Pendapatan Pariwisata Vietnam Capai US$10,7 miliar Dalam Empat Bulan

this formate

Wisatawan China berpose di Hanoi 

HANOI, bisniswisata.co.id: Sektor pariwisata Vietnam melayani lebih dari 6,2 juta pengunjung asing dan 40,5 juta wisatawan domestik dalam empat bulan pertama tahun ini, menghasilkan pendapatan hampir US$10,7 miliar.

Menurut Otoritas Pariwisata Nasional Vietnam, jumlah pengunjung internasional meningkat sebesar 68,3% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.

Pada bulan April saja, Vietnam menyambut lebih dari 1,5 juta pengunjung asing.  Secara khusus, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Vietnam dalam empat bulan terakhir hampir 4% lebih tinggi dibandingkan periode sebelum COVID-19. Hal ini menunjukkan pemulihan dan perkembangan sektor pariwisata yang positif.

Jumlah wisatawan Asia yang datang ke Vietnam melonjak lebih dari 77% dari tahun ke tahun, menjadikan Asia sebagai sumber pengunjung regional terbesar.

Republik Korea tetap menjadi sumber wisatawan asing terbesar dengan 1,6 juta kedatangan, terhitung 25,8% dari total kedatangan internasional di Vietnam.  Disusul oleh Tiongkok, AS, dan Jepang.

 

Sektor Pariwisata Marinduque, Filipina Catatkan Kinerja Q1 yang Kuat

this formate

Foto:  Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Marniduque

BOAC, bisniswisata.co.id: Festival Moriones Marinduque dalam foto yang diambil selama Pekan Suci 2024 ini terus menarik wisatawan ke provinsi tersebut setiap tahun.  Namun, Dinas Pariwisata Provinsi, Rino Labay, Jumat (10/5/2024) mengatakan, pihaknya juga berupaya mempromosikan tempat wisata lainnya.  

Sektor pariwisata dan perhotelan di provinsi ini mendapat dorongan yang sangat dibutuhkan pada kuartal pertama tahun ini ketika lebih dari 16.000 pengunjung datang untuk menikmati pemandangan dan suasananya.

Dalam sebuah wawancara, pejabat pariwisata provinsi,  Rino Labay mengatakan jumlah ini mewakili peningkatan kedatangan wisatawan hampir 80 persen dibandingkan dengan 9.000 wisatawan yang datang pada periode yang sama pada tahun 2023.

Labay mengatakan mereka tidak terlalu terkejut dengan kinerja sektor pariwisata yang kuat selama periode Januari hingga Maret karena bertepatan dengan Pekan Suci, saat kedatangan wisatawan biasanya lebih tinggi.

 Wisatawan dan peziarah tertarik ke provinsi ini selama musim Prapaskah terutama karena Festival Moriones, katanya seoerti dilansur dari PNA

Festival ini diadakan setiap tahun di provinsi pulau tersebut, ketika penduduk setempat mengenakan kostum dan topeng yang meniru pakaian tentara Kekaisaran Romawi dalam Alkitab.

Labay, yang memimpin Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Marinduque (MTCO), mengatakan industri pariwisata di sini berhasil tumbuh secara substansial selama kuartal pertama meskipun Festival Moriones sebenarnya menarik lebih sedikit pengunjung tahun ini.

 Provinsi ini hanya mencatatkan sedikit lebih dari 7.000 pengunjung selama Pekan Suci 2024 dibandingkan dengan 8.200 pengunjung pada periode yang sama tahun lalu.

 “Semua indikator menunjukkan bahwa provinsi ini memiliki kinerja pariwisata yang baik.  Kita harus memberi tahu masyarakat bahwa Moriones bukanlah satu-satunya alasan mereka berkunjung.  Masih banyak lagi pengalaman di sini,” katanya kepada Kantor Berita Filipina.

 Labay mengatakan pemerintah provinsi sedang berkonsentrasi mengembangkan atraksi wisata Marinduque lainnya.

Dia mengatakan MTCO saat ini fokus menarik perhatian masyarakat pada Festival Bila-Bila (Festival Kupu-Kupu) yang dijadwalkan pada 20-24 Mei.

 Acara lima hari ini diharapkan dapat menarik pengunjung yang tertarik dengan flora dan fauna Marindique, kuliner, dan aktivitas musim panas lainnya, katanya.

Labay mengatakan, selama ini Marinduque lebih banyak menarik wisatawan lokal, atau wisatawan yang datang dari wilayah lain di Filipina.

hal ini mungkin berubah karena ada diskusi yang sedang berlangsung mengenai pengenalan penerbangan internasional ke provinsi tersebut. 

 

Brunei Berharap Pariwisata Akan Pulih  Kunjungan Wisatawan Naik lebih Dua Kali Lipat tahun 2023

this formate

BANDAR SERI BEGAWAN, bisniswisara.co.id: Brunei menargetkan kunjungan wisatawan mencapai tingkat sebelum pandemi pada tahun 2024, karena jumlah pengunjung meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun lalu.

Dilansir dari thescoop.co, dalam sidang Badan Legislatif (LegCo), Menteri Sumber Daya Primer dan Pariwisata Dato Dr Hj Abd Manaf Hj Metussin mengatakan kunjungan wisatawan meningkat dari 35.701 pada 2022 menjadi 133.360 pada tahun lalu.

Namun, anggota LegCo Pehin Dato Hj Abd Rahman Hj Ibrahim mengatakan target kunjungan wisatawan tahun 2024 dipatok terlalu rendah yaitu 362.565.

 MPRT juga berupaya menarik 552.733 wisatawan pada tahun 2029, namun Pehin Dato Hj Abd Rahman mengatakan target tersebut perlu ditinjau dan ditingkatkan.

 Mengingat pariwisata diidentifikasi sebagai salah satu dari lima sektor prioritas dalam mendiversifikasi perekonomian Brunei, ia mengatakan target pariwisata tersebut jauh di bawah angka negara-negara tetangga.

 Malaysia menargetkan kedatangan 27,3 juta wisatawan, sementara Singapura menargetkan kedatangan 15 juta pengunjung tahun ini.

 Brunei mengalami tren peningkatan kedatangan wisatawan selama tiga tahun sebelum COVID-19 melanda, dan mencatat jumlah pengunjung tertinggi sebesar 333.240 pada tahun 2019.

 Menanggapi Pehin Dato Hj Abd Rahman, Menteri MPRT mengatakan prioritas target pariwisata adalah mencapai level sebelum pandemi tahun ini.

 “Kalau jumlah wisatawan bisa mencapai level sebelum COVID, menurut saya itu hal yang positif.  Target ini bersifat dinamis, kami akan mengkaji apakah ada inisiatif lain yang akan memberikan dampak besar.

 “Kami fokus mempromosikan wisata medis, wisata pendidikan, dan wisata Islam,” tambahnya.

 Saat menyampaikan pidato anggarannya, menteri tersebut mengatakan $7,32 juta telah dialokasikan untuk proyek pengembangan pariwisata selama periode lima tahun.

Berdasarkan Rencana Pembangunan Nasional ke-12, proyek-proyek untuk sektor pariwisata mencakup peningkatan Taman Rekreasi Hutan Pulau Selirong di Temburong senilai $1,58 juta dan renovasi Galeri Kebudayaan dan Pariwisata Kampong Ayer senilai $1,36 juta.

Sebanyak  $3 juta lainnya telah disisihkan untuk meningkatkan fasilitas di tempat-tempat wisata, termasuk pembangunan dermaga di sepanjang Sungai Brunei, Sungai Kedayan dan Sungai Menglait untuk kegiatan pelayaran sungai.

Sekitar $1 juta akan dihabiskan untuk meningkatkan kualitas industri pariwisata, seperti peningkatan kapasitas dan memenuhi standar pariwisata ramah lingkungan.

 Lebih lanjut Dato Dr Hj Abd Manaf mengatakan, penyusunan Roadmap Industri Pariwisata sudah memasuki tahap akhir.  Peta jalan tersebut akan menguraikan rencana jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengembangkan industri pariwisata Brunei.

 Sebuah komite pengarah yang melibatkan sejumlah lembaga pemerintah akan dibentuk untuk mengoordinasikan dan menerapkan strategi pariwisata setelah peta jalan selesai.

 

Konferensi Pengoptimalan Pendapatan (ROC) HSMAI

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Konferensi Pengoptimalan Pendapatan HSMAI APAC 2024 di Marina Bay Sands, Singapura, wajib dihadiri oleh para profesional industri yang ingin meningkatkan strategi pendapatan mereka.

Hospitality Sales and Marketing Association International (HSMAI) mempersembahkan Revenue Optimization Conference APAC 2024 (ROC APAC 2024), sebuah acara utama yang didedikasikan untuk mendorong pertumbuhan pendapatan dan memajukan praktik pengoptimalan pendapatan di industri perhotelan di kawasan Asia-Pasifik.  

Acara ini dijadwalkan berlangsung di Marina Bay Sands yang ikonik di Singapura pada tanggal 8 dan 9 Mei 2024. Kegiatan dirancang untuk para profesional perhotelan, manajer pendapatan, manajer komersial, dan siapa saja yang terlibat dalam optimalisasi pendapatan dan sektor pemasaran digital di industri perhotelan.  

Ini berfungsi sebagai platform penting untuk mempelajari tren, strategi, dan teknologi terkini dalam pengelolaan pendapatan, langsung dari para pemimpin dan pakar industri.

Dapatkan akses ke tren, penelitian, dan strategi terkini dalam optimalisasi pendapatan untuk tetap menjadi yang terdepan dalam lanskap industri yang terus berkembang.

Sesi yang dipimpin pakar: belajar dari para profesional berpengalaman melalui ceramah, panel, dan sesi interaktif yang mendalam yang mencakup berbagai topik mulai dari analisis data dan strategi penetapan harga hingga perilaku konsumen dan pemasaran digital.

Peluang Berjejaring: Terhubung dengan rekan-rekan, pemimpin industri, dan inovator dari seluruh kawasan Asia-Pasifik.  Bangun hubungan berharga yang dapat menghasilkan kolaborasi dan peluang di masa depan.

Lokakarya dan Kelas Master Interaktif: Ikuti lokakarya dan kelas master langsung yang memberikan keterampilan dan pengetahuan praktis yang dapat Anda terapkan segera untuk mendorong pertumbuhan pendapatan properti Anda.

Paparan Teknologi Baru: Temukan alat, platform, dan teknologi terbaru yang dapat meningkatkan proses dan strategi manajemen pendapatan Anda.

Konferensi ini menampilkan agenda dinamis yang mencakup: 

Presentasi Utama: Dengarkan pendapat para pionir industri dan pemimpin pemikiran tentang masa depan optimalisasi pendapatan dan industri perhotelan pada umumnya.

Diskusi Panel: Berinteraksi dengan panel ahli yang mendiskusikan isu-isu mendesak, tren yang muncul, dan solusi praktis dalam pengelolaan pendapatan.

Sesi Breakout: Berpartisipasi dalam sesi bertarget yang dirancang untuk mendalami bidang minat tertentu, menawarkan wawasan yang disesuaikan dan strategi yang dapat ditindaklanjuti.

Acara Jejaring: Manfaatkan berbagai waktu istirahat networking, makan siang, dan resepsi malam untuk bergaul dengan kolega dan pakar industri dalam suasana informal.

ROC APAC 2024 ideal untuk: Manajer Umum Hotel, Manajer Pendapatan dan Direktur Manajer Komersial,  Profesional Pemasaran Digital, Eksekutif Penjualan dan Pemasaran, Konsultan dan Pendidik Perhotelan, Pemilik Hotel dan Investor.

HSMAI adalah Asosiasi Penjualan dan Pemasaran Perhotelan Internasional. HSMAI adalah organisasi profesional penjualan, pendapatan, dan pemasaran yang mewakili semua segmen industri perhotelan. 

Dengan fokus yang kuat pada pendidikan, HSMAI telah menjadi pemimpin industri dalam mengidentifikasi dan komunikasikan tren di industri perhotelan, dan pertemukan pelanggan dan anggota di acara tahunan. 

Didirikan pada tahun 1927, HSMAI adalah organisasi keanggotaan individu yang terdiri dari lebih dari 7.000 anggota di seluruh dunia, dengan 40 cabang di Wilayah Amerika dan 5 cabang di Wilayah Eropa. HSMAI Asia Pasifik memiliki cabang di Singapura, Hong Kong & Tiongkok Raya, Indonesia, Thailand dan Australia.

Maladewa Ditunjuk Jadi  Tujuan Mitra Resmi ITB China 2024

this formate

BEIJING, bisniswisata.co.id: ITB China dengan bangga mengumumkan Maladewa sebagai Official Partner Destination ITB China 2024, yang diadakan pada tanggal 27 – 29 Mei di Shanghai.  Kemitraan ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok dan menjadikan destinasi pulau unik ini sebagai pusat perhatian pasar perjalanan keluar Tiongkok.

Maladewa, yang terkenal di seluruh dunia karena keindahan alamnya yang mempesona, pantainya yang masih asli, dan kemewahan yang mewah, memamerkan penawarannya di paviliun nasional terbesar ITB di Tiongkok dengan lebih dari 40 perusahaan perjalanan sebagai peserta pameran bersama selama acara B2B yang berlangsung selama tiga hari. 

Prestasi menonjol antara lain diperolehnya gelar bergengsi World’s Leading Destination pada World Travel Awards selama empat tahun berturut-turut (2020-2023).

 “Kami sangat senang dan merasa terhormat menjadi Official Partner Destination ITB China 2024,” kata Fathmath Thaufeeq, Managing Director & Chief Executive Officer dari Maldives Marketing & Public Relations Corporation (MMPRC), Badan Promosi Pariwisata Nasional Maladewa .

Pihaknya sangat gembira atas kesempatan untuk berinteraksi dengan mitra global kami dan pelaku industri perjalanan dari Tiongkok untuk berbagi informasi terkini tentang Maladewa, produk pariwisata dan penawaran yang tak tertandingi. 

Kemitraan ini memungkinkannya untuk menampilkan keindahan unik destinasi dan memperkuat posisi Maladewa sebagai destinasi utama bagi wisatawan dari Tiongkok dan seluruh dunia, tambah Thaufeeq.

Selama pertunjukan, MMPRC akan menyelenggarakan serangkaian kegiatan menarik di dalam stannya untuk menampilkan dan mempromosikan penawaran pariwisatanya yang dinamis. 

Peserta dapat berpartisipasi dalam pertemuan B2B dan wawancara mendalam untuk mempelajari lebih lanjut tentang “Maladewa…Sisi Cerah Kehidupan” dan merencanakan liburan tropis yang sempurna.  Seluruh peserta ITB China dapat menyelami pengalaman gastronomi dan budaya untuk mencicipi budaya asli dan warisan Maladewa.

Selama tiga hari pameran dagang, MMPRC akan memberikan informasi mengenai produk, layanan, dan pengalaman terkini melalui materi promosi dan pertemuan tatap muka. 

Selain itu, MMPRC dengan bangga mengumumkan konferensi pers yang dijadwalkan pada Hari pertama ITB China, memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk terlibat dan menghadiri media. 

Kegiatan-kegiatan ini secara kolektif bertujuan untuk memberikan gambaran sekilas tentang pengalaman Maladewa bagi wisatawan Tiongkok, membina hubungan, dan mempromosikan dialog dalam lanskap dinamis industri perjalanan dan pariwisata global.

Untuk tahun 2024, MMPRC mempunyai kegiatan-kegiatan menarik yang disiapkan untuk pasar perjalanan Tiongkok, yang mencakup kampanye e-learning, promosi digital pada aplikasi-aplikasi Tiongkok terkemuka, inisiatif pemasaran luar ruangan, kampanye promosi bersama.

Ada juga perjalanan sosialisasi, kampanye media sosial, dan partisipasi aktif dalam pameran dan  pameran.  Dimulainya kembali penerbangan, ditambah dengan upaya pemasaran baru di pasar Tiongkok, siap memberikan hasil positif bagi industri pariwisata Maladewa, yang semakin memperkuat posisi Maladewa sebagai tujuan wisata yang diinginkan oleh wisatawan Tiongkok.

Pameran Pariwisata Internasional Seoul Menarik Para Pemimpin Perjalanan Global Promosikan Pariwisata Korea

this formate

SEOUL, bisniswisata.co.id: Dijadwalkan mulai tanggal 9 hingga 12 Mei 2024, Pameran Pariwisata Internasional Seoul akan berlangsung di COEX Hall A di Seoul, Korea Selatan.  Dikenal sebagai acara penting bagi sektor perjalanan dan pariwisata Korea, pameran ini akan mencakup beragam peluang perjalanan masuk dan keluar, menyoroti beragam produk dan layanan perjalanan yang tersedia.  

Ini diposisikan untuk menyediakan platform penting bagi para profesional pariwisata di seluruh dunia untuk berjejaring, bertukar wawasan, dan mempelajari tren industri terkini.

 Partisipasi Global dan Peluang Jaringan

Pameran ini akan menampung beragam kelompok peserta termasuk agen perjalanan, operator tur, dan dewan pariwisata dari seluruh dunia.  Para peserta berkumpul dengan tujuan untuk mempromosikan destinasi baru, mempertimbangkan tren pasar yang sedang berkembang.

Selain juga membangun kemitraan yang berharga dalam lanskap perjalanan global yang terus berkembang.  Pentingnya pertemuan seperti ini, dimana ide dan tren dari berbagai belahan dunia dapat dibagikan, sangatlah penting.

 Dampak terhadap Perjalanan dan Pariwisata Global

Pameran Pariwisata Internasional Seoul dirancang untuk memberikan dampak besar pada perjalanan dan pariwisata global dengan memfasilitasi diskusi yang dapat mengarah pada perubahan industri yang transformatif.  

Dengan mempertemukan beragam profesional dari berbagai sektor industri perjalanan, acara ini memberikan peluang unik untuk menampilkan inovasi baru, mendiskusikan tantangan, dan memprediksi tren masa depan.

Menampilkan Produk dan Layanan Perjalanan

Peserta pameran akan berkesempatan untuk mengeksplorasi beragam produk dan layanan perjalanan, yang memainkan peran penting dalam memperkaya pengalaman perjalanan bagi konsumen di seluruh dunia.  Dengan menampilkan produk-produk ternama dan inovasi baru, pameran ini berfungsi sebagai barometer untuk jenis layanan dan pengalaman yang mendapatkan daya tarik di pasar global.

Menjelajahi Tren Industri Perjalanan Terkini

Salah satu komponen utama pameran ini adalah eksplorasi tren terkini dalam industri perjalanan.  Diskusi ini sangat penting bagi para profesional yang ingin menjadi yang terdepan dalam pasar yang sangat kompetitif.  

Wawasan mengenai perilaku konsumen, kemajuan teknologi, dan strategi pasar baru akan dibagikan, memberikan peserta pemahaman komprehensif tentang cara beradaptasi dan berkembang.

 Membina Kemitraan yang Berharga

 Tema sentral Pameran Pariwisata Internasional Seoul adalah penciptaan dan penguatan kemitraan dalam industri perjalanan global.  Hubungan ini penting untuk membina kolaborasi dan mendorong kesuksesan kolektif dalam industri ini.  

Pameran ini menyediakan lingkungan yang kondusif untuk memulai dialog antara berbagai pemangku kepentingan, yang dapat mengarah pada usaha kolaboratif dan usaha bersama.

 Mempromosikan Destinasi Baru

 Aspek menarik dari pameran ini adalah promosi destinasi wisata baru yang belum banyak dijelajahi.  Dengan fokus pada diversifikasi pilihan perjalanan dan mendorong praktik pariwisata berkelanjutan.

Diskusi ini dapat meningkatkan minat terhadap tempat-tempat yang kurang dikenal, sehingga menguntungkan perekonomian lokal dan mendorong praktik perjalanan yang bertanggung jawab.

Pintu Gerbang Menuju Inovasi Perjalanan Global

 Menjelang Pameran Pariwisata Internasional Seoul 2024, pameran ini siap memberikan pengaruh signifikan terhadap lanskap perjalanan dan pariwisata global.  Konvergensi para pakar perjalanan internasional dan pertukaran ide serta produk inovatif pada acara ini diharapkan dapat mendorong industri ini maju, menjadikannya titik pertemuan penting bagi siapa pun yang terlibat dalam dunia perjalanan.

 

Guru BK: Potensi Remaja Perlu Digali,   Mari Atasi Masalah & Bergabung di Zoom

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Generasi muda di Indonesia membutuhkan ‘pedengar’ yang baik untuk berbagai masalah yang dihadapinya di era digital. Oleh karena itu peranan orangtua, Guru bimbingan konseling  ( guru BK) serta  masyarakat harus berkontribusi, berkolaborasi dan bersinergi sehingga ke depan Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkarakter.

Hal itu terungkap pada zoom Gathering 1000 Guru BK yang akan mengusung tema ’Great Teacher as A Coach’ yang diselenggarakan oleh ESQ Leadership Center,  Selasa, 14 Mei 2024,  Live dari Studio Lt. 23, Menara 165, Jakarta.

Dalam menyiapkan SDM cerdas dan berkarakter untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 esensi peran guru BK dalam membentuk pribadi siswa yang berkarakter tangguh dan berdaya saing tinggi di era yang penuh tantangan ini sangatlah penting.

“ Menjadi ‘pendengar’ yang baik seharusnya kontribusinya dilakukan oleh orangtua di rumah, Guru BK dan guru lainnya di sekolah maupun waktu anak-anak sehari-hari beraktivitas di tengah masyarakat,”kata Coach Nurbaiti Rachman.

Porsi mendengarkan ini  harusnya setara atau seimbang sehingga ketika di rumah, di sekolah maupun di komunitas masyarakat, suara anak-anak terutama tingkat menengah atas  ( SMA/ SMK/ MA/MAK) baik negri maupun swasta dapat direspon dengan baik, tambahnya.

Saat ini yang terjadi adalah orangtua sibuk bekerja dan mencari nafkah sehingga tidak ada waktu untuk mendengarkan kebutuhan anak-anaknya agar ‘suara’ mereka di dengar baik berita gembira maupun keluhan sakit, di bully teman atau kesedihan lainnya. Sementara saat mereka beraktivitas ditengah masyarakat pilihannya belum tentu lingkungan yang baik.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus dan tidak ada kontribusi, kolaborasi dan sinergi antara Orangtua, Sekolah dan Masyarakat maka siapa yang akan menjadi pendengar suara hati mereka ?. Seharusnya ke tiga unsur utama di atas mampu berbagi peran siapa melakukan apa ?.

Untuk itu berikut narasumber-narasumber hebat yang akan bersama membahas masalah nasional ini yaitu Prof. dr. Fasli Jalal, Sp.GK., Ph.D., Rektor Universitas Yasri dan Mantan Wakil Menteri Pendidikn Nasional.

Kegiatan yang berlangsung dari jam 8.00 WiB hingga 12.00 WIB akan dipandu oleh Coach Arief G Wibisono, Master Trainer ESQ 3.0 Coaching dengan memberikan pelatihan dan tekhnik jitu untuk menjadi pendengar yang baik sehingga anak- anak menemukan jawaban dari masalah yang dihadapinya.

Sementara Coach Bram G Wibisono, seorang Master Trainer ESQ Hypnotherapy, menyelesaikan masalah-masalah masa lalu seseorang sehingga anak-anak juga dapat move-on dan bisa berfikir kreatif dan inovasif sehingga ke depannya dapat menentukan arah dan tujuan hidupnya di dunia maupun akhirat.

Coach Nurbaiti Rachman berharap para orangtua, guru dan anggota masyarakat bisa saling memberdayakan dan empowering sesama guru BK se-Indonesia pada acara Gathering Guru BK ini. Untuk ikut serta di zoom gratis ini bisa registrasi di ;

https://bit.ly/GatheringGuruBK

Setiap masalah selalu ada solusi maka jadilah bagian dari pejuang perwujudan generasi emas Indonesia 2045! 

 

Amazing Thailand Meluncurkan Kampanye “Your Stories Never End” di Arabian Travel Market 2024

this formate

Delegasi Thailand terdiri dari kontingen 64 peserta pameran dan tim kesenian.

DUBAI, bisniswisata.co.id: Tourism Authority of Thailand (TAT) meluncurkan konsep komunikasi terbaru, “Amazing Thailand: Your Stories Never End,” di Arabian Travel Market (ATM), di mana paviliun Thailand menghadirkan kontingen 64 orang Thailand peserta pameran di Dubai World Trade Center, Uni Emirat Arab, dari 6-9 Mei 2024.

“Ini adalah tahun ke-24 partisipasi Thailand dalam Pasar Perjalanan Arab. Tahun ini juga menandai pertama kalinya TAT dan Phuket Tourist Association memperkuat kerja sama dalam menghadirkan peserta pameran dari Phuket di zona khusus di bawah payung paviliun Thailand. kata Thpanee Kiatphaibool, Gubernur TAT.

Kontingen Thailand terdiri dari 36 peserta pameran dari Phuket, 22 dari Bangkok, tiga dari Krabi, dua dari Chon Buri (Pattaya) dan satu dari Surat Thani (Ko Samui). Ini terdiri dari 40 hotel, 11 perusahaan pengelola destinasi, tiga lembaga kesehatan dan layanan medis, delapan atraksi dan taman hiburan, serta Thailand Privilege Card.

Di paviliun Thailand, peserta pameran Phuket dipresentasikan di zona khusus dengan 26 meja, sedangkan sisanya menempati 36 meja lainnya di zona utama dan pameran Thailand Privilege Card di area privat. Pintu masuk utama menawarkan area demonstrasi soft power khas Thailand dan konter informasi pariwisata Thailand dengan petugas berbahasa Inggris dan Arab.

Siripakorn Cheawsamoot, Deputi Gubernur TAT untuk Pemasaran Internasional – Eropa, Afrika, Timur Tengah, mengatakan “Kehadiran Thailand tahun ini diperkuat dengan perpaduan peserta pameran yang sangat baik yang melayani basis pelanggan berbeda di pasar Timur Tengah, khususnya pasar keluarga yang mapan dan segmen perbelanjaan dan barang mewah yang sedang berkembang.

Kehadiran Phuket yang kuat mendasari komitmennya untuk meningkatkan profil destinasi tersebut sebagai destinasi bagi pengunjung dari Timur Tengah, ujarnya.

Pada ATM 2024, TAT telah menjadwalkan penandatanganan perjanjian kemitraan strategis dengan dnata Travel. Pihaknya juga telah merencanakan sesi temu dan sapa dengan Emirates Airlines, WEGO dan Qatar Airways, serta wawancara dengan media lokal.

TAT juga memanfaatkan partisipasinya di ATM 2024 dengan peluncuran konsep komunikasi baru, Amazing Thailand: Your Stories Never End, yang diadakan pada tanggal 6 Mei untuk operator tur, maskapai penerbangan, media lokal, dan influencer.

Nithee Seeprae, Deputi Gubernur Komunikasi Pemasaran TAT, mengatakan “Konsep ini merangkum komitmen kami untuk menciptakan pengalaman tak terlupakan bagi setiap wisatawan yang mengunjungi kerajaan tercinta kami,”

Tujuannya untuk menanamkan kenangan abadi dan perjalanan bermakna yang akan menginspirasi pengunjung untuk menjadi pendongeng, berbagi kisah unik mereka tentang Thailand dengan orang lain di seluruh dunia.

Untuk mendorong wisatawan menciptakan kisah tanpa akhir di Thailand, TAT akan terus mempromosikan yayasan soft-power 5F kerajaan – Makanan, Film, Festival, Pertarungan, dan Mode – untuk menambah nilai pada produk dan layanan pariwisata serta menawarkan pengalaman yang bermakna bagi wisatawan. penjelajah.

Beberapa pengalaman menarik yang dapat dinikmati wisatawan saat berada di Thailand meliputi kesehatan, kota permata tersembunyi, dan acara kelas dunia.

Pada tahun 2023, Thailand menyambut 28 juta pengunjung, menghasilkan pendapatan sebesar 1,2 triliun Baht. Dari jumlah tersebut, 651.049 pengunjung berasal dari Timur Tengah, meningkat 28% dibandingkan tahun sebelum COVID 2019.

Pada tahun 2024, TAT telah menetapkan target untuk menghasilkan 3 triliun Baht, dengan 1,92 triliun Baht berasal dari pariwisata internasional dan 1,08 triliun Baht dari pariwisata domestik. Jumlah ini mencakup lebih dari 1,11 juta wisatawan dari Timur Tengah dan pendapatan lebih dari 106 miliar Baht.

 

Menikmati keseruan 2nd GBM Master Sprint Swimmer Championship 2024

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Usia memang sudah tidak muda lagi namun semangat membara para orangtua yang datang untuk bertanding di kolam renang Bulungan, kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu pagi hingga sore hari jelang magrib, kemarin tetap tinggi.

Nama kegiatannya 2nd GBM Master Sprint Swimming Championship, 04/05/2024 dengan peserta dari 17 klub renang di Indonesia. Peserta datang dari Jakarta, Bali, Malang, Semarang, Indramayu, Cepu dan Cilegon, Lampung serta satu perenang dari Filipina.

Para perenang yang rata-rata warga senior adalah anggota dari,1. Indo Master Swimmers, 2. Aquarius Master Swimming Club, Baruna Swimming Club, Cendana Hash House,  Harriers  dari Purwokerto,  Mermaid Team, 6. Haurgeulis Swimming Club dari  indramayu 7. Pari Sakti Swimming Club, 8 Piranha, Madiun.

Klub lainnya no:  9 Hicoach Academy, Jakarta, 10 Wismo Suko Swimming Club, Cepu , 11 Krakatau Senior Swimming Cilegon, Pora Kusuma Harapan, 13 Rara Aquatik Club 14 Vas Team, 15. Individual, 16 Renang Indonesia dan 17. Millenium Aquatic, Jakarta.

Pertandingan dimulai pukul 9.00 pagi, baik atlit warga senior maupun penonton dari masyarakat umum terutama anak, mantu dan cucu dari para peserta juga turut hadir apalagi penonton tak perlu membayar tiket masuk. Sebanyak 163 peserta dari 17 klub renang sudah hadir.

Usai pembukaan, para atlit berkumpul di sisi kanan kolam, dibawah tenda bersama klub renangnya masing-masing dan para peserta yang mengikuti event awal bersiap di sisi kiri kolam duduk berbaris sesuai series yang diikuti. Ada sebanyak 26 event  dan tiap event @ terdiri dari 7-15 series ( kelompok umur,  gaya dan panjang jarak tempuh) baik individual maupun relay.

Saat MC mengumumkan nama-nama atlit yang berlaga dan memberi aba-aba memulai pertandingan, suasana tidak tegang karena ada kordinasi antara MC dan organ di pojok tempat para sponsor kapan harus menghibur dan kapan harus berhenti secara bergantian.

Tak jarang organ tunggal yang punya penggemar khusus yaitu peserta yang belum bertanding saat sedang asyik joget tiba-tiba berhenti karena Master of Ceremony ( MC) harus memanggil calon peserta berikutnya untuk bersiap. 

Di samping organ tunggal berderet meja panitia untuk door price, piala dan beragam hadiah penghargaan lainnya seperti peserta tertua yang terus berprestasi hingga hadiah-hadiah super berupa barang elektronik seperti kulkas hingga handphone.

Suasana di belakang tenda peserta juga santai karena ada meja panjang dari para anggota IMS yang menyumbang berbagai makanan, minuman untuk para atlit dari telur rebus, pisang segar, pisang rebus, singkong goreng, nachos, buah potong kemasan, lemper, pastel, combro, pie susu less sugar, dodol,  kopi, jahe, nutrisari, air mineral, markisa hingga bubur ketan hitam dan dawet hitam tersedia dari peserta untuk peserta.

Anehnya aktivitas utama yaitu pertandingan para master di kolam renang Bulungan ini terus berjalan masing-masing tanpa saling mengganggu. Bahkan rehat 15 menitpun selain dipakai untuk kewajiban sholat juga bisa menari poco-poco bersama sambil tidak hentinya bercanda, mengobrol, bersilaturahim dengan sesama peserta.

Suasana kolam renang Bulungan, kemarin, Anita Sapardjiman dan Liza Rangkuty (seragam biru kanan bawah) 

Ada yang reuni terbatas, ada yang baru berkenalan, ada pengumuman jadwal terdekat pertandingan masters berikutnya bulan ini di Bintaro dan Bandung bahkan  Juni 2024 mendatang di pantai depan hotel Intercontinental Bali. Semua saling mendukung bahkan untuk bertanding antar klub di luar negri. Hmnn…superkan para atlit senior ini.

Di Pojok lainnya ibunda dari dr.Anita Sapardjiman Mars, Ketua Indo Master Swimmers ( IMS) sekaligus penyelenggara event ini yaitu Kartini Sapardjiman, perenang kelas umur 84 tahun yang turun bertanding untuk lima nomor pertandingan yaitu 25 M gaya dada, gaya bebas, gaya punggung dan dua kali relay team duduk santai di bawah tenda sambil mengobrol bersama lawan bicaranya sesama lansia menunggu nomor pertandingan berikutnya.

Liza Rangkuty Sopiyan, teman kecil anita Sapardjiman yang juga motor penggerak  alias sponsor utama event ini dengan santai menceritakan perhelatan kedua dari 2nd Global Bara Mandiri ( GMB) perusahaan keluarganya bisa mewujudkan cita-cita Liza dan Anita untuk membuat pertandingan tingkat master yang kerap di sebut warga senior ini bisa berjalan rutin secara tetap.

“ Selain dulu teman sejak kecil, saya dan Anita mulanya membuat pertandingan renang antar warga apartemen karena kami sama-sama tinggal di apartemen dimana setiap apartemen rara- rata memiliki kolam renang,” jelas Liza  Rangkuty yang berasal dari Mandailing Tapanuli Selatan dari ayah dan Sunda Banten dari ibunda tercinta.

Lama-lama cita-cita keduanya adalah menyelenggarakan pertandingan profesional Indo Master Swimmers yang diikuti oleh klub-klub master lainnya. Perenang master kategori umurnya di atas 25 tahun dan pada 2nd GBM Master Sprint Swimming Championship, 4 Mei 2024 ini kelompok umurnya adalah  B:30–34, C:35–39, D:40–44;  E:45–49;  P:50–54, G:55–59;  H:60–64, I:65–69, J:70–74;  K:75–79;  L:80–84 tahun.

Sejak 2014 duet Liza dan Anita rajin mengikuti  lomba renang master IMS dan perusahaannya yaitu Global Bara Mandiri  ( GMB) hanya di belakang layar.  Pasca pandemi COVID19 atau tepatnya sejak 2023 Liza mendapat restu dari President GBM, Yayan Sopiyan yang tidak lain adalah suaminya sendiri untuk menjadi sponsor tunggal event ini agar dapat secara rutin dilaksanakan.

“ Alhamdulilah, tahun ini GMB meningkatkan dana untuk event ini termasuk seluruh peserta mendapat T-Shirt Peserta, Medali Partisipant, Goodybag, sertifikat dan konsumsi. Kami juga banyak mendapat dukungan juga dari IMS, Alamin Universal Umroh & haji, Peter Surgical, Akuatik Indonesia, Rotary Club Semarang Bojong, Mayapada Hospital, Arena, Panasonic, Otsuka, Sampoerna, Nestle, Orion, Kalbe, Sanbe, QuiAri dan Indo Swim Gear,”

Liza mengatakan restu dari anaknya,  Radyan Sopiyan ST, MIB ( Dian) Vice President GBM, justru membuatnya terharu karena sang anak mengamati bahwa 1nd GBM Master Sprint Swimming Championship 2023 lalu bukan sekedar kompetisi tetapi perusahaannya telah memberikan wadah silaturahim bagi para master atau warga senior ( lansia) ini.

“ Lihat sendirikan bagaimana semua sibuk bersilaturahim, melepas kangen, berpelukan, nyanyi bersama, joget bersama, setiap orang yang hadir bergembira,” kata Liza Rangkuty Sopiyan yang ikut turun sebagai atlit renang mengikuti lima nomor pertandingan 

Alhasil di WA group peserta pertandingan meski pertandingan belum usai banyak yang sudah menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih pada penyelenggara kepada seluruh panitia terutama Anita Sapardjiman, Liza Rangkuty Sopiyan, Bunda Serafin yang paling sibuk mendata kehadiran peserta dan membagikan goody bag dari para sponsor serta membagikan medali pada para pemenang.

“ Terima kasih atas kerja kerja keras semua panitia, door prize dan goody bag serta hiburannya. Semua peserta juga happy. Kita yang para master masih bisa mengenang masa muda dulu, bertemu bahkan menambah teman.Bravo Panitia “ kata Tini.

“Tuhan tambahkan rejeki dan kesehatan untuk semua panitia. Selamat bertemu lagi di 3rd GBM dengan panitia yang sama. Setuju banget GBM Eventnya keren banget nyaman, aman santai. Alhamdulillah dapet medali, goodie bag, doorprize, makan siang, kue-kue banyak dan hiburan nyanyi suara merdu  cak munir mas Nug semuaaa,” tulis lainnya mengakhiri hari yang panjang penuh bahagia.  

 

Mengubah Akhir Pekan di Saudi Akan Kurangi Pengangguran melalui peluang kerja baru

this formate

RIYADH, bisniswisata.co.id: Usulan untuk mengubah hari libur mingguan menjadi Sabtu dan Minggu kembali beredar, terutama di kalangan warga Saudi di platform media sosial dan situs berita.  Usulan tersebut mencakup setengah hari pada hari Jumat yang mencakup pegawai pemerintah, sektor swasta, siswa dan guru.

Pada bulan Februari tahun ini, surat kabar Al-Riyadh menerbitkan survei yang merinci preferensi masyarakat terhadap liburan akhir pekan.  Sekitar 48 persen responden lebih menyukai akhir pekan resmi Kerajaan Arab Saudi, yaitu Kamis dan Jumat – sementara hari Jumat dan Sabtu berada di urutan kedua dengan persentase 29 persen.

Dilansir dari arabnews.com, akhir pekan Kamis dan Jumat pertama kali ditetapkan pada tahun 1970-an dan berlangsung selama sekitar 45 tahun. Pada tahun 2013 diganti dengan hari Jumat dan Sabtu dan kini, lebih dari satu dekade kemudian, ada kemungkinan untuk diubah menjadi Sabtu dan Minggu.  Hal ini akan menyelaraskan Kerajaan Saudi dengan negara-negara lain di dunia.

Selain tinjauan Kementerian Sumber Daya Manusia terhadap sistem ketenagakerjaan dan pertimbangan empat hari kerja dalam seminggu untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan kerja, terdapat contoh menarik dari seluruh dunia yang menunjukkan potensi manfaat dari perubahan tersebut.

Pada tahun 2001, Perancis mengurangi jam kerja di sektor publik dan swasta dari 39 jam menjadi 35 jam, sehingga menciptakan 350.000 lapangan kerja.  Hal serupa terjadi pada tahun 2015, Tiongkok mengurangi jam kerja menjadi empat setengah hari di salah satu kota besarnya, sehingga menyebabkan peningkatan belanja konsumen.

Mengurangi jam kerja akan menghasilkan perekrutan karyawan baru untuk menggantikan karyawan yang tidak hadir di sektor swasta dan memberikan solusi relatif terhadap tingkat pengangguran di Arab Saudi yang saat ini diperkirakan sebesar 7,7 persen. 

Microsoft menerapkan empat hari kerja dalam seminggu di Jepang, yang terbukti bermanfaat;  produktivitas meningkat sebesar 40 persen, penggunaan kertas berkurang sebesar 60 persen, dan konsumsi listrik berkurang sebesar 35 persen. Gaji bulanan tidak terpengaruh karena karyawan bekerja seolah-olah mereka bekerja lima hari penuh seperti biasanya.

Pada tahun 1890, pekerja pabrik di Amerika memiliki rata-rata jam kerja dalam seminggu 100 jam, yang berarti 16 jam sehari selama enam hari berturut-turut.  Ford Motor Company dipuji karena memelopori hari kerja delapan jam pada tahun 1914, sekaligus menggandakan gaji karyawan.  

Meskipun ada pengurangan jam kerja, produktivitas dan margin keuntungan Ford meningkat.  Inisiatif ini didukung oleh Organisasi Perburuhan Internasional pada tahun 1919, yang menetapkan jumlah jam kerja maksimum delapan jam per hari dan 48 jam per minggu.  Praktik ini telah diadopsi di seluruh dunia.

Standar telah berubah di era informasi dan komunikasi, dan bahkan alat pengukuran pun berevolusi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, dalam delapan jam kerja sehari, rata-rata karyawan hanya menyelesaikan sesuatu selama sekitar dua jam 23 menit.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Inggris yang melibatkan 2000 karyawan tetap mengungkapkan sebagian besar jam kerja tidak didedikasikan untuk menyelesaikan tugas.  

Sebaliknya, karyawan terlibat dalam aktivitas lain seperti mengunjungi platform media sosial, membaca berita, terlibat dalam diskusi dengan rekan kerja, dan yang paling penting, menghabiskan 19 persen waktu mereka untuk mencari pekerjaan sampingan.

Pada masa para sahabat Nabi Muhammad SAW, meninggalkan pekerjaan pada hari Jumat dianggap tidak baik karena dianggap meniru agama yang mengalokasikan hari-hari tertentu untuk beribadah, yang tidak dilakukan secara aktif dalam batasan yang sempit.  

Bekerja itu sendiri merupakan salah satu bentuk ibadah, dan jika kita ingin membahas landasan agama maka larangan bekerja berdasarkan apa yang disebutkan dalam Al-Qur’an dimulai dari azan kedua hingga shalat Jumat dan berlanjut hingga berakhir, umumnya tidak  melebihi 35 menit.

Akhir pekan hari Sabtu dan Minggu umumnya dirayakan di negara-negara Muslim seperti Tunisia, Maroko, Lebanon, Turki, dan Malaysia.

 Jika keputusan ini dilaksanakan maka akan sangat berhasil, baik secara ekonomi maupun manfaat agama.  Kerajaan ini berada di jalur yang tepat untuk menjadi pusat regional bagi perusahaan-perusahaan besar, bank, dan organisasi internasional, kata Dr. Bader bin Saud adalah kolumnis surat kabar Al-Riyadh yang juga peneliti media.

Pembukaan pusat regional Dana Moneter Internasional (IMF) baru-baru ini di Riyadh pada tanggal 24 April merupakan contoh tren ini.  Perekonomian Saudi semakin terhubung dengan perekonomian dan pasar global, termasuk bursa saham, pasar keuangan, bank, dan perusahaan.  

Menyelaraskan akhir pekan dengan seluruh dunia akan memfasilitasi transaksi perdagangan, meningkatkan kegiatan pariwisata dan rekreasi, serta menghasilkan pendapatan yang lebih besar bagi negara serta sektor keuangan dan bisnis.

Sejak Jumat dipindahkan dari hari kedua ke hari pertama akhir pekan, jumlah jamaah salat Jumat menurun karena masyarakat begadang pada Kamis malam.  Namun, pengaturan baru pasti akan meningkatkan jumlah jamaah karena jamaah akan berada di tempat kerja dan sekolah.  Mereka akan salat di sana atau di masjid, dengan asumsi mereka meninggalkan tempat tersebut sekitar pukul 10.30 atau 11.00.