Avengers: Infinity War, Pecahkan Rekor Penjualan

this formate

HOLLYWOOD, bisniswisata.co.id: Film Avengers: Infinity War hanya membutuhkan waktu 6 jam untuk memecahkan rekor penjualan tiket presale film superhero terbanyak di Amerika Serikat. Penonton antusias menyaksikannya, setelah publikasi di media sosial yang tergerak pencinta film superhero untuk menyaksikan lebih awal

Mengutip Variety dan Hollywood Reporter, Ahad (18/03/2018) tiket Avengers: Infinity War, yang dilego di situs penjualan tiket Fandango, telah mengalahkan Batman V Superman: Dawn of Justice dan Black Panther, yang sebelumnya memegang rekor tersebut.

Fandango juga melakukan survei kepada 1.000 pembeli tiket Avengers: Infinity War. Hasilnya, 97 persen responden mengatakan tak sabar melihat para superhero berkumpul dalam satu film. Sebanyak 94 persen responden mengaku antusias untuk melihat Guardians bertemu dengan Avengers.

Avengers: Infinity War akan mempertemukan para anggota Avengers sebelumnya, seperti Robert Downey Jr, Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlet Johansson, serta para superhero pendatang baru, seperti Tom Holland, Benedict Cumberbatch, dan Chadwick Boseman.

Selain itu, The Guardians of Galaxy, yang dipimpin Chris Pratt, akan ambil bagian dalam melawan Thanos, tokoh antagonis utama yang diperankan Josh Brolin.

Rilis film Avengers: Infinity War di Amerika Serikat dipercepat seminggu dari jadwal rilis semula menjadi 27 April 2018. Film ini disutradarai Anthony dan Joe Russo, yang sebelumnya menyutradarai Captain America: The Winter Soldier dan Captain America: Civil War.

Beberapa superhero Marvel tampil berbeda dari biasanya jika melihat segi dandanan dan kostum. Perbedaan gaya mereka tentu berhubungan dengan jalan cerita Avengers: Infinity War.

Siapa saja superhero yang tampil berbeda dalam trailer Avengers: Infinity War?

1. Captain America
Transformasi mencengangkan datang dari Captain America (Chris Evans). Penampilannya tidak lagi rapi dan bersih. Captain America muncul dengan rambut panjang dan brewok lebat dalam trailer Avengers: Infinity War. Beberapa netizen juga melihat jika tanda bintang hilang dari seragam Captain America.

2. Black Widow
Sama seperti Captain America, Black Widow (Scarlett Johansson) ikut mengubah rambutnya. Warna rambut merah berganti menjadi blonde. Rambut Black Widow juga lebih pendek serta lurus. Menariknya, penampilan baru Black Widow justru menyerupai gaya sehari-hari Scarlett Johansson.

3. Spider-Man
Spider-Man mengalami transformasi kostum cukup signifikan. Kostum terbaru Spider-Man merupakan pemberian dari Iron Man seperti terungkap lewat film Homecoming yang tayang Juni kemarin. Kostumnya berbahan besi sehingga terlihat lebih kokoh. Kostum terbaru Spider-Man juga mengeluarkan cahaya pada bagian mata serta tubuhnya.

4. Thor
Penampilan Thor dalam Avengers: Infinity War sempat mengundang tanda tanya netizen. Mereka ingin tahu apakah insiden di film Ragnarok yang tayang Oktober lalu berpengaruh terhadap penampilannya. Dugaan mereka tepat karena Thor tampil dengan penutup mata pada akhir trailer.

5. Groot
Kasus Groot sama seperti Thor. Penampilannya dalam Avengers: Infinity War mengikuti kejadian dalam film Guardians of the Galaxy 2 yang tayang akhir April. Groot kini sudah tumbuh menjadi seorang remaja. (HR)

Waspada, Longsor di Jalur Wisata Menuju Laut Pasir Bromo

this formate

PROBOLINGGO, bisniswisata.co.id: Saat umat Hindu Tengger merayakan Hari Raya Nyepi, dikejutkan dengan suara tanah longsor. Akibatnya jalur wisata Gunung Bromo tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor. Longsor terjadi di jalur menuju lautan pasir Bromo di Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Ahad (18/3/2018).

Kasi Tengger Laut Pasir Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Subur mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Tebing longsor berada sesudah pintu masuk atau tiket Cemorolawang. Material longsor cukup tebal sehingga kendaraan bermotor, baik jip dan sepeda motor tak bisa melintas.

“Kejadiannya dini hari tadi, posisinya dibawah punden. Ketinggian tebing yang longsor sekitar 80 meter, lebar 25 meter dengan tingkat kumbinasi sekitar 2.000 kubik,” kata Subur saat ditemui di lokasi.

Sebelum longsor, tambah Subur, di kawasan tersebut tidak terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Bahkan sejumlah wisatawan sudah berada di lautan pasir, begitu jalur wisata Bromo dibuka dua jam sebelumnya.

Longsor yang melanda jalur menuju laut pasir bromo, membuat akses sedikit tersendat. Namun demikian, pengunjung masih bisa menikmati keindahan gunung eksotis di pulau jawa itu dengan melalui jalur alternatif.

Jalur alternatif yang disediakan merupakan jalan setapak yang biasa dilalui oleh masyarakat setempat. Lebarnyanya hanya satu meter saja. Namun masih bisa dilewati oleh kuda, dan pejalan kaki.

Pengunjung terpaksa memilih jalur alternatif karena beralasan sudah terlanjur sampai di cemoro lawang, Kecamatan Sukapura Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. “Tadi di atas sudah diperingatkan oleh petugas ada longsor. Serta diberitahu, ada jalur alternatif. Karena sampai di sini, yasudah lewat sini saja,” kata Firman, salah satu wisatawan.

Hal serupa, juga dikatakan oleh Mirtha, wisatawan asal Mojokerto. Perempuan berhijab itu tak mau kehilangan momen menikmati keindahan Bromo hanya karena longsor. “Meski Longsor, saya tetap ke luatan pasir Bromo. Itu ada jalur alternatif meskipun sempit, tidak apa-apa terlanjur sampai ke sini. Masa mau balik,” ujar Mirtha. (CNN)

Oktober, Pelabuhan Gili Trawangan Beroperasi

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membangun Pelabuhan Gili Trawangan. Pembangunan ini, untuk menjaga konektivitas, memudahkan transportasi, memfasilitasi wisatawan yang akan berkunjung sekaligus memajukan pariwisata Lombok

“Kami upayakan untuk membangun Pelabuhan di Gili Trawangan paling tidak dengan panjang 100 meter dan trestle 100 meter. Kita harapkan Oktober pelabuhan ini sudah jadi beroperasi,” jelas Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (18/3/2018).

Selain untuk mendukung pariwisata di Lombok, pembangunan Pelabuhan Gili Trawangan ini juga akan menjadi konektivitas Lombok dan Bali karena pada bulan Oktober akan digelar pertemuan tahunan IMF-World Bank

Menurut Budi Karya, setiap harinya wisatawan yang datang mencapai 1.500 orang dan kapal yang datang dari Bali ke Gili mencapai 60 kapal. Gili Trawangan merupakan satu destinasi yang diunggulkan dan secara konsisten mendatangkan wisatawan bahkan bisa mencapai 3.000 orang per hari.

“Nantinya jika ada Pelabuhan Gili Trawangan, kapal-kapal bisa langsung kesini dan bersandar disini. Kalau sekarang kan sandarnya hanya di Dermaga Pemenang,” terang Budi Karya Sumadi.

Dilanjutkan, Pelabuhan Gili Trawangan semakin menarik minat wisatawan untuk datang ke tiga Gili tersebut. “Kita harapkan ini dapat meningkatkan minat wisatawan untuk datang ke sini karena saya lihat ada beberapa hotel yang bagus. Jadi kalau pelabuhannya bagus, kapalnya bagus pasti akan memberikan pelayanan yang baik.” ujar Budi Karya.

Selain membangun Pelabuhan Gili Trawangan, Kementerian perhubungan juga berencana menambah kapal untuk Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indonesia (KPLP) di Pelabuhan Bangsal Pemenang. “Kita akan upayakan ada penambahan kapaln untuk KPLP disini,” tutur Budi Karya.

Penambahan kapal tersebut akan digunakan untuk mengamankan pelayaran dan penjagaan sarana serta prasarana laut dan pantai. “Kapal KPLP ini untuk memastikan keamanan di wilayah perairan disini (Pelabuhan Pemenang),” kata Budi Karya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Dipacu, Kunjungan Wisatawan Jerman ke Bali

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2017, Kunjungan wisatawan Jerman ke Bali, mengalami kenaikan 15,11%. Kenaikan ini terus dipacu pada tahun 2018 agar lebih banyak lagi turis Jerman ke Pulau Dewata. Mengingat potensinya masih sangat besar, apalagi wisatawan asal Jerman yang datang ke Bali menduduki peringkat ke-8 setelah China, Australia, India, Jepang, Inggris, AS, dan Prancis.

Tahun 2017, jumlah kunjungan wisatawan Jerman tercatat sebanyak 177.184 orang atau meningkat 15,11% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 153.925 orang. “Pada 2018, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Jerman ditargetkan mencapai 230.340 orang atau naik sekitar 30%. Kami sangat optimistis,” papar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung Made Badra di Denpasar, Ahad (18/3/2018).

Menurut Badra, seperti dilansir laman Bisnis.com, keyakinan itu didasari atas sambutan para buyer saat tim promosi pariwisata Badung melakukan misi penjualan ke Jerman pada pekan lalu. Dua kota yakni Berlin dan Munich menjadi pilihan untuk dijadikan tempat promosi.

Dia menerangkan kedua lokasi tersebut merupakan kota utama dan kedua di Jerman yang terkenal dan memiliki potensi wisatawan yang cukup besar. Tim promosi melakukan pertemuan penjual dan pembeli di Hotel Bristol Berlin dan Pullman Hotel Munich.

Tak ketinggalan, pertemuan dengan wholesaler di ajang utama Internationale Tourismus Börse (ITB) Berlin. “Melalui sejumlah pertemuan tersebut, kami berharap perusahaan perjalanan di Eropa, khususnya Jerman, untuk selalu ingat Bali atau Badung dan mengirimkan warganya berwisata ke Pulau Dewata,” tutur Badra.

Pertemuan yang dihadiri pimpinan Singapore Airlines itu juga diharapkan menghasilkan rencana kerja sama penerbangan langsung dari Munich ke Bali secara berkesinambungan, agar target kunjungan wisatawan pangsa pasar Jerman terpenuhi.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Badung IGN Rai Suryawijaya menyatakan sekitar 53% kunjungan wisatawan Jerman ke luar negeri ditujukan untuk berlibur. Sementara itu, 19% lainnya untuk mengunjungi teman dan kerabat, 7% untuk kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), dan sisanya untuk mempelajari budaya.

Pangsa pasar Jerman sangat menyukasi perjalanan wisata ke Spanyol, Yunani, Turki, Mesir, Bulgaria, dan Tunisia. Perjalanan yang dekat menuju wisata kota dunia di Eropa dan Timur Tengah, menjadi alasan tepat bagi wisatawan Jerman untuk berkunjung.

“Ini menjadi tantangan Badung untuk merebut perhatian mereka agar melirik Bali. Upaya penerbangan yang memudahkan perjalanan wisatawan Jerman ke Bali telah dilakukan dengan menggandeng maskapai penerbangan,” paparnya.

Selama ITB Berlin berlangsung, tim promosi pariwisata Badung melakukan pertemuan sejumlah pihak, terutama untuk meraih kunjungan wisatawan MICE ke Badung-Bali, di luar pangsa pasar leisure yang sudah menjadi bagian utama dari tujuan perjalanan wisatawan Eropa.

Para peserta dari Kabupaten Badung masih mendominasi keikutsertaan pasar pariwisata dunia ITB Berlin dari Bali. Dari 126 seller, sebanyak 75% di antaranya peserta dari Badung.

Secara keseluruhan, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menargetkan 7 juta kunjungan wisatawan, sama dengan yang dipatok Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali. Hal ini karena 99% lebih wisman ke Bali masuk melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang terletak di Kabupaten Badung. (BC)

Konser di Serpong, Katy Perry Boyong 50 Ton Perlengkapan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Penyanyi dan penulis lagu Katy Perry rencana menggelar konser bertajuk Witness: The Tour di Indonesia Covention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang pada 14 April 2018 mendatang. Seperti konsernya di Amerika Utara, Katy Perry akan membawa semua perlengkapan dan segala pernak-pernik pertunjukannya saat tur Asia, termasuk di Indonesia.

Dengan membawa semua pernak-pernik itu, Katy Perry ingin memberikan pengalaman yang istimewa untuk penonton konsernya di Indonesia nanti. Dia berharap semua penonton bisa menyaksikan, mendengar, dan merasakan konser yang sama seperti tur Amerika Utara secara langsung. Demikian keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Ahad (18/03/2018).

Hadir bersama timnya, Katheryn Elizabeth Hudson – nama asli Katy Perry meyakinkan bahwa tur Witness: The Tour menjadi pertunjukan konser yang paling heboh. Artis kelahiran 25 Oktober 1984 di Santa Barbara, California, Amerika ini tidak mau penampilannya mengecewakan penggemar.

Sebagai sedikit bocoran informasi mengenai konsernya nanti di Indonesia, Katy Perry akan membawa kargo seberat 50 ton berisi perlengkapan konser. Tampil bersama 10 orang penari latar, penyanyi dengan tinggi 1,7 meter menyiapkan 6 buah kostum dan membawa baju khusus untuk setiap konsernya.

Di konsernya nanti, Katy juga diiringi 5 orang pemain musik, termasuk pemain bass-nya yang telah bersama Katy sejak album pertama dan 2 orang penyanyi latar. Kemungkinan besar, Katy Perry juga akan membawa “Ikan Hiu” spesialnya.

Dalam konser Witness: The Tour di Indonesia, Katy Perry berencana membawakan sekitar 20 lagu dari album Witness dan beberapa lagu hitsnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Pantai Baron, Destinasi Wisata Bahari Mulai Ditata Serius

this formate

GUNUNG KIDUL, bisniswisata.co.id: Potensi wisata Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memang luar biasa. Hebatnya potensi itu tidak ditawarkan ke wisatawan sekaligus. Namun satu persatu destinasi wisata itu dipublikasikan, sehingga membuat penasaran wisatawan. Meski sudah ada bebarapa wisatawan lokal yang kerap mendatangi obyek wisata itu.

Kini, Pemkab Gunung Kidul mulai menggarap Pantai Baron. Nggak bisa dipungkiri, Pantai ini memiliki keunikan tersendiri. Juga memiliki daya tarik yang tiada tandingnya. Karakteristik pasir coklat kehitaman mirip dengan Pantai Parangtritis, selain itu ombak di Pantai Baron juga terbilang cukup besar walaupun bentuknya menyerupai teluk.

Pantai Baron bisa dibilang pantai unik karena ada dua jenis air: air asin dan air tawar dari aliran sungai di pinggir pantai. Aliran sungai ini di sebelah barat Pantai Baron, yang airnya mengalir kearah laut. Uniknya, setiap 5 tahun sekali aliran sungai di Pantai Baron akan berubah arah, yaitu mengalir ke timur terlebih dahulu (membelah pasir pantai) sebelum bermuara di laut.

“Dengan potensi dan daya tarik itu, kami segera melakukan penataan kawasan Pantai Baron yang diharapkan menjadi ikon wisata baru sehingga dapat mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi,” lontar Sekretaris Daerah (Sekda) Gunung Kidul Drajat Ruswandono di Gunung Kidul, seperti dilansir laman Antara, Ahad (18/03/2018).

Pemkab Gunung Kidul, lanjut dia, berupaya melakukan penataan kawasan Pantai Baron, supaya lebih rapi, bersih, dan indah, sehingga menjadi tujuan utama kunjungan wisatawan. “Tahun ini, pembuatan rencana induk dan rencana detail teknis (DED) akan dirampungkan. Selanjutnya, kami akan melakukan sosialisasi kepada warga dan pedagang,” katanya.

Dilanjutkan, nantinya ide besar dalam penataan kawasan Oantai Baron di antaranya membuat jalan untuk wisatawan, dan bisa digunakan untuk penanganan darurat. Penataan penjual souvenir dan makanan, hingga lahan parkir. “Jadi wajah Pantai Baron akan berubah total. Kami ingin wisatawan nyaman, pedagang dan wisatawan bisa berdagang dengan tenang,” jelasnya.

Pembangunan kawasan Pantai Baron nantinya dibiayai oleh Pemda DIY, sementara Pemkab Gunung Kidul untuk pembebasan lahan. “Pembebasan lahan nantinya akan dilakukan di wilayah utara, karena ada beberapa bidang tanah milik perorangan,” paparnya.

Kawasan Pantai Krakal nantinya dijadikan kawasan parkir terpadu. Setelah kedua pantai itu selesai ditata maka akan dilanjutkan ke pantai yang lain. “Juga dibangun rest area di tiga titik yakni bunder, Playen; kecamatan Purwosari, dan Kecamatan Semin. Seluruh bus wisata harus berhenti di rest area untuk membeli tiket, dan nantinya bus akan diparkir di pantai krakal, sedangkan wisatawan melanjutkan menggunakan shuttle bus yang sudah disiapkan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunung Kidul Winaryo mengatakan total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan mencapai 4,5 hektare dan sekarang masih dalam proses pembebasan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang.

Dana pembebasan yang disediakan mencapai Rp9,7 miliar. “Semua sudah dipersiapkan, tapi untuk proses pembebasan harus sesuai prosedur yang ada sehingga bisa terhindar dari masalah,” katanya. (NDHIK)

Bango Light Hadir Penuhi Pola Hidup & Pola Makan Sehat

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Siapa yang tak kenal Bango. Kecap yang sudah menjadi bagian kuliner masakan tradisional Nusantara ini, kini hadir dengan inovasi baru. Apalagi Bango melihat jumlah masyarakat Indonesia mulai menerapkan pola hidup dan pola makan yang lebih sehat kini semakin meningkat.

Hal ini seiring makin tingginya kesadaran akan risiko penyakit degeneratif, yang timbul akibat gaya hidup kurang sehat, termasuk diabetes, hipertensi, jantung juga penyakit lainnya. Sehingga Bango mempersembahkan kecap Bango Light untuk mendukung gaya hidup zaman now.

Survey Nielsen’s New Global Health and Ingredient-Sentiment dirilis akhir 2016 tentang pola makan masyarakat modern di Indonesia membuktikan 70% responden menjalani diet tertentu untuk menghindari berbagai penyakit degeneratif.

Survey juga menunjukkan 68% responden mulai tergerak berinvestasi lebih pada makanan dengan kandungan sesuai diet mereka. Tren ini juga sejalan survey oleh Unilever mengenai tren makanan di Indonesia bahwa saat ini 8% dari konsumen di Indonesia mulai berinvestasi pada makanan lebih sehat, dan diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat hingga 24% di 4-5 tahun mendatang.

Guna memenuhi kebutuhan itu, Bango meracik kecap Bango Light sedemikian rupa agar memiliki rasa manis gurih yang sama, dengan Bango Kecap Manis terlebih dulu melegenda. Bahkan, Mempertahankan ciri khas bahan utama pembuatan kecap Bango dengan kedelai hitam Mallika yang berkualitas, juga mengandung pemanis alami stevia dengan kandungan gula 30% lebih rendah sebagai pilihan untuk menikmati kelezatan aneka kuliner Nusantara dengan cara yang lebih sehat.

“Jadi selain stevia, kedelai hitam Malika dan gula kelapa berkualitas khas Bango tetap dipergunakan sebagai bahan dasar, sehingga kecap Bango Light tetap menjadi pilihan tepat untuk memperkaya kelezatan aneka hidangan khas Nusantara,” lontar Hernie Raharja selaku Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk dalam keterangan resmi diterima Bisniswisata.co.id. Ahad (18/03/2018)

Produk baru ini, lanjut Hernie, Bango terus menjadi mitra setia ibu juga para legenda kuliner dalam menyajikan ragam kelezatan kuliner Nusantara. Di usia yang ke-90, Bango berupaya terus bergerak progresif dan senantiasa peka terhadap kebutuhan konsumen, agar selalu menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat luas.

Selain itu, inovasi ini merupakan implementasi dari Unilever Sustainable Living Plan (USLP) yang berkomitmen untuk memberikan pilihan yang lebih sehat serta meningkatkan kesehatan dan kualitas nutrisi dalam semua produknya.

Salah satu target Sustainable Nutrition yang ingin dicapai pada tahun 2020 adalah mengurangi 25% kadar gula tambahan dimana upaya ini telah dimulai sejak 2016 dengan meluncurkan produk-produk dengan kadar gula yang lebih rendah di banyak pasar, salah satunya kecap Bango Light, ungkapnya.

dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK selaku seorang Spesialis Gizi menambahkan salah satu langkah tepat dalam menerapkan gaya hidup sehat adalah dengan lebih memerhatikan pilihan bahan makanan dan kandungannya tanpa harus mengorbankan kelezatan hidangan yang kita olah, contohnya stevia sebagai pengganti gula.

“Stevia adalah bahan pemanis alami yang sedang digemari. Terbuat dari ekstrak daun stevia, kecap Bango Light bisa jadi pilihan yang cocok untuk gaya hidup lebih sehat.” paparnya.

Chef Odie Djamil yang menaruh perhatian khusus pada keanekaragaman kuliner Nusantara menilai sama halnya dengan Bango Kecap Manis reguler, kecap Bango Light dapat diaplikasikan untuk berbagai hidangan, baik menjadi bahan yang digunakan saat proses memasak, atau sebagai pelengkap – seperti untuk topping atau cocolan.

“Banyak orang yang menganggap bahwa masakan Indonesia identik dengan makanan yang tidak sehat, padahal tidak demikian. Kita bisa mengolah masakan Indonesia sehingga menjadi lebih sehat namun tetap lezat, misalnya dengan mengontrol tingkat kandungan lemak dan kalori yang kita konsumsi.” ungkapnya.

Chef Odie menyarankan untuk mengatur porsi makan yang tepat, memilih teknik memanggang dan mengukus, memperbanyak bahan-bahan segar seperti sayuran, atau menggunakan kecap Bango Light. Menurutnya, meskipun kecap Bango Light mengandung gula 30% lebih rendah, namun rasa manisnya tetap setara sehingga tetap memperlezat rasa masakan.

“Kecap Bango Light akan menemani para ibu di Indonesia untuk mulai menerapkan pola makan yang lebih sehat sambil terus melestarikan warisan kuliner Nusantara di rumah. Kami percaya kecap Bango Light akan menjadi pilihan yang tepat seiring dengan tren di tengah masyarakat yang kini makin menyadari pentingnya hidup sehat,” tutupnya. (redaksibisniswisata@gmail.com)

Selain Bunaken, Pulau Manado Tua Jadi Destinasi Unggulan

this formate

MANADO, bisniswisata.co.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, menetapkan Pulau Manado Tua atau Paulau Manarauw sebagai destinasi wisata utama selain Bunaken. Penetapan ini diharap mampu menarik wisatawan mancanegara lebih banyak lagi ke Sulut

“Pemkot sudah menetapkan Pulau Manado Tua sebagai destinasi wisata unggulan dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sekarang,” kata Kepala Bidang Pemasaran Wisata Dinas Pariwisata Manado, Abdiel Bajen, di Manado, Sabtu (17/3).

Bajen mengatakan, Manado Tua memiliki banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan sehingga layak diangkat sebagai salah satu destinasi wisata selain Bunaken, agar makin banyak wisman datang.

Dia menyebutkan, di Pulau yang berada di Teluk Manado itu, hidup hewan endemik Manado yaitu hewan yaki atau Macaca Nigra, monyet hitam rambut di kepalanya berbentuk jambul yang pantatnya berwarna merah muda. “Manado Tua juga memiliki potensi lainya seperti benteng peninggalan perang, yang hanya ada di Sulawesi bagian Utara dan pulau-pulau di sekitarnya termasuk Manado Tua,” katanya.

Selain kata Bajen, Manado Tua termasuk dalam kawasan strategi nasional sehingga sangat pantas dijadikan destinasi wisata, dan diperkirakan akan menggaet banyak wisatawan.

Menurut Bajen, hal tersebut juga sudah mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata sehingga tim dari pusat sudah turun melakukan survey ke pulau tersebut. “Tentu pemerintah kota Manado sangat berharap kiranya dengan penetapan destinasi wisata tersebut, akan makin meningkatkan kunjungan wisatawan ke Manado,” katanya.

Apalagi menurutnya, pemerintah sedang menargetkan kunjungan wisatawan ke Indonesia 17 juta orang dan Manado harus bisa menopang target tersebut,” katanya.

Pulau Manado Tua bersama Pulau Bunaken, Siladen, Mantehage, dan Nani merupakan gugusan pulau yang membentuk Taman Nasional Bunaken-Manado. Taman nasional sekitar 89.065 hektar ini terletak tidak jauh dari Kota Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara.

Perairan di kawasan ini memiliki panorama bawah laut spektakuler sehingga tidak salah apabila pernah menjadi tuan rumah World Ocean Conference yang pertama pada 2009. Taman Nasional Bunaken-Manado adalah salah satu tempat menyelam spektakuler di dunia.

Pulau-pulaunya saling berdekatan namun dipisahkan oleh palung sedalam 1.200 meter. Perairan di pulau-pulau ini merupakan perairan yang bebas dari limbah sampah dan berbagai polusi yang biasanya datang dari kota.

Taman nasional ini dilindungi dari berbagai jenis kegiatan penangkapan ikan dan terumbu karang baik dengan memancing apalagi menggunakan bahan peledak. Pulau Manado Tua bisa dicapai dengan kapal motor sekitar satu jam atau berjarak sekitar 10 mil dari Kota Manado.

Pulau Manado Tua berbeda dengan pulau-pulau lainya di Taman Nasional Bunaken-Manado. Berbeda karena gunung api tersebut ditumbuhi pepohonan hijau dan rindang. Datarannya berada di dalam air dengan kemiringan 5 sampai 30 meter dan dibelah sebuah dinding karang dengan kedalaman 25 sampai 50 meter ke dasar laut dan sebuah gua besar.

Pulau Manado Tua selain memiliki taman laut yang sempurna dan kaya biota laut, juga memiliki sejarah berkaitan keberadaan Suku Bowontehu. Menurut catatan sejarah, suku tersebut sudah ada di Pulau Manado Tua sekitar tahun 1623.

Dahulu Pulau Manado Tua dihuni oleh Suku Bowontehu. Pulau tersebut dikenal sebagai Manarow dan merupakan orang-orang dari Etnis Sangir Tua. Advertisment Pulau ini memiliki sekitar 3.200 jiwa penduduk dan sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dan nelayan.
Masyarakat Manado Tua telah aktif melestarikan terumbu yang rusak dengan bantuan dari pemerintah setempat. Terumbu karang di sini bisa menjadi tempat berlindung ikan-ikan kecil dari para predator. Nusantara Diving Club yang diselenggarakan pada 1985 bertujuan untuk mendesak Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan perlindungan dan pelestarian terhadap berbagai biota laut di perairan Manado Tua.

Pulau Manado Tua memiliki iklim tropis dengan curah hujan berkisar antara 2.000 – 3.000 mm per tahun. Taman lautnya sendiri dihuni beragam biota laut langka diantaranya dugong, lumba-lumba dan berbagai jenis ikan hias seperti Hippocampus sp, kima raksasa, serta penyu sisik, penyu hijau jua beraneka ragam jenis terumbu karang (BBS)

Saat Nyepi, Wisatawan Polandia Diamankan

this formate

DENPASAR, bisniswisata.co.id: Lukas (39), wisatawan asal Polandia diamankan Pecalang karena berjalan kaki di tempat umum saat Hari Raya Nyepi, Sabtu (17/3/2018). Ini merupakan penangkapan pertama kali di wilayah Pulau Dewata yang tengah menjalankan perayaan Nyepi.

Pengakuan Lukas kedatangan ke Bali, setelah berwisata di Pulau Jawa dengan naik bus kemudian turun di Terminal Mengwi, Badung kemudian menginap di sebuah hotel kemudian keluar hotel yang rencananya mau ke Pantai Kuta. Lukas sendiri mengaku binggung karena Bali yang terkenal pariwisatanya di penjuru dunia, ternyata suasananya kok sepi.

Lukas yang memakai baju putih datang sendiri dan baru pertama kali ke Bali, diamankan oleh pecalang (keamanan desa adat) wilayah Denpasar Barat saat berjalan sendirian. Turis murah senyum ini dibawa ke Polsek Denpasar Barat, namun saat itu kantor wilayah polisi itu tutup sehingga dibawa ke Polresta Denpasar.

“Kira-kira dia diamankan sekitar pukul 08.00 Wita. Sekitar pukul 09.15 Wita baru sampai di Polresta Denpasar. Dia mengaku tidak mengetahui bahwa hari ini di Bali ada perayaan Nyepi. Dia mengatakan mau ke Kuta,” ungkap Kepala SPKT Polresta Denpasar Iptu Mess. Rafael

Dijelaskan, usai dibawa ke Polresta Denpasar laki-laki berkulit putih itu langsung diberi makan, dan minum oleh anggota kepolisian Polresta Denpasar. “Ya dia lapar, kami beri dia nasi campur, air putih. Dan dia juga sempat ngopi juga,” pungkasnya seperti dikutip laman Sindonews.com.

Sabtu hari ini merupakan hari Nyepi dimana umat Hindu sedang melaksanakan catur brata penyepian. Dimana catur brata penyepian tersebut tidak boleh bepergian, tidak bekerja, tidak menghibur diri, dan menyalakan api.

Perayaan Hari Raya Nyepi di Bali, tepatnya di daerah Tuban, Kuta, Badung, berlangsung khidmat. Kondisi jalanan benar-benar sepi karena tidak ada warga sama sekali yang berkeliaran keluar rumah. Hanya ada beberapa pecalang desa adat Tuban berkeliling melihat situasi di jalan menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Di jalanan tersebut tidak ada warga sama sekali yang terlihat lalu lalang. Hanya ada suara-suara burung yang berkicau. Padahal biasanya daerah tersebut selalu ramai aktivitas manusia.

Juga erlihat beberapa pecalang bertemu dengan anggota TNI yang menjaga jalannya perayaan Nyepi. Mereka saat jalan patroli pun tidak banyak bicara. Para pecalang ini tidak hanya mengecek daerah menuju bandara, tapi juga ke daerah jalan menuju tol.

Jalan Tol Bali Mandara pun sama. Terlihat sepi, tidak ada sama sekali kendaraan yang melintasi jalan tol satu-satunya di Bali tersebut. Diketahui, Tol Bali Mandara sudah ditutup sejak Jumat 16 Maret 2018 sekira pukul 23.00 Wita. (SIN)

Jokowi: Generasi Milenia Lebih Tertarik Wisata Ketimbang Barang Mewah

this formate

SYDNEY, bisniswisata.co.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai seiring pertumbuhan era digital yang berpengaruh pada sektor perekonomian, juga berdampak terhadap berubahnya pola konsumsi pada masyarakat kelas menengah di ASEAN. Media sosial adalah salah satu faktor utama pemicu perubahan tersebut.

“Saya bisa mengatakan selfie adalah penemuan atau ciptaan abad ini, karena selfie telah mengubah dunia,” ujar Presiden disambut tawa hadirin dalam pidatonya di CEO Forum, sebagai rangkaian dari KTT Khusus ASEAN-Australia, di International Convention Center, Sydney, Australia, Sabtu (17/3).

Presiden mencontohkan sebuah objek wisata alam bernama Kalibiru di Yogyakarta, Indonesia. Di sana orang rela antri berjam-jam hanya untuk mendapatkan selfie yang sempurna. “Kalangan menengah dan muda atau sering disebut generasi milenia saat ini tertarik dengan pengalaman dan petualangan wisata dibanding barang-barang mewah, hal ini tentu berdampak pada melonjaknya sektor pariwisata global,” ucap Presiden.

Berdasarkan data dari Bloomberg, sambung kepala negara, meskipun pertumbuhan ekonomi dunia saat ini berada di sekitar 3 persen per tahun, namun industri pariwisata global tumbuh lebih dari 7 persen per tahun. Tentu ini merupakan peluang yang luar biasa bagi ASEAN dan Australia untuk melakukan kerjasama di dunia pariwisata.

“Bukan saja hanya menjadi destinasi wisata dan peningkatan jumlah turis baru dari Australia, namun Australia juga memiliki peluang bisnis dalam membantu pembangunan industri pariwisata di ASEAN,” terang Presiden.

Saat ini, menurut Presiden, berbagai proyek infrastruktur di negara-negara ASEAN sedang dibangun untuk menunjang melonjaknya sektor pariwisata. Mulai dari perbaikan dan pembangunan bandar udara, pelabuhan, jalan tol, bahkan kereta api super cepat. “Namun, kita masih membutuhkan banyak infrastruktur dan hal ini merupakan peluang bagi pelaku bisnis di Australia,” kata Presiden.

Selain sektor pariwisata, dalam kesempatan tersebut Presiden juga menyampaikan sektor tabungan finansial juga tengah merebak di kalangan menengah ASEAN. Dana tersebut tentunya dapat dimanfaatkan antara lain untuk pendanaan proyek infrastruktur, industri, dan sektor e-Commerce.

“ASEAN harus membangun pasar modal regional yang besar, seperti halnya Euro-dollar markets dan pasar modal zona Eropa. Dan ini juga menjadi peluang besar bagi bank-bank dan institusi finansial di Australia,” jelas Presiden seperti dilansir laman Setkab.go.id.

Presiden berharap, ASEAN dan Australia dapat terus meningkatkan hubungan kerja samanya, utamanya dalam hal perdagangan, pariwisata, dan investasi. “Saya menantikan untuk menyambut Australia di ASEAN, dan Indonesia,” tandasnya.

Diakuinya, berbagai keunggulan ASEAN baik dari segi geografis maupun demografisnya, membuat Presiden Jokowi yakin ASEAN akan menjadi poros perekonomian baru dunia. Dan, Australia sebagai salah satu negara terdekat ASEAN diharapkan bisa memanfaatkan peluang tersebut, utamanya dalam hal investasi.

“Poros perekonomian dunia sedang bergeser dari Atlantik ke Pasifik, pertumbuhan ekonomi tertinggi saat ini ada di Asia Pasifik. Lalu siapa yang tepat berada di tengah-tengah Asia Pasifik, adalah ASEAN,” kata Presiden Jokowi.

Letak ASEAN yang berada di tengah, di antara India, Asia Tengah, dan Timur Tengah berada di sebelah barat, kemudian Tiongkok, Korea, dan Jepang di sebelah utara, serta Australia dan Selandia Baru di sebelah selatan, membuat ASEAN menjadi kawasan yang strategis.

“Namun selain itu, ada hal penting lainnya yang sedang tumbuh di Asia Pasifik dan ASEAN, yaitu kelas menengah. Termasuk sekitar 630 juta populasi di Asia Tenggara,” jelas Presiden. (NDYK)