Segera Cair, Bank Dunia Pinjami US$300 Juta untuk Pariwisata

this formate

JAKARTA. Bisniswisata.co.id: Pengembangan 10 destinasi wisata baru, memang serius dikerjakan sekaligus mengejar target kunjungan wisatawan sebesar 20 juta turis pada tahun 2019. Keseriusan itu dengan meminjam dana ke Bank Dunia sebesar US$300 Juta atau sekitar Rp3,9 triliun untuk membangun infrastruktur dan akses menuju destinasi wisata.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui dana pinjaman dari World Bank US$300 juta disepakati pada akhir 2017, segera cair satu dua bulan ke depan. Sepertiga dari nilai utang itu, dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur bandara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir, untuk menunjang destinasi Danau Toba, Sumatera Utara.

“Sekarang lagi proses pencairan pinjaman itu. Bu Ani (Menteri Keuangan) cerita sama saya bahwa mungkin dalam satu-dua bulan ini segera cair. Nah, itu nanti sekitar US$100 juta atau Rp1,3 triliun akan masuk pengembangan area Bandara Sibisa,” ungkap Menko Kemaritiman dalam keterangan tertulis, Ahad (4/2/2018).

Karena itu, Menteri Luhut juga meminta kepada Bupati Tapanuli Utara agar menata Bandara Silangit. Mengingat, kawasan itu akan menjadi hub wisata dari Asia Selatan ke Asia Tenggara. “Saya sudah bilang ke Pak Bupati tatalah itu Silangit dengan bagus. Jangan pula sembarangan penatataannya. Tatalah dengan arsitektur Toba, arsitektur batak modern, itu juga pesan dari Pak Presiden,” ujarnya.

Dalam memajukan pariwisata Danau Toba, sambung dia, telah bertemu dengan CEO AirAsia Tony Fernandes didampingi Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Arif Havas Oegroseno di sela-sela even World Economic Forum di Davos beberapa waktu lalu. “Saya sudah ketemu Tony Fernandes, dia janji akan bawa turis dari India, Tiongkok, dan Filipina ke Danau Toba,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Rido Matari Ichwan, mengungkapkan ada tiga tujuan wisata yang segera dikembangkan lebih dulu oleh pemerintah, yang membutuhkan dana US$300 juta atau sekitar Rp3,9 triliun dari pinjaman Bank Dunia

Tiga Destinasi wisata itu adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Candi Borobudur (Jawa Tengah) dan kawasan Mandalika (Nusa Tenggara Barat), yang pengembangan infrastrukturnya mendapat bantuan pinjaman dari Bank Dunia.

Kementerian PUPR diakuinya sudah menganggarkan Rp766 miliar untuk pengembangan tiga destinasi tersebut pada tahun anggaran 2017. Namun, karena masih membutuhkan tambahan anggaran, sokongan dana dari Bank Dunia sangat dibutuhkan, terutama untuk membangun akses jalan menuju tempat-tempat wisata. “Misalnya kami bantu dari jalan nasional, provinsi, sampai ke lingkungan pariwisata,” ujarnya.

Selain itu, sebanyak US$ 6 juta diantaranya digunakan untuk pembuatan rencana induk terintegrasi yang melibatkan konsultan internasional. Pasalnya, pembanguna obyek wisata harus menyesuaikan dengan standar turis mancanegara yang menjadi target kita, salah satu fasilitas yang akan menggunakan standar internasional antara lain toilet-toilet yang berada di kawasan pariwisata. Meski demikian, dia memastikan penataan kawasan pariwisata tetap akan mempertahakan tradisi setempat.

“Arahan Pak Wapres, kita membangun bukan berdasarkan kesukaan kita, tetapi menyesuaikan dengan kesukaan mancanegara. 60% turis yang ke Indonesia kan untuk wisata budaya termasuk kuliner, kita mencoba mengadaptasi terhadap itu,” sambungnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

6,5 Juta Turis China Rayakan Imlek di Luar Negeri, Indonesia Tak Dianggap?

this formate

SHANGHAI, Bisniswisata.co.id: Cina Tourism Academy dan Ctrip melaporkan sedikitnya 6,5 juta warga China akan mengisi waktu liburan selama perayaan tahun baru Imlek dengan berwisata ke luar negeri (LN). Dari jumlah sebanyak itu, sayangnya belum diketahui secara pasti berapa turis China mampir berwisata ke Indonesia.

Dilaporkan, warga dari 200 kota di China itu sudah memesan paket perjalanan wisata lebih dulu sebelum datangnya musim liburan tahunan. CTrip mencatat lebih dari 700 kota wisata di 68 negara yang akan dikunjungi pelancong negeri tirai bambu. Mereka memesan tiket perjalan melalui agen perjalanan wisata daring yang berkantor pusat di Shanghai.

Dikutip laman Antara, Ahad (04/02/2018) setiap turis tersebut diperkirakan akan menghabiskan uang rata-rata sebesar 9.500 RMB atau sekitar Rp19,95 juta untuk perjalanan wisata selama liburan Imlek.

Kedua lembaga tersebut menunjukkan, hasil survei bahwa tujuan utama para wisatawan asal Cina adalah Thailand, Jepang, Singapura, dan Vietnam. Negara-negara di Eropa Utara dan Atlantik Utara serta Uni Emirat Arab juga menjadi tujuan wisatawan Cina.

Mereka juga akan berwisata ke Antartika. Sayangnya, Cina Tourism Academy dan Ctrip tidak menyebutkan Bali maupun tempat lain di Indonesia dalam survei yang dilakukan Cina Tourism Academy dan Ctrip.

Menurut sistem penanggalan tradisional Tiongkok, Tahun Anjing akan dimulai pada tanggal 16 Februari 2018. Sekolah dan perkantoran, termasuk kedutaan asing di Cina, diperkirakan mulai tutup pada tanggal 14 Februari 2018 dan akan beroperasi kembali pada tanggal 25 Februari 2018. (NDHYK)

Hutan Tawangmangu Disulap Jadi Taman Sakura

this formate

KARANGANYAR, Bisniswisata.co.id: Kawasan Hutan Lindung Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah rencana disulap menjadi Taman Sakura, layaknya di negara Jepang. Proses penanaman awal ditanam pohon sakura sebanyak 60 batang, seluas 1,2 Ha. Selanjutnya dalam 5 tahun ke depan akan diperluas menjadi 5 Ha. Diharapkan 2-3 tahun ke depan bisa berbunga sehingga menjadi daya tarik wisata.

“Sakura di Osaka Jepang indah sekali. Saya ingin kelak kemudian hari terjadi di sini (Taman Sakura Tawangmangu). Saya ingin siapapun yang nanti akan merawat, berikan pemandangan, kebersihan, dan tempat yang bagus, sehingga tidak hanya indah digambar tapi kenyataannya juga indah,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dalam keterangan resminya seperti dilansir laman KemenLHK, Sabtu (03/02/2018)

Gubernur yang lahir di Karanganyar mengungkapkan ingin lokasi taman sakura bisa seperti di negara Jepang yang bersih dan sejuk.
“Saya itu ingin kalau nanti ini (taman sakura) berkembang banyak dan menjadi lokasi wisata. Wisatawan yang ke sini akan merasakan suasana Jepang di gunung Lawu. Dan semoga dengan adanya program ini, hubungan Jepang-Indonesia akan semakin baik,” jelas Ganjar.

Pembangunan Taman Sakral didesain berbentuk gunungan dan cakra manggilingan, yang menunjukkan akulturasi dua budaya. Sakura, gunungan dan cakra manggilingan merupakan simbol-simbol kefanaan kehidupan, yang dilingkupi adanya kebahagiaan, kesedihan, kemunduran, maupun kejayaan yang silih berganti namun perlu dimotivasi untuk menggapai akhir kesempurnaan dalam keabadian, sambungnya.

Pembangunan Taman Sakral melalui Program Toyota Forest ini merupakan salah satu upaya untuk memperingati hubungan diplomatik Jepang-Indonesia yang sudah berjalan dengan baik selama 60 tahun, sekaligus untuk menumbuhkembangkan objek wisata di Tawangmangu Karanganyar Jateng dengan nuansa alam seperti di Jepang.

Dalam proses kerjasama tersebut, para pihak mempunyai peran masing-masing. Balitek DAS Solo mengkoordinatori para pihak mulai dari penyusunan naskah kerjasama sampai penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Kebun Raya Cibodas-LIPI dan UNS menyediakan bibit/benih dan ahli atau pakar dalam tanaman Sakura dan bimbingan akademis lainnya, Perum Perhutani KPH Surakarta menyediakan lahan dan bertanggung jawab juga dalam penanaman dan pemeliharaan tanaman, sedangkan pendanaan berasal dari PT. TMMIN. (NDHYK)

Asita Bali Harap Maskapai Nasional Masuk Pasar India

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Wisatawan asal India mulai terpikat Pulau Dewata. Sayangnya, jumlah penerbangan dari Bali tujuan India mauoun sebaliknya, masih sangat terbatas. Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali mendorong maskapai penerbangan nasional untuk membuka rute langsung ke India dan sebaliknya dari Bali.

“Kami berharap maskapai nasional masuk pasar India. Kami pahami maskapai pasti ada hitungan bisnis tertentu juga. Namun ingat potensi turis India sangat menjanjikan,” kata Ketua Asita Bali Ketut Ardana seperti dikutip laman Antara, Sabtu (03/02/2018)

Menurut Asita, saat ini wisatawan dari India datang ke Bali melalui transit di Kuala Lumpur atau Singapura sehingga potensi pasar yang besar juga kurang maksimal diserap pariwisata Bali karena mereka mengharapkan penerbangan langsung. Maskapai penerbangan yang baru membuka penerbangan ke India langsung dari Bali, kata dia, juga belum banyak.

Ardana mengungkapkan bahwa Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diburu wisatawan dari negeri dengan ikon Taj Mahal itu ketika dirinya baru-baru ini mengikuti pameran pariwisata di India.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat wisatawan asal India kini bertengger di posisi ketiga dari total jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Bali. Selama periode Januari-November 2017, sebanyak 243 ribu orang telah berkunjung ke Bali atau naik 48,2 persen jika dibandingkan dengan periode sama pada 2016.

Objek wisata pantai, seni serta budaya Hindu yang mirip dengan Bali membuat mereka menjadikan Pulau Dewata sebagai salah satu destinasi favorit warga India.

AirAsia merupakan salah satu maskapai penerbangan yang sudah membuka penerbangan dari Bali menuju Mumbai dan Kolkata, meski rute itu harus melalui transit terlebih dahulu di Kuala Lumpur. Maskapai penerbangan Garuda Indonesia berencana membuka rute langsung Bali-Mumbai India tahun ini.

Direktur Kargo yang juga membawahi pengembangan rute internasional Sigit Muhartono mengatakan India saat ini merupakan pasar yang luar biasa dengan rata-rata pertumbuhan kunjungan mencapai 36 persen sehingga pihaknya mempertimbangkan potensi pasar yang besar tersebut untuk membuka penerbangan langsung Bali-Mumbai. (NDHYK)

Teror Menghantui, Bandara Charleston Dievakuasi

this formate

SOUTH CAROLINE, Bisniswisata.co.id: Aksi teror masih menghantui bandara di Amerika Serikat (AS). Giliran Bandar Udara Charleston di negara bagian South Caroline, Amerika Serikat, Jumat dini hari dievakuasi selama dua jam setelah petugas menemukan suatu paket mencurigakan, yang ternyata adalah sebuah iPad, ungkap pejabat pengelola bandara.

IPad tersebut terlihat oleh para petugas Badan Keamanan Transportasi AS (TSA) ketika benda itu menjalani pemeriksaan di mesin pemindai tak lama setelah pukul 05.00 waktu setempat, kata Direktur Eksekutif Bandara Charleston, Paul Campbell. Ia sebelumnya mengatakan bahwa paket yang dimaksud adalah sebuah komputer jinjing (laptop).

Setelah para petugas TSA menganggap bahwa iPad itu “terlihat tidak beres,” gedung bandara dievakuasi dan tim penjinak bom dipanggil, kata Campbell. Ia tidak menjelaskan mengapa para petugas TSA menganggap iPad tersebut mencurigakan.

“Kami harus sangat berhati-hati daripada menimbulkan risiko,” kata Campbell dalam acara jumpa pers di bandara, yang videonya ditayangkan di laman Twitter bandara, Sabtu (03/02/2018).

Tim penjinak bom menyimpulkan bahwa iPad itu tidak bermuatan ancaman sementara sang pemilik iPad, setelah diperiksa oleh pihak berwenang, dibebaskan dan diberi tempat untuk mengikuti penerbangan berikutnya, ujar Campbell.

Bandara dibuka kembali tak lama setelah pukul 07.00 dan para calon penumpang mengantre di titik-titik pemeriksaan keamanan, loket tiket serta pintu masuk. “Kami memohon maaf atas penundaan, tapi kami tidak akan mengorbankan keselamatan untuk apa pun, dengan alasan apa pun,” kata Campbell. (TWIT)

Berwisata di Kota Terpencil, 600 Turis Terjebak Longsor

this formate

WELLINGTON, Bisniswisata.co.id: Sedikitnya 600 turis yang berwisata di Haast, kota terpencil terjebak tanah longsor akibat badai yang menerjang kawasan Selandia Baru. Selama 48 jam, para wisatawan tersandera kondisi alam. Tak banyak dilakukan kecuali menanti penantian panjang agar bisa keluar dari destinasi wisata yang menyajikan pantai, alam pemandangan indah yang ditetapkan sebagai situs warisan dunia.

Pihak berwenang bekerja keras membersihkan jalan yang dipenuhi tanah longsor. Dan memang butuh waktu lama untuk memulihkan keadaan. Akhirnya jalan berhasil dibuka. Ratusan wisatawan bisa meninggalkan kota terpencil Haast, yang jaraknya 426 km barat laut Dunedin di pantai barat Pulau Selatan

Badan Transportasi Selandia Baru mengatakan State Highway Six dibuka kembali pada pukul 11 pagi waktu setempat. “Semua pengendara yang terjebak sekarang bisa pergi,” katanya.

Jalan itu, sambung dia, diliputi oleh tanah longsor karena badai topan Fehi yang terjadi sebelumnya melanda pantai barat. Akibatnya pohon menjadi tumbang, tiang listrik roboh dan meruntuhkan jembatan.

Pejabat Pertahanan Sipil Pantai Barat mengatakan sebanyak 117 pengendara yang terdampar di Fox Glacier juga dapat melanjutkan kembali perjalanan mereka setelah jalan diperbaiki.

Badai menyebabkan banjir melanda kota Dunedin dan Buller. Hal ini membuat pihak berwenang menyatakan keadaan darurat dan meminta orang-orang untuk tidak bepergian melalui jalan darat.

Dijuliki Haast hal ini sesuai nama geologis Jerman, Julius von Haast, yang pertama kali menemukan kawasan ini. Haast meliputi tiga pemukiman – Haast Junction, Haast Beach, dan Haast itu sendiri. Kota terpencil yang kerap diserbu wisatawan lokal maupun internasional itu merasa berada di tepi perbatasan.

Kawasan wisata ini, hanya diterbangi helikopter yang menerbangkan para pemburu rusa ke kawasan berbatu, dan pub setempat menonjolkan berbagai kepala hewan yang tergantung.

Destinasi wisata sekitar Situs Warisan Dunia ini, adalah atraksi utama berupa hutan hujan Westland menghiasi bentangan alam. Hiburan di Haast termasuk safari sungai, berkunjung ke koloni anjing laut berbulu dan penguin, memancing di laut, memancing ikan trout, berburu, dan berkendara ke Jackson Bay, salah satu desa paling terpencil di Selandia Baru. (NDHYK)

14 – 18 Februari 2018, Festival Pulau Penyengat

this formate

TANJUNGPINANG, Bisniswisata.co.id: Pulau Penyengat di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, bersiap menggelar Festival Pulau Penyengat yang diadakan pada 14 hingga 18 Februari 2018.

Selama lima hari, turis yang datang bisa menikmati lebih dari 20 kegiatan seni budaya di Pulau yang menarik untuk dikunjungi. Event itu antara lain lomba dayung sampan, lomba dayung sampan, lomba pukul bantal di laut, lomba nambat itik di laut, dan lomba becak motor hias.

Selain itu, ada pangkak gasing, syahril gurindam 12, membaca gurindam 12, pertunjukan wayang cicak, dan kegiatan klinik sastra.
Beberapa acara pendukung lain yang tak kalah menariknya ialah Fashion Malay Penyengat Syawal Serantau, Hunting Photography Penyengat Halal Competition, dan Short Film Netizen Penyengat Halal Competition.

Tujuan digelarnya festival tahunan ini menjaring turis nusantara sekaligus turis mancanegara di wilayah perbatasan dari Singapura, dan Malaysia. Mengingat, kedekatan budaya Melayu diharapkan bisa menjadi magnet kedatangan mereka yang tinggal di perbatasan. Tujuan lainnya memperkenalkan Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah dan budaya Melayu.

Dari sekian banyaknya kegiatan, ada tiga acara unggulan yang akan menjadi atraksi paling menarik. Tiga acara unggulan ini yaitu Kompetisi Malay Fashion Carnaval, Parade Melayu dan Muslim Fashion, juga Bazar Melayu Fashion.

Kompetisi fesyen diadakan dengan tujuan menggali konten lokal Melayu. Peserta akan memamerkan pakaian dengan desain yang sarat atribut Melayu.

Pulau Penyengat memang menarik untuk dikunjungi. Turis yang menggemari wisata alam sekaligus sejarah pasti betah berada di sini. Pulau ini menjadi salah satu kebanggaan Tanjungpinang karena kaya situs bersejarah peninggalan Kerajaan Riau. Pulau yang dikenal dengan sebutan Pulau Penyengat Indra Sakti atau Pulau Penyengat Mas Kawin dan pernah menjadi pusat Kerajaan Riau-Lingga.

Berdasarkan sejarah, pulau ini merupakan tempat pertahanan Raja Kecil melawan serangan Tengku Sulaiman dari Hulu Riau pada tahun 1719. Kemudian, sejumlah benteng pertahanan dibangun pada tahun 1782-1784 untuk menghadapi perang melawan Belanda. Masjid Sultan Riau berdiri sejak tahun 1832 di Pulau Penyengat. Konon, masjid tersebut dibangun dengan campuran putih telur.

Tak jauh dari masjid ini, ada komplek makam Yang Dipertuan Muda Riau VII Raja Abdurrahman, Gedung Mesiu, serta Istana Kantor yang menjadi bangunan tempat tinggal raja pada tahun 1844-1857. Dari Tanjungpinang, Pulau Penyengat bisa dijangkau dengan menumpangi kapal. Durasi perjalanannya sekitar 15 menit dengan tarif Rp7.000 per orang. (Redaksibisniswisata@gmail.com)

Fair & Lovely Sediakan Beasiswa bagi 50 Wanita Muda Berprestasi

this formate

JAKARTA, Bisniswisata.co.id: Fair & Lovely, brand perawatan kulit wajah wanita produksi PT Unilever Indonesia merangkul Hoshizora Foundation menggelar program ”Fair & Lovely Bintang Beasiswa” dengan menyediakan akses pendidikan tinggi untuk 50 wanita muda berprestasi. Program yang memasuki tahun kedua ini dibuka secara nasional untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada para wanita yang ingin meraih mimpi melalui pendidikan yang lebih tinggi.

“Fair & Lovely percaya semua wanita di dunia termasuk di Indonesia berhak mengejar mimpi melalui pendidikan yang memadai agar memiliki pemikiran lebih terbuka, mudah beradaptasi terhadap perubahan, serta bijak mencari solusi saat menghadapi permasalahan sehari-hari,” lontar Head of Face Care PT Unilever Indonesia, Tbk, Amaryllis Esti dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Jumat (02/02/2018).

Manfaat pendidikan penting bagi seluruh wanita, lanjut dia, untuk mereka ingin mengembangkan karir maupun sebagai ibu rumah tangga yang mengedukasi anaknya menjadi generasi penerus bangsa yang hebat kelak. Karenanya, Fair & Lovely dan Hoshizora Foundation kembali menggelar beasiswa bagi wanita Indonesia yang punya mimpi, aspirasi, prestasi dan motivasi tinggi dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, namun memiliki keterbatasan finansial.

Komitmen Fair & Lovely dalam pendidikan ini juga sejalan dengan komitmen Unilever Sustainable Living Plan (USLP) untuk memberdayakan 5 juta perempuan di seluruh dunia pada tahun 2020 karena Unilever percaya bahwa pemberdayaan perempuan adalah satu faktor pendorong terbesar bagi kemajuan manusia dan pertumbuhan ekonomi, tambahnya.

Elizabeth Kristi Poerwandari, psikolog dari Yayasan Pulih dan dosen ahli Universitas Indonesia menambahkan di berbagai wilayah di Indonesia, terutama bagi masyarakat kurang mampu, ketidaksetaraan gender dalam hal pendidikan masih banyak terjadi – bahkan di kota-kota besar sekalipun. Karena pria dianggap pencari nafkah, mereka diprioritaskan untuk dibekali pendidikan yang lebih tinggi.

Nyatanya, wanita dengan pendidikan yang memadai dan berkualitas memiliki peranan kuat dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di sekitarnya.”

Terkait hal tersebut, Kristi juga memaparkan beberapa fakta menarik, diantaranya dari World Bank yang mengungkapkan bahwa wanita yang berpenghasilan umumnya menginvestasikan 90% pemasukannya untuk kesejahteraan keluarga, dibandingkan pria yang hanya sebesar 35%.

Sementara United Nations Girls’ Education Initiative (UNGEI) menemukan ibu yang berpendidikan memiliki 50% potensi lebih tinggi untuk melindungi keluarganya, misalnya melalui kesadaran tentang pentingnya imunisasi sehingga angka penyakit menular menjadi menurun.

Bahkan di skala yang lebih besar, data dari Council on Foreign Relations menyebutkan saat 10% wanita di suatu negara memiliki pendidikan yang memadai, maka Produk Domestik Bruto negara tersebut akan meningkat rata-rata 3%.

“Kami terdorong untuk merealisasikan kondisi ideal tersebut dengan memperluas cakupan wilayah dan memberikan manfaat lebih besar. Jika tahun lalu program ini baru berfokus pada wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur, maka tahun ini kami akan menjangkau tujuh wilayah di Indonesia, yaitu DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan,” terang Amaryllis.

Perluasan ini dilakukan atas beberapa pertimbangan, seperti angka putus sekolah siswa kelas XII di wilayah Sumatera yang cukup tinggi (3.503 siswa), kondisi lingkungan di Kalimantan Barat yang tidak mendukung karena iming-iming bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita, serta fakta bahwa wilayah Sulawesi Barat masih memiliki nilai tertinggi buta aksara untuk kelompok umur 15 – 44 tahun dengan angka 3.16%.

Mengenai program, Reky Martha M. A selaku Co-founder & President dari Hoshizora Foundation menuturkan, ”Program ini ditujukan bagi siswi kelas 12 dan lulusan SMA/SMK/MA/sederajat di di seluruh Indonesia yang dapat mendaftar Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri tahun 2018 (SBMPTN/SNMPTN/Seleksi Mandiri) ke PTN berakreditasi minimal B di tujuh wilayah di Indonesia.

Selain cakupan yang lebih luas, mekanisme keikutsertaan tahun ini juga dipermudah dengan aplikasi pendaftaran secara online melalui www.voteuntukimpianku.com maupun offline di kantor Hoshizora Foundation. Nantinya, beasiswa didistribusikan setiap awal semester selama empat tahun, disertai dengan berbagai program pendampingan untuk pengembangan diri setiap tahunnya.” tambahnya.

Pendaftaran “Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2” akan dibuka sampai 31 Maret 2018. Setelah seleksi formulir, selanjutnya dilakukan wawancara dan home visit, hingga akhirnya beasiswa akan diberikan di bulan Juni dan Juli 2018.

”Semoga tahun ini ’Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2’ kembali mendapatkan respon yang positif, layaknya antusiasme yang kami dapatkan tahun lalu. Kami percaya program ini dapat semakin mendorong para wanita muda untuk melangkah maju, meraih mimpi dan mencetak prestasi,” tutup Amaryllis. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Komunitas BBPB Gelar Aksi Bersih-bersih di Pantai Bali

this formate

DENPASAR, Bisniswisata.co.id: Kampanye Satu Pulau Satu Suara atau ‘One Island One Voice’ bakal dilaksanakan di Bali pada 24 Februari 2018. Acara bersih-bersih lingkungan ini bertujuan untuk memberi kesadaran bagi masyarakat dan pengunjung Pulau Dewata mengenai pentingnya mengurangi jumlah sampah, terutama sampah plastik.

Sejak awal tahun kemarin ramai diberitakan kalau Bali sedang dikepung sampah. Tak hanya dari darat, sampah dari laut juga berlabuh di pantai-pantai populernya, seperti Pantai Kuta, Pantai Jimbaran, dan Pantai Seminyak.

Melati Wijsen, salah satu penggagas kampanye dari Komunitas Bye Bye Plastic Bags (BBPB) mengatakan kalau kegiatan ini telah berlangsung sejak tahun 2015. “Seluruh komponen masyarakat akan dilibatkan. Fokusnya untuk mengurangi sampah plastik,” kata Melati, seperti yang dilansir laman Antara.

Tumpukan sampah plastik tak hanya mengganggu pemandangan mata, namun juga mengancam nyawa makhluk laut. Masalah sampah di laut Indonesia menempati urutan kedua setelah China. Indonesia menjadi negara penyumbang sampah di laut dengan perkiraan 1.29 juta metrik ton sampah setiap tahunnya.

“Sampah, terutama sampah plastik, banyak yang mengambang di lautan. Ketika musim hujan, sampah-sampah tersebut berlabuh di pantai-pantai Bali. Status darurat sampah yang ditetapkan memang bukan mengada-ada. Saat ini ada enam kilometer garis pantai yang mendapat status tersebut,” ujar Melati.

“Jika masalah sampah itu tidak segera ditangani dikhawatirkan bisa membuat daya tarik wisata Bali menurun,” lanjutnya.

Berkaca pada penyelenggaraan tahun lalu, kampanye ‘One Island One Voice’ melibatkan 12 ribu orang yang tersebar di 55 lokasi. Dalam sehari penyelenggaraan, sampah yang terkumpul sebanyak 40 ton. Sebagian besar merupakan sampah plastik. “Tahun ini, area kegiatan diperluas di seluruh pulau di setiap wilayah, meliputi garis pantai, sungai, desa dan ruang publik,” pungkas Melati.

Bagi yang ingin berpartisipasi dalam kampenye pelestarian lingkungan ini, bisa mengunjungi situs resmi ‘One Island One Voice’ di https://www.oneislandonevoice.org/ (ANT)

Cruise Cartoon Network Jelajahi Asia Pasifik, Tak Singgahi Indonesia

this formate


SINGAPORE, Bisniswisata.co.id:
Penggemar animasi bisa diajak untuk berwisata di atas kapal pesiar bertema karakter serial Cartoon Network. Kapal pesiar bernama Cartoon Network Wave ini, dijadwalkan mulai berlayar pada akhir tahun ini ke 13 destinasi di Asia Pasifik, antara lain Malaysia, Thailand, China, Taiwan, Korea Selatan, Australia, dan Jepang. Sayang, Indonesia yang kaya dengan berbagai destinasi wisata menarik tak disinggahi.

Cartoon Network Wave bisa menampung 2.000 orang penumpang, sekaligus memiliki 800 kabin dengan 11 dek penumpang. Dari restoran sampai tempat tidurnya bakal bertema karakter animasi Cartoon Network, seperti Adventure Time, Ben 10, The Powerpuff Girls dan We Bare Bears.

Seluruh kegiatannya juga bertema sama, salah satunya ialah Pesta The Powerpuff Girls. Tak hanya anak kecil, orang dewasa juga bisa menikmati pelayaran ini, karena bakal tersedia kafe, bar, dan tempat belanja.

Kapal pesiar ini merupakan lini bisnis dari Turner, perusahaan yang menaungi Cartoon Network. Mereka menggandeng perusahaan kapal pesiar Oceanic Group untuk mengelola Cartoon Network Wave.

“Perusahaan kami selalu mencoba hal baru untuk mendekatkan produk kami kepada konsumen. Cartoon Network Wave merupakan salah satu perwujudannya,” kata Pimpinan Turner untuk Asia Pasifik, Ricky Ow, seperti yang dilansir dari Lonely Planet, Jumat (02/02/2018).

Cartoon Network Wave bakal bersandar di Singapore Cruise Centre. Belum diketahui lebih lanjut mengenai rutenya. Namun, juru bicara kapal pesiar ini mengatakan kalau paket yang disediakan mulai dari tiga hari, lima hari, sampai tujuh hari.

Rute yang paling panjang menempuh pelayaran ke empat destinasi wisata. Dari situs resminya diketahui kalau tarif tiket per orangnya mulai dari US$150, atau sekitar Rp2 jutaan, per malam. (NDHYK)