Abai Peringatan, 2 Wisnus Terseret Ganasnya Ombak Pantai Selatan

this formate

KEBUMEN, bisniswisata.co.id: Samudera Hindia terkenal gelombangnya yang ganas. Pantainya pun berombak tinggi. Ombak pantai selatan kerap menimbulkan korban jiwa tanpa terduga. Padaha tiap pantai pariwisata, terpasang papan peringatan agar waspada, berhati-hati kala berenang. Wisatawan maupun warga yang beraktivitas di pantai diimbau memakai pelampung. Bahkan, pada waktu-waktu tertentu, ada petugas khusus yang melarang wisatawan berenang.

Sayang, kadang papan peringatan itu hanya dianggap angin lalu. Wisatawan tak menghiraukan peringatan yang dipasang mencolok itu. Ini pula yang terjadi di objek wisata Suwuk Pantai Silumut, Kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah. Seorang wisatawan nusantara asal Cirebon, Nanang (25) hilang usai dihantam dan terseret ombak pantai selatan Kebumen.

Minggu, 25 Februari 2018, sekitar pukul 13.40 WIB, Nanang bersama 11 rekannya tiba di Pantai Suwuk. Setibanya di sana, mereka pun langsung berenang. Mereka tak menyadari, saat itu gelombang di tengah laut dan ombak pantai selatan Kebumen sedang tak bersahabat. Tak selang lama, Nanang korban dan satu rekannya terseret ombak.

Teman-teman Nanang yang lain pun berteriak panik. Satu orang korban tenggelam bisa diselamatkan oleh Tim SAR Pantai Suwuk yang sedang bertugas. Nanang, raib ditelan ganasnya gelombang tinggi. “Kami telah menerima laporan tentang kejadian tersebut dan membantu Tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap korban,” kata Kepala Polsek Puring, AKP Khadik Widayat, Selasa (27/02/2018)

Padahal, tak sampai sepekan sebelumnya, tepatnya pada Rabu, 21 Februari 2018, di kawasan perairan yang sama, Pantai Silumut, seorang pencari ikan juga menjadi korban ganasnya ombak pantai selatan Jawa. Korban adalah warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring, Kebumen, bernama Daimin (57). Saat mencari pakan untuk memancing, tanpa disangka ombak tinggi menggulungnya.

Saksi kejadian, Muhadin (50) mengungkapkan, saat itu Daimin tengah mencari kremi atau cacing laut di tepi pantai. Menggunakan sabit, Daiman mencongkel tepian pantai untuk memperoleh buruannya. Saking asyiknya, korban diduga tak menyadari ombak telah mengintainya. Ia lengah. Dari arah belakang, ombak menggulung dan menyeretnya ke tengah arus bawah laut yang kencang.

Muhadin yang mengetahui kejadian ini lantas memberitahukan kepada teman-temanya sesama pemancing. Mereka pun melaporkan kejadian ini ke kepolisian yang berkoordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Belakangan diketahui, berdasar keterangan istrinya, Daimin saat itu sedang tidak enak badan. Namun, lantaran mata pencaharian sehari-harinya adalah petani dan pencari ikan, ia memaksakan diri untuk tetap berangkat memancing.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan pun segera menggelar operasi pencarian. Selain personel Basarnas dan kepolisian, terlibat pula personel TNI, BPBD, serta kelompok SAR lainnya. Puluhan nelayan pun terlibat dalam pencarian ini.

Akhirnya, setelah tiga hari pencarian, Daimin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat siang, 23 Februari 2018, di perairan laut selatan masuk Desa Pasir, Kecamatan Ayah, beberapa kilometer dari Tempat Kejadian Bencana (TKB).

“Korban ditemukan siang sekitar pukul 11.00 WIB oleh tim gabungan BPBD, Basarnas dan pontensi SAR saat melakukan penyisiran di perairan,” ucap Kepala Sub-Bagian Humas Polres Kebumen, AKP Masngudin seperti dilansir laman Liputan6.com.

Masngudin mengimbau agar wisatawan maupun warga setempat yang kerap beraktivitas di pantai atau laut untuk lebih berhati-hati. Sebab, ombak laut selatan terkenal ganas dan tidak bisa ditebak. (LEO)

2017, Garuda Rugi Rp 2,88 T

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017, Garuda Indonesia mencatat total kerugian kinerja sebesar US$ 213,4 juta atau setara Rp2,88 triliun. Perhitungan catatan kerugian meliputi perhitungan biaya extra ordinary items terdiri tax amnesty (pengampunan pajak) dan denda sebesar US$ 145,8 juga.

Partisipasi pada program tax amnesty merupakan komitmen perusahaan untuk menyelesaikan permasalahan pajak yang tertunda sampai tahun 2015. “Jadi jika ditambahkan dengan biaya tax amnesty dan denda pengadilan, total kerugian (net loss) yang dibukukan Garuda Indonesia pada tahun kinerja 2017 sebesar USD 213.4 juta,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N, Mansury dalam keterangan tertulis, Selasa (27/2/2018).

Dilanjutkan, selama 2017, Garuda menekan catatan kerugian dari kuartal I-2017 dari US$ 99,1 juta berkurang menjadi US$ 38,9 pada kuartal II-2017. Perhitungan catatan kerugian di luar perhitungan biaya extra ordinary items, yang terdiri dari tax amnesty dan denda terkait kasus hukum di Australia sebesar US$ 145,8 juta.

Partisipasi pada program tax amnesty menjadi komitmen Garuda Indonesia untuk menyelesaikan permasalahan pajak yang tertunda sampai dengan 2015. Dengan demikian bila ditambahkan dengan biaya tax amnesty dan denda pengadilan, maka total kerugian pada 2017 sebesar US$ 213,4 juta. “Jika dihitung dengan asumsi kurs Rp 13.600 per dolar AS, maka nilai kerugiannya sekitar Rp 2,9 triliun,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Pahala, Garuda Indonesia membukukan pendapatan operasional sebesar US$ 4,2 miliar atau sekitar Rp 57,12 triliun selama 2017 (kurs Rp 13.600 per dolar AS). Realisasi ini naik 8,1 persen dibandingkan periode sebelumnya US$ 3,9 miliar.

Tren pertumbuhan pendapatan operasional, salah satunya ditopang dari lini layanan penerbangan tak berjadwal yang meningkat 56,9 persen menjadi US$ 301,5 juta di 2017. Juga pendapatan lainnya (pendapatan di luar bisnis penerbangan dan subsidiaries revenue) naik 20,9 persen dengan membukukan pendapatan sebesar US$ 473,8 juta, paparnya.

Bahkan mencetak laba bersih US$ 61,9 juta pada kuartal III yang naik 216,1 persen dibandingkan periode yang sama 2016. Penerbangan Plat Merah ini membukukan laba bersih US$ 70,4 juta pada semester II-2017. Terdiri dari laba bersih di kuartal III sebesar US$ 61,9 juta dan US$ 8,5 juta di kuartal terakhir tahun lalu. “Capaian positif tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam menekan catatan kerugian hingga menjadi US$ 67,6 juta pada kinerja sepanjang tahun lalu,” tandasnya serius.

Dikatakan, grup Garuda Indonesia sudah mengangkut sebanyak 36,2 juta penumpang pada 2017. Terdiri dari 24 juta penumpang Garuda Indonesia dan 12,3 juta penumpang Citilink. Jumlah tersebut meningkat 3,5 persen dibanding realisasi 2016 sebanyak 35 juta penumpang.

“Selama 2017, Tren pertumbuhan trafik penumpang internasional di Garuda Indonesia sebesar 8,1 persen di 2017 dan Citilink mencatatkan pertumbuhan penumpang sebesar 10,8 persen,” pungkas mantan Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk itu.

Dalam rangka memperkuat kinerja keuangan dan operasional perusahaan secara berkelanjutan, Garuda Indonesia bersama jajaran anak perusahaan diawal tahun 2018 mencanangkan strategi bisnis jangka panjang bertajuk Garuda Indonesia Group (Sky Beyond 3.5) yang akan menjadi value-driven aviation groupdengan pencapaian target valuation group sebesar USD 3.5 Miliar pada tahun 2020.

Menyinggung kinerja selama 2018, Pahala mengungkapkan PT Garuda Indonesia Tbk menargetkan laba bersih perusahaan mencapai 8,7 juta dolar AS (setara Rp117,45 miliar, kurs Rp13.500). Juga pendapatan 4,9 miliar dolar AS dan aset mencapai 5,3 miliar dolar AS

Diharapkan kinerja pada tahun 2018 akan membaik meski di awal tahun diprediksi masih mengalami perlambatan karena masih “low season”.
“Kami berharap pada tahun 2018 kinerja membaik. Memang triwulan pertama mungkin masih ada kerugian karena masuk dalam ‘low season’, kami berharap ‘full year’ pada tahun ini kami sudah bisa bukukan laba,” katanya.

Untuk memperbaiki kinerja keuangan perusahaan, Pahala akan melakukan sejumlah upaya, salah satunya adalah “hedging” atau lindung nilai terhadap avtur guna memitigasi fluktuasi harga. “Hedging kami kisarannya masih di bawah 50 persen. Akan tetapi, sudah meningkat dua kali lipat dari hedging tahun 2017,” pungkas Pahala. (NDHYK)

Tips bagi Millennials Bisa Nabung untuk Melancong

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kaum millennials kerap diidentikkan sebagai generasi yang sulit untuk menabung. Tak jarang, generasi millennials pun diprediksi sulit untuk membeli rumah, menghadapi berbagai masalah finansial juga untuk berwisata baik di dalam negeri apalagi luar negeri. Eits, jangan pesimis dulu! Coba ada beberapa tips seperti dilansir MarketeersX ini untuk menepis anggapan itu.

#. Lakukan Pekerjaan Tambahan

Jika kamu tergolong sangat sulit untuk menekan pengeluaran, cobalah untuk menambah pendapatan. Mulailah dengan hal yang ringan dan kamu sukai, misalnya freelance untuk menulis atau mendesain. Pilih pekerjaan yang kamu sukai agar kamu tidak terpaksa dalam melakukannya.

#. Jangan Remehkan Koin

Jangan pernah meremehkan koin, meski Rp 100,- sekalipun. Kamu harus memiliki dompet khusus atau celengan untuk menyimpan koin agar tidak meletakkan koin itu sembarangan. Bagaimana pun, koin demi koin ini akan membantumu suatu hari nanti.

#. Catat

Biasakan untuk mencatat sekaligus merinci pendapatan dan pengeluran yang kamu lakukan. Agar lebih mudah, kamu dapat mencatat ini setiap kali kamu melakukan transaksi keuangan di notes smartphone kamu. Jangan lupa lakukan evaluasi terhadap pengeluaran kamu paling tidak dalam seminggu sekali.

#. Beri Ruang Pada Propertimu

Hal mudah lain yang bisa kamu lakukan untuk menambah pundi-pundi keuangan adalah dengan menyewakan rumah, kamar, atau apartment kamu kepada para travellers. Kamu bisa mendaftarkan diri ke Airbnb atau situs sejenis dan mulai berbisnis dari sana. Tidak hanya menambah penghasilan, kamu pun bisa menambah relasi.

#. Bermimpi dan Bercermin

Coba berimajinasi dan mimpikan jika kamu memiliki rumah atau apartment pribadi dengan mobil terkini dan segala hal yang kamu inginkan. Bermimpi sangat disarankan karena ini dapat mendorong kamu untuk mewujudkan apa yang kamu inginkan. Setelah bermimpi, coba bercermin diri untuk mengetahui sudah sejauh mana kesiapan kamu meraih mimpi itu? Jika belum, coba kembali pada poin kesatu-keempat untuk memulai mewujudkannya.

Jadi, bagaimana? Sudah siap menepis image susah menabung dan mewujudkan mimpi Kamu? (*)

Imlek Sincia With Love, Cara Bali Gaet Turis Tiongkok

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id: PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Festival Tahun Baru Imlek bertajuk Sincia With Love di kawasan Pulau Peninsula, Nusa Dua, Bali, pada 24-25 Februari 2018. Acara ini digelar untuk menggaet wisatawan Tiongkok.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya ITDC untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Pulau Bali khususnya ke kawasan The Nusa Dua,” kata Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer di Nusa Dua, Minggu, 25 Februari 2018.

Abdulbar menjelaskan festival ini juga digelar untuk mengapresiasi para wisatawan asal Tiongkok yang memiliki angka okupansi yang sangat signifikan di sejumlah hotel di kawasan itu. “Tingginya angka kunjungan wisatawan Tiongkok tersebut perlu kami apresiasi dengan mengadakan kegiatan festival semacam ini,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya ITDC untuk memulihkan kunjungan wisatawan asal Tiongkok pascaerupsi Gunung Agung. “Saat ini kunjungan wisatawan Tiongkok sudah kembali mencapai angka 80 persen setelah sempat drop pada bulan November tahun lalu. Kami berharap kunjungan wisatawan Tiongkok dapat segera recovery dan normal seperti sebelum erupsi,” katanya.

Selama ini, ujar dia seperti diunduh laman Antara, Senin (26/02/208) wisatawan asal Tiongkok terpantau sangat antusias mengunjungi sejumlah kawasan wisata yang dikelola oleh ITDC. Tidak hanya wisatawan yang menginap di kawasan Nusa Dua.

Berbagai atraksi wisata yang ada di kawasan itu juga mampu menarik wisatawan asal Tiongkok yang tidak menginap di kawasan Nusa Dua untuk khusus berkunjung ke kawasan tersebut. “Sebagai negara yang pariwisatanya sangat berkembang, kami berharap wisatawan asal Tiongkok dapat menjadi tulang punggung pariwisata di masa depan,” kata Abdulbar M. Mansoer.

Sejumlah kesenian tradisional Tiongkok seperti Barongsai, tari Naga Liong, dan beladiri Wushu ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan yang baru pertama kali digelar itu. Uniknya, tak hanya penampilan kesenian tradisional Tiongkok, sejumlah kesenian tradisional Bali seperti Ngelawang Barong, penampilan musik gamelan tradisional Bali, dan tari Joged Pong juga ikut ditampilkan dalam festival ini. (NDHYK)

Merokok, Penumpang Citilink Dipaksa Turun dari Pesawat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Iwan Limau penumpang pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 165 tujuan Jakarta-Denpasar terpaksa diturunkan lantaran diduga merokok saat naik ke pesawat. Tindakan tegas itu dilakukan lantaran Iwan yang duduk di kursi 12A. Padahal di dalam pesawat sudah ada peringatan dilarang merokok.

Corporate Communicator Citilink Benny Butarbutar mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 25 Februari 2018 di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur sesaat sebelum penerbangan terakhir Citilink Indonesia dengan jadwal penerbangan pukul 21.35 WIB.

“Menurut laporan yang kami tetima, saat keluar dari boarding gate menuju pesawat penumpang (Iwan) terlihat merokok bahkan diteruskan saat menaiki tangga pesawat. Hal itu dilihat banyak orang dan penumpang lainnya, sehingga begitu ada laporan yang masuk ke petugas keamanan bandara (aviation sevurity-avsec) bahkan dilibatkan juga petugas POM bandara untuk segera diambil tindakan,” kata Benny, Senin (26/2/2018).

Kemudian, sambung Benny, saat itu juga pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling) dan posisinya dekat dengan engine. “Kondisi tersebut jelas-jelas sangat mengancam dan membahayakan penerbangan khususnya keselamatan dan keamanan penerbangan,” tuturnya.

Saat penumpang memasuki pesawat dan duduk dibangkunya. Tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta Iwan untuk turun. “Citilink menilai perilaku penumpang itu dapat membahayakan keselamatan penerbangan sehingga terpaksa mengambil langkah tegas, terlebih saat diberitahu malah ‘ngeyel’ bahkan terlibat adu mulut engan petugas keamanan,” pungkasnya.

Dia menilai, apa yang dilakukan Iwan sangat mengancam keselamatan penumpang lainnya. “Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines kami harus bisa memastikan tidak ada satupun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar dan nyaman,” tuturnya. (DAY)

Traveller Choice: 10 Hotel di Indonesia dengan Harga Terjangkau

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: TripAdvisor memberikan list 10 hotel bagus dengan harga terjangkau di Indonesia. Situs travel planning and booking ini mengumumkan pemenang penghargaan Travellers Choice untuk kategori hotel terbaik dari seluruh dunia di setiap negara.

Yang perlu kita banggakan tiga di antara 10 daftar hotel dengan harga terjangkau di Indonesia masuk juga dalam daftar 25 hotel dengan harga terjangkau di seluruh Asia.

Tiga hotel tersebut memang tidak perlu diragukan lagi kredibilitasnya, selain tempatnya nyaman, bersih, mereka juga berada di lokasi yang memiliki pemandangan indah.

Hotel yang berada di peringkat pertama 10 daftar hotel dengan harga terjangkau Indonesia oleh TripAdvisor adalah Padma Resort Ubud, hotel bintang 5 yang terletak di Payangan, Gianyar, Bali memiliki pemandangan alam yang indah di sekitarnya. Selain berada di peringkat pertama 10 hotel terbaik Indonesia, hotel ini juga meraih posisi ke tujuh dari 25 hotel dengan harga terjangkau se-Asia Asia.

Meraih peringkat kedua hoteldengan harga terjangkau di Indonesia dan menduduki peringkat ke delapan dari 25 hotel dengan harga terjangkau se-Asia, kenyamanan saat menginap di Puri Mangga Sea View Resort & Spa sudah tidak perlu diragukan lagi, hotel bintang 4 yang berada di dekat Pantai Lovina, Buleleng Bali ini dekat sejumlah obyek wisata dan landmark kota yang berada di sekitar hotel.

Soulshine Bali menempati posisi ketiga dalam daftar 10 hotel dengan harga terjangkau di Indonesia sekaligus menduduki peringka ke-13 hotel dengan harga terjangkau se-Asia, hotel yang terletak diantara taman tropis yang rimbun ini dekat dengan Ubud Monkey Forest, jadi cocok sekali jika ingin menginap bersama keluarga tercinta.

Digelarnya Travellers Choice ini untuk memudahkan wisatawan yang akan pergi berlibur? yang ingin memilih penginapan seperti apa? memerhatikan kualitasnya? kapasitas kamar? atau Anda lebih memilih kamar yang sesuai dengan budget? Untuk Anda yang sedang merencanakan untuk liburan di dalam negeri, sehingga dengan langkah ini tidak perlu lagi khawatir untuk memilih hotel.

Penasaran dengan daftar 10 hotel dengan harga terjangkau di Indonesia dan 25 hotel dengan harga terjangkau se-Asia lainnya menurut TripAdvisor? Ini dia daftarnya;

Top 10 Hotel Dengan Harga Terjangkau Di Indonesia

1. Padma Resort Ubud, Payangan, Bali
2. Puri Mangga Sea View Resort & Spa, Lovina Beach, Bali
3. Soulshine Bali, Ubud, Bali
4. Uma Sapna, Seminyak, Bali
5. Komaneka At Rasa Sayang, Ubud, Bali

6. Villa Borobudur Resort, Magelang
7. Sankara Resort Ubud, Ubud, Bali
8. Kosenda Hotel, Jakarta
9. Doubletree By Hilton Hotel Jakarta-Dipenogoro, Jakarta
10. Le Pirate Beach Club Gili T Hotel, Gili Trawangan, Lombok Utara

Top 25 Hotel Dengan Harga Terjangkau Di Asia

1. Hanoi Emerald Waters Hotel & Spa, Hanoi, Vietnam
2. Central Suite Residence, Slem Reap, Cambodia
3. Hanoi Marvellous Hotel & Spa, Hanoi Vietnam
4. Viroth’s Hotel, Slem Reap, Cambodia
5. Reverie Siam Resort, Pai, Thailand

6. Padma Resort Ubud, Payangan, Indonesia
7. Puri Mangga Sea View Resort & Spa, Lovina Beach, Indonesia
8. Sokkhak Boutique Resort, Slem Reap, Cambodia
9. The Fort Bazzar, Galle, Sri Lanka
10. Khwan Beach Resort, Mae Nam, Thailand

11. The T Hotel, Hong Kong, China
12. Oriental Suites Hotel & Spa, Hanoi, Vietnam
13. Soulshine Bali, Ubud, Indonesia
14. Oriental Siam Resort, Chiang Mai, Thailand
15. Le Sen Boutique Hotel, Luang Prabang, Laos

16. The Leaf Munnar, Chithirapuram, India
17. Baan Klang Wiang, Chiang Mai, Thailand
18. The Bivou, Lijiang, China
19. Blue Bird Hotel, Began, Myanmar
20. Rosaka Nha Trang Hotel, Nha Trang, Vietnam

21. Aveda Kumarakom, Kumarakom, India
22. Songtsam Shangri-La (Lvgu) Lodge, Shangri-La County, China
23. Sinjhuang Chateau De Chine Hotel, Xinbie, Taiwan
24. Fairfield By Marriott Bengaluru Outer Ring Road, Bangaluru, India
25. Tamarind Hill By Asia Leisure, Galle, Sri Lanka
(redaksibisniswisata@gmail.com)

Rempah-rempah Jadi Daya Tarik Wisata Ternate

this formate

TERNATE, bisniswisata.co.id: Bangsa Eropa, seperti Portugis, Spanyol dan Belanda pada abad ke-15 silam berebut datang ke Ternate, Maluku Utara (Malut) karena tertarik dengan keberadaan rempah-rempah di daerah yang dikenal sebagai negeri para raja ini. Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mengharapkan keberadaan rempah-rempah di Ternate dapat kembali menjadi daya tarik bagi masyarakat di seluruh penjuru dunia berkunjung ke daerah ini.

Seperti dilansir laman Republika.co.id, Senin (26/02/2018), salah satu upaya yang dilakukan Pemkot untuk mewujudkan harapan itu adalah mengembangkan Ternate menjadi destinasi wisata rempah-rempah, tanpa mengabaikan pengembangan Ternate sebagai destinasi wisata budaya dan sejarah, yang sudah dilakukan sebelumnya.

Pengembangan Ternate sebagai destinasi wisata rempah-rempah diimplementasikan dalam berbagai progam. Di antaranya penataan dan revitalisasi semua terkait dengan rempah-rempah, seperti penataan kawasan cengkih afo.

Cengkih afo yang terletak di Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Kota Ternate Tengah adalah cengkih yang telah berusia 400 tahun lebih atau merupakan cengkih tertua di dunia. Selain itu, melakukan peremajaan terhadap seluruh tanaman cengkih dan pala yang telah berusia tua milik petani. Petani diberikan bantuan bibit serta dilarang pengalihfungsian lahan perkebunan cengkih dan pala.

Pemkot juga melakukan revitalisasi seluruh benteng peninggalan bangsa Eropa di Ternate, di antaranya Benteng Oranje yang dibangun Belanda pada abad ke-16 dengan memanfaatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Untuk menyemarakan Ternate sebagai destinasi wisata rempah, Pemkot juga akan membangun museum rempah yang akan menyajikan berbagai benda dan informasi mengenai rempah sejak zaman dulu hingga sekarang.

Selain itu, Pemkot akan membangun pasar rempah di Kota Baru, Kecamatan Kota Ternate Selatan yang nantinya akan menjadi pusat perdagangan rempah, baik rempah yang dihasilkan dari Ternate maupun dari kabupaten/kota lainnya di provinsi ini.

Pemkot sudah mengusulkan anggaran untuk pembangunan pasar rempah, yang merupakan pertama di Indonesia itu ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebesar Rp12 miliar, namun sesuai hasil kordinasi dengan pihak Kemendag yang disetujui baru Rp6 miliar.

IKM rempah-rempah

Pengembangan Ternate sebagai destinasi wisata rempah-rempah diharapkan tidak hanya berdampak terhadap peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah ini, tetapi juga memberi kontribusi terhadap ekonomi masyarakat dan perkembangan aktivitas usaha yang terkait dengan komoditas beraroma ini.

Pemkot Ternate mendorong pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM), khususnya yang memanfaatkan bahan baku rempah-rempah dengan memberikan bantuan pemodalan, peralatan dan pelatihan.

IMK berbahan baku rempah-rempah itu di antaranya yang menghasilkan produk olahan pala, seperti sirup pala yang selain menawarkan cita rasa lezat, juga sebagai obat herbal untuk penyembuhan berbagai jenis penyakit. Misalnya gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi dan insomnia (sulit tidur).

Selain itu, produk olahan selain pala yang menyajikan cita rasa nikmat jika dikonsumsi bersama roti kering dan manisan pala, yang dapat membunuh bakteri dalam mulut dan menghilangkan bau mulut.

Kopi rempah juga menjadi salah satu produk IKM berbahan rempah-rempah yang terus didorong pengembangannya. Kopi rempah-rempah dulunya menjadi minuman istimewa para sultan di Ternate itu, ternyata sangat diminati para penikmat kopi dari dalam dan luar negeri.

Pemkot Ternate juga mendorong pengembangan IKM yang menghasilkan produk kerajinan dari bahan rempah-rempah, seperti miniatur kapal layar dan berbagai hiasan lainnya dari bunga bahan cengkih serta kerajinan kayu berbentuk rempah-rempah, seperti buah pala yang didesain sebagai gantungan kunci.

IKM yag menghasilkan produk kerajinan untuk kebutuhan busana dengan ciri khas rempah-rempah dikembangkan dalam bentuk kerajinan batik. Motifnya berupa gambar pala dan cengkih serta perwarnaannya menggunakan bahan dari rempah-rempah.

Pemkot Ternate juga menyediakan paket wisata rempah-rempah, yang dapat dimanfaatkan wisatawan untuk mengunjungi seluruh objek wisata rempah-rempah. Termasuk IKM yang memproduksi olahan rempah-rempah, seperti sirup pala, sehingga wisatawan bisa melihat langsung proses produksinya.

Untuk memudahkan wisatawan mendapatkan produk IKM dari bahan rempah-rempah, termasuk produk khas lainnya di Ternate, Pemkot telah membangun swalayan taranoate yang menjual semua produk itu serta pasar wisata. (REO)

Kabut Tebal, 6 Ribu Penumpang Pesawat Telantar

this formate

BEIJING, bisniswisata.co.id: Sedikitnya 6.000 penumpang pesawat telantar di Bandar Udara Internasional Diwopu, Daerah Otonomi Khusus Xinjiang, China, akibat kabut tebal.

Pihak otoritas bandara di Urumqi, Ibu Kota Xinjiang, Senin (26/2/2018), menyebut sejak Minggu (25/2/2018) pukul 11.00 waktu setempat (10.00 WIB), lebih dari 80 jadwal penerbangan ditunda dan dibatalkan.

Kabut menyebabkan jarak pandang di landasan pacu kurang dari 200 meter pada pukul 07.15, tulis media resmi China dengan mengutip pernyataan pihak Otoritas Bandara. Badan Meteorologi Provinsi Xinjiang menyatakan bahwa kabut masih akan terus berlangsung hingga beberapa hari mendatang.

Sebelumnya, lebih dari 12 ribu unit mobil wisatawan yang berlibur Tahun Baru Imlek juga telantar di Pelabuhan Haikou, Pulau Hainan, setelah pelayaran di Selat Qiongzhou dihentikan akibat kabut tebal sejak Rabu (21/2/2018).

Pelabuhan kembali dibuka pada Kamis (22/2/2018) pagi setelah jarak pandang memungkinkan untuk pelayaran dan hingga Jumat pagi sudah 21.000 mobil dan 102.000 penumpang telah berhasil diseberangkan ke Xuwen, Provinsi Guangdong.

Saat ini, sekolah di China sudah mulai menggelar kegiatan belajar dan mengajar setelah libur semester hampir dua bulan yang juga bersamaan dengan libur panjang Tahun Baru Imlek.

Perkantoran, baik pemerintahan maupun swasta, sudah kembali beroperasi mulai Kamis (22/2/2018) setelah sepekan libur Imlek. (DAY)

Semester II 2017, Qantas Raup Laba 976 Juta Dolar AS

this formate

SIDNEY, bisniswisata.co.id: Qantas Group mengumumkan meraih laba sebelum pajak A$ 976 juta untuk periode enam bulan yang berakhir 31 Desember 2017. Perusahaan penerbangan asal Australia ini mengatakan, ini merupakan kinerja satu semester terbesar sepanjang sejarahnya.

Angka tersebut melampaui rekor paruh pertama tahun keuangan 2016 yang berjumlah A$ 921 juta, dan berhasil dicapai kendati adanya peningkatan harga bahan bakar dan pertumbuhan kapasitas internasional.

”Kami berhasil mencatatkan hasil ini berkat investasi pada area yang berkontribusi pada pertumbuhan margin, serta implementasi strategi terkait jaringan, yang memastikan bahwa kami menyediakan pesawat yang pas untuk rute yang tepat,” kata CEO Qantas Group Alan Joyce dalam rilis yang diterima Ahad (25/2/2018).

Tingkat utang bersih terus menurun dan berada pada kisaran bawah, yaitu pada A$ 5,1 miliar. Ini berarti 60% armada Qantas, termasuk dua pesawat 787-9 yang dibeli secara tunai, tidak lewat utang.

Perusahaan menyebut, penghasilan dari perputaran modal investasi 12 bulan mencapai 20,9%, di mana semua segmen operasional mampu memberikan hasil yang melebihi rata-rata biaya modal.

Arus kas operasi juga mengalami peningkatan sebesar 48% dan memecahkan rekor dengan angka A$ 1,7 miliar. Ini berkontribusi pada ketersediaan modal untuk diinvestasikan kembali dan dibagikan pada para pemegang saham.

“Hasil ini mencakup pula keuntungan senilai A$ 181 juta yang didapat dari transformasi yang sedang berjalan, dan merupakan bagian dari target tahunan rata-rata sebesar A$ 400 juta,” kata Joyce.

Qantas terus berupaya menjaga momentumnya setelah berhasil mempertahankan konsistensi performa selama beberapa tahun terakhir. Beberapa strategi yang dilakukan antara lain menerima pesawat A320 baru untuk Jetstar, mendirikan akademi pelatihan pilot baru, dan berinvestasi lebih untuk meningkatkan kepuasan konsumen.

Anak usaha Qantas yang bermain di level low-budget semakin diperkuat. Jetstar telah memesan 99 pesawat A320 dan, mulai pertengahan 2020, akan mulai menerima 18 pesawat A321LR NEO baru dari pesanan tersebut.

Armada generasi terbaru dengan jarak tempuh yang lebih jauh ini dapat melayani rute-rute seperti dari Melbourne dan Sydney ke Bali, yang saat ini dilayani oleh 787-8 Dreamliner.

Kehadiran empat pesawat jenis NEO jarak-jauh yang pertama juga akan meningkatkan kapasitas Qantas di rute-rute tersebut, sehingga berpotensi meluangkan sebagian waktu terbang 787-8 untuk kemudian melayani rute-rute wisata seperti Vietnam, Tiongkok, Thailand, dan Hawaii.

Sebanyak 18 pesawat A321LR NEO tersebut rencananya akan diterima pada akhir 2022. Pesawat-pesawat tersebut akan menggantikan armada A320 lama Jetstar, yang sebelumnya digunakan pada sejumlah rute domestik dan internasional. Nantinya, masing-masing pesawat tersebut akan menghemat penggunaan bahan bakar hingga 15%. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Presiden Jokowi Tak Ingin Ketinggalan Euphoria Dilan 1990

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Soal nonton film nasional, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak pernah ketinggalan kereta. Apalagi film Indonesia itu menjadi euphoria, populer, ngehits dan menjadi perbincangan banyak orang. Orang nomor satu di Indonesia, rupanya ingin membuktikan sekaligus mendukung film nasional agar menjadi lebih maju, lebih banyak ditonton dan bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Ahad (25/02/2018) siang, kepala negara bersama putri, Kahiyang Ayu dan menantunya Boby Nasution meluangkan waktunya menonton film Dilan 1990 di bioskop XXI Senayan City.

Mengenakan kemeja putih lengan panjang dengan aksentuasi lengan yang dilipat sudah menjadi gaya khas dari mantan Gubernur DKI Jakarta. Juga mantan Walikota Solo memadukan kemeja putih dengan celana panjang hitam dan tak ketinggalan sepatu sneakers merah membuat tampilan lebih santai dan sporty.

Sontak kehadiran Presiden Jokowi membuat para pengunjung mall juga penonton di Senayan City tak ingin melewatkan kesempatan dengan berfoto bersama Presiden. Memang Presiden Jokowi selalu sukses mencuri perhatian publik Indonesia.

Sambil menunggu pintu teater dibuka, Jokowi duduk di sofa ruang tunggu XXI dengan santai. Warga di sekitar XXI tampak antusias mengabadikan dengan ponselnya. Bahkan ada yang ingin foto bersama. Namun, Paspampres yang mengawal tidak mengizinkan semua orang berfoto dengan Jokowi. Sekitar pukul 14.10, Jokowi masuk ke ruang teater.

Film Dilan 1990 memang merupakan film karya Fajar Bustomi yang diangkat dari novel Pidi Baiq yang hingga kini sudah tembus enam juta penonton lebih per 24 Februari 2018. Film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla itu ini memasuki sebulan dan penontonnya masih membludak.

Aksi Jokowi tersebut telah diketahui oleh Iqbaal dan sejumlah pemeran dan kru Dilan 1990. Aktor anggota CJR itu pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi. “Ini Terbaik. Terima kasih pak! Jokowi semoga bisa bertemu dan berbincang secepatnya,” kata Iqbaal melalui unggahan di akun Instagram miliknya.

Film Dilan 1990 yang mengambil lokasi shoting di Bandung, hingga kini menguasai perolehan penonton di Indonesia. Sejak dirilis pada 25 Januari lalu, Dilan 1990 masih belum menunjukkan akan berhenti mengumpulkan penonton.

Capaian 5,9 juta penonton tersebut sekaligus menjadikan Dilan 1990 menjadi film lokal dengan perolehan penonton tertinggi ke-2 sepanjang sejarah perfilman Indonesia sejak 2008. Peringkat pertama masih dipegang oleh Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 dengan 6,8 juta penonton. (NDHYK)