First Hospitality Tumbuhkan Portofolio Hotel Hampir 40% Tahun Lalu

this formate

ATHENA, bisniswisata.co.id : First Hospitality, sebuah perusahaan pengelola dan pengembangan hotel nasional, mengalami pertumbuhan signifikan pada tahun 2023, meningkatkan jumlah hotel dan restoran yang dikelolanya sebesar hampir 40%. 

Selain itu, First Hospitality terus fokus pada properti kelas atas, soft brand dan gaya hidup yang kini mendekati 40% dari portofolionya. Tahun lalu, perusahaan ini memasuki lima pasar baru, membawa beragam portofolionya ke lebih dari 70 properti independen dan bermerek, dengan lebih dari 10.000 kunci, dan 3.500 rekanan kelas dunia.

“Keberhasilan First Hospitality pada tahun lalu dapat dikaitkan langsung dengan talenta luar biasa dari rekanan, budaya yang kuat, dan platform operasi yang unggul,” kata David Duncan , presiden dan CEO First Hospitality. 

Pertumbuhan yang dialami telah memungkinkan pihaknya untuk memperkuat tim kami dan secara strategis memperluas kehadiran geografis. Sebagai bagian dari pertumbuhan ini, diamenyambut pemilik baru yang canggih ke dalam portofolio kami dan menambah koleksi restoran dan bar”

Dilansir dari traveldailynews.com.First Hospitality memperluas bisnisnya ke California, Texas, Florida, dan pasar lain di seluruh negara bagian selatan termasuk properti baru yang sedang dikembangkan di Oklahoma, sementara perusahaan terus tumbuh dan memperkuat jejaknya di Midwest.

Dengan pergeseran segmentasi yang strategis, manajemen pendapatan berfokus pada peningkatan profitabilitas bagi pemilik melalui minimalisasi bisnis melalui OTA, pergeseran ini menghasilkan 122% pangsa brand.com. Properti yang baru dikelola meningkatkan Indeks RevPAR YoY rata-rata sebesar 3,2%.

Diakui sebagai ‘Tempat Terbaik Untuk Bekerja’ oleh Fortune pada tahun 2023, First Hospitality menganut budaya yang mengutamakan masyarakat dengan tingkat turnover kurang dari 10% di bawah rata-rata industri.

Duncan menambahkan, Langkah dan tindakan strategis pada tahun 2023 telah memposisikan First Hospitality dengan sangat baik untuk mendorong kinerja yang kuat bagi seluruh grup kepemilikan pada tahun 2024 dan seterusnya. 

“Seiring dengan pertumbuhan kami, kami akan menjangkau komunitas-komunitas baru, memperkuat sumber daya kami, dan menawarkan lebih banyak peluang bagi seluruh tim kami.”

Wamenparekraf Hadiri ‘Accor Asia Leadership Conference 2024’

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela mengapresiasi pemilihan Jakarta sebagai lokasi penyelenggaraan Accor Asia Leadership Conference 2024 yang dihadiri para leader dari jaringan hotel Accor Group di Asia. 

“Bicara tentang leadership, saya ingin berbagi tentang satu pengalaman dalam hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan yang terjadi saat pandemi COVID-19,” kata Wamenparekraf Angela. 

Di acara yang berlangsung di Pullman Central Park, Jakarta, Rabu (31/1/2024) malam, dari Accor Group di Asia itu dia berbagi pengalaman saat menginisiasi program penyediaan akomodasi bagi tenaga kesehatan (nakes) sebagai kelompok yang menjadi garda terdepan dalam penanganan pandemi. 

Program tersebut di sisi lain juga untuk membantu industri khususnya hotel untuk tetap beroperasi. Namun apa yang terjadi, seperti biasa, sebuah ide baru tidak akan pernah mudah untuk dieksekusi. Saat itu, banyak akomodasi atau hotel yang tidak mau untuk menjadi tempat akomodasi bagi tenaga kesehatan karena risiko penularan (red zone) yang tinggi. 

“Hingga akhirnya Accor Indonesia datang dan menjadi pihak pertama yang bergabung,” ujar Angela. 

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi atas sikap pro aktif dan menyebutnya sebagai wujud dari kepemimpinan sejati (leadership) di mana Accor Indonesia berani mengambil keputusan sulit ketika tidak ada seorang pun yang ingin melakukannya. 

“Dan begitu Anda melakukannya, semua orang mengikuti. Dan saya yakin para pemimpin bisa membuat proposisi karena dilandaskan atas nilai dan keyakinan yang kuat yang akan menjadi kompas dalam pengambilan keputusannya,” ujar Angela. 

Saat ini Indonesia telah memasuki masa pascapandemi. Kinerja sektor pariwisata juga meningkat dimana diperkirakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara pada 2023 mencapai 11 juta dan melebihi dari target yang ditetapkan. Tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ditargetkan bisa meningkat hingga 14 juta dan pergerakan wisatawan nusantara mencapai 1,2 miliar. 

“Bagaimana kami melakukannya? Ada tiga program utama. Pertama adalah melanjutkan program-program ‘event let recovery strategy’. Seperti diketahui pemerintah banyak menggelar event seperti G20, ASEAN Summit, MotoGP, F1 Powerboat, dan lainnya,” ujar Angela. 

Kemenparekraf bersama kementerian/lembaga terkait juga sedang menyiapkan digitalisasi terhadap perizinan event yang akan mempermudah penyelenggara dalam menggelar event di Indonesia. 

“Kami juga sedang memformulasi ‘Tourism Fund’. Ini adalah penyediaan dana yang secara khusus ditujukan bagi penyelenggaraan event di Indonesia ke depan,” ujarnya. 

Pemerintah juga terus memperkuat konektivitas baik dari transportasi udara, laut, dan darat dan terakhir adalah memastikan keberlanjutan melalui program-program blue and green tourism,” ujar Wamenparekraf Angela. 

 

Kemenparekraf Kejar Target Kunjungan Wisman AS Melalui “New York Travel and Adventure Show (NYATS) 2024

this formate

Pelaku pariwisata RI di New York Travel and Adventure Show (NYTAS) 2024 yang diselenggarakan 27-28 Januari 2024

NEW YORK, AS, bisniswisata.co.id:  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ambil bagian di bursa pariwisata internasional terbesar dan tertua di Amerika Serikat yaitu New York Travel and Adventure Show (NYTAS) 2024 yang diselenggarakan 27-28 Januari 2024.

jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Amerika Serikat pascapandemi kembali menunjukkan tren positif meskipun belum menyamai periode sebelum pandemi COVID-19. Hingga November 2023, wisman asal Amerika Serikat yang berkunjung ke Indonesia menempati peringkat 7 dengan jumlah 358.769 kunjungan.

Untuk itu , Kemenparekraf memfasilitasi tujuh pelaku usaha pariwisata Indonesia yang terdiri dari _tour operator_ dan akomodasi yang menjual berbagai paket wisata terutama di Bali dan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP). 

“Tahun 2024, target wisman Amerika Serikat meningkat sebesar 226 persen dari target di tahun 2023 sebesar 124.700 menjadi 406.470 wisman di tahun 2024. Sehingga, tren positif kedatangan wisman Amerika Serikat serta kenaikan target tersebut harus ditindaklanjuti dengan aktivitas promosi yang lebih intensif agar dapat menunjang pencapaian target,” kata Sandiaga Uno. 

Kenaikan target wisman ini dapat sekaligus dimanfaatkan sebagai momentum untuk menjaring quality tourist dengan lebih intensif karena wisman Amerika Serikat memiliki tingkat pengeluaran yang tinggi serta waktu tinggal yang lebih panjang sehingga berpotensi menghasilkan devisa yang lebih besar.

Bursa pariwisata yang diselenggarakan di Javits K Center, New York, Amerika Serikat ini memiliki skala terbesar dibanding dengan bursa pariwisata di kota-kota lain di Amerika Serikat.

NYTAS tahun lalu diikuti oleh 350 travel agent, cruise, online travel agent_, serta lebih dari 60 pakar perjalanan (travel advisors) dengan total jumlah pengunjung lebih dari 21.500 yang terdiri dari travel trade, travel advisors, dan media.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan partisipasi Kemenparekraf pada NYATS 2024 ini merupakan salah satu langkah taktis dalam pencapaian target wisman dari pasar Amerika Serikat.

“Karakteristik wisman Amerika Serikat salah satunya adalah menyukai aktivitas alam dan adventure.  Hal ini sesuai dengan tren minat saat ini untuk memfokuskan diri pada wellbeing atau kesehatan dan kebahagiaan fisik dan mental,” ungkapnya.

Indonesia memiliki banyak destinasi unik tersebut. Karena itu, partisipasi pada NYTAS 2024 ini bisa dimanfaatkan sebagai ajang yang tepat untuk mempromosikan wisata-wisata alam dan adventure yang sangat beragam di Indonesia kepada calon wisman di pasar Amerika Serikat,” kata Ni Made.

Selain itu, ditunjang dengan posisi New York sebagai kota trendsetter dunia yang memiliki inbound turis internasional dari banyak negara, memungkinkan aktivitas promosi di kota New York memberi dampak yang lebih luas sehingga membantu dalam pencapaian target kunjungan wisman, pengeluaran wisman yang lebih tinggi, dan lama tinggal yang panjang.

Direktur Pemasaran Pariwisata Regional II, Cecep Rukendi, menambahkan bahwa pada event ini Kemenparekraf melalui brand Wonderful Indonesia mengangkat tema Keep the Wonder dengan menekankan berbagai produk pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Paviliun Indonesia didesain dengan mengangkat tema wisata leisure dan adventure di 5 Destinasi Super Prioritas (DSP).

“Kemenparekraf memfasilitasi tujuh pelaku usaha pariwisata Indonesia yang terdiri dari tour operator dan akomodasi. Para pelaku pariwisata tersebut menawarkan berbagai paket wisata menarik, termasuk Bali dan lima DSP yang menjadi andalan Indonesia, yaitu Danau Toba – Sumatra Utara, Borobudur – Jawa Tengah, Mandalika – NTB, Labuan Bajo – NTT, dan Likupang – Sulawesi Utara”, kata Cecep.

Melalui partisipasi Kemenparekraf pada bursa pariwisata ini diharapkan menjadi upaya untuk menjaga eksistensi pariwisata Indonesia di kawasan Amerika Serikat sekaligus sebagai langkah akselerasi dalam meningkatkan kembali jumlah wisman Amerika Serikat ke Indonesia.

 

Six Senses Kyoto Hotel Akan Dibuka Akhir April 2024

this formate

KYOTO, bisniswisata.co.id: Six Senses Kyoto menandai masuknya merek ini ke Jepang, menjanjikan pengalaman tak tertandingi yang dilengkapi dengan fasilitas kesehatan dan spa mutakhir, konsep bersantap inovatif, dan petualangan lokal yang menarik.

“Kami sangat senang mengumumkan pembukaan debut Six Senses kami di Jepang. Tidak ada lokasi yang lebih cocok selain Kyoto, di jantung budaya Jepang, tempat tradisi keberlanjutan yang sudah ada sejak dahulu kala berkembang, dan kesejahteraan sudah tertanam dalam cara hidup,” kata Nicolas Black, General Manager.

Secara historis merupakan ibu kota dan masih dianggap sebagai jantung budaya dan sejarah Jepang, Kyoto terkenal dengan kuil Buddha, kuil Shinto, istana, kedai teh, arsitektur tradisional Jepang, bunga sakura yang indah, dan pegunungan yang dikelilingi pohon cedar berusia berabad-abad di sekitarnya.

Membuka pintunya di distrik Higashiyama yang bersejarah, Six Senses Kyoto menikmati lokasi utama bagi para tamu untuk menggabungkan tempat perlindungan perkotaan dengan banyak kesenangan di depan pintu termasuk festival dan acara budaya.

Kuil Myoho-in, Museum Nasional Kyoto, dan Kuil Buddha Sanjusangen-do semuanya dapat dicapai dengan berjalan kaki singkat dari hotel.

Enam Indra Kyoto

81 kamar tamu dan suite, mulai dari 42 hingga 238 meter persegi, diatur untuk menawarkan pemandangan halaman tengah yang damai, taman Kuil Toyokuni di dekatnya, atau panorama kota berupa puncak pohon, kuil, kedai teh, dan atap rumah.

Tradisi dan dekorasi asli Jepang tersebar di seluruh penjuru, dengan sentuhan unik yang terinspirasi oleh cerita rakyat, Kelinci Bulan, dan Kisah Genji klasik abad ke-11. Puncak dari akomodasi ini adalah Suite Penthouse Tiga Kamar Tidur.

Terpencil di lantai atas hotel, tempat ini merupakan oase ketenangan, ideal untuk pelancong multi-generasi, atau tamu yang ingin mengadakan acara pribadi dan berkumpul di teras atap yang berdekatan.

BLINK Design Group yang berpikiran visioner, yang terkenal dengan keahliannya dalam hotel mewah global, menghidupkan nilai-nilai merek Six Senses melalui desain yang elegan sekaligus memaksimalkan ruang, privasi, dan pemandangan.

Interiornya dengan mudah memadukan tradisi asli Jepang dengan garis-garis yang bersih, palet warna yang bersahaja, dan perhatian yang cermat terhadap detail.

Discovery berada di jantung Six Senses Kyoto di mana para tamu dapat memulai perjalanan yang memperkaya dan mendalam dengan akses ke banyak pengalaman langsung, termasuk Lab Bumi yang menawan, Bar Alkimia, dan kebun herbal yang ditanam secara lokal.

Six Senses Spa menggabungkan sains cerdas, penyembuhan tradisional, dan budaya Zen Jepang ke dalam pengalaman kesehatan yang unik, menawarkan serangkaian perawatan dan program peremajaan yang berakar kuat pada budaya dan komunitas Kyoto.

Iklan

Pemandian tradisional pria dan wanita menampung para tamu dalam riak dan uap hangat, dan kenikmatan air dari pemandian tradisional Jepang meluas ke kolam renang dalam ruangan dan Watsu.

Yoga, meditasi, yoga udara, gym mutakhir, dan Biohack Recovery Lounge semuanya tersedia untuk membantu mendukung tujuan kesehatan para tamu.

Pemandu ahli siap memandu para tamu dalam petualangan yang disesuaikan melalui gang-gang tersembunyi, kuil-kuil kuno, dan pasar-pasar Kyoto yang semarak, membantu mereka menggali kisah-kisah yang membentuk kota kuno ini dan menawarkan cita rasa budaya Jepang yang klasik.

Kuliner

Menu yang dirancang dengan cermat membawa etos Eat With Six Senses dari merek ini ke Kyoto, memadukan yang terbaik dari apa yang ditanam dengan sempurna secara lokal dan musiman sambil tetap mengutamakan kesejahteraan para tamu dan komunitas. Hasilnya adalah sensasi rasa yang tercipta dari makanan enak, getaran bagus, dan sains bagus.

Pengalaman kuliner multi-indera menanti di restoran santai yang buka sepanjang hari dan restoran sushi bergaya konter. Para tamu dapat bersantap di dalam atau di luar ruangan di bawah langit cerah, sementara jalur taman berkelok-kelok mengarah ke lounge koktail dan bar yang menawarkan kombinasi koktail Eropa dan Jepang.

Hampir disana

Mudah diakses dari bandara internasional utama, Six Senses Kyoto berjarak 90 menit berkendara atau 70 menit naik kereta dari Bandara Internasional Kansai (KIX). Hotel ini berjarak 10 menit berkendara dari Stasiun Shinkansen Kyoto. Transfer pribadi dapat diatur.

Cruise Saudi dan Al Madinah Tandatangani MoU

this formate

RIYADH, Saudi Arabia. bisniswisata.co.idCruise Saudi dan Otoritas Pengembangan Wilayah Al Madinah telah menandatangani nota kesepahaman untuk mendorong pembangunan ekonomi di Wilayah Al Madinah, dengan fokus pada dampak sosial baik secara lokal maupun di seluruh Saudi, menurut siaran pers.

Kedua perusahaan memiliki visi yang sama untuk memajukan akses ke Al Madinah, mengembangkan kawasan dan memperluas fasilitas untuk menampung lebih banyak wisatawan.

Penandatanganan tersebut dilakukan pada Forum Pariwisata Saudi tahun ini di Riyadh, acara tahunan yang mempromosikan Saudi sebagai tujuan wisata.

Mashhoor Baeshen, direktur eksekutif, pengembangan dan manajemen destinasi di Cruise Saudi mengatakan selain unik dalam sejarah dan budaya, Al Madinah memiliki begitu banyak hal untuk ditawarkan kepada wisatawan yang mencari pengalaman otentik Saudi. 

Penandatanganan MoU oleh Cruise Saudi dengan Otoritas Pengembangan Wilayah Al Madinah menandai komitmen kami untuk menampilkan situs bersejarah paling signifikan di Saudi melalui serangkaian pengalaman darat yang dikurasi dengan cermat, ungkapnya.

Perjanjian antara Cruise Saudi dan Otoritas Pengembangan Wilayah Al Madinah bertujuan untuk memperkaya pengalaman pengunjung, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan fasilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung tujuan Kerajaan untuk menyambut 150 juta wisatawan per tahun pada tahun 2030.

MoU dilaksanakan di sela-sela acara Forum Pariwisata Saudi 2024 atau Saudi Tourism Forum ( STF) di Riyadh yang berlangsung dari 22-24 Hanuari 2024, dimana merek-merek terkemuka Saudi di industri perjalanan dan pariwisata  berinteraksi dan berjejaring satu sama lain di STF.

Interaksi STF ini untuk menemukan peluang baru dalam memperluas dan meningkatkan bisnis mereka.  Selain itu, Forum ini menampilkan materi inspiratif mengenai teknologi mutakhir dan solusi lingkungan yang akan mengubah perjalanan di masa depan.

 

PATA Nepal Buat Langkah Signifikan Dalam Promosikan Pariwisata dan Perluas Sayapnya

this formate

KATHMANDU, bisniswisata.co.id: PATA Cabang Nepal telah secara aktif mempromosikan pariwisata baik di Nepal maupun internasional, sejalan dengan semangat PATA, untuk mendukung organisasi anggotanya dan berkontribusi pada pertumbuhan pembangunan pariwisata berkelanjutan di Nepal secara luas.

Karena alasan tertentu, Dewan Pariwisata Nepal tidak dapat menyelenggarakan pameran perdagangan internasional tahun ini.  Namun, PATA Cabang Nepal tidak hanya mengamankan ruang yang konsisten di Paviliun Nepal.

Dilansir dari pata.org, cabang ini  juga berhasil menjaga citra dan visibilitas destinasi Nepal di pusat perjalanan utama dunia, ITB Berlin, yang berlangsung dari tanggal 5 Maret hingga 7 Maret 2024 di  Jerman.  

Selain itu, cabang ini juga memfasilitasi partisipasi sektor usaha pariwisata swasta yang sangat ingin mencari dukungan di tengah ketidakpastian.

PATA Nepal Chapter, bekerja sama dengan 38 Peserta Pameran Nepal, akan menampilkan dan mempromosikan beragam produk dan penawaran pariwisata Nepal di kongres pariwisata terbesar, ITB Berlin 2024. 

Pada tanggal 19 Januari 2024 lalu diadakan  sesi pengarahan diselenggarakan di Bricks Cafe, Lalitpur, Nepal,  untuk memberi peserta aspek persiapan dan pembaruan yang diperlukan untuk acara tersebut.  

Inisiatif tepat waktu yang dilakukan oleh PATA Cabang Nepal diapresiasi oleh seluruh peserta pameran Nepal, yang juga berbagi pemikiran dan masukan mereka untuk memastikan keberhasilan partisipasi di ITB 2024.

Berkaca pada sejarah, PATA Nepal Chapter atas nama pemerintah memimpin partisipasi di ITB dan WTM pada tahun 1970 an hingga 1990 an sebelum berdirinya Nepal Tourism Board.  Sekali lagi, cabang ini mengambil inisiatif tepat waktu untuk memimpin promosi destinasi dan memastikan bahwa sektor swasta tidak merasa kecewa.

Setelah sesi pengarahan, Komite Eksekutif Cabang PATA Nepal diundang oleh pengusaha pariwisata dari Chitwan, tujuan wisata satwa liar yang populer di dataran selatan Nepal, untuk Perjalanan FAMTRIP dan Pertemuan Komite Eksekutif.  

Perjalanan ini diselenggarakan di Siddhartha Vilasa Banbas yang baru dibangun, terletak di lingkungan hijau subur dan ramah lingkungan di Khairahani, dekat Taman Nasional Chitwan.  Resor ini bertujuan untuk merevitalisasi pesona Chitwan dan memberikan pengalaman satwa liar yang menyegarkan bagi pengunjung.

Dalam kunjungan tersebut, Panitia Eksekutif menjajaki properti lainnya, antara lain Jungle Safari Lodge, Sapana Village Resort, dan Riverbank Jungle Resort. 

Interaksi dengan pemangku kepentingan lokal terfokus pada prospek pariwisata dan strategi untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan di wilayah tersebut.  

Komite telah memutuskan untuk memperluas operasinya secara nasional dengan mendirikan kantor di lokasi wisata utama di seluruh provinsi, termasuk Chitwan dan Pokhara.  Sebuah sub-komite telah dibentuk oleh PATA Cabang Nepal untuk menyusun makalah konsep terkait hal ini.

Pacific  Asia Travel Association atau Asosiasi Perjalanan Asia Pasifik ( PATA) didirikan pada tahun 1951 sebagai organisasi nirlaba yang bertindak sebagai katalis bagi pengembangan perjalanan dan pariwisata yang bertanggung jawab ke, dari, dan di kawasan Asia Pasifik.

Laporan Terbaru WTTC : AI Akan Merevolusi Perjalanan & Pariwisata,

this formate

Bisnis Perjalanan & Pariwisata didesak untuk menggunakan Artificial Intelligence ( AI)

MADRID, bisniswisata.co.id: Laporan besar baru dari World Travel & Tourism Council (WTTC) dan Microsoft menyoroti kekuatan transformatif AI (Artificial Intelligence) untuk Perjalanan & Pariwisata.   ( Travel & Tourism) menandai komitmen terhadap masa depan digital dengan pengalaman pelanggan yang tak tertandingi.

Laporan pertama dari serangkaian laporan AI, yang diumumkan pada acara badan pariwisata global di FITUR dan bekerja sama dengan Mitra Industri WTTC, Microsoft, siap untuk mendefinisikan ulang standar Perjalanan & Pariwisata dan menyerukan sektor ini untuk melakukan integrasi yang lebih besar terhadap teknologi tersebut.

Sebagai pemimpin global dalam Perjalanan & Pariwisata, WTTC berkomitmen untuk mendorong inovasi dan mendukung sektor ini untuk memanfaatkan AI dan teknologi mutakhir lainnya.  Untuk mempromosikan keberlanjutan dan pengalaman pelanggan yang luar biasa, WTTC mengakui pentingnya AI dalam merevolusi sektor ini.

Sepanjang perjalanan wisatawan, WTTC yakin AI dapat memainkan peran penting dalam memberikan pengalaman yang disesuaikan dan ditingkatkan saat ini dan di masa depan.

Teknologi ini dapat memberdayakan rekomendasi dan strategi pemasaran yang dipersonalisasi dengan menganalisis data wisatawan, mengoptimalkan strategi harga melalui penyesuaian waktu nyata, dan menawarkan respons instan dan interaksi yang disesuaikan melalui chatbot canggih yang didukung AI.

Laporan ini juga menyoroti kemampuan AI dalam memprediksi pola permintaan di masa depan, mengalokasikan sumber daya secara efisien, dan memberikan wawasan berharga bagi pemerintah dan pemangku kepentingan Perjalanan & Pariwisata.

Kontribusi ini dapat menjadi sangat penting dalam mendorong keberlanjutan dengan pengelolaan sumber daya yang efisien dengan memantau dan meminimalkan dampak lingkungan, memastikan sektor yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Julia Simpson, Presiden & CEO WTTC, mengatakan: “Saat kita menavigasi lanskap Perjalanan & Pariwisata yang terus berkembang, AI muncul sebagai katalis untuk perubahan positif.

“Kemampuan transformatif yang disoroti dalam laporan ini menunjukkan bahwa AI bukan sekadar kemajuan teknologi, namun merupakan alat strategis yang dapat mempersonalisasi pengalaman pelanggan, mendorong perbaikan berkelanjutan, dan menciptakan model penetapan harga secara real-time.”

Julie Shainock, Managing Director Microsoft Travel, Transport & Logistics, mengatakan: “Penggunaan Model Azure OpenAI Microsoft di sektor perjalanan memungkinkan produktivitas yang lebih besar bagi perusahaan dan mendorong pengalaman konsumen yang lebih personal.

“Bagi wisatawan, kemampuan untuk memberikan lebih banyak inspirasi dan penawaran yang dipersonalisasi pada saat pemesanan hingga menyediakan alat bagi konsumen untuk secara proaktif membantu mereka saat berada di destinasi guna mengantisipasi kebutuhan mereka dengan informasi yang relevan guna meningkatkan perjalanan mereka,” kata Julie Shainock.

Bagi perusahaan perjalanan, GenAI hadir untuk meningkatkan produktivitas, mengotomatiskan hal-hal yang dapat diprediksi, dan memungkinkan pendekatan kami yang berpusat pada manusia terhadap momen-momen bernilai tinggi dalam perjalanan menjadi lebih bersinar. tambahnya.

Meskipun semakin banyak contoh penerapan AI di bidang Perjalanan & Pariwisata, laporan tersebut mengungkapkan bahwa sektor ini tertinggal dari industri lain yang berhubungan dengan konsumen dalam penerapan AI.  

Lonjakan AI di berbagai sektor pada tahun lalu kini menjadi kekuatan yang relevan, dan sektor Perjalanan & Pariwisata harus bertindak sekarang untuk memanfaatkan dampaknya.

Tantangan yang harus diatasi oleh bisnis Perjalanan & Pariwisata mencakup kekurangan pekerja berketerampilan AI, terbatasnya infrastruktur AI, dan tidak adanya ‘strategi AI’ formal dalam banyak rencana bisnis.

Bisnis Perjalanan & Pariwisata didesak untuk menjadikan AI sebagai prioritas strategis, berinvestasi besar-besaran pada talenta untuk mendorong kolaborasi antara manusia dan AI.

Di tengah kekhawatiran mengenai dampak AI terhadap lapangan kerja, laporan ini membahas potensi penciptaan lapangan kerja, dan menyadari bahwa meskipun AI akan mengganggu, hal ini pada gilirannya akan menghasilkan peluang-peluang baru.

Upaya untuk mewujudkan praktik AI yang berkelanjutan dalam sektor Perjalanan & Pariwisata, maka pengelolaan data yang bertanggung jawab muncul sebagai strategi yang penting.

Menerapkan langkah-langkah seperti minimalisasi data, penyimpanan yang efisien, dan pembuangan data yang bertanggung jawab, menjadi hal yang sangat penting bagi organisasi yang ingin meminimalkan emisi karbon saat menggunakan teknologi digital baru, dan mengurangi jejak lingkungan AI secara signifikan.

Laporan ini mengeksplorasi penerapan AI dalam masyarakat dan bisnis, menekankan perlunya desain sistem AI yang aman dan bertanggung jawab dalam Perjalanan & Pariwisata, menandai tonggak sejarah dalam komitmen sektor ini terhadap inovasi dan keberlanjutan, dan menunjukkan potensi AI untuk membentuk masa depan yang cerah bagi Perjalanan & Pariwisata.  .

 

UNWTO Rayakan Dukungan Tinggi Setelah FITUR  2024 yang Produktif

this formate

UNWTO telah merayakan acara pariwisata besar pertama pada tahun 2024, pameran perdagangan perjalanan FITUR di Madrid, memajukan prioritasnya untuk sektor ini untuk tahun depan.

MADRID, bisniswisata.co.id: UN Tourism menjadi nama baru organisasi pariwisata dunia yang  merilis data terbarunya, Barometer Pariwisata Dunia yang pertama pada tahun ini menyoroti pemulihan sektor dengan jumlah kedatangan internasional kembali ke 88% dari tingkat sebelum pandemi pada akhir tahun 2023. 

Dengan perkiraan pemulihan penuh pada tahun 2024 ini, UN Tourism kembali berfungsi sebagai jembatan antara sektor publik dan swasta.  pemimpin untuk membangun masa depan yang lebih berketahanan dan berkelanjutan.

Menyambut Para Pemimpin 

Dengan nama dan logo UN Tourism (Pariwisata PBB ) yang baru secara resmi diumumkan kepada Anggota pada malam FITUR, Organisasi tersebut kemudian menyambut serangkaian tamu penting  ke kantor pusatnya di Madrid.  

Kunjungan Presiden Republik Ekuador,  Daniel Noboa Azín menggarisbawahi komitmen negaranya terhadap pariwisata sebagai sumber pertumbuhan dan pembangunan, juga tercermin dalam Ekuador sebagai negara mitra resmi FITUR 2024. 

Sekretaris Jenderal Pololikashvili memuji Presiden Noboa  dan Menteri Pariwisata Ekuador Niels Olsen Peet, yang menjelaskan dengan jelas peran pariwisata dalam membawa harapan dan meningkatkan pemahaman bahkan di masa-masa sulit.  Sebagai pengakuan atas peran utamanya, Presiden Noboa Azín dianugerahi plakat kehormatan Pariwisata PBB.

Dalam rangka Sekjen FITUR Pololikashvili juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Pariwisata Albania, Argentina, Kolombia, Kroasia, Kuba, Ceko, Republik Dominika, Gambia, Gabon, Haiti, Jamaika, Iran, Yordania, Palestina, Tanzania,  Yordania, Serbia, Zambia dan Zimbabwe.

 Fokus pada investasi pariwisata

UN Tourism telah mengidentifikasi investasi sebagai prioritas utama untuk mentransformasi sektor ini.  Dalam kerangka FITUR, UN Tourism menjadi tuan rumah “Investasi di Zambia”, yang mempertemukan para pemimpin sektor publik dari negara tersebut serta dari Negara Anggota Afrika lainnya, bersama dengan perwakilan tingkat tinggi sektor swasta dan investor.

Bersamaan dengan ini, UNWTO yang kini di disebut UN Tourism juga membangun kemitraannya dengan Bank Investasi untuk Amerika Latin (CAF).  Kedua pihak sepakat untuk bersama-sama menerbitkan Pedoman Investasi “Pariwisata Berbisnis” yang berfokus pada Brasil, Honduras, Jamaika, Meksiko, dan Peru, serta meluncurkan kembali pedoman yang telah direvisi untuk berinvestasi di bidang pariwisata di Ekuador.

Membangun sektor yang lebih beretika dan berkelanjutan

UN Tourism mengumpulkan sejumlah penandatangan Deklarasi Glasgow tentang Aksi Iklim dalam Pariwisata.  Acara sampingan ini memperkuat komitmen bersama untuk mengatasi tantangan iklim di seluruh sektor pariwisata, menyoroti tantangan-tantangan utama serta peluang untuk berbuat lebih baik.  

Selain itu, Jaringan Observatorium Pariwisata Berkelanjutan Internasional (INSTO) secara resmi menyambut anggota terbarunya, Nuevo León (Meksiko) dan Petén (Guatemala).  Mereka menjadikan jaringan global menjadi 44 anggota.

Hal yang juga semakin besar dan berdampak adalah Kode Etik Pariwisata Global.  UN Tourism menyambut baik tiga penandatangan baru dari sektor swasta, Piñero, Kuoni dan Hotel Taimar.

Ketiganya merupakan seperangkat prinsip komprehensif yang membantu memaksimalkan manfaat dan meminimalkan dampak negatif pengembangan pariwisata terhadap lingkungan, warisan budaya, dan masyarakat di seluruh dunia.  dunia.

Desa Wisata Terbaik 2024 Diluncurkan

Melanjutkan upayanya untuk mengembangkan pariwisata sebagai pilar pembangunan pedesaan, UN Tourism membuka aplikasi untuk inisiatif “Desa Wisata Terbaik” edisi 2024.

Negara-negara Anggota UN Tourism (Pariwisata PBB) diundang untuk mengajukan hingga delapan desa kandidat.  Pendaftaran dibuka hingga 24 April 2024, dan desa terpilih diumumkan pada kuartal ketiga tahun ini.

 

The 23rd M-ATM Plus Three: Upskilling dan Reskilling SDM

The 23rd M-ATM Plus Three: Upskilling dan Reskilling SDM

this formate

ATF2024-laosVientiane, bisniswisata.co.id: Dalam pertemuan Tingkat Menteri Pariwisata ASEAN Plus Tiga ke-23 (The 23rd Meeting of ASEAN Tourism Ministers (M-ATM) Plus Three disampaikan bahwa pada tahun 2023, negara- negara ASEAN Plus Three menarik lebih dari 147 juta pengunjung. Anggota ASEAN Plus Three optimis sektor pariwisata akan pulih seiring dengan meningkatnya permintaan perjalanan.

Untuk itu, peserta M-ATM Plus Three ke-23 menekan pentingnya peningkatan keterampilan (upskilling) dan reskilling tenaga kerja pariwisata dan membekali mereka dengan alat-alat yang berharga, termasuk teknologi digital untuk memberdayakan mereka, beradaptasi dengan cara-cara baru dalam melakukan bisnis di sektor pariwisata. Tercatat 24 kegiatan atau 61,5% dari ASEAN Plus Three (APT) Tourism Cooperation Work Plan (Rencana Kerja Kerja-sama Pariwisata ASEAN Plus Tiga) 2021-2025 telah dilaksanakan.

Serangkaian pertemuan se ASEAN yang diselenggarakan di Landmark Mekong River hotel, 23- 26 Januari ini, dipimpin Menteri Informasi, Kebudayaan dan Pariwisata, Laos, Suanesavanh Vignaket, didampingi  Kuasa Usaha Kedutaan Besar Tiongkok di Laos, Wang Chang,  sebagai Ketua Bersama.

Dalam pertemuan Tingkat Menteri juga disampaikan penghargaan kepada Lead Country Coordinators atas kelanjutan kontribusinya dalam melaksanakan rencana kerja dan selanjutnya mendorong APT NTO untuk melakukan meningkatkan kegiatan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan pariwisata berkelanjutan,

pemasaran, dan transformasi sektor pariwisata dengan menggunakan teknologi digital. Pertemuan mencatat bahwa rencana baru kerja-sama pariwisata APT pasca tahun 2025 akan dikembangkan dan disahkan pada M-ATM Plus Three ke-25 tahun 2026, dan menugaskan APT NTO untuk mengkaji ulang

implementasi APT Tourism Cooperation Work Plan 2021-2025 dan mengidentifikasi skala prioritas sejalan dengan ASEAN Tourism Strategic Plan (Rencana Strategis Pariwisata ASEAN/ATSP) pasca tahun 2025.

Cina, Jepang dan Korea

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan apresiasi kepada negara-negara ASEAN Plus Tiga atas komitmen berkelanjutan mereka memajukan keterampilan dan pengetahuan profesional pariwisata ASEAN melalui berbagai kegiatan dan program pelatihan.

M-ATM Plus Three menyampaikan apresiasi kepada Tiongkok atas dukungannya terhadap pariwisata ASEAN. Pertemuan tersebut mencatat pada tahun 2023, Tiongkok menyelenggarakan tiga kegiatan, yaitu Pameran Pariwisata China-ASEAN Expo, China International Travel Mart, dan Program Pelatihan Personil Pariwisata Tiongkok-ASEAN. Peluncuran Situs Web Pariwisata Asia Tenggara untuk pasar Tiongkok, sebuah inisiatif di bawah Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) 2025, tersedia di https://www.visitouteastasia.cn.

Situs web berfungsi sebagai platform khusus yang ditujukan untuk menarik calon pengunjung Tiongkok dengan memberikan informasi yang komprehensif dan terkini tentang beragam pilihan pariwisata yang tersedia di negara-negara ASEAN dengan tujuan utamanya untuk meningkatkan arus pariwisata, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antar masyarakat, dan menumbuhkan saling pengertian antara ASEAN dan Tiongkok melalui kekuatan pariwisata.

ASEAN menantikan kerja sama lebih lanjut antara ASEAN dan Tiongkok, khususnya di bidang promosi pariwisata dengan memanfaatkan Situs Web Pariwisata Asia Tenggara yang baru diluncurkan untuk pasar Cina.

Dalam pertemuan ke 23 M-ATM Plus Three disampaikan apresiasi kepada Jepang yang telah menyelenggarakan ASEAN-Japan Tourism Dialog Khusus Para Menteri pada Oktober 2023 dan dukungannya dalam kegiatan kerja sama pariwisata antara Negara Anggota ASEAN dan Jepang. Pertemuan tersebut juga mendorong ASEAN dan Jepang untuk meningkatkan kerja sama lebih lanjut di sektor pariwisata dan melaksanakan inisiatif mempromosikan pariwisata berkelanjutan termasuk berbagi praktik terbaik, dan meningkatkan pertukaran professional kepariwisataan.

ASEAN juga menyampaikan apresiasi kepada Republik Korea (ROK) atas kelanjutannya dukungan dalam kegiatan kerja sama pariwisata ASEAN-ROK melalui Korea Partnership Program Inisiatif untuk Pariwisata Berkelanjutan (KOPIST) termasuk Forum Kebijakan Tingkat Tinggi dan Lokakarya Tingkat Kerja diadakan pada bulan April 2023.

Selain itu, kerjasama diperpanjang untuk lebih memperkuat kinerja pariwisata regional hingga pelaksanaan 17 Program Pelatihan Eksekutif UNWTO Asia-Pasifik tentang Kebijakan dan Strategi Pariwisata di November 2023. Pertemuan tersebut mendorong ASEAN dan ROK membahas cara-cara meningkatkan hubungan kerjasama dengan fokus pada kegiatan mendukung pariwisata berkelanjutan.*

EASA Bermitra dengan IATA untuk Melawan Ancaman Keamanan dari Spoofing & Jamming GNSS

this formate

COLOGNE, bisniswisata.co.id:  Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) dan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) mengumumkan kesimpulan dari lokakarya yang diselenggarakan bersama di kantor pusat EASA untuk memerangi insiden spoofing dan jamming GNSS.

 Kesimpulan tingkat tinggi dari lokakarya ini adalah bahwa gangguan terhadap layanan berbasis satelit yang memberikan informasi mengenai posisi tepat sebuah pesawat dapat menimbulkan tantangan besar terhadap keselamatan penerbangan.  

Untuk memitigasi risiko-risiko ini diperlukan langkah-langkah jangka pendek, menengah dan panjang, dimulai dengan berbagi informasi dan solusi atas insiden yang terjadi.

 “Sistem GNSS menawarkan keuntungan luar biasa bagi penerbangan dalam meningkatkan keselamatan operasi di wilayah udara bersama yang sibuk,” kata Penjabat Direktur Eksekutif EASA Luc Tytgat. 

 “Tetapi kami telah melihat peningkatan tajam dalam serangan terhadap sistem ini, yang menimbulkan risiko keamanan.  EASA sedang menangani risiko spesifik dari teknologi baru ini.  Kita perlu segera memastikan bahwa pilot dan kru dapat mengidentifikasi risiko dan mengetahui cara bereaksi serta mendarat dengan aman.  

Dalam jangka menengah, kita perlu menyesuaikan persyaratan sertifikasi sistem navigasi dan pendaratan.  Untuk jangka panjang, kita perlu memastikan bahwa kita terlibat dalam perancangan sistem navigasi satelit di masa depan.  Melawan risiko ini adalah prioritas Badan ini.”

 “Maskapai penerbangan melihat peningkatan signifikan dalam insiden gangguan GNSS.  Untuk mengatasi hal ini, kita memerlukan pengumpulan dan pembagian data keamanan GNSS yang terkoordinasi,” 

Begitu pula panduan insiden GNSS prosedural universal dari produsen pesawat terbang serta komitmen dari negara-negara untuk mempertahankan sistem navigasi tradisional sebagai cadangan jika GNSS dipalsukan atau macet. 

Dalam melaksanakan hal-hal ini, dukungan dan sumber daya dari EASA dan otoritas pemerintah lainnya sangatlah penting.  Dan maskapai penerbangan akan menjadi mitra penting.  

“Apa pun tindakan yang diambil, tindakan tersebut harus menjadi titik fokus solusi karena mereka adalah garda depan dalam menghadapi risiko,” kata Willie Walsh, Direktur Jenderal IATA.

 Langkah-langkah yang disepakati dalam lokakarya untuk menjadikan layanan Positioning, Navigation and Timing (PNT) yang disediakan oleh GNSS lebih tangguh, meliputi:

Pelaporan dan berbagi data kejadian interferensi GNSS

Di Eropa, hal ini dapat dilakukan melalui skema Pelaporan Kejadian Eropa dan program Data4Safety dari EASA.  Karena ini adalah masalah global, untuk pemahaman yang lebih baik dan lengkap, penting untuk menggabungkan semua informasi yang tersedia dari laporan dengan menghubungkan database seperti Flight Data Exchange (FDX) IATA, atau EVAIR EUROCONTROL.  

Topik ini akan dimasukkan dalam diskusi di antara seluruh pemangku kepentingan yang berkepentingan, yang akan diluncurkan setelah lokakarya ini.

Panduan dari produsen pesawat terbang

Hal ini akan memastikan bahwa operator pesawat diperlengkapi dengan baik untuk mengelola situasi jamming dan spoofing, sejalan dengan Buletin Informasi Keselamatan EASA (SIB 2022-02 R2).

Memperingatkan

EASA akan menginformasikan pemangku kepentingan terkait (maskapai penerbangan, penyedia layanan navigasi udara (ANSP), industri manufaktur, dan bandara) tentang serangan tersebut.

Cadangan

Penerbangan harus mempertahankan Jaringan Operasional Minimum (MON) alat bantu navigasi tradisional untuk memastikan adanya cadangan konvensional untuk navigasi GNSS.

Latar belakang ‘spoofing’ dan ‘jamming’

Dalam beberapa tahun terakhir, insiden gangguan dan spoofing Sistem Satelit Navigasi Global (GNSS) semakin mengancam integritas layanan Pemosisian, Navigasi, dan Pengaturan Waktu (PNT) di seluruh Eropa Timur dan Timur Tengah.  

Insiden serupa telah dilaporkan di lokasi lain secara global.  GNSS adalah layanan berdasarkan konstelasi satelit seperti Global Positioning System (GPS) AS dan Galileo UE.  ‘Jamming’ memblokir sinyal, sedangkan ‘spoofing’ mengirimkan informasi palsu ke penerima di pesawat.

Gangguan ini menimbulkan tantangan signifikan terhadap spektrum industri yang lebih luas yang bergantung pada layanan geolokasi yang tepat, termasuk penerbangan.  

Serangan semacam itu termasuk dalam domain Keamanan Siber, sebuah ancaman keamanan yang telah dikembangkan oleh EASA.  Otoritas Penerbangan Nasional (NAA) di Eropa secara eksplisit menugaskan EASA untuk mengambil tindakan untuk mengatasi risiko ini.

Tentang bengkel

Peserta lokakarya berbagi informasi mengenai peristiwa aktual yang dialami, untuk memperdalam pemahaman kolektif terhadap ancaman yang dirasakan.  

Ada apresiasi yang luas dari para peserta atas acara tersebut dan adanya pemahaman bersama mengenai perlunya mengatasi masalah ini secara kolektif dan tepat waktu.  

Lebih dari 120 peserta dari maskapai penerbangan, produsen, pemasok sistem, ANSP, dan institusi mengikuti acara tatap muka yang diadakan di Cologne pada tanggal 25 Januari 2024.

Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) adalah inti dari strategi Uni Eropa untuk keselamatan penerbangan.  Misinya adalah untuk mempromosikan dan mencapai standar keselamatan dan perlindungan lingkungan tertinggi dalam penerbangan sipil.  Berbasis di Cologne, Badan ini mempekerjakan para ahli dan administrator dari seluruh Eropa.

 IATA  sebagai Asosiasi Transportasi Udara Internasional) kini mewakili sekitar 320 maskapai penerbangan yang mencakup 83% lalu lintas udara global.