenal sebagai dompet lokal WeChat Pay di Tiongkok dan Alipay, wisatawan internasional kini dapat menambahkan kartu Visa mereka ke dompet digital.

Dengan demikian mereka dapat dengan mudah melakukan pembelian di jutaan toko untuk berbagai pengeluaran, termasuk makan, transportasi  , belanja, dan belanja sehari-hari, baik online maupun offline.

Metode Pembayaran yang Mulus untuk Wisatawan Kamboja

Dengan menghubungkan kartu Visa mereka ke akun di dompet WeChat Pay dan Alipay, wisatawan Kamboja dapat menikmati berbagai metode pembayaran, seperti memindai kode QR, menunjukkan kode pembayaran, dan pembayaran dalam aplikasi. 

Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pembayaran konsumen bagi masyarakat Kamboja di Tiongkok, memberikan mereka kenyamanan dan kemudahan penggunaan yang lebih besar selama perjalanan mereka.

 Memperluas Penerimaan di Tiongkok Daratan

 Karena Tiongkok menjadi salah satu koridor utama Kamboja bagi bisnis dan konsumen, jaringan penerimaan Visa kini mencakup lebih dari 400 kota di Tiongkok Daratan.  

Hal ini mencakup penerimaan di berbagai lokasi merchant, merchant online, dan aplikasi seluler, termasuk platform populer seperti Taobao, Ctrip, Didi, China Railway, dan 12306. 

Perluasan penerimaan ini memungkinkan wisatawan Kamboja yang memiliki kartu Visa untuk berbelanja dan melakukan pembayaran dengan lancar selama perjalanan mereka  Di Tiongkok.

Komitmen Visa untuk Memberikan Kenyamanan bagi Wisatawan

 Visa telah hadir di Tiongkok selama hampir 40 tahun, dan kemitraan strategis dengan Tencent dan Alipay ini menunjukkan komitmennya dalam menyediakan metode pembayaran pilihan para pelancong. 

Ivana Tranchini, Visa Country Manager untuk Kamboja, menyatakan bahwa Visa senang dapat berkolaborasi dengan Tencent dan Alipay untuk menawarkan pengalaman pembayaran yang nyaman bagi warga Kamboja yang bepergian ke Tiongkok.  

Visa ingin memberikan keamanan, keandalan, dan kenyamanan sepenuhnya kepada wisatawan Kamboja, memastikan mereka dapat melakukan pembayaran menggunakan metode pilihan mereka di mana pun mereka berada.

Selain kerja sama tersebut, Visa juga bekerja sama dengan Tencent Financial Technology untuk memperluas jaringan Visa Direct. 

Kemitraan ini memungkinkan pengguna Weixin Pay menerima pengiriman uang masuk di dompet digital mereka, sehingga semakin memperluas jangkauan jaringan Visa Direct ke lebih dari satu miliar pengguna Weixin di Tiongkok Daratan.  

Langkah ini memanfaatkan pertumbuhan pasar pengiriman uang masuk dari Tiongkok, menawarkan solusi pengiriman uang yang lancar dan aman bagi pengirim dan penerima.  Bersumber dari IBSintelligence.com

Thailand Dinobatkan Sebagai ‘Destinasi Populer’ oleh National Geographic Traveler China

this formate

Berkat skema pembebasan visa stimulus pemerintah Thailand dan upaya berkelanjutan untuk memastikan keamanan wisatawan dan pengalaman pariwisata yang berkualitas.

BANGKOK, bisniswisata.co.id:  Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) dengan bangga melaporkan bahwa Thailand telah dianugerahi ‘Penghargaan Emas’ dalam kategori ‘Destinasi Populer’ pada Penghargaan Emas 2023 oleh National Geographic Traveler Tiongkok.

Pengakuan ini merupakan bukti popularitas Thailand sebagai tujuan pilihan wisatawan Tiongkok, didukung oleh skema pembebasan visa stimulus pemerintah Thailand dan upaya berkelanjutan untuk memastikan keselamatan wisatawan dan pengalaman wisata yang berkualitas.

 Menurut National Geographic China, penghargaan yang merupakan edisi ke-18 ini mengakui adanya perubahan dalam perilaku perjalanan wisatawan Tiongkok.  Pemenang dipilih menggunakan data besar termasuk jumlah pencarian pada destinasi yang dipilih serta jumlah wisatawan yang melakukan perjalanan ke destinasi terpopuler.

Pakkanan Winijchai, Direktur Kantor Tourism Authority THailand ( TAT)  Beijing, menerima penghargaan pada upacara Penghargaan Emas 2023 National Geographic Traveler Tiongkok yang diadakan pada tanggal 28 Desember 2023 di CP Center di Beijing, Tiongkok.

Pada tahun 2023, Thailand mencatat kunjungan 3.519.735 wisatawan asal Tiongkok, menjadikannya pasar pengunjung terbesar kedua setelah Malaysia (4.563.020) dan sebelum Korea Selatan.

TAT awalnya memperkirakan kedatangan sekitar lima juta turis Cina pada tahun 2023. Namun, sejauh ini hanya sekitar tiga juta wisatawan Cina yang berkunjung.

Oleh sebab itu tahun ini  Thailand akan mengutamakan layanan berstandar tinggi seperti akses masuk yang mudah, hotel yang nyaman, serta hidangan yang lezat untuk menarik wisatawan, khususnya wisatawan asal China, seperti disampaikan Nithee Seeprae, Deputi Gubernur Urusan Komunikasi Pemasaran di Otoritas Pariwisata Thailand.

Thailand Tourism Forum 2024 digelar di Bangkok pada Senin (15/1), dengan para cendekiawan dan pemimpin bisnis berkumpul di acara ini serta berbagi pendapat mereka tentang mempromosikan industri pariwisata Thailand.

“Pariwisata memainkan peran penting dalam perekonomian Thailand, dan China selalu menjadi salah satu pasar sumber terbesar bagi Thailand,” ujar Nithee kepada Xinhua.

Nithee menyatakan bahwa salah satu kendala yang dihadapi para turis adalah proses mendapatkan visa, sehingga pembebasan visa akan menjadi cara yang lebih baik untuk lebih meningkatkan daya tarik Thailand dan meningkatkan perekonomian negara itu.

Thailand sebelumnya telah memberikan status pembebasan visa sementara bagi wisatawan dari China, yang akan berakhir pada 29 Februari 2024. Keputusan baru telah dibuat oleh pemerintah Thailand bahwa negara itu akan secara permanen memberlakukan kebijakan bebas visa bagi warga negara China mulai 1 Maret.