Bahan & Rasa Berbeda, Satay Kato Tolak Disamakan Taichan

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Bisnis kuliner satay terus berkembang. Inovasi baru bermunculan. Selain menguntungkan karena siklusnya yang cepat, bisnis kuliner Satay diklaim tergolong berisiko rendah. Dari berbagai satay yang ada di daerah se Nusantara, kini ada Satay Kato, yang sedang menjadi tren kuliner saat ini.

Satay Kato mulai beroperasi di Kemang, Jakarta Selatan pada 20 Agustus 2016. Tampilannya yang mirip dengan Satay Taichan, membuat sebagian pecinta satai mengira bahwa Satay Kato adalah Satay Taichan.

Yudha Fajrin (29), Founder Satay Kato dengan tegas menyebutkan bahwa Satay Kato bukanlah Taichan, melainkan Satay pedas dengan brand Kato. Keduanya hanya mirip dari tampilannya saja. Namun untuk rasa, sangat berbeda.

Satay Kato berbahan baku paha ayam sementara Satay Taichan berbahan baku dada ayam sehingga Satay Kato cenderung lebih gurih dan juicy. Satay Kato bisa dimakan tanpa sambal karena sudah diberi bumbu, sementara Satay Taichan tidak. Sambal Satay Kato adalah sambal yang dimasak sementara Satay Taichan adalah sambal mentah.

Satay Kato merupakan kuliner kaki lima yang dijajakan dengan konsep yang sangat kekinian. Dengan gerobak kayu sebagai pusat dapur dan kursi-kursi yang tertata di pinggir jalan, Kato berusaha menyesuaikan konsep dengan selera generasi muda yang hobi nongkrong, senang dengan suasana santai dan terbuka.

Namun untuk produk, Satay Kato yang dibanderol dengan harga Rp20 ribu per porsi ini menyasar market dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, dewasa, hingga orang tua. Pelanggan Satay Kato pun biasa mengonsumsi satay hingga puluhan tusuk dalam sehari.

Tempat yang cozy dan service yang baik, membuat Satay Kato pun banyak dikunjungi kalangan artis. Bahkan, tidak jarang Satay Kato mendapatkan pesanan hingga ribuan tusuk dari kalangan pejabat.

Yudha optimis dan siap untuk bersaing bisnis secara sehat dengan satay lainnya, termasuk Satay Taichan. Konsistensi Yudha dalam menjalankan bisnis Satay Kato, mulai dari produk yang ditawarkan hingga komposisi dan servisnya, ternyata mampu membawa Satay Kato berekspansi hingga mencapai 25 cabang Satay Kato se-Indonesia pada Desember 2017.

Tahun 2018, Yudha menargetkan Satay Kato bisa membuka cabang hingga 100 gerai atau gerobak. Omzet rata-rata yang bisa dikantongi Satay Kato sebagai kuliner kaki lima bisa mencapai Rp50 juta per hari. Untuk omzet tertinggi, Satay Kato bisa mencapai omzet Rp70 juta sampai Rp80 juta per hari.

Menurut Yudha, Satay Kato selalu habis terjual setiap harinya. Namun yang membedakan dalam penjualan setiap harinya hanya persoalan waktu. “Terkadang jam habisnya bisa lebih cepat, bisa agak lama,” jelas Yudha.

Dibenak pelanggannya, Satay Kato identik dengan pembuatannya yang lama karena harus antre untuk membakarnya atau bahkan habis. Tidak kehabisan akal, Yudha membuat sebuah inovasi, yang ia sebut dengan antre online.

Pelanggan Satay Kato bisa memesan melalui WhatsApp sebelum datang ke gerai. “Order di siang hari atau beberapa jam sebelum datang ke gerai melalui WhatsApp. Jadi, datang tidak perlu tunggu,” jelas Yudha.

Bahkan Satay Kato memiliki grop WhatsApp pelanggan untuk memudahkan order dan menjalin tingkatan emosional yang baik dengan para pelanggannya ataupun hubungan emosional antar pelanggan.

Servis berupa order online tersebut ditawarkan Yudha ketika customer Satay Kato merasa lama menunggu pesanan. Yudha akan menghampiri customer-nya dan mengajaknya bergabung dengan grup WhatsApp dan menyarankan untuk lain waktu memesan memalui WhatsApp. Servis inovatifnya tersebut pun mendapat respons positif dari para customer yang kemudian menjadi pelanggan yang loyal.

“Nama grupnya Kato Genk. Mereka (pelanggan) sendiri yang kasih nama. Banyak juga pelanggan yang membayar via transfer. Di sini yang dijaga adalah hubungan pertemanan dengan pelanggan,” ungkap Yudha.

Bagi Yudha, bernovasi tidak selalu datang dari sebuah produk. Servis yang baik pun bisa menjadi strategi bisnis yang inovatif. Karena menurutnya, servis juga menjadi salah satu alasan customer merasa nyaman, kemudian merekomendasikan kepada temannya, dan kembali datang di lain waktu. (WE)

Dua Desa Wisata Baru di Jambi Siap Sambut Wisatawan

this formate

JAMBI, Bisniswisata.co.id: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi mengidentifikasi sejumlah desa yang telah memiliki kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di daerah itu untuk dibentuk menjadi desa wisata baru yang akan diresmikan tahun 2018.

“Desa tersebut berada di Kabupaten Merangin dan Kerinci, yang sebelumnya sudah ada Pokdarwis dan kita identifikasi untuk dibentuk menjadi desa wisata baru,” kata Kepala Bidang Destinasi Wisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi, Heri Suroso di Jambi, Jumat (26/01/2018).

Dua desa wisata baru ini, akan diresmikan itu sebelumnya adalah desa yang telah memiliki kelompok sadar wisata juga desa wisata kategori embrio. “Untuk desa yang akan diresmikan menjadi desa wisata itu belum bisa saya sebutkan namanya, yang jelas di Kabupaten Merangin dan Kerinci,” kata Heri sambil menambahkan dua desa wisata baru ini sudah siap menyambut kunjungan wisatawan.

Sebelum diresmikan menjadi desa wisata itu, harus dilakukan identifikasi karena masih diperlukan komitmen dan kesungguhan masyarakat desa sehingga nantinya jika sudah menjadi desa wisata tidak berhenti ditengah jalan. “Kita identifikasi dulu yang melibatkan berbagai pihak termasuk praktisi. Setelah kita identifikasi dan masyarakat desa itu siap kemudian kita berikan pembinaan,” katanya.

Selain destinasi wisata yang menarik, untuk menjadi desa wisata menurut Heri, desa wisata itu harus memiliki standar pelayanan, seperti penginapan (home stay) dan kelompok sadar wisata yang siap menerima kunjungan wisatawan.

Saat ini di Provinsi Jambi yang memiliki 11 daerah kabupaten/kota, baru teradapat dua desa wisata, yakni Desa Wisata Lekuk 50 Tumbi Lempur di Kabupaten Kerinci dan Desa Wisata Muarojambi di Kabupaten Muarojambi.

Desa Wisata Lempur yang terletak di Kecamatan Lempur itu terdapat berbagai potensi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan. Diantaranya wisata agro, wisata edukasi, wisata alam dan wisata budaya.

Desa Wisata Muarojambi di Kabupaten Muarojambi itu terintegrasi atau berada di kawasan sekitar cagar budaya komplek percandian Muarojambi, yang merupakan situs purbakala kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di Asia Tenggara.

Mengenal dan mempelajari budaya kampung menjadi andalan desa wisata Muarojambi, sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke desa itu seperti dilansir dari laman antaranews. (ANO)

Trend Baru, Spa Bir Berendam sambil Nenggak Bir

this formate

PRAGUE, Bisniswisata.co.id: Spa umumnya untuk berendam dan relaksasi. Namun ada inovasi baru di dunia spa. Demi memanjakan pengunjung maupun wisatawan yang berkunjung untuk spa, kini ada spa bir. Unik memang berendam di bir sambil diminum juga OK. Spa bir ini terdapat di tiga Kota yakni Prague, Budapest serta Austria.

Dikutip laman the sun, Kamis (24/1/2018), di Beer Spa, Prague, pengunjung atau wisatawan ditawarkan sejumlah merkbir Krušovice ringan dan berwarna gelap, sauna hop dan tempat tidur jerami untuk beristirahat seharga € 70 per orang atau seharga Rp 1,1 juta.

Sementara, Thermal Beer Spa di Budapest wisatawan atau pengunjung selama 45 menit bisa spa bir dengan harga € 43 atau senilai Rp 712 ribu. Sementara, bagi yang ingin masuk dua orang dalam satu bak, seharga € 10 atau seharga Rp 165 ribu.

Banyak sekali yang ingin mencoba sensasi berendam di kolam spa ini. Karena, menurut situs Beer Spa and Spa Beer Land mengklaim bahwa mandi bir dapat membantu peremajaan kulit, pengurangan stres dan berkurangnya ketegangan otot.

Joshua Zeichner, MD, Direktur Riset Kosmetik dan Klinis di Dermatologi di Rumah Sakit Mount Sinai, mengatakan bahwa mandi dengan bir sebenarnya baik. “Bir biasanya digunakan untuk mengobati berbagai masalah kulit, dari anti penuaan hingga eksim,” katanya kepada Yahoo Beauty

Bir juga sering direkomendasikan oleh ahli kecantikan sebagai air untuk menyiram rambut saat sedang mencuci rambut, karena bisa menambah kilau rambut.

Bukan hanya spa bir yang ditawarkan, di spa bir ini juga ada kolam renang yang dipenuhi bir dari Austria. Selain itu, pengunjung kolam renang Schloss Starkenberger dapat memesan minuman di salah satu dari tujuh bak mandi seharga selama dua jam. Kolam renang, yang berukuran panjang 13 kaki, mengandung sekitar 42 ribu liter brews yang berbeda.

Sementara, Bos di tempat pembuatan bir di Tarrenz, Austria, bersikeras bahwa minuman keras dapat membantu penyembuhan psoriasis dan menyembuhkan luka terbuka.

Tetapi, bagi wisatawan tidak disarankan untuk meminum bir di kolam renang sekalipun, karena tidak dibersihkan setelahnya. Para tamu malah bisa memesan segelas bir segar untuk dikirim ke kolam mereka. Ada 13 bir berbeda, semuanya dibuat oleh tempat pembuatan bir di bagian lain kastil.

Kolam renang telah dibangun di ruang bawah tanah kastil berusia 700 tahun dimana tempat pembuatan bir beroperasi di ruang fermentasi. Pemilik memutuskan untuk mengubah kamar menjadi pemandian bir yang unik setelah teknologi modern berarti mereka tidak lagi memerlukan ruang bawah tanah fermentasi.

Bagi wisatawan yang ingin mencoba salah satu kolam disarankan untuk memesan lebih awal meskipun, karena staf mengatakan bahwa biasanya penuh setiap hari. Dan jika Anda belum memiliki cukup minuman keras pada akhir kunjungan, ada juga pemandian wiski di dekatnya. (SUN)

CSR Pelindo I Bangun Desa Wisata di Toba

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I menerima penghargaan Apresiasi CSR Award 2017 pada Kamis (25/1/2018), untuk ketegori budaya. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga kepada Direktur Keuangan Pelindo I Farid Luthfi.

Apresiasi yang diberikan buah dari konsistensi Pelindo I dalam menjalankan program Corporate Social Responsibilty (CSR) dengan membangun Desa Wisata Tomok Parsaoran di Danau Toba, Sumut, secara berkelanjutan sejak 2016.

Pelindo I dinilai sukses melakukan pembinaan terhadap kelompok masyarakat sadar wisata di kawasan Danau Toba. Kelompok sadar wisata ini mendapatkan pelatihan juga studi banding ke sejumlah obJek wisata di Yogyakarta. Tujuannya agar warga di sekitar Danau Toba memperoleh wawasan dalam mengembangkan potensi bisnis di desa wisata mereka.

“Kami bangga dengan apresiasi ini. Ketiga kali bagi Pelindo I menerima penghargaan atas konsistensinya dalam mengembangkan kapasitas SDM di lingkungan internal perusahaan dan masyarakat sekitar. Kami terus meningkatkan upaya pembinaan terhadap masyarakat di kawasan wisata Danau Toba. Pencapaian ini sekaligus sebagai bukti konsistensi kami sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang aktif mendorong pembangunan perekonomian desa, sesuai program BUMN Hadir untuk Negeri,” tutur Farid Luthfi.

Pemilihan Desa Wisata Tomok Parsaoran di Pulau Samosir, Danau Toba, juga diapresiasi sebagai langkah tepat. Hal ini karena Desa Tomok memiliki banyak potensi sejarah. Mulai dari makam Raja Sidabutar, Museum Batak, dan pertunjukan patung Sigale-gale. Terlebih Danau Toba masuk dalam 10 destinasi pariwisata yang ditetapkan pemerintah sejak 2016.

Bantuan untuk pembangunan desa wisata antara lain penataan lansekap area kursi batu dan penanda kawasan, penataan tribun penonton untuk pertunjukan Sigale-gale, pembangunan Sopo (Bangunan Khas Batak), pembanguan gazebo untuk perajin tenun, penataan lansekap area makam raja Sidabutar, penataan lansekap dan panggung acara Mangalahat Horbo, serta pembangunan area parkir.

Pelaksanaan kegiatan CSR ini, bukan semata amanat dari peraturan pemerintah dan perundang-undangan. Namun, program ini dilaksanakan sebagai investasi jangka panjang untuk keberlangsungan usaha perseroan. Dengan kegiatan CSR ini kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan akan meningkat sehingga keserasian hubungan antara perusahaan dengan masyarakat juga akan meningkat.

Sepanjang 2017, Pelabuhan Belawan yang dikelola Pelindo I menerima sejumlah kunjungan dari kapal wisata atau cruise dari mancanegara di antaranya MV Austral yang membawa 212 wisatawan dari Amerika Serikat, Belgia, United Kingdom, Australia, Kanada, India, Polandia, Afrika Selatan, Finlandia, dan Selandia Baru. Selain itu, Pelabuhan Belawan juga pernah menerima kunjungan dari Kapal Pesiar MV Silver Discovery.

“Ke depannya, kami akan terus melakukan inovasi dan kreativitas dalam menjalankan program CSR ini. Harapannya, melalui kegiatan ini masyarakat di sekitar area wilayah kerja BUMN akan semakin meningkat kesejahteraannya sekaligus jalinan hubungan positif antara masyarakat dan perseroan akan semakin meningkat,” tutup ACS Humas Pelindo I Fiona Sari Utami dalam keterangan tertulis, Jumat (26/01/2018). (redaksibisniswisata@gmail.com)

Banned Dicabut, Maskapai Indonesia bisa Terbangi Eropa Lagi

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan, pemblokiran atau banned penerbangan oleh Uni Eropa kepada Indonesia akan segera dicabut dalam waktu dekat. Dengan demikian, maskapai asal Indonesia bisa melakukan pembukaan rute penerbangan menuju Eropa.

“Penerbangan ke Eropa, satu dua minggu paling lama bulan ini banned Eropa dicabut. Kami lagi negosiasi ke Eropa untuk penyelesaian banned itu,” ujar Menhub di Jakarta, seperti diunduh laman Kontan.co.id, Jumat (26/1/2018).

Menurut Menhub, secara teori sebenarnya maskapai asal Indonesia sudah bisa melakukan penerbangan menuju Eropa, hal ini melihat level keselamatan penerbangan Indonesia sudah meningkat tajam berdasarkan penilaian Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) “Secara teoritis, banned itu bisa diakhiri dengan angka keselamatan kita yang sudah meningkat itu,” jelasnya.

Berdasarkan penilaian ICAO, level keselamatan penerbangan Indonesia sudah meraih nilai 81,15 %. Raihan tersebut melambung di atas rata-rata efektivitas implementasi negara-negara lain di dunia yang 62 %. Nilai tersebut akhirnya mengantarkan keselamatan penerbangan Indonesia ke peringkat 55 dunia, meningkat jauh dibandingkan tahun 2016 yang berada di posisi 151. (KTN)

Program Pit Stop Fun Genting Dream Cruise Sukses Mengikat Hati Peserta Famtrip

this formate

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Apa tidak bosan berada dalam kapal 6 hari lamanya ? tanya kakak ketika melihat saya mulai packing menyiapkan baju-baju ke dalam kopor. Cukup banyak baju yang akan dipergunakan selama berlayar dengan kapal pesiar mewah Genting Dream karena banyak party yang mengisi hari-hari di atas laut lepas.

Saya menjadi peserta Famtrip yang diselenggarakan Manajemen Dream Cruises pada 21-26 Januari 2018 bersama perwakilan 150 travel agent dan media dari kawasan Asia dan didampingi langsung oleh Michael Goh, Senior Vice President – International Sales of Genting Cruise Lines serta Hari Susanto, Marketing Manager Genting Cruise Line Indonesia dengan timnya Rastri dan Mirani Elizabeth.

Kapal pesiar Genting Dream Cruise

Pengalaman hari pertama membuktikan tidak ada rasa bosan berada di dalam kapal bak hotel mewah ini. Banyaknya aktivitas saat kedatangan hingga malam membuat rombongan kami cukup sibuk dibuatnya. Tengah malam saat bersujud pada Allah SWT itulah justru peluang  me time untuk diri sendiri karena seharian sudah padat aktivitas.

Pagi jam 6.00 di hari kedua saya sudah menuju lantai 16 untuk berenang, satu-satunya olahraga yang belakangan ini paling saya gemari. Tiba di kolam renang, apa daya terbentang jaring hitam di atasnya. “ Maaf mam, kolam baru bisa digunakan pukul 8.00 pagi,” kata seorang staff  berkebangsaan Filipina yang tengah membersihkan seputar kolam.

Crew kapal yang berjumlah 2016 dengan ratio satu orang crew melayani 1: 1,17 tamu memang harus kerja keras karena tidak mudah melayani penumpang untuk kapal seberat 150.695 ton, panjang 335 meter, lebar 40 meter dengan jumlah deck/ lantai yang mencapai 19 menjulang seperti bangunan hotel di darat.

Tawaran paket

Dream Cruises menawarkan wisatawan dari Indonesia untuk menikmati liburan termewah di laut di atas kapal pesiar Genting Dream yang megah dilengkapi dengan sejumlah pilihan paket pelayaran pulang pergi dari Singapura.

Paket termasuk diantaranya pelayaran 2-hari di akhir pekan atau paket liburan 6 hari 5 malam  dari Selat Malaka ke Kuala Lumpur, Penang dan Phuket, serta paket pesiar 6 hari 5 malam dari Laut Jawa ke Surabaya dan kemudian ke Bali Utara seperti yang tengah saya nikmati ini.

Tawaran lainnya bagi penumpang yang ingin memperpanjang waktu liburan dapat mengkombinasikan paket pelayaran dari Selat Malaka maupun dari Laut Jawa untuk menikmati paket liburan 12-Malam yang tak terlupakan dengan pilihan untuk menghabiskan akhir pekan di atas kapal atau menginap di hotel pra/pasca pelayaran di Singapura lengkap dengan paket tour keliling kota.

Tanpa membuang waktu saya segera kembali ke kamar di deck/lantai 9 untuk menyiapkan diri soalnya sepanjang pagi hingga siang Rastri dkk, tim sales Genting Dream mengadakan propram Pit Stop Fun dan hadiahnya tidak tanggung-tanggung dapat berlayar dengan kapal lainnya dibawah management Dream Cruise untuk dua orang ke berbagai rute lainnya.

Berbagai fasilitas olahraga di atas Deck/lantai 16-19 Genting Dream

“Semua peserta harus dapat cap setelah menyelesaikan aktivitas sesuai aturan mainnya. Peserta yang mendapat peluang mengikuti undian berhadiah hanya mereka yang mendapatkan cap penuh 11 permainan,” kata Mirani Elizabeth, tim marketing Genting Dream Indonesia menjelaskan.

Di lokasi Sportsplex, sarana olahraga  lengkap yang lokasinya di sekitar  kolam renang. Saya langsung bergabung untuk bermain towel volleyball challenge. Sesuai temanya  Pit Stop Fun maka kalangan travel agent dan media harus kompak melalui berbagai rintangan karena ada 11 permainan yang harus diikuti untuk seru-seruan berhadiah ini.

Sesuai urutan ada kegiatan Dance Fitness with Maria, Towel Volleyball Challenge, latihan memanah ( safe Archery),  Bubble Football, Human Pool Game, Rope Course & Zip Line Rock Climbing, Ballroom Dance Class by Dream Cruises Performers,  Glow Bowling, Human Foosball Challenge dan latihan yoga class bersama  Denise Keller yang cantik.

Ruang terbuka mulai deck 16-19 bisa untuk kegiatan team building venues. Tak heran makin banyak perusahaan yang mengadakan acara Team Building di atas laut. Soalnya kegiatan di atas laut ini selain terjamin keamanannya juga bisa mempererat tali persaudaraan bagi sesama karyawan atau tim kerja.

Tiba di  SportPlex mulai di lantai 16 hingga ke 18 ada beragam fasilitas seperti lapangan basket dan ruang multi fungsi untuk mengadakan acara. Ada rock climbing wall ( dinding panjat)  dengan beragam rintangan. Ada permainan  ropes course buat anak-anak dan orang dewasa. Melewati tali -tali yang mendebarkan di atas laut.

Fasilitas lainnya adalah lapangan mini golf dan 26 waterslide park buat meluncur melalui pipa-pipa warna-warni. Kegiatan yang saya dahulukan tentunya yang fun seperti fitness, belajar dansa, belajar memanah sesuai dengan ajaran agama Islam.

Ada hadits menggambarkan betapa Rasulullah Muhammad SAW sangat menganjurkan agar seorang muslim peduli dengan persiapan untuk berjihad di jalan Allah. Memanah dan berkuda merupakan dua kegiatan yang terkait dengan hal itu. Seorang muslim perlu memiliki semangat untuk berjihad di jalan Allah. Mengapa? Karena Nabi Muhammad SAW itu memperingatkan bahwa hilangnya semangat berjihad mengindikasikan hadirnya kemunafikan dalam diri.

Pengalaman unik

Pit Stop Fun yang membuat saya banyak ketawa dan  punya pengalaman unik. Permainan baru yang sempat bikin saya sesak nafas adalah bubble football. Unik karena kami harus masuk ke dalam bola berbentuk labu lalu berlomba saling memasukan bola kaki ke dalam gawang. Pemainannya di bagi menjadi dua tim masing-masing dua orang.

Hal yang membuat kedua tim jadi tertawa cekikikan adalah kalah sebelum berperang alias tak mampu menyelesaikan kegiatan dan hal itu terjadi pada saya. Sementara teman lain gagal karena setelah tubuh terbalut balon tak mampu berdiri. Meski demikian akhirnya kami masing-masing mendapat cap karena sudah berpartisipasi.

Belajar dansa juga salah satu aktivitas yang banyak pesertanya karena instrukturnya adalah para penari profesional yang hampir tiap malam tampil di Zodiac Theater. Belajar stepstep dasar bersama teman-teman diiringi musik membuat jiwa dan raga jadi tambah semangat.

Tidak terasa berbagai permainan dan latihan dilakukan hingga siang hari. Saya hanya sempat menonton latihan yoga bersama  Denise Keller, instruktur yoga cantik, model dan mantan pembawa acara MTV Asia yang  suka traveling ini. Pesertanya di lantai 7 meluber sampai keluar dari arena.

Saat latihan yoga berlangsung para penumpang umum Genting Dream juga sibuk menarik kursi untuk menonton membuat space yang terbatas menjadi makin sempit. Uniknya yang sibuk menonton adalah para lansia baik turis China maupun dari India.

Crew kapal menjelaskan akan ada kelas lain dari Denise Keller pada jam 15.00 Tapi sayang latihan itu bentrok waktunya dengan acara pertunjukkan Rhythm Divine, Latin Ballroom Dance Show. Banyaknya aktivitas membuat saya dan teman-teman harus mengisi perut dan langsung ke restoran untuk makan siang. Naik kapal mewah ini sudah terjamin untuk 3 x makan / hari dan untuk itu ada tiga restoran di kapal untuk melayani ribuan tamu yang ada. Total ada 35 restoran dan bar di kapal ini.

Menjelajah kapal

Dihari kedua ini gara-gara ada kegiatan Pit Stop Fun saya bersama Amerya Heryuli yang biasa dipanggil Amy, senior divisi hotel dari Sanel Tour & Travel Pekanbaru jadi menyusuri kapal dari lantai ke lantai karena aktivitasnya tidak di satu tempat. Mau ikut lelang lukisan, belanja berbagai barang ber merek juga bisa dilakukan di lantai 6-8.

Saya baru menyadari kalau di lantai tujuh ada resto Blue Lagoon, Dream Dining Room Lower, Mahjong Room, Meeting Room 1 dan 2, ruang karaoke Red Lion, Resort World at sea Casino, The Dream Boutique dan Zodiac Theater. Para lansia wanita terutama etnis China banyak memenuhi ruang casino.

Iseng duduk di depan mesin jackpot dan selfie bersama rekan Lintang dari Majalah Destinasi jadi selingan sambil berburu cap beragam permainan yang harus dijalani. Berada di kapal pesiar mewah dan duduk di depan mesin jackpot membuat saya merasa jadi Christina Onasis, anak raja kapal Yunani Aristotles Onasis , orang Yunani kelahiran Turki yang selalu bepergian dengan paspor Argentina.

Teman-teman lainnya tergelak ketika saya menyebut nama Christina Onasis karena mereka tidak pernah dengar nama tersohor dijamannya yang wafat tahun 1988. Liputan bareng journalist jaman now yang beda generasi memang harus siap dengan obrolan tidak nyambung yang akhirnya membuat kami tergelak.

Karena tidak terasa sudah jam makan siang, kami bergegas menuju restoran Dining Dream Lower. Sepanjang lorong menuju restoran juga banyak penjualan beragam tas, suvenir khas Genting Dream dan penjualan diskon untuk produk fashion, 50% , discount Shopping Carnival, lelang champagne,  ada fashion show , permainan  bingo dan beragam acara lainnya hingga tengah malam.

Sebuah kamar di Palace villa

Usai makan siang, bersama teman-teman travel agent kami memanfaatkan waktu untuk melihat beberapa kamar dari 140 kamar  suites yang ada  serta kamar tipe villa lengkap berisi  dua kamar tidur, ruang tamu, ruang makan dan fasilitas lainnya yang serba mewah.

Tipe kamarnya ada Palace Villa, Palace Penthouse, Palace Dekuxe Suite dan Palace Suite mulai dari lantai 16 hingga 19 dilengkapi dengan layanan butler yang siap melayani tiap tamu selama 24 jam. Selebihnya  kamar-kamar yang ada tipe Balcony Deluxe Stateroom atau Balcony stateroom seperti yang saya tempati serta tipe lainnya yaitu oceanview stateroom dan interior stateroom.

Bagi penyandang cacat dan memakai kursi roda juga ada kamar khusus dengan pintu yang lebih lebar tentunya. Dari hasil keliling naik turun lantai melihat fasilitas kamar, saya menjumpai tamu-tamu India banyak yang menyewa kamar-kamar tipe Palace maupun suite lainnya.

Hampir 50% dari tamu yang berlayar bersama rombongan kami adalah turis India. Bahkan ada 600 orang adalah dari satu perusahaan semen di India yang sedang melakukan kegiatan incentive di atas kapal. 

Waktu berjalan terasa cepat, jam sudah mendekati  pukul 15.00, saatnya menonton Rhythm Divine, pertunjukan Latin Ballroom Dance Show di Zodiac Theater tempat malam sebelumnya kami menonton Voyage of Lover’s Dream.

Seperti kemarin, pertunjukan tari, lagu dan musik ini dilakukan dengan bersungguh-sungguh oleh semua pemainnya sehingga nampak mereka sangat menjiwai pertunjukan dengan senyum yang terlihat terus di wajah.

Menyelaraskan gerakan tari dengan irama musik dilakukan dengan penuh gairah. Pilihan kostum penari wanitanya berkesan anggun dan glamour yang sulit untuk disamakan dengan pertunjukan yang selama ini saya lihat. Tidak berlebihan kalau para pendukung pertunjukan ini saya nilai punya multi talenta.

Pertunjukan Rythm Devine yang memukau

Pemain saxophone misalnya bisa memainkan alat musik ritmis lainnya seperti gendang. Pemain gitarnya pandai bernyanyi bahkan bersuara emas. Dia juga pandai berakting mengantar para penari menyampaikan gerakan-gerakan indah seperti balet dan kelenturan gerakan akrobat.

Jadi mereka bukan sekedar bermain musik dan bernyanyi tapi juga bisa berakting sehingga saya menjadi bingung apakah sedang menonton drama musikal atau kabaret dengan live music ?.

Apalagi para penarinya juara dance dari berbagai negara seperti Rusia, Ukraina, Italia, Spanyol dan Slovenia. Tak heran di atas kapal mewah ini sedikitnya ada 35 kebangsaan yang menekuni profesinya di berbagai bidang.

Michael Goh, Senior Vice President – International Sales of Genting Cruise Lines. yang mendampingi kehadiran sedikitnya travel agent dan media dari Asia ini mengatakan naik kapal pesiar yang utama adalah menikmati beragam pengalaman.

“Tentu saja selain mendapat pengalaman dari beragam aktivitas yang kami rancang, faktor keamanan juga menjadi perhatian utama kami. Oleh karena itu kami berupaya keras agar saat tamu pulang dan mengakhiri perjalanan maka wajahnya penuh senyum karena kaya pengalaman selama berada di Genting Cruises dan kapal-kapal kami lainnya,” tegas Michael Goh.

Keluar dari Zodiac Theater yang berkapasitas sekitar seribu orang ini saya jadi paham mengapa selama setengah hari di hari kedua ini kami begitu menikmati berbagai permainan. Rupanya selain pengenalan beragam fasilitas dikapal juga membangun kekompakan diantara 150 peserta Famtrip yang ada.

Program Pit Stop Fun sukses mengikat hati dan menciptakan keakraban,  tali persaudaraan antara tuan rumah dari tim marketing Genting Dream Cruise dengan kalangan pers dan travel agent yang menjadi kepanjangan tangannya agar bisnis kapal pesiar ini terus tumbuh. 

Lewat beragam permainan dan kebersamaan hasilnya adalah pengalaman yang menyenangkan sehingga akhirnya setiap hari kami  membuka WA group untuk memulai aktivitas bersama kembali. Apalagi dua hari ke depan ada perjalanan darat ke Surabata dan Bali Utara. Asyik…..

 

Citilink Tawarkan Empat Kuliner Khas Daerah

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Citilink Indonesia, maskapai berbiaya murah (LCC) meningkatkan kualitas layanan dan kemudahan dalam penerbangan nasionalnya dengan memperbanyak pilihan kuliner nusantara. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari strategi bisnis juga kampanye Hari Gizi dan Makanan Nasional.

“Sesuai misi kami ikut meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, sekaligus memperluas kesadaran akan keunggulan kuliner nusantara, Citilink Indonesia menawarkan empat makanan khas daerah Indonesia yang dapat memberikan pengalaman unik tersendiri bagi penumpangnya,” kata Vice President Cargo & Ancillary Revenue Benny Rustanto dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (26/08/2018).

Keempat menu khas nusantara itu: Nasi Campur Bali, Nasi Kuning Cakalang Manado, Nasi Ayam Tangkap Aceh, serta Ikan Arsik Sibolga. Dari keempat menu itu, hadirnya Ikan Arsik Sibolga merupakan bentuk dukungan nyata Citilink Indonesia dalam mempromosikan kuliner khas Sumatera Utara yang menjadi salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia.

Ikan arsik merupakan hidangan tradisional khas Sumatera Utara disajikan di setiap event-event spesial. Dengan ditambahkannya menu Ikan Arsik dalam inflight menu Citilink Indonesia, penumpang diharapkan bisa menikmati pengalaman unik akan kelezatan kuliner Sumatera Utara ini yang tersedia di seluruh penerbangan Citilink Indonesia.

Danau Toba di Sumatera Utara, merupakan salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas Indonesia selain Candi Borobudur, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Mandalika, Morotai, Kepulauan Seribu, Bromo Tengger Semeru, Wakatobi serta Labuan Bajo.

Citilink Indonesia juga menawarkan menu khusus untuk anak-anak yaitu Nasi Goreng Dino (chicken nugget) dan menu vegetarian Stir Fried Tofu sebagai upaya Citilink Indonesia dalam menawarkan kuliner Nusantara sebagai Premium LCC yang memberikan keunikan pelayanan kepada penumpangnya.

Peluncuran sejumlah menu baru tersebut merupakan langkah Citilink Indonesia dalam menjalankan kebijakan diferensiasi bisnis maskapai untuk menikmati citarasa baru kelezatan nusantara di atas 30 ribu kaki.

“Dengan menambahkan beragam referensi menu mulai dari kuliner nusantara hingga kids menu dan vegetarian menu diharapkan mampu meningkatkan customer experience serta memberikan pengalaman kualitas makanan bintang lima ketika terbang bersama dengan Citilink Indonesia,” ungkapnya.

Penumpang Citilink akan dapat menikmati pilihan menu baru yang lebih beragam ini mulai tahun 2018 diantara menu spesial yang sudah ada seperti Nasi Campur Bali, Nasi Kuning Cakalang, Nasi Goreng Spesial, Spaghetti Bolognaise dan Chicken Teriyaki. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Paris Couture Week, Schiapparelli Sajikan Manik-manik Dayak

this formate

PARIS, Bisniswisata.co.id: Pekan mode bertajuk Paris Couture week selalu menarik perhatian, selalu tampil beda dan selalu mempersembahkan karya para desainer yang berhak dan bebas berimaginasi serta bereksperimen. Salah satunya Koleksi haute couture merupakan lini paling eksklusif dari sebuah rumah mode.

Seperti dilansir CNN, Jumat (26/01/2018), Label haute couture salah satunya appellation controlee, sebuah istilah yang penggunaannya diatur secara ketat oleh hukum Perancis, seperti halnya kata Champagne. Artinya, rumah mode tak bisa seenaknya dan sesukanya memasang ‘Haute Couture’ di belakang mereknya.

Hanya rumah mode yang terpilih oleh Federation de la Haute Couture et de la Mode di bawah Kementerian Industri Perancis yang diizinkan menggunakannya. Tak heran jika pekan mode couture merupakan ajang paling bergengsi.

Pekan mode untuk koleksi musim panas 2018 kali ini dibuka oleh rumah mode Schiaparelli. Maison Schiaparelli direktur artistik Bertrand Guyon, dikenal sebagai rumah mode yang nyentrik dan berseni.

Kedekatan Elsa Schiaparelli, sang pendiri rumah mode ini (yang berdiri di tahun 1927) dengan seniman-seniman Surealis kala itu menjadikan rumah mode ini sebagai salah satu yang secara konstan memiliki benang merah dengan dunia seni.

Schiaparelli terkenal dengan desainnya yang tidak ortodoks serta kebebasannya dalam membuat detail dan dekorasi. Di panggung Paris Couture Week 2018, Bertrand Guyon terinspirasi dari koleksi Schiaparelli di tahun 1937. Ia membawa kembali kenangan tema alami seperti bunga, daun, dan serangga yang disebutnya sebagai Koleksi Pagan.

Keahliannya adalah menciptakan pakaian sehari-hari namun menggunakan detail dan hiasan tak lazim untuk membuatnya luar biasa. Bertrand Guyon mewujudkannya dalam sebuah gaun berbahan rafia, yang keseluruhannya memiliki tekstur seperti tikar anyaman.

Busana dengan dekorasi bermotif serangga di atas sebuah kemeja berwarna putih dan sebuah gaun menyapu lantai berbahan tulle dengan korset berbentuk hati berwarna pink yang menghasilkan konstruksi rumit namun terlihat non-chalant.

Sisi rumit desain sebuah gaun bahkan berbahan dasar gabungan antara sutera dan serat pohon pisang, serta dihiasi bordiran rafia multi-warna. Inspirasi Mediterania pun juga muncul dengan adanya gaun-gaun panjang yang menutup seluruh bagian tubuh, dengan ornamen-ornamen berwarna cerah.

Hiasan berbentuk kupu-kupu berbahan coupe jacquards, cetakan tiga dimensi, serta motif-motif ditulis tangan menjadikan koleksi ini begitu bervariasi. Tentu saja ada beberapa tampilan dengan potongan bersih, seperti sebuah gaun bertudung berwarna putih.

Selain bahan dan bentuk, Bertrand Guyon juga menamai setiap gaun yang diperagakan dengan nama-nama dari tokoh-tokoh terkenal. Makeda (Ratu Bilqis dalam bahasa Ethiopia), Tomyris de Perse (Ratu Tomyris dari Persia), serta Mon reve montera vers toi (Mimpiku Akan Menimpamu, sebuah cuplikan kata mutiara dari Stephane Mallarme, seorang penyair Perancis abad ke-19) adalah beberapa nama dari looks yang ditampilkan.

Dari 43 exit yang diperagakan, ada satu tampilan yang sangat menarik, yakni sebuah gaun berwarna abu-abu dan khaki yang dilukis tangan berbahan organza yang dibordir dengan kepingan emas.

Gaun ini dihiasi dengan untaian manik-manik yang menjadi ciri khas pakaian adat suku Dayak, yang setiap butirnya memiliki makna spiritual bergantung pada warnanya. Apakah hal ini sebuah kebetulan, mengingat tidak disebutkannya suku Dayak di dalam show note, ataukah ini sebuah bentuk apropriasi budaya yang memanfaatkan kultur suku tertentu demi kepentingan komersial?

Entah apresiasi atau apropriasi budaya, salah satu daya tarik keindahan koleksi haute couture adalah munculnya unsur-unsur inspirasi yang luas serta kebebasan ide yang bisa datang dari mana saja. (CNN)

1 – 28 Februari 2018, Solo Great Sale 2018

this formate

SOLO, Bisniswisata.co.id: Solo Great Sale 2018, kembali bergeliat. Ajang diskon yang digelar setiap tahun ini yang dimulai sejak tahun 2015 in, kembali diselenggarakan selama sebulan penuh mulai 1 hingga 28 Februari 2018.

Solo Great Sale berlaku di semua pusat perdagangan dan perbelanjaan, hotel dan restoran, pertokoan, serta outlet bisnis lainnya yang ada di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Target transaksi Solo Great Sale 2018 sebesar Rp 400 miliar. Target tersebut naik dari tahun 2017 yang hanya sekitar Rp 245 miliar.

Dalam event Solo Great Sale 2018, melibatkan lebih dari 44 pasar tradisional dan 5.000 pelaku bisnis lainnya seperti mal dan lapak online. Sehingga, optimitis target transaksi yang sudah ditetapkan dapat terpenuhi.

Target lainnya, agar wisatawan nusantara hingga mancanegara bisa ikut datang memanfaatkan diskon dengan belanja busana tradisional Solo, seperti batik dengan harga yang lebih murah dibandingkan hari biasa. Juga diharapkan mampu menggerakkan pertumbuhan perekonomian di Solo, Jawa Tengah.

Panitia mematok Selama event SGS 2018 memberikan diskon hingga 80 persen. Ditambah lagi Berbagai hadiah menarik juga telah dipersiapkan. Untuk mewujudkan target transaksi juga telah dilakukan sosialisasi ke berbagai pihak. Seperti kementerian pariwisata, media dan masyarakat. Promosi tersebut mereka lakukan hampir di berbagai kabupaten/kota di Jawa.

Alasan Solo Great Sale selalu diselenggarakan pada bulan Februari karena pada bulan tersebut merupakan low season sehingga perlu upaya kreatif antara lain menggelar event menarik seperti penyelenggaraan SGS 2018 yang masuk sebagai kalender pariwisata nasional.

Di tahun keempat, Solo Great Sale mengambil tema “Semarak Budaya Belanja Cerdas Tanpa Batas”. Tema itu, untuk meningkatkan wisata belanja yang cerdas (hemat, efektif pada waktu dan tempat yang tepat) tanpa ada batas sekat sektoral kewilayahan.

Bahkan Dengan memanfaatkan teknologi informasi digital, internet yang sangat cepat perkembangannya sehingga semakin maksimal daya bangkit terhadap pergerakan ekonomi dan bisnis di Solo dan tetap mengedepankan aspek budaya dan karakter Solo. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Scoot Rencana Ambil Alih Rute Silkair ke Pekanbaru

this formate

SINGAPURA, Bisniswisata.co.id: SilkAir, anak usaha Singapore Airlines (SIA), akan mengalihkan rute ke Pekanbaru, Indonesia kepada Scoot, maskapai penerbangan bertarif rendah juga milik SIA. Selain Pekanbaru, SilkAir juga mengalihkan rute ke Langkawi, Malaysia dan Kalibo, Filipina.

Penerbangan terakhir SilkAir ke Langkawi, Pekanbaru, dan Kalibo masing-masing dijadwalkan pada tanggal 8 April, 30 Mei, dan 28 Juni 2018. Saat ini SilkAir melayani penerbangan tiga kali seminggu ke masing-masing destinasi.

Pengalihan tiga rute SilkAir kepada Scoot akan mengoptimalkan utilisasi armada pesawat SIA Group, sekaligus untuk menyesuaikan dengan permintaan penumpang. Scoot sudah mengoperasikan penerbangan masing-masing tiga kali seminggu dan empat kali seminggu ke Langkawi dan Kalibo, sedangkan Pekanbaru merupakan rute baru bagi Scoot.

Dengan pengalihan ini, Scoot akan menyusun ulang jadwal penerbangan ke Langkawi dan Kalibo untuk menyediakan lebih banyak pilihan bagi penumpang. Scoot juga menargetkan untuk memulai penjualan tiket ke Pekanbaru pada semester pertama 2018, tergantung pada persetujuan pemerintah.

“Kami terus meninjau rute-rute kami untuk memastikan optimalisasi sumber daya SIA Group. Pengalihan ketiga rute yaitu Pekanbaru, Langkawi dan Kalibo, merupakan upaya kami untuk menyesuaikan kapasitas pesawat dengan permintaan penumpang,” kata Foo Chai Woo, Chief Executive SilkAir, dalam keterangan tertulis, Kamis (25/1/2018).

SilkAir akan tetap mengoperasikan penerbangan ke 10 destinasi lain di Indonesia yaitu Balikpapan, Bandung, Denpasar (Bali), Lombok, Makassar, Manado, Medan, Semarang, Surabaya, dan Yogyakarta. Silk Air juga akan melanjutkan layanan ke tiga destinasi lain di Malaysia yaitu Kota Kinabalu, Kuala Lumpur, dan Penang. Sedangkan di Filipina, SilkAir akan melajutkan layanan ke Cebu dan Davao.

Dengan tambahan Pekanbaru, serta Kuantan dan Berlin yang akan diluncurkan masing-masing pada bulan Februari dan Juni 2018, jaringan Scoot akan meliputi 66 kota di 18 negara/wilayah. Di Indonesia destinasi Scoot akan bertambah menjadi lima; destinasi sebelumnya yaitu Denpasar (Bali), Jakarta, Surabaya, dan Palembang.

Penumpang SilkAir yang sudah membeli tiket ke Langkawi untuk penerbangan mulai tanggal 9 April 2018 dan Kalibo untuk penerbangan mulai tanggal 29 Juni 2018 akan diberi pilihan untuk mengalihkan rute penerbangan mereka ke destinasi SilkAir yang lain di Malaysia dan Filipina, atau tetap terbang ke Langkawi dan Kalibo dengan penerbangan Scoot. Sebagai alternatif, penumpang juga dapat meminta pengembalian dana penuh.

Sedangkan penumpang yang sudah membeli tiket ke Pekanbaru untuk penerbangan mulai tanggal 31 Mei 2018 akan diberi pilihan untuk mengalihkan penerbangan mereka ke destinasi SilkAir yang lain di Indonesia atau alternatifnya, pengembalian dana penuh. Semua biaya administrasi dan penalti akan dihapuskan untuk penumpang yang membeli tiket mulai hari ini. Hal ini juga berlaku untuk tiket KrisFlyer. (redaksibisniswisata@gmail.com)