Popularitas Wisata Bali Berdampak Tak Menyenangkan bagi Wisatawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Nalendra Pradono selaku Executive Director MarkPlus Center For Tourism and Hospitality menilai tingginya popularitas wisata di Pulau Dewata ternyata membawa permasalahan sendiri. Ada beberapa aspek yang memberikan dampak yang kurang menyenangkan bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara terkait kehidupan masyarakat Bali.

Pertama, masalah harga. Di Bali setidaknya terdapat 130 ribu hotel dengan jumlah kamar mencapai 40 juta. Dan turis yang datang ke Bali baik domestik dan mancanegara hanya berkisar pada angka 13 jutaan turis setiap tahunnya. Tentunya, hal ini menyebabkan selisih yang besar antara supply dan demand di kawasan Bali. “Selisih yang besar ini pada akhirnya berujung pada perang harga,” ungkap Nalendra.

Seperti dilansir laman marketeers.com, Ahad (11/03/2018), terlebih setelah erupsi Gunung Agung pada akhir 2017, terdapat penurunan jumlah wisatawan ke Bali. “Beberapa hotel di kawasan Sunset Road di Bali, ada yang sampai menjual kamarnya Rp 200 ribu semalam. Bahkan ada beberapa hotel yang mengalihfungsikan kamar sebagai ruang kerja untuk disewakan ke beberapa orang,” lontarnya.

Kedua, selain masalah harga adalah komodifikasi budaya lokal. Untuk mengakomodasi selera wisatawan, tidak sedikit beberapa kesenian asli Bali diperbaharui dengan nuansa yang lebih modern. Bagi Nalendra hal ini sebenarnya bukan permasalahan besar asalkan kesakralan dari budaya dan seni tersebut tidak hilang.

Ketiga, Sudah tidak dipungkiri bahwa riuk pikuk pariwisata di Bali membawa permasalahan polusi. Tidak hanya sampah, polusi yang terjadi di Bali sudah sampai taraf kemacetan dan kebisingan. Bahkan polusi ini sudah merebak hingga kawasan terumbu karang. Belum lagi permasalahan konsumsi air secara berlebih.

“Konsumsi air satu turis di Bali setara dengan konsumsi air 100 orang di pedesaan. Padahal, Citra Bali saat ini adalah destinasi wisata yang sangat murah dan lingkungannya kurang terjaga,” sambungnya.

Keempat, permasalahan yang muncul adalah masalah politik dan ekonomi. Kebanyakan orang yang berkunjung ke Bali akan menetap di wilayah Kuta, Seminyak, Nusa Dua, Sanur, dan Ubud. Destinasi ini terletak di wilayah Bali Selatan.

“Tentunya, pembangunan infrastruktur dan ekonomi akan lebih banyak di kawasan selatan. Hal ini yang membuat ada kesenjangan di kawasan Bali Utara, yang memang destinasi pariwisatanya tidak seramai kawasan Bali Selatan,” paparnya serius. (NDHYK)

Mau Liburan? Facebook Persembahkan Trip Consideration

this formate

JAKARTA. bisniswisata.co.id: Saat merencanakan liburan, berbagai aktivitas mungkin akan muncul di kepala kita. Misalnya, berjalan di tepi pantai, mendaki gunung, melihat panorama, diving, snorkling, sailing, fising dan seterusnya. Namun, seringkali orang merencanakan liburan tanpa bayangan tempat wisata yang akan mereka tuju.

Jangan khawatir, Facebook memperkenalkan Trip Consideration (Inspirasi Wisata). Dengan cara ini diharapkan menjadi sebuah solusi baru yang bisa membantu bisnis perjalanan wisata menjangkau orang-orang yang punya rencana untuk berlibur, namun belum memutuskan tujuan perjalanan liburannya.

Facebook menyadari inspirasi tempat wisata atau perencanaan liburan sebenarnya mudah ditemukan di platformnya. Data menunjukkan 68% dari millennials di Amerika Serikat mendapat inspirasi perjalanan wisatanya dari Facebook. Juga, hal yang sama untuk Instagram yang mana 60% millennials mendapatkan inspirasi perjalanan wisatanya dari platform ini.

Dengan Trip Consideration, kini pelaku bisnis perjalanan wisata dapat menampilkan penawaran wisata dan tujuan wisata populer guna mendorong orang merencanakan dan melakukan pemesanan liburan berikutnya. Bayangkan seorang mahasiswa tertarik berlibur di pantai dengan mengunjungi beberapa laman pariwisata, namun belum memilih tujuan wisata tertentu. Nah, Pengiklan bisnis perjalanan kini bisa mengirimkan iklan penawaran penerbangan atau hotel untuk menginspirasi mahasiswa tersebut agar melakukan pemesanan.

Facebook, salah satu sumber trafik terbesar berupaya meningkatkan usaha tanpa mengurangi efektifitas kerja. Penambahan Trip Consideration ke dalam strategi akuisisi sekaligus menggunakannya untuk mengarahkan orang-orang yang memiliki keinginan untuk berlibur melalui saluran Facebook sambil terus memanfaatkan Dynamic Ads (Iklan Dinamis) untuk mendorong pengguna agar melakukan pemesanan.

“Kombinasi yang luar biasa dari solusi itu dapat meningkatkan rasio konversi sebesar 49%,” ujar Nick Schaulsohn, Director of Marketing, EF Ultimate Break, Dalam keterangan resminya, Sabtu (10/03/2018)

Facebook membuat Dynamic Ads (Iklan Dinamis) untuk perjalanan wisata guna membantu pelaku bisnis perjalanaan wisata menjangkau orang yang berminat melakukan perjalanan menggunakan iklan paling relevan. Sekarang, dengan Trip Consideration, pelaku bisnis perjalanan wisata dapat menjangkau orang sejak awal proses perencanaan perjalanan mereka.

Trip Consideration juga memudahkan pelaku bisnis perjalanan wisata untuk menyampaikan pesan yang tepat secara kreatif, karena mereka dapat memilih materi iklan yang ingin ditampilkan kepada orang-orang, tanpa melalui katalog.

Trip Consideration digunakan bersamaan dengan opsi penargetan, yang sudah ada sebelumnya, untuk membantu pengiklan menampilkan iklan ke orang yang tepat pada waktu yang tepat, dan dapat digunakan untuk mendorong tindakan melalui Facebook, Instagram, dan Audience Network. Brand sudah melihat hasil nyata dari Trip Consideration dalam hal memberi inspirasi kepada orang untuk mengambil tindakan.

Facebook lakukan uji coba Trip Consideration pertama kalinya untuk kampanye True York City. Ternyata betapa mudahnya penggunaan Trip Consideration ini dan terlebih lagi dengan hasilnya. Solusi baru ini memungkinkan menghadirkan penayangan video 61% lebih banyak dan klik tautan 58% lebih besar, dan ini semua tercapai dengan cost per click (CPC) yang 29% lebih efisien.

“Ini merupakan strategi terbaik kami sejauh ini di Facebook, dan kami berharap dapat menggunakan Trip Consideration untuk kampanye lain ke depannya,” ujar Jason Berman, Managing Director, Brand Marketing, NYC & Company. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Obati Kekecewaan, Tur Konser Rolling Stone Diperpanjang

this formate

LONDON, bisniswisata.co.id: Rolling Stones memenuhi janji untuk menambah jadwal tur konser mereka di Inggris. Hal ini dilakukan agar tidak mengecewakan penggermarnya di Inggris.

Seperti dilansir NME, Sabtu (10/03/2018) Mick Jagger dan kawan-kawan telah mengumumkan dua lokasi baru untuk tur 2018 di Inggris dan Irlandia. Ikon rock ini sebelumnya menggelar konser di London’s Hyde Park pada 2013 dan akan kembali ke Inggris dan Irlandia dengan memulai tur di Croke Park di Dublin pada 17 Mei mendatang.

Sementara, di Inggris, band rock legendaris ini tampil di London, Manchester, Edinburgh, Cardiff, dan mereka akan menyapa fans di Coventry dan Southampton. Hal tersebut seperti terlihat dalam jadwal tur terbaru mereka.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah ada kekecewaan dari sebagian penggemar mereka di Inggris pada tahun lalu. Saat itu, ribuan penggemar Rolling Stones berharap band kesayangan mereka bisa konser di lebih banyak kota di Inggris.

“Maaf bagi penggemar Inggris kami, tidak ada tanggal Inggris dalam perjalanan ini karena kurangnya tempat yang tersedia. Kami berharap bisa berada di sini pada 2018,” tulis pihak Rolling Stone tahun lalu.

Berikut ini jadwal baru tur Konser Rolling Stone 2018
17 Mei – DUBLIN Croke Park Stadium
22 Mei – LONDON Stadium Olympic Park
25 Mei – LONDON Stadium Olympic Park
29 Mei – SOUTHAMPTON St Mary’s Stadium*

2 Juni – COVENTRY Ricoh Stadium*
5 Juni – MANCHESTER Old Trafford Football Ground
9 Juni – EDINBURGH Murrayfield
15 Juni – CARDIFF Principality Stadium
18 Juni – LONDON Twickenham Stadium (NDHYK)

Desain Fashion Dua Siswa SMK NU Banat Kudus Juara di Jepang

this formate

KUDUS, bisniswisata.co.id: Pertama kalinya, karya siswa SMK menjuarai kompetisi bergengsi Sakura Collection Asia Students Awards 2018 di Jepang. Kompetisi desain busana bagi siswa bidang fashion design ini, digelar di Indonesia sejak tahun 2015. Dan secara bersamaan digelar di empat negara Asia lainnya: Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam merupakan rangkaian acara fashion Sakura Collection 2018.

Selain sebagai media untuk mengembangkan talenta muda dalam merancang busana bertema Jepang, kompetisi ini juga bertujuan mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang dalam bidang pendidikan dan budaya.

Lebih dari 300 peserta dari sekitar 20 sekolah fashion, 19 belas diantaranya Perguruan Yinggi jurusan Fashion Design ternama di Indonesia dan SMK NU Banat – satu-satunya peserta sekolah menengah kejuruan yang mengikuti kompetisi ini.

Dari sketsa yang terkirim dipilih 10 finalis untuk merealisasikan sketsa rancangan, kemudian ditampilkan pada Grand Prix Final Sakura Collection Asia Students Awards 2018 untuk dinilai juri akhir Januari 2018 di Discovery Kartika Plaza Hotel, Bali.

Nia Faradiska menampilkan koleksi bertema “Koinobori” menjadi juara pertama dan Farah Aurellia dengan koleksi bertema “Kyoto” terpilih juara kedua. Kedua pemenang merupakan siswi SMK NU Banat, yang mengukir prestasi sebagai siswi SMK pertama yang berhasil menjuarai kompetisi ini. Prestasi ini membuktikan kualitas siswa SMK tidak kalah dengan kualitas mahasiswa sekolah mode perguruan tinggi.

Sebagai juara pertama, selain mendapatkan uang tunai, trofi, dan sertifikat, Nia Faradiska memperoleh kesempatan melakukan perjalanan ke Jepang untuk magang di Bunka Fashion College (Bunka Gakuen), merupakan sekolah fashion terbaik ke-6 sedunia, pada 26 Februari sampai 4 Maret 2018.

Juga diberi kesempatan menampilkan hasil rancangannya yang terinspirasi dari bendera ikan Koi, yaitu ornamen perayaan Hari Anak Laki-laki di Jepang, yang diaplikasikan dalam bordir dan origami serta desain komposisi kontras dalam acara Sakura Collection 2018 di panggung Hosho Nohgakudo di Tokyo bersama para pemenang dari negara Asia lainnya.

“Kami diberi kesempatan mewakili Indonesia di Jepang untuk berpartisipasi pada acara Asia Sakura Collection 2018 dan intership di Bunka Fashion College, saya dapat banyak pengalaman untuk lebih mendalami bidang fashion, bagik dari segi fashion textile, design, fabric manipulation, dan lainnya. Saya berharap dapat lebih mengembangkan keahlian dan pengetahuan kemudian diaplikasikan di SMK NU Banat,” papar Nia Faradiska, siswi kelas XII dalam siaran persnya, Sabtu (10/03/2018),

Sementara Farah Aurellia, juara ketiga mendapatkan apresiasi berupa uang tunai, trofi, dan sertifikat. “Sebagai siswi SMK, mengikuti kompetisi ini jadi pengalaman sangat bermanfaat karena memberikan banyak pengetahuan baru. Ini merupakan suatu penghargaan tersendiri bagi saya atas kerja keras mempersiapkan rancangan untuk mengikuti kompetisi ini,” tutur Farah Aurellia, siswi kelas XI.

Prestasi dicapai kedua siswa SMK NU Banat membuktikan karya siswa SMK. tak kalah saing. SMK NU Banat terpilih sebagai sekolah rujukan nasional untuk SMK bidang Tata Busana di seluruh Indonesia. Sekolah yang berada di Kudus, Jawa Tengah ini merupakan salah satu dari 15 SMK yang dibina oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Untuk mendukung peningkatan mutu tenaga pendidik SMK bidang Tata Busana dan menunjang pertumbuhan industri fashion di tanah air yang membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal dan memiliki keahlian yang mengikuti perkembangan industri fashion yang dinamis, Bakti Pendidikan Djarum Foundation melakukan pembinaan terhadap SMK NU Banat.

Peningkatan mutu SMK bidang Tata Busana yang dilakukan mencakup tenaga pendidik, kurikulum, pola pendidikan, infrastruktur, serta pendampingan secara berkelanjutan. Antara lain melalui ProgramPendampingan berkonsep inkubasi bekerjasama dengan praktisi di industri mode, serta mendukung kelompok usaha bersama dari siswa maupun alumni SMK NU Banat dalam mendirikan brand modest wear Zelmira.

Bahkan, karya siswa-siswi dan alumni SMK NU Banat telah dipasarkan ke publik melalui pameran dagang dan fashion show taraf internasional, Centre Stage-Asia’s Fashion Spotlight 2016 di Hong Kong dan Hong Kong Fashion Week 2018.

Kiprah SMK NU Banat membuktikan bahwa slogan SMK Bisa! bukan hanya sekadar slogan. Karya siswa-siswi SMK pun dapat diperhitungkan dalam industri fashion nasional, bahkan internasional. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Sisterfields, Cafe Ikonik dari Seminyak Gebrak Ibukota

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sebut saja Sisterfields, para sosialita, wisatawan nusantara maupun mancanegara bahkan pecinta kuliner di Bali pasti tahu betul. Boutique cafe yang berlokasi di Seminyak, memang sudah populer bahkan menjadi pusat perhatian. Perhatian itu lantaran sajian makanannya sangat spesial.

All-day brunch yang kontemporer dengan beragam pilihan smoothies, jus, kopi artisan, dan kue bernuansa rustic. Juga bisa menikmati pilihan cocktail, wine dan minuman lainnya yang menggugah spirit. Ditambah lagi area indoor-outdoor yang didesain dengan indah, alami dan artistiks sehingga membuat suasana cafe ini, benar-benar santai, menyegarkan, penuh persahabatan dan kekeluargaan.

Berbagai esensi budaya brunch ala Australia yang merupakan café ikonik dari Seminyak kini menggebrak PIK Avenue Mall, Jakarta Utara. Cabang baru sekaligus pertama ini, mengusung konsep yang sama seperti yang ada di Bali. Malah area di Jakarta lebih besar sedikit dibandingkan di Bali.

Namun, aspek yang terpenting Menu Sisterfields Jakarta dikoreografikan secara matang oleh Creative Culinary Director, Chef Jethro Vincent, yang menyajikan menu-menu paling favorit di Bali dengan penambahan beberapa menu baru khusus untuk Jakarta seperti nasi goreng, Ramen yang selama ini menjadi favorite bagi pecinta kuliner di Jakarta.

Di Sisterfields Bali, menu Acai Berry Bowl, Smashed Avocado, dan Sisterfields Dirty Burger merupakan signature dishes Sisterfields Bali. Dan jangan khawatir ketiga menu andalan itu juga tetap hadir di dalam menu Jakarta dengan tambahan beberapa menu klasik dengan sentuhan khas Sisterfields untuk memuaskan penikmat kuliner di Jakarta.

Memang Sisterfields tetap komitmen untuk menyajikan produk terbaik, ditambah lagi bahan-bahan berkualitas terbaik yang diolah dari dasar, termasuk semua saus, susu dari kacang-kacangan, es krim dan selai yang selalu dipertahankan.

“Makanan yang kami sajikan merupakan paduan antara cita rasa khas Australia dengan produk lokal yang mengutamakan kualitas premium, baik dari bahan baku dan cara pengolahannya,” jelas Chef Jethro disela-sela acara solf opening Sisterfields PIK Avenue Mall, Jakarta Utara, Jumat (09/03/2018) malam. Dan Sabtu (10/03/2018) dibuka untuk umum.

Chef Jethro mengakui hubungannya dengan supplier, nilai-nilai yang ditanamkan dalam keluarga serta kekuatan budaya dalam tim merupakan aspek terpenting dan tercermin di setiap makanan yang disajikan.

Selain menu brunch, setiap pilihan menu yang ada memiliki daya tarik tradisional dengan ciri khas Sisterfields, antara lain Lamb Shoulder & Pearl Barley Salad, Sticky Nam Jim Pork Belly dengan vermicelli salad khas Asia Tenggara, Chipotle Chickens Taco yang lezat dan menu baru Sisterfields, Chilli Prawn & XO Fried Rice.

Untuk melengkapi makanan yang disajikan, Sisterfields menawarkan menu minuman yang beragam, termasuk pilihan cocktail yang diciptakan khusus oleh bartender pemenang penghargaan di Indonesia, Arey Barker (Head Mixologist Bikini dan 8 Degree Projects group). Tersedia juga pilihan wine, bir premium, dan mocktail yang dipilih secara selektif.

CEO Normi, Imron Jaya Kusuma menambahkan Sisterfields di Jakarta memiliki desain yang matang, agar setiap tamu menyantap setiap hidangan dengan atmosfer khas Sisterfields. Venue di Jakarta ini, merupakan buah desain dari duo kolaborasi antara studio desain interior Travis Walton Architects (TWA).

TWA ini pemenang penghargaan interior desain Australia dan studio branding 21-19, yang menciptakan atmosfer indoor-outdoor yang merupakan evolusi dari venue di Bali, menciptakan atmosfer indoor-outdoor yang merupakan evolusi yang segar dan menyenangkan dari venue di Bali, lontar Imron.

Dilanjutkan, Sisterfields Jakarta akan membawa pengalaman kuliner yang superior dengan menawarkan suasana taman yang modern di siang hari namun malam hari akan bertransformasi menjadi bar yang elegan. “Kami juga menampilkan high-bar dengan bartender sebagai pusat dari area bar, tempat duduk komunal untuk grup lebih besar atau tempat duduk sofa untuk low key dinner, menjadikan Sisterfields sebagai venue yang tepat untuk semua suasana,” paparnya santai.

Sentuhan akhir interior meliputi pintu dengan rangka baja industrial, marmer dan kayu alami, ditambah dengan detail kuningan dan aksen warna yang cerah dari balok baja yang dicat dengan warna khas Sisterfields, lantai teraso yang dirancang khusus dan furniture dengan balutan kulit asli yang mewah, tambah Imron, pecinta kuliner dan memiliki beberapa resto di Jakarta dan Singapura.

Untuk Sisterfields Jakarta, 8 Degree Projects bekerja sama dengan partner bisnis lokal Normi Group, sebuah perusahaan lifestyle yang sudah memiliki beberapa brand ternama dari bidang Food and Beverage hingga Fashion. Sejak awal berdirinya, NORMI mengandeng beberapa brand internasional terkemuka seperti Hurricanes Grill, Tobys Estate Coffee Roasters dan DC Comics Superheroes (Warner Bros) yang memperluas bisnisnya ke lokasi-lokasi strategis seluruh Indonesia.

Sementara Pria di balik Sisterfields Adam McAsey (32), entrepreneur asal Melbourne, Australia ini adalah seorang visionari dan pendiri 8 Degree Projects. Dia telah menjadikan Bali sebagai rumahnya selama 5 tahun terakhir. “Sejak pembukaan Sisterfields Bali 4 tahun lalu, kami selalu mengetahui brand ini akan dapat berkembang ke lokasi lainnya, dan kami tidak sabar untuk mengundang Anda semua ke rumah baru kami di Jakarta,” kata McAsey,

Dilanjutkan dibukanya cabang Jakarta, merupakan progres yang alami dan mengetahui bahwa masyarakat Jakarta adalah pecinta kuliner, sama seperti kami di Melbourne. “Kami sedikit menyesuaikan menu kami dengan menu yang tepat untuk pasar Jakarta dan menawarkan apa yang kami tawarkan di Bali, khusus untuk Jakarta.” ungkapnya.

Konsumen Jakarta akan mendapatkan pengalaman yang sama dengan Sisterfields Bali, di kota mereka sendiri. Bahan dasar berkualitas, menu yang lezat dan tingkat pelayanan yang tinggi, membawa para konsumen ke Bali untuk sementara, tetapi lebih dekat dengan rumah mereka sendiri. Tertarik mencobanya? (NDHYK)

Garuda Terbangi Jakarta-Sorong Dorong Wisata Papua Barat

this formate

SORONG, bisniswisata.co.id: Pembukaan rute penerbangan langsung Jakarta-Sorong (PP) yang direalisasikan Garuda Indonesia dinilai menjadi langkah besar dalam memajukan sektor pariwisata di Papua Barat.

Wali Kota Sorong Lambert Jimau mengatakan akses wisatawan yang hendak berkunjung ke Sorong untuk selanjutnya ke destinasi sekitar, menjadi lebih luas sehingga membuat kuantitas kunjungan lebih meningkat.

“Wisatawan lebih mudah untuk menikmati keindahan Papua Barat, yang mana Sorong menjadi titik menuju destinasi utama, Raja Ampat tentu saja,” katanya dalam inaugurasi penerbangan Jakarta-Sorong, Sabtu (10/3/2018).

Di sisi lain, Lambert berupaya untuk mendorong Kementerian Perhubungan agar meningkatkan kapasitas Bandara Sorong sehingga ekspansi layanan Garuda Indonesia bisa lebih optimal.

Dia menjelaskan, kapasitas landasan pacu maupun apron Bandara Sorong diakui Majah relatif kecil untuk melayani pesawat Boeing 737 series jika secara penuh dari sisi tingkat keterisian. Sebagai informasi, Garuda Indonesia membuka penerbangan Jakarta-Sorong (PP) secara efektif mulai 10 Maret 2018 dengan pesawat Boeing 737-800 NG berkapasitas 162 kursi.

Rute pnerbangan Jakarta – Sorong pergi pulang (PP) tersebut melengkapi rute penerbangan Makassar – Sorong, Manado – Sorong dan Ambon – Sorong yang sebelumnya telah dilayani, sambungnya seperti dilansir laman Bisnis.com

Penerbangan dari Jakarta menuju Sorong tersebut akan dilayani dengan menggunakan nomor penerbangan GA 682 yang akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng pada pukul 00.20 WIB, dan akan tiba di Bandara Domine Eduard Osok Sorong pada pukul 06.35 WIT.

Untuk penerbangan sebaliknya dari Sorong menuju Jakarta akan dilayani dengan menggunakan GA 683 yang akan berangkat pada pukul 07.25 WIT, dan akan tiba di Jakarta pada pukul 08.55 WIB. “Terimakasih untuk Garuda, dan jika memungkinkan frekuensi penerbangan [Jakarta-Sorong] bisa ditambah,” ujarnya. (BC)

Owner Taman Wisata Matahari Ditemukan Tewas di Sungai Ciliwung

this formate

BOGOR, bisniswisata.co.id: Dunia Taman Rekreasi Indonesia berduka. Owner Taman Wisata Matahari (TWM), Hari Darmawan (77), ditemukan tewas di Sungai Ciliwung Bogor Jawa Narat, pada Sabtu (10/3). Sebelum meninggal dunia, pendiri Matahari Mall ini dilaporkan hilang.

Kapolres Bogor AKBP Andi Mochammad Dicky menjelaskan pada Jumat (9/3) malam pukul 21.30 WIB, Hari Darmawan mengatakan kepada karyawannya ingin mengunjungi vila yang berada di dekat sungai kawasan Taman Wisata Matahari, Puncak, Bogor.

“Karyawannya sempat mengantar Hari Darmawan ke sana, lalu meminta izin mengambil air minum. Ketika kembali, sang karyawan tak menemukannya lagi,” jelas Kapolres Bogor, Sabtu (10/03/2018)

Pihak Taman Wisata Matahari lalu menghubungi Kepolisian Bogor untuk melakukan pencarian. Sabtu Pagi, bersama Tim SAR mereka kembali mendatangi lokasi sekaligus menyusuri aliran Sungai Ciliwung yang melintas di kawasan taman.

Jenazah Hari Darmawan ditemukan warga sekitar pada pukul 06.30 WIB, dalam kondisi telungkup dan tersangkut batu sejauh 100 meter dari lokasi hilangnya korban, tak jauh dari wisma Loka Wiratma, Jalan Hankam, Desa Leuwimalang, Cisarua, Kabupaten Bogor.

Jenazah diamankan dan dibawa ke RSUD Ciawi untuk keperluan visum. Selanjutnya jenazah Hari Darmawan disemayamkan di kediamannnya di Desa Cilember, Kecamatan Cisarua.

Hingga kini belum diketahui secara pasti apa penyebabnya, berdasarkan keterangan warga sekitar, Hari terakhir Hari berada di vila pribadinya di Jalan Hankam, Cisarua seorang diri. Dan tak menunjukkan rasa kecurigaan.

Dikuti dari berbagai sumber Nama Matahari Departement Store dikenal sebagai salah satu perusahaan ritel dengan jaringan yang tersebar di seluruh tanah. Saat ini Matahari Department Store berada dibawah naungan Lippo Group milik James Riady. Namun sebelum diakuisisi oleh Lippo Group, Matahari Department Store dimiliki oleh Hari Darmawan.

Hari Darmawan lahir 27 Mei 1940 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Hari Darmawan tumbuh di tengah keluarga besar. Ayahnya bernama Tan A Siong yang dikenal sebagai pengusaha keturunan Tionghoa di Makassar yang banyak berkecimpung dalam usaha produk pertanian. Saat Hari Darmawan berusia lima tahun, ia sudah melihat usaha keluarganya bangkrut.

Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas, dia merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan. Dia bertemu dan menikahi putri dari pemilik Mickey Mouse, sebuah toko serba ada berukuran kecil di Pasar Baru, yang pada saat itu merupakan sebuah distrik perbelanjaan terkenal di Jakarta. Ayah mertua Hari Darmawan kemudian menjual toko serba ada tersebut kepadanya. Di bawah pengelolaannya, toko berkembang pesat.

Pada tahun 1968, dia membeli toko serba ada terbesar di Pasar Baru waktu itu yang bernama “Toko De Zon” (dari bahasa Belanda yang berarti The Sun atau Matahari dalam bahasa Indonesia). Hari pun mengganti namanya menjadi Matahari dan gerai pertama dibuka pada tanggal 24 Oktober 1958 yang menempati gedung dua lantai seluas 150 meter persegi di Pasar Baru, Jakarta.

Tahun 1980-an, Matahari membuka cabang-cabangnya di hampir semua kota besar di Indonesia dan toko tersebut terkenal sebagai toko jaringan ritel terbesar di Indonesia. Pengusaha itu pun pernah terpilih sebagai Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo). Semasa krisis moneter tahun 1997, bisnis Darmawan terkena dampaknya dan menanggung kerugian besar. Akhirnya, bisnisnya dibeli oleh Lippo Group. Dia sendiri kemudian mendirikan perusahaan baru bernama “Pasar Swalayan Hari-Hari”. (BBS)

Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Jepang Naik 5 Kali Lipat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Tahun 2017 tercatat sebagai jumlah kunjungan tertinggi wisatawan Indonesia ke Jepang. Total mencapai 350.000 wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang. Jumlah ini melonjak dibanding tahun 2016 sebanyak 270 turis Indonesia. Ditargetkan tahun 2018 kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang bisa mencapai 400.000 orang Indonesia.

“Memang, kunjungan wisatawan Indonesia ke Jepang trendnya naik terus. Dalam tempo 10 tahun terakhir sudah ada kenaikan lima kali lipat. Ini sungguh luar biasa, dan kami terus mendorong agar wisatawan Indonesia tetap berwisata ke Jepang,” papar Yuuta Muroyama, Demand Creation & Marketing Department of Tokyo Metro di Jakarta saat memperkenalkan spot TokyoGenicTravel dengan “Tokyo Subway Ticket”, Jumat kemarin.

Dijelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa jumlah wisatawan Indonesia ke Jepang terus melejit. Karena pariwisata Jepang terus melakukan inovasi, berbagai obyek wisata dengan spot-spot baru yang bisa menjadi daya tarik wisatawan. Sehingga wisatawan tidak bosan, jadi perlu spot baru yang memikat wisatawan datang kembali ke Jepang.

Seperti saat ini, Tokyo Metro memperkenalkan spot TokyoGenicTravel, yang dapat dijelajahi dengan Tokyo Metro menggunakan tiket kereta sepuasnya yang menguntungkan, “Tokyo Subway Ticket”. “Nah, Spot TokyoGenicTravel adalah istilah umum untuk spot terbaru yang berkaitan dengan tempat, makanan, fesyen, dan oleh-oleh yang fotogenik untuk diunduh di media sosial,” jelas Yuuta Muroyama.

Tokyo Metro Co.,Ltd. merupakan perusahaan operator kereta bawah tanah terkemuka yang memiliki 9 rute strategis di Tokyo, Jepang. Tokyo Metro menghubungkan semua daerah di Tokyo, daerah yang sangat terkenal di kalangan wisatawan Indonesia maupun kalangan wisatawan asing, seperti Ginza, Shibuya, Harajuku, Shinjuku, Asakusa, Ueno, dan lainnya.

“Kali ini, bukan hanya penjelasan mengenai keistimewaan dan kepraktisan Tokyo Metro saja, tetapi kami juga memperkenalkan tiket naik kereta sepuasnya yang menguntungkan bagi wisatawan asing, tempat-tempat fotogenik di Tokyo yang dapat dikunjungi dengan Tokyo Metro, dan tempat-tempat yang sedang menjadi perbincangan. Kami menamai tempat-tempat ini spot TokyoGenicTravel”, ujar Muroyama.

Dilanjutkan, okyo Metro juga akan berpartisipasi pada acara Japan Travel Fair 2018 yang diadakan di Mall Kota Kasablanka mulai dari 9 Maret 2018. “Kami sangat senang apabila melalui kesempatan ini banyak orang yang tertarik dengan Tokyo dan bisa datang ke booth kami,’ paparnya.

Hinanchu, leader dari Silent Siren terkait spot TokyoGenicTravel yang dapat dijelajahi dengan Tokyo Metro menilai dengan menggunakan Tokyo Metro yang memiliki jalur kereta yang menghubungkan semua daerah di Tokyo, kita bisa mengunjungi tempat-tempat TokyoGenicTravel dengan efisien.

Tokyo Metro tidak hanya mencakup tempat yang tampak bagus di foto, tetapi juga area tempat makanan, fesyen yang trendi dan juga toko yang menjual oleh-oleh yang sedang popular. Sekarang mungkin anda bingung dengan jalur yang rumit.

“Jangan perlu cemas! Dengan memakai aplikasi resmi Tokyo Metro, kita dapat dengan mudah mencari informasi mulai dari waktu kedatangan dan keberangkatan, lama perjalanan termasuk stasiun pemberhentian untuk sampai ke tempat tujuan,” lontar Hinanchu sambil menambahkan aplikasi ini dapat digunakan tanpa jaringan internet apabila Anda sudah mengunduhya di handphone.

Haruka Nakagawa, Duta Persahabatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia mengakui di Tokyo ada banyak sekali tempat, memang ada perasaan cemas bisa keliling Tokyo untuk mengunjungi semua tempat dalam satu hari apa bisa mencukupi.

“Ternyata Tokyo Metro punya Tokyo Subway Ticket bisa digunakan untuk naik kereta sepuasnya selama beberapa hari dengan pilihan 24 jam, 48 jam, 72 jam. Tiket ini juga dijual di Bandara Haneda, Bandara Narita dan ada diskon khusus untuk wisatawan asing. Kalau ada tiket ini, kita bisa berwisata di Tokyo tanpa terburu-buru!,” tandasnya. (NDHYK)

Pulau Doom, Obyek Wisata Nostalgia Sejarah Terancam Musnah

this formate

SORONG, bisniswisata.co.id: Pulau Doom, Sorong Papua Barat jadi saksi bisu masuknya Belanda sebelum menguasai Papua. Bangunan tata kotanya nampak bernuansa Negeri Kincir Angin. Rumah-rumah tua peninggalan Belanda masih berdiri, meski tak sempurna karena dimakan usia. Karenanya pelestarian, pengecatan kembali dan pemeliharaan sangat dibutuhkan. Jika tidak, jejak kolonial dan menjadi bukti sejarah terancam musnah.

Tercatat, Belanda menduduki pulau ini sejak tahun 1800-an. Sekitar tahun 1935 Pulau Doom dijadikan sebagai ibukota pusat pemerintahan Sorong yang disebut Onderafdeling. Pada masa itu, Sorong sama sekali belum berbentuk kota, pusat kegiatan sepenuhnya berada di Pulau Doom. Bangunan peninggalan kolonial Belanda yang masih tersisa, adalah Gedung Kesenangan.

Gedung ini menjadu tempat serdadu Belanda melepas lelah dengan berenang, main tennis, bahkan berdansa dan berpesta pora. Selain peninggalan bangunan, juga ada infrastruktur. Sebelum kota-kota lainnya di Papua mendapat aliran listrik, Pulau Doom sudah punya satu pembangkit listrk tenaga diesel. Penerangan dialirkan ke pelabuhan dan pemukiman penduduk hingga saat ini.

Malam hari, Pulau Doom terlihat terang benerang lantaran lampu-lampu di rumah penduduk semuanya menyala. Dilihat dari Kota Sorong, kerlip lampu itu sangat cantik, terlihat seperti taburan bintang di langit. Itu sebabnya, pulau ini sohor dengan gelarnya, Pulau Bintang.

Panorama paling indah di pulau itu bisa disaksikan dari puncak bukit tepatnya di Gereja Jemaat Bethel Doom. Di tepi bukit terdapat tebing dengan tinggi sekitar 30 meter. Juga latar belakang pemandangan laut lepas dengan beberapa pulau seperti Pulau Raam, Soop, dan Dofior menjadikan sisi tebing sebagai lokasi favorit wisatawan mengabadikan untuk selfie.

Ternyata bukan hanya Belanda, Jepang pun pernah merasakan tinggal di pulau ini. Pada masa perang dunia ke dua, Jepang menjadikan Pulau Doom sebagai basis pertahanan mereka di wilayah perairan Hollandia. Tentara Jepang banyak membuat gua-gua yang saling terhubung dengan banyak bunker-bunker pertahanan ala strategi perang Jepang kala itu.

Tidak aneh bila saat ini kita akan menemukan banyak sekali gua-gua peninggalan Jepang tersebar luas di wilayah daratan Pulau Doom. Seperti gua di belakang Gereja Bethel. Sekilas, seperti gundukan tanah biasa yang berlubang. Di atasnya ditumbuhi pepohonan. Namun dibalik itu sebuah lorong bawah tanah buatan tentara Jepang. Konon, lorong itu menghubungkan titik bunker pertahanan tentara Jepang masa Perang Dunia II yang terhubung langsung ke pelabuhan.

Nilai sejarah Pulau Doom sangat luar biasa dan menjadi obyek wisata nostalgia yang menarik, jika dikemas dengan baik. Dipromosikan secara kontinyu. Ditangani secara profesional, termasuk memberikan informasi secara lengkap tentang peninggalan bangunan itu sehingga
memudahkan wisatawan untuk memahaminya.

Juga, dibutuhkan perawatan bangunan, Mengingat tak terlihat upaya untuk menata sekaligus melestarikan bangunan bersejarah itu. Yang lebih bikin miris, warga bahkan pemerintah setempat juga tak merawatnya, tidak ada kepedulian.

Menuju Pulau Doom bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 10 menit dengan menumpang perahu mesin dari daratan besar Kota Sorong. Tempat perahu dari dan ke pulau tersebut disebut Halte Doom, tetapi bukan tempat menunggu bus, melainkan sebuah dermaga kecil.

Pulau Doom dapat dikatakan Pulau bebas polusi karena tidak banyak kendaraan bermotor. Kendaraan utama pulau tersebut adalah becak. Bagi wisatawan yang mengunjungi pulau Doom setiba di dermaga puluhan becak telah siap untuk mengantar keliling pulau bersejarah itu.

Becak banyak berlalu-lalang di pulau ini. Hebatnya, becak hanya ada di pulau ini saja dan tidak menyebar hingga ke kota Sorong. Menurut salah seorang tukang becak, keberadaan becak ini dibawa oleh beberapa transmigran yang dahulu memutuskan untuk tinggal di Pulau Doom.

Kondisi ini akhirnya berkembang dan menjadikan becak sebagai salah satu alat transportasi utama di pulau indah ini. Selain becak, juga terdapat motor dan sepeda sebagai alat transportasi. Sedangkan untuk menghubungkan Doom dengan Sorong masyarakat umumnya mengandalkan kapal motor atau kapal nelayan.

Hingga saat ini keberadaan Pulau Doom masih dikenal luas. Bahkan, bagi sebagian veteran tentara Belanda yang pernah bertugas di Pulau ini, Doom akan selalu menarik untuk dikunjungi. Banyak sekali wisatawan asing khususnya warga Belanda dan Jepang yang secara tersendiri datang ke Pulau Doom hanya untuk mengenang masa lalu dan berkeliling mengingat nostalgia keberadaan mereka di tempat ini. (BBS)

Presiden Jokowi: Musik Jangan Sekadar Dinikmati

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Memperingati Hari Musik Nasional pada 9 Maret, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun Twitter menyampaikan ucapan Selamat Hari Musik Nasional. Juga mengunggah sebuah video di akun instagram resminya, Jumat (9/3).

Dalam akun Twitter, Presiden Jokowi menyampaikan rentang musik Nasional dari Sabang-Merauke mencerminkan rasa toleransi, kerukunan, dan keharmonisan. Juga menyampaikan dalam video yang diunggah di akun twitter-nya bahwa musik bukan sekadar untuk dinikmati, namun haruslah dijaga keberadaannya.

“Musik kita jaga keberadaannya. Semoga eksistensi musik nasional lebih diakui keberadaannya secara global. Hidup tanpa musik terasa hambar,” tutur Presiden Jokowi sebagaimana dikutip dalam akun Twitter-nya.

Bagian akhir video, Presiden menyampaikan ucapan agar para insan musik Indonesia mampu menciptakan ekosistem musik nasional yang menghilangkan segala hambatan karya cipta pemusik.

“Semoga dengan diadakan Konferensi Musik Nasional, para insan musik Indonesia dapat membentuk ekosistem musik nasional yang akan menghilangkan segala hambatan karya cipta pemusik nasional dan lebih diakuinya eksistensi musik Indonesia. Selamat Hari Musik Nasional dan Selamat Berkonferensi,” pungkas Presiden di akhir video yang dikirimkan lewat akun Twitter pribadinya.

Sementera dalam babak awal video itu, Jokowi terlihat mendengarkan sebuah lagu milik band Slank berjudul “Kamu Harus Pulang” melalui earphone, yang dipasangkan ke telepon genggam. Sambil duduk saat dengarkan lagu, kepala negara tampak menggerakkan tangan dan kakinya yang mencerminkan menikmati lagu Slank.

Jokowi mengatakan pada tahun ini untuk pertama kalinya Hari Musik Nasional diperingati dengan digelar lewat Konferensi Musik Indonesia (KAMI) di Ambon, Maluku. Selain itu, dalam caption video di Instagram tersebut, Jokowi mengatakan kehidupan tak bisa lepas dari musik dan hidup akan terasa hambar apabila tak mendengarkan musik. “Hidup kita selalu bersama musik, tanpa musik terasa hambar. Selamat Hari Musik Nasional, 9 Maret 2018,” bunyi caption video tersebut di Instagram Jokowi

Jokowi menilai rentang musik nasional dari Sabang sampai Merauke mencerminkan rasa toleransi, kerukunan dan keharmonisan. Dihimbau kepada masyarakat untuk menjaganya. “Semoga eksistensi musik nasional lebih diakui keberadaannya secara global. Ayo dukung musik nasional.” sambungnya. (NDHYK)