JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengakui potensi pariwisata Maluku Utara sangat besar karena didukung kekayaan alam, tingkat kebudayaan dan kesenian yang tinggi serta wisata bahari yang sangat indah. Apalagi penduduknya selalu ramah, murah senyum dan selalu bahagia.
Terbukti hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan Provinsi Maluku Utara menempati urutan teratas Indeks Kebahagiaan 2017 dengan skor 75,68. “Berarti jika ada wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke sana, pasti merasa bahagia. Mengingat warganya selalu senyum terhadap wisatawan,” kata Menpar Arief Yahya saat peluncuran Calendar of Event Maluku Utara 2018 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (13/3/2018) malam.
Selain itu, Menpar sangat apresiasi dengan Maluku Utara dalam menjaring turis asing, dengan melakukan pembenahan obyek wisata, memperbanyak event wisata serta promosi wisata yang sangat gencar. Dengan harapan menarik jumlah kunjungan wisman.
Padahal, sambung menteri, pengembangan pariwisata berstandar internasional membutuhkan investasi besar dan memerlukan jangka waktu yang lama. Dicontohkan, untuk menjadikan suatu daerah sebagai destinasi kelas dunia, salah satunya wajib memiliki bandara internasional, yang tentunya pembangunannya cukup mahal dan butuh waktu bertahun-tahun.
Selain itu, menyediakan hotel serta akomodasi juga membutuhkan beaya cukup besar serta butuh waktu untuk siap huni. Bahkan membangun infrastruktur jalan, listrik, air bersih dan lainnya agar wisatawan merasa betah tinggal di daerah wisata itu.
Dilanjutkan, Morotai Maluku Utara merupakan salah satu dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dengan Atraksi utama wisata bahari. Saat ini sedang dibangun berbagai fasilitas pendukung, seperti pengembangan bandara, pengerasan dan pelebaran landasan dari 2.400×30 meter menjadi 2.400×45 meter.
“Saat ini pada tahap lelang. Gedung Terminal ditargetkan selesai 31 Maret/April 2018. Nantinya bandara ini akan dijadikan bandara Internasional, Kemenpar memiliki pengalaman dengan Bandara Silangit dan Belitung.” paparnya.
Menpar punya solusi cepat dalam pengembangan pariwisata di Provinsi Maluku Utara, melalui konsep Nomadic Tourism. Artinya, segala sarana pendukung pariwisata dapat dibuat secara temporary. Bahkan, Menpar menawarkan untuk membantu membangun fasilitas Seaplane untuk Aksesibilitas di Maluku Utara, karena pembangunan bandara membutuhkan waktu lama.
“Nomadic Tourism,_adalah bentuk akomodasi sementara seperti Glam Camp, Home Pod, karena membangun hotel akan sangat lama. _Nomadic Tourism dan Sea Plane jika dikombinasikan maka akan sempurna,” ujarnya. Menpar mendorong Kadispar Maluku Utara untuk menjalankan program tersebut, Kementerian Pariwisata akan membantu dengan menghubungkan ke para investor.
Sesuai karakternya, yaitu nomadic, fasilitas-fsilitas tersebut juga bisa dipindah-pindah alias tidak permanen. Dengan begitu, nomadic tourism ini sangat cocok dikembangkan di daerah-daerah yang belum tersedia akomodasi seperti perhotelan atau pun homestay. Menpar pun mendorong industri pariwisata untuk mengembangkan produk wisata nomadic tourism dan memasarkannya.
PIC Program Nomadic Tourism, Waizly Darwin mengatakan, Nomadic Tourism adalah jawaban Kemenpar untuk mendongkrak jumlah amenitas pariwisata. Sekaligus mengimbangi pertumbuhan kunjungan wisatawan. “Sebab tren amenitas di tingkat global beralih ke amenitas berbasis experience. Bila dulu yang dicari adalah hotel berbintang atau non bintang, kini yang banyak diburu seperti specialty lodging, homestay/guesthouses, atau bumi perkemahan glamping,” ujarnya.
Kini membangun “hotel berbintang” cukup dengan modal investasi sebesar Rp 70 juta per kamar. “Kamar ini bisa didirikan di daerah-daerah yang memiliki tempat wisata. Kamar hotel juga bisa dipindah bila lokasi dianggap kurang prospektif di kemudian hari,” terang Waizly. (NDY)
LONDON, bisniswisata.co.id: Jadwal tur konser Elton John yang padat membuat musisi gaek ini, merasa cukup. Apalagi usianya tidak lagi muda. Penyanyi solo jago bermain piano memutuskan mengakhiri turnya di usia 70 tahun. Pengumuman pensiun manggung diumumkan John akhir Januari 2018.
“Aku tidak akan tur lagi. Ini enjadi tur dunia terakhirku karena prioritas dalam hidupku berubah. 10 tahun lalu, saat ditanya apakah aku akan berhenti tur, aku bilang tidak. Aku selalu berpikir aku akan seperti Ray Charles, BB King di jalanan selamanya,” kata John, dikutip dari BBC, Rabu (14/03/2018)
Legenda hidup ini memutuskan menghabiskan waktu lebih banyak di rumah bersama kedua anaknya, Zachary dan Elijah, serta sang suami, David. Selama ini, Elton sadar banyak melewatkan momen-momen penting dalam tumbuh kembang kedua anaknya. Dia dan David duduk bersama dan melihat serangkaian jadwal sekolah anaknya seraya berkata, “Aku tidak ingin terlalu banyak melewatkan ini,” ucapnya.
Tetapi, bukan berarti Elton sama sekali berhenti dari karier bermusiknya. Dia berjanji tetap produktif selama masih bisa. “Itu tidak berarti aku tidak akan lagi kreatif. Aku hanya akan berhenti traveling. Aku tidak berhenti bermusik. Aku akan membuat lebih banyak rekaman. Aku akan lebih banyak menulis musikal,” katanya.
John punya pekerjaan rumah menyelesaikan tur Farewell Yellow Brick Road di Amerika mulai September 2018. Setelah Amerika, penyanyi menyandang gelar Sir dari Kerajaan Inggris, membawa turnya ke Asia dan Eropa. “Aku tak ingin mengakhiri dengan tangisan, tapi dengan suatu ledakan, pertunjukkan paling fantastis yang pernah aku lakukan,” ujar John dikabarkan menderita infeksi bakteri berpotensi mematikan.
John juga membatalkan semua jadwal konsernya selama April dan Mei. Meski jenis infeksi tak diidentifikasi, sebuah pernyataan menyatakan ia terjangkit infeksi bakteri yang berbahaya selama melakukan tur di Amerika Selatan, yang berakhir di Cile pada 10 April 2017.
Beruntung para penggemar Elton justru mendoakan kesembuhan idolanya, kendati mereka harus menelan kekecewaan akibat pujaannya itu membatalkan konser. Di samping doa yang tulus dari para penggemarnya, serangkaian harapan untuk kesembuhan Elton juga datang dari rekan sesama selebritas.
Seperti diketahui, John menjual 300 juta rekaman sepanjang kariernya dan memiliki kekayaan Rp7 triliun. Tidak hanya populer sebagai musisi, Elton John juga dikenal sebagai dermawan yang rajin beramal.
Lahir dengan nama Reginald Kenneth Dwight pada 25 Maret 1947, Elton John dibesarkan di London dari pasangan Stanley Dwight dan Sheila Eileen. Boleh dibilang talenta bermusik pria berkacamata yang kerap tampil nyentrik ini, terlihat di usia yang masih amat belia. Ya, Elton kecil belajar bermain piano pada usia 4 tahun.
Pada 1962, Elton membentuk sebuah band. Dia bertemu Bernie Taupin pada 1967 dan keduanya bekerja sama menulis lagu untuk musisi pada masa itu. Dua tahun kemudian, Elton merilis album sendiri bertajuk “Empty Sky”. Setahun kemudian meluncurkan “Your Song” dapat sambutan luar biasa dari penikmat musik di Inggris. Lagu ini masuk jajaran 10 tangga lagu teratas di Inggris, termasuk Amerika Serikat, dan menjadi single hit perdananya.
Sepanjang kariernya, banyak prestasi yang diraih Elton John. Grammy Awards, Brit Awards, Academy Award, Golden Globe Award, Tony Award, dan banyak lagi. Juga lagu ciptaannya Candle in the Wind, dibuat khusus untuk mendiang Putri Diana. Dia membawakan lagu ini pada pemakaman Putri Diana di Westminster Abbey tahun 1997, juga sebuah pesta di Kerajaan Inggris tahun 2002, dan saat perhelatan konser Queens Diamond Jubilee di luar Istana Buckingham pada 2012.
Dikutip Dailymail, sejak 1980, Elton John menjadi pendukung penuh dalam kampanye melawan AIDS dan mendirikan Elton John AIDS Foundation pada 1992. Sayangnya, tahun lalu pria ini harus menerima kenyataan terserang bakteri yang berpotensi mematikan ketika mengikuti tur ke Amerika Selatan.
Hal ini menyebabkan Elton terpaksa membatalkan sembilan pertunjukan di Las Vegas dan California. Meski begitu, dia tetap tampil dalam 87 pertunjukan di Eropa dan Australia, termasuk di Las Vegas, The Million Dollar Piano. Elton juga muncul di film Kingsman: The Golden Circle.
Sepanjang kariernya, menurut Celebrity Net Worth, John Menjual lebih dari 300 juta rekaman. Sehinga masuk daftar 26 Selebritas dengan Bayaran Tertinggi Tahun 2017 versi Forbes setelah membukukan pendapatan Rp826 miliar pada 2017. Tur Farewell Yellow Brick Road yang dilakukannya menjadi sumber penghasilan Elton John.
Menurut The Richest, kontraknya dengan MCA yang ditandatangani pada 1974 menghasilkan Rp110 miliar setelah perusahaan rekaman itu mengambil asuransi Elton John senilai Rp344 miliar. Elton juga mendapat pendapatan bersih senilai Rp275 miliar dari hasil lima pertunjukan di New Yorks Madison Square Garden tahun 1988.
Empat tahun kemudian, dengan Bernie Taupin, Elton menandatangani kontrak musik dengan Warner/Chappell Music untuk jangka waktu sembilan tahun senilai Rp537 miliar. Soal aset, Elton mendapat sekitar Rp65 miliar dari penjualan mobil-mobilnya, termasuk Jaguar 1993 XJ220, Rolls Royce, Bentleys, dan Ferrari. Elton juga menerima Rp17 miliar dari penjualan rumahnya di Londons Holland Park.
Dalam pesta pernikahan pembawa acara radio dan komentator politik Rush Limbaugh yang keempat, Elton John diberi honor fantastis, yaitu Rp13 miliar pada 2010. Sementara dari tur Greatest Hits, dia mendapatkan keuntungan Rp502 miliar. Namun, total pendapatan kotor dari 102 pertunjukan langsungnya pada 2013 menembus angka Rp2,8 triliun. Sejak saat itu, Elton menghasilkan lebih dari Rp551 miliar setiap tahunnya.
Harta berlimpah yangdimilikinya tidak hanya digunakan untuk kesenangan pribadi. Elton ternyata sangat suka beramal. Penyanyi yang pernah menerima enam kali piala Grammy Awards ini mendirikan sebuah yayasan amal yang fokus pada penderita AIDS bernama Elton John AIDS Foundation.
Anak sulung Stanley (ayah) dan Sheila Eileen Dwight (ibu) ini mendirikan yayasan tersebut setelah kematian dua sahabatnya, Ryan White dan Freddie Mercury, karena terinfeksi virus mematikan tersebut. Atas dasar itulah, John merasa perlu meningkatkan kesadaran orang-orang tentang bahaya HIV/AIDS.
Mengenai urusan asmaranya, Elton yang sebelumnya pernah menikah, tetapi bercerai, dengan Renate Blauel akhirnya mengumumkan kepada publik bahwa dia menjalin hubungan dengan David Furnish. Pernikahan keduanya diadakan pada 21 Desember 2014. David Furnish adalah mantan eksekutif di perusahaan periklanan yang sekarang menjadi pembuat film. Elton dan David memiliki dua putra, Zachary dan Elijah. Zachary dilahirkan dari ibu pengganti pada Desember 2010 di California, sedangkan Elijah lahir tiga tahun berikutnya pada Januari. (NDY)
MESIR, bisniswisata.co.id: Kunjungan wisatawan mancanegara ke negara Timur Tengah trendnya terus melonjak. Mesir, salah satunya menjadi destinasi populer bagi wisatawan asing. Tercatat ada hampir 25 obyek wisata di Mesir dengan menawarkan bangunan kuno bersejarah hingga menikmati gurun-gurun pasirnya, ternyata mampu memberi daya tarik bagi pelancong asing untuk datang.
Tahun 2018, Pemerintah Mesir mentargetkan kunjungan wisatawan asing sebanyak 12 juta wisatawan. Target itu mengalami kenaikan 40 hingga 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Target itu optimis tercapai, mengingat destinasi wisata Mesir saat ini banyak dikunjungi wisatawan baru dari Inggris dan Ukraina yang datang dengan melihat wisata sejarah serta wisata alam gurun pasir,” papar Hamed El-Chiaty Ketua agen perjalanan dan pariwisata termuka di Mesir, Travco Group seperti dikutip laman Arabnews, Rabu (14/3/2018).
Selain turis Inggris dan Ukraina, pasar baru lainnya yang ditargetkan Pemerintah Mesir adalah wisatawan asal Latvia, Hungry dan Lituania. “Target wisatawan negara baru itu dilatarbelakangi atas ikut sertanya Pemerintah Mesir di ITB Berlin yang baru-baru ini diadakan. Pameran wisata saat ini menghasilkan hasil yang positif,” ungkapnya.
Disisi lain, lanjut dia, pemerintah Mesir terus melakukan pembenahan obyek wisata lama agar wisatawan asing tidak bosan dengan destinasi yang ditawarkan. Dengan upaya pembenahan ini, diharapkan terjadi wisatawan kembali lagi berwisata ke Mesir.
Selain itu promosi wisata Mesir akan terus digencarkan, tidak stagnan karena cara seperti ini sangat efektif dalam mendatangkan wisatawan asing sekaligus mampu meningkatkan kunjungan yang sesuai harapan.
Tercatat ada beberapa obyek wisata di Mesir yang menjadi tujuan wisata utama bagi pelancong mancanegara. Destinasi wisata itu antara lain:
#. Gunung Sinai (terkenal dengan sejarah Nabi Musa mendapat wahyu dari Allah, yaitu 10 perintah Allah yang diberikan untuk bangsa Israel. Di puncak Sinai juga berdiri sebuah masjid dan gereja, dan banyak pendaki yang tertarik menuju puncaknya).
#. Karnak (Kompleks kuil, yaitu reruntuhan kuil, tiang-tiang dan bangunan yang lain. Situs ini menunjukkan bahwa dahulu pernah berlangsung sebuah peradaban. Ada 3 kuil utama dan banyak kuil yang berukuran kecil. Pada masa pemerintahan Firaun, Karnak dibangun sebagai tempat pemujaan).
#. Sharm el-Sheikh (Kawasan kota wisata Mesir, banyak fasilitas hiburan dan pariwisata terdapat di sini. Posisinya yang strategis menghadap Teluk Tiran dan Teluk Aqaba, Sharm el-Sheikh bagaikan surga wisata air seperti snorkeling, scuba diving).
#. Hurghada (Kota terletak di Laut Merah dan terkenal dengan pantainya yang indah dengan pasir putihnya. Hurghada juga menawarkan tempat-tempat wisata yang didukung fasilitas yang baik. Di Hurghada terdapat banyak resort, hotel dan penginapan. Terumbu karang Pantai Hurghada dianggap yang paling indah di dunia. Hurghada juga menjadi pusat internasional olahraga air seperti selancar angin, berlayar, menyelam)
#. Sungai Nil (Sungai terpanjang di dunia dan sangat melegenda dimana Nabi Musa pernah dihanyutkan ke Sungai Nil hingga ditemukan oleh putri Firaun. Sungai Nil adalah jantung kehidupan penduduk Mesir. Mulai dari sarana wisata, bendungan, pusat perekonomian, pertanian, perikanan, perhubungan dan lain sebagainya. Tidak salah apabila ada ungkapan yang menyebutkan, “Sungai Nil adalah hadiah untuk bangsa Mesir”.
#. Luxor (Kota kuno di Heliopolis Selatan, di Luxor banyak terdapat situs sejarah Mesir Kuno seperti monumen kebohongan, reruntuhan kuil-kuil dan makam serta museum terbuka yang terbesar. Pariwisata menjadi tumpuan perekonomian penduduk Luxor)
#. Laut Merah (Laut Merah disebut dalam kitab suci pada saat Nabi Musa membelah Laut Merah dengan tongkatnya. Saat itu Nabi Musa dan para pengikutnya bangsa Israel melarikan diri dari kejaran Firaun. Terusan Suez menghubungkan Laut Merah (Mesir) dengan Laut Mediterania. Laut Merah memiliki keanekaragaman hayati, terumbu karang, atol dan kadar garam yang tinggi. Walaupun banyak spesies berbahaya di laut Merah, tetapi tidak menyurutkan para penyelam untuk menikmati keindahannya)
#. Alexandria (Alexandria atau Al-Iskandariyya adalah kota terbesar kedua di Mesir dan salah satu kota paling terkenal di dunia. Di Alexandria terdapat sphinx dan teater Romawi kuno. The Great Lighthouse masuk dalam 7 Keajaiban Dunia. Banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Alexandria karena tempatnya yang sangat indah)
#. Piramid dan Sphinx (Mesir hampir identik dengan piramid dan sphinx yang dimilikinya. Ada lebih dari 80 piramid di Mesir, dan piramida yang terbesar adalah Piramida Agung Giza dan Sphinx Agung adalah shpinx yang terbesar. Di dalam piramida terdapat mumi atau jasad raja-raja yang diawetkan, sedangkan sphinx adalah patung singa berkepala manusia. Piramida dan sphinx di Mesir membuktikan struktur buatan manusia yang tertinggi di dunia yang menyimpan banyak misteri).
#. Piramida Khufu Giza. (Dibangun dalam rentan waktu tiga generasi oleh khufu. Piramida khufu merupakan piramida terbesar di mesir dengan tinggi 139 meter, meskipun terkadang kita beranggapan piramida khafre nampak lebih besar, namun itu hanya karena letak bangunanya yang berada di lokasi lebih tinggi dari piramida Khufu. di dalam piramida biasanya terdapat mumi atau jasad para raja yang disemayamkan)
#. Siwa Oasis (Pemukiman yang terisolasi di mesir, dengan kepadatan penduduk sekitar 23.000 jiwa yang di dominasi oleh etnis berber. ini merupakan rute perdagangan penting juga sebagai tempat keteduhan bagi para pengunjung wisatawan. tempat ini lebih sejuk karena dipenuhi dengan kerindangan pohon-pohon palem dan mata air alami. lokasinya terletak di jalur perdagangan tua)
#. Valley Of the King atau Lembah Para Raja. (Berdekatan dengan Luxor, Valley Of the King merupakan makam tempat peristirahatan terakhir bagi para Raja dan Para bangsawan istimewa kerajaan. berlangsung selama kurang lebih 500 tahun dimulai dari abad ke 16. Valley Of the King terdiri dari beberapa lubang makam dengan ukuran yang berbeda-beda, lembah ini memiliki sekitar 63 ruang dan makam. dengan dinding berhias ukiran-ukiran dari mitologi mesir kuno).
#. Museum Mesir (Setidaknya 120 ribu barang antik mesir kuno terdapat dalam musium ini, terdapat beberapa artefak dari dua dinasti terakhir yang memerintah mesir. banyak pula yang diambil dari lembah para raja. objek makam Tutankhamen dan Royal Mummy adalah salah satunya. dimana terdapat 27 mumi di dalamnya yang berasal dari kerajaan pada zaman fir’aun). (ANC)
PROBOLINGGO, bisniswisata.co.id: Wisata Gunung Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Probolinggo Jawa Timur, ditutup selama perayaan Hari Nyepi 2018. Penutupan bagi wisatawan akan berlangsung mulai Sabtu (17/3) hingga Minggu (18/3).
Rencana penutupan Gunung Bromo saat Nyepi sudah didiskusikan sejak satu tahun yang lalu olah tokoh adat Hindu di Tengger serta Pemerintah Daerah. Untuk mengamankan situasi dan mencegah wisatawan yang masih membandel untuk datang ke kawasan Gunung Bromo, sejumlah petugas dari TNI, Polri, serta petugas pengamanan Bromo (Jokoboyo), akan berjaga di titik awal penutupan.
Titik penutupan tersebut dimulai dari pintu masuk di Desa Ngadas, Desa Wonokitri, dan Blok Jemplang, sampai area lautan pasir dengan radius 8 km dari puncak Gunung Bromo. Penutupan akan dimulai pada Sabtu (17/3) dini hari.
Ketua Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Bambang Suprapto mengatakan penutupan Gunung Bromo tak hanya untuk menjaga suasana khidmat Nyepi bagi Suku Tengger yang beragama Hindu, juga menjaga kesucian Gunung Bromo. “Saat Hari Raya Nyepi berlangsung, akses wisata Bromo akan ditutup selama 24 jam, hal tersebut juga untuk menjaga kesucian Gunung Bromo,” ungkap Bambang.
Nama Gunung Bromo berasal dari nama Dewa Hindu Brahma yang diagungkan oleh pemeluk Hindu. Gunung ini memiliki ketinggian 2.329 di atas permukaan laut dan berada di empat wilayah kabupaten, yakni Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.
Suku Tengger menganggap gunung ini sebagai gunung yang disucikan. Setahun sekali masyarakat di sana mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara tersebut bertempat di sebuah pura yang berada di kaki Gunung Bromo dan dilanjutkan ke puncak Bromo.
Yadnya Kasada diadakan pada tengah malam hingga dini hari, setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa. (CNN)
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Keempat kalinya pesta kuliner Perancis, Gout de France atau Good France kembali digelar. Para pencinta kuliner akan kembali bisa merasakan kenikmatan dan kelezatan makanan asal Perancis. Event menarik ini bakal diselenggarakan secara serentak di 10 kota Indonesia, pada 21 Maret 2018.
Sepuluh kota di Indonesia itu, antara lain: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar, Manado dan Minahasa. Kuliner khas Perancis ini akan ada di beberapa restoran partisipan akan secara serentak menyajikannya kuliner secara spesial.
Berbeda dari gelaran sebelumnya, tahun 2018 ini Good France mengusung aneka kuliner dari kawasan barat daya Perancis, Nouvelle Aquitaine. Orang sudah terlanjur akrab dengan Paris, Bordeaux atau Starsbourg tapi masih asing dengan Nouvelle Aquitaine.
Wilayah ini justru kawasan pertanian yang penting bagi Prancis. Juga lahir produk kuliner terkenal Perancis antara lain foie gras, cabai Espelette dan kerang Oleron. “Acara ini menjadi momentum untuk mengapresiasi gastronomi Perancis yang jadi warisan budaya dunia,” ungkap Jean-Charles Berthonnet, Dubes Perancis untuk Indonesia dan Timor Leste, dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Rabu (14/03/2018).
Tahun 2010, UNESCO menetapkan gastronomi Perancis terdaftar sebagai warisan budaya nonbenda. Pengakuan UNESCO ini bisa menjadi alat diplomasi kuliner Perancis untuk lebih dikenal, lebih populer dan lebih mendunia. Bukan hanya di Indonesia, Good France juga digelar lebih dari 150 negara dan tiga ribu lebih restoran.
Gelaran ini bakal jadi makan malam terbesar di dunia dan menunjukkan bahwa gastronomi Perancis mampu menyatukan banyak orang. Di antara 40 restoran yang turut berpartisipasi, sebanyak 15 restoran dari Jakarta.
Di antaranya yakni, Amuz Gourmet, Anigre Restaurant, Garcon, Olivier, Restaurant Emilie, Avec Moi Restaurant and Bar, Orient8 (Hotel Mulia Senayan), Bistro Baron, Sea Grain (DoubleTree by Hilton), Oku Japanese Restaurant (Hotel Indonesia Kempinski), Ninety-Nine Restaurant, AMKC Atelier, Frank’s Bar & Smokehouse, Lyon dan Maple & Oak.
Seiring dengan tema yang diusungnya, restoran partisipan di Good France 2018 menyajikan sajian khas, bercita rasa Perancis khususnya wilayah Nouvelle Aquitaine. Baik klasik maupun fushion alias ada padu padan dengan cita rasa khas Indonesia.
Gaya masakan klasik, misalnya ditunjukkan Amuz Gourmet. Restoran ini menyajikan beberapa menu mulai appetizer berupa Welcome Freshly Baked Gougeres berupa udang berbalut timun, salmon dan kacang gazpacho. Menu utamanya Honey Roasted Duck Magret, Foie Gras Cromesqui. Sebagai penutup, orang pasti tak asing lagi dengan dessert khas Prancis: Orange Creme Brulee.
Berbeda Amuz Gourmet, Ninety-Nine Restaurant mencoba hal yang unik yakni memadukannya dengan cita rasa Indonesia. Chef Peter mengatakan ia akan menyajikan Tarte Kacang dengan Gado Gado Salad yang dicampur dengan bumbu gado-gado. Selain itu juga terdapat Sop Buntut, Rawon Ravioli Terbuka yakni campuran sop buntut dan rawon.
Tak kalah unik ialah Coq Au Vin dengan Anggur Merah Bali, Chesnut, Wortel, Jamur Tiram, Nasi Sereh, Kacang Kapri, Bayam Merah. Sajian ini menggunakan ayam jago yang telah dimarinasi dengan anggur merah Bali. Sebagai dessert terdapat Kelapa Jawa Creme Brulee dengan Pandan Es Krim dan Biskoti Kelapa. (redaksibisniswisata@gmail.com)
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Wita Dahlan menerima tamunya dengan senang hati untuk menginap di rumahnya yang juga merangkap sebagai The Maharajo Jakarta Guest House, di kawasan Cipete Raya, Jakarta Selatan.
Sejak memasarkan jasa akomodasinya lewat situs-situs internet yang mendunia, empat kamar yang dipasarkannya memang selalu terisi. Bahkan untuk Maret 2018 sepanjang bulan ini pihaknya sudah tidak bisa menerima tamu.
Berbagi kamar sejak Desember 2016, ibu dua anak yang juga seorang traveller ini bercerita bahwa tamu-tamu yang menginap di Maharajo punya berbagai alasan untuk memilih tinggal di rumahnya.
“Suatu hari ada tamu yang sudah reservasi datang. Saya pikir dia pilih tempat kami karena ada acara atau kegiatan di sekitar kawasan Cipete supaya lebih dekat. Eh ternyata dia menginap semalam karena ingin menyendiri dan menikmati suasana kamar “ungkap Wita, 61 tahun.
Rumah tinggal si tamu juga dekat, masih di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Tapi karena dia melihat di situs yang dibukanya ada Rumah Pohon, kamar Colonial, kamar Marocco, kamar Scandinavia yang ditawarkan, maka dia memesan salah satu kamar yang ada.
Kamar-kamar tematik di The Maharajo Jakarta Guest houseRumah yang asri dengan berbagai tanaman hias
“Tamu wanita itu hanya berdiam diri di kamar dan ketika mengobrol dia rindu rumah yang homey dan ingin punya privasi karena hidup serumah dengan mertua,” kata Wita ikut prihatin.
Jelang Natal tahun lalu, ada tamu dari Hongkong yang menginap selama beberapa malam. Selain 4 hari di Jakarta, dia juga berwisata ke Bandung. Saat sang tamu itu datang seperti biasa Wita akan memberi tahu tempat-tempat kuliner di Jalan Cipete Raya serta convenience store yang ada lalu berlanjut dengan mengobrol santai.
“Ternyata dia datang karena tematik kamar yang ditawarkan tapi motivasi terbesarnya adalah menghindari pesta Natal keluarga. Dia mau menghindari merayakan Natal bersama keluarga karena bosan dengan pertanyaan klise, sudah punya calon pendamping hidup apa belum ? kapan kawin ?,” ungkap Wita.
Berinteraksi dengan tamu-tamu domestik maupun wisatawan asing yang datang dari mancanegara, Wita menemukan selalu ada alasan untuk menginap di The Maharajo Jakarta Guest House . Soalnya ada satu tamu dari Singapura yang reservasi di pagi hari lalu siangnya sudah check in tiba di rumahnya.
Ternyata dia sedang mengerjakan proyek dan datang ke apartemen sepupunya di Singapura supaya bisa konsentrasi menulis tugas-tugasnya. Tapi berhubung sepupunya baru pindahan dan banyak box bertumpuk membuat mood nya terganggu.
Apalagi box yang beterbaran merusak pemandangan di apartemen baru sepupunya itu. Akhirnya dia browsing di internet dan menemukan alamat The Maharajo. Tanpa pikir panjang dia langsung terbang ke Jakarta dan check-in.
“ Yang saya butuhkan sebenarnya meja kerja, akses internet dan suasana yang tenang,” kata sang tamu pada Wita yang langsung memahami kebutuhan tamunya itu.
Dari situ Wita jadi menyadari alasan seseorang datang, bisa juga karena mencari working place sehingga jarak satu jam dari Singapura ke Jakarta dan memilih akomodasi di kawasan perumahan bukan masalah bagi para profesional muda jaman NOW.
“Setelah tiga hari berkutat dengan laptop dan berkantor di dunia maya di meja kerja dalam kamar, tamu asal Malaysia itu melanjutkan perjalanan dinasnya ke Thailand, Hongkong dan negara tetangga lainnya,”
Wita mengaku ikut senang kalau tamu-tamunya bisa mendapatkan apa yang diharapkannya termasuk menjadi rumah bagi diaspora Indonesia yang bekerja di luar negri.
“Ada seorang insinyur perminyakan yang bekerja di Qatar dan tinggal di Semarang. Tiap kali mendapat cuti pulang ke tanah air maka dia memilih transit dulu di Maharajo. Setelah satu-dua malam di Maharajo untuk bertemu dengan relasi barulah pulang ke Semarang. Jadi kami juga punya repeater guest,” jelas Wita.
Nyonya Rumah Andalan
Menjadi nyonya rumah yang bisa diandalkan tamu-tamunya agaknya sudah menjadi sifat dasar yang dimiliki Wita Dahlan. Hari itu meski kesibukannya bukan hanya mengelola The Maharajo namun tetap fokus melayani tamu yang akan check-in.
“ Jadi cari Jl Cipete Raya dulu karena posisi The Maharajo ada di jalan Cipete Dalam 2/29, RT 006 RW 03. Tamu yang naik taxi atau ojek online berhenti di Cafe Sophie Authentique karena jalannya antara cafe itu dan Warung Blekok yang hanya muat untuk satu mobil,” ujarnya dengan detil.
Hanya 50 meter dari jalan raya, di sisi kiri jalan tamu bisa membaca tulisan The Maharajo di pagar besi. Cukup sekali dorong maka tamu bisa langsung menikmati keindahan teras yang diisi dengan furniture vintage.
Background- nya dinding dengan tempelan jendela dan pintu didominasi warna hijau dan warna-warna pudar kuning serta warna bata. Teras multifungsi ini menjadi lobby sekaligus tempat bersantai buat para tamu. Acara reuni dengan cara tradisional duduk di karpet juga bisa dilangsungkan di teras ini.
Serunya reuni di teras sekaligus lobby The Maharajo
Bagi tamu yang menginap bisa langsung masuk lorong dengan dinding berhiaskan pintu gebyok Jepara penuh ukiran dan tiba diujung bertemu dengan pantry area untuk membuat minuman atau makanan yang dibawa tamu.
Bagian belakang lebih di dominasi kayu dan tetap dengan kesan vintage karena ruang belakang ini tengah disiapkan untuk tamu menikmati sarapan pagi atau tempat bersosialisasi nyonya rumah dengan tamu-tamunya.
Di ujung lorong ini juga ada tangga di kanan untuk naik ke lantai atas lengkap dengan landasan miring agar roda-roda kopor mudah dinaikkan ke atas. Tiga kamar yaitu Marocco, Colonial dan Skandinavian berada di sisi kanan sementara Rumah Pohon ada di sisi kiri.
Kepiawaian Wita menata interior rumahnya didukung hobinya untuk membeli furniture, pintu gebyok, lukisan-lukisan dan barang antik lainnya. Istri dari Dahlan Rebo Pahing, photografer profesional ini mendapatkan dukungan keluarga untuk hobi belanja barang-barang vintage.
Tamatan sekolah Sekretaris Tarakanita ini memang sudah menjelajah dunia sejak muda sehingga hobi di bidang seni juga terasah dari pengalamannya melihat seni dan budaya berbagai negara.
Wita juga tak asing dengan ilmu hospitality karena tamat sekolah seketaris bekerja di Kedutaan Kanada, belasan tahun bekerja di Scandinavian Airlines dan banyak mendapatkan kursus hospitality di Scandinavia dan di negara-negara Eropa lainnya.
Semangat melanjutkan kuliah Komunikasi di Universitas Indonesia, Wita kemudian menjadi manajer komunikasi dan pemasaran di beberapa perusahaan. Wita juga terlibat program Recovery Bali setelah peristiwa Bom Bali I.
Rumah Pohon, salah satu kamar tematik didominasi furniture kayu
Mematrikan Nama Ayah.
Bagi tamu-tamunya, The Maharajo Jakarta Guest House bukan hanya tempat transit menginap tapi menjadi tempat yang dirindukan untuk kembali.
“Pengen cepet bermalam lagi di sana! Bersih, tenang, aman, kamarnya bener-bener baru. Sempet nginep di kamar gaya Marokonya, sekarang pengen nyoba di kamar gaya lain. See you soon, I’ll be back! ,” ungkap salah satu tamu testemony usai menikmati pengalaman menginap dengan harga berkisar Rp 250-Rp 350 ribu/ malam.
Kesaksian lainnya adalah karena tamu mendapatkan rumah yang nyaman, penuh keramahan dan terletak di tempat strategis sehingga mudah menemukan restoran – mulai dari makanan tradisional hingga kafe dan fastfood .
Kawasan tempat The Maharajo berdiri adalah milik keluarga besar Syafihir Maharajo, ayahanda Wita yang berasal dari Payakumbuh, Sumbar. Wita yang dilahirkan sebagai anak ketiga dari 7 bersaudara ini langsung mematrikan nama sang ayah untuk usahanya ini.
“Saya berharap adik-adik yang tinggal bersebelahan nanti mau membuka The Maharajo 2, 3 dan seterusnya. Berbagi kamar dan berinteraksi dengan warga dunia banyak yang bisa kita pelajari antara lain orang melakukan perjalanan bukan hanya untuk kebutuhan bisnis maupun wisata,”
Banyak hal yang dia pelajari ketika menerima tamu pertama dari Amerika Serikat yang datang karena mau ikut workhop bela diri di Sekolah Perancis yang berdekatan dengan rumahnya di Cipete.
Ada juga tamu dari Ukraina yang senang berinteraksi dengan masyarakat lokal dan datang ke The Maharajo untuk transit karena besoknya mau naik kereta ke Purwokerto dan dari sana menemui temannya di dunia maya untuk bersepeda bersama ke Bali.
“ Cara orang untuk melakukan leisure berbeda-beda karena itulah saya optimistis dengan bisnis jasa ini dimana pelayanan dari hati akan menambah banyak saudara dari dalam negri sendiri maupun mancanegara,” kata nenek dua cucu ini mengakhiri obrolan.
TANGERANG, bisniswisata.co.id: Pemilik dan pengelola jaringan hotel Parador Hotels & Resorts (Parador) membuka hotel terbaru di kawasan Bandar udara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang melalui merek bintang duanya Startlet. Ini akan menjadi Hotel Starlet kedua setelah Starlet Hotel Serpong yang beroperasi pada Desember 2016.
Kehadiran Starlet Hotel Airport Tangerang akan meramaikan pasar perhotelan di Tangerang mengingat terus meningkatnya kebutuhan para wisatawan kelas menengah atas untuk akomodasi hotel kususnya di area bandara terbesar di Indonesia itu.
“Didukung tren harga tiket penerbangan yang semakin terjangkau serta lokasi yang sangat dekat dengan bandara, menambah peluang Parador untuk mengembangkan sayap bisnisnya di Indonesia,” ungkap Johannes Hutauruk, COO Parador dalam keterangan tertulis, Selasa (13/03/2018).
Dilanjutkan pihaknya yakin hotel Starlet ini akan menjadi salah satu pilihan utama para wisatawan, khususnya sebagai hotel transit. Hotel ini dijadwalkan akan selesai dan beroperasi pada bulan Desember 2018.
“Brand Starlet diposisikan sebagai hotel generasi muda yang interconnected dengan internet. Kami mengutamakan kualitas kenyamanan tamu dengan nilai yang kami usung uncompromised quality of sleep.” tambahnya.
Starlet Hotel Airport Tangerang dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1.280 m2 yang terdiri dari 7 lantai. Hotel yang mengusung slogan “Affordable Comfort” ini terdiri dari 120 kamar dengan hanya satu tipe kamar, yaitu superior, fasilitas rain shower, air conditioner, led tv, koneksi wifi serta built in safe deposit box.
Starlet Hotel memang ditujukan untuk membanjiri pangsa pasar kamar hotel kelas bujet dengan kisaran kamar berkisar Rp 250.000 hingga Rp 300.000 per malam. Setidaknya, Starlet mesti bersaing dengan merek-merek hotel yang telah lebih dulu hadir, yaitu ibis budget, Amaris, Zest, POP!, dan favehotel.
Sebagai bagian dari unit usaha recurring dari pengembang Paramounth Property, Parador memiliki target mengelola hotel di kota besar di Indonesia dan mancanegara. Sejak diluncurkan 2012, Parador berencana mengelola 99 kamar hotel, terdiri bintang dua, tiga, empat hingga lima. Keseluruhan hotel dikelola Parador akan mengedepankan konsep “Modern Asian Hospitality.”. (redaksibisniswisata@gmail.com)
DUBAI, bisniswisata.co.id: Teknologi memungkinkan segala hal menjadi horizontal, inklusif, dan sosial. Dalam konteks ini, Dubai menjadi kota pertama mengupayakan demokratisasi travel dengan memanfaatkan teknologi. Tahap awal, teknologi akan digunakan sebagai saluran distribusi tambahan bagi hotel berdasarkan inisiatif 10X yang baru saja diumumkan.
Dalam 24 bulan ke depan, Dubai Tourism (DTCM) siap mengimplimentasi inisiatif ini yang diluncurkan sebagai bagian dari Dubai 10X oleh Yang Mulia Sheikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putra Mahkota Dubai dan Ketua Dewan Eksekutif Pemerintah Dubai, disela-sela World Government Summit.
Inisiatif ini memungkinkan Dubai meningkatkan distribusi produk dan layanan pariwisata melalui teknologi mutakhir marketplace B2B (business-to-business) virtual. “Keberhasilan pemerintah ditentukan kemampuan dan fleksibilitas dalam mencipta ulang diri mereka serta meningkatkan layanan demi memenuhi kebutuhan publik yang terus berevolusi,” ujar YM Sheikh Hamdan seperti dilansir laman Marketeers, Selasa (13/03/2018).
Dengan panduan prinsip itu, inisiatif pariwisata ini tidak sekadar memperluas akses bagi konsumen global serta membuka industri domestik pada peserta baru dan start up inovatif, tetapi juga memberi arti bagi Dubai dengan memperbesar dan mempercepat konversi pengunjung, selain memperkuat dampak industri pada pendapatan domestik bruto (PDB).
Dengan menciptakan ekosistem open market berskala besar, Dubai Tourism ingin memungkinkan tamu internasional untuk langsung memilih berbagai produk dan layanan pariwisata secara aman, transparan, dan real-time, selain menarik lebih banyak pemain canggih ke sektor pariwisata.
Memberikan kesempatan sama bagi pemain berkualitas baik, terlepas dari skala ukuran mereka, di industri travel dan pariwisata Emirat untuk mengakses pasar global akan berdampak pada perluasan distribusi aneka ragam produk dan layanan pariwisata Dubai, juga mengubah kesalahan persepsi terhadap keterbatasan dan kesan mewah produk dan layanan pariwisata Dubai.
Sebagai pelopor solusi teknologi digital aman, terukur, dan canggih bagi industri travel, Dubai menempatkan dirinya sebagai pemimpin inovatif dalam mendemokratisasikan travel. Inisiatif ini akan menggunakan solusi blockchain canggih dengan sistem smart contract untuk berbagai pihak yang terlibat dalam pembuatan travel itinerary.
Melalui teknologi ini, pemain di ekosistem global travel sales mendapatkan akses langsung ke produk dan layanan – lengkap dengan harga transparan – Dubai yang terus bertumbuh. Ini memungkinkan wisatawan untuk merancang perjalanan dengan spesifik karena mereka yakin bahwa informasi yang didapatkan adalah benar dan kredibel.
Karena sistem ini dirancang untuk menampilkan penawaran pariwisata, Dubai di waktu yang tepat bagi pengguna yang relevan di setiap pasar, wisatawan mendapatkan data terbaru terkait berbagai penawaran dari Emirat.
Ini akan menjawab tantangan industri, yaitu terbatasnya penawaran wisata dengan harga kompetitif secara global saat shoulder period, atau periode antara musim tinggi dan rendah wisata, yang disebabkan oleh ketergantungan pada pihak ketiga yang mendominasi rantai pasokan.
Inisiatif Blockchain Marketplace akan memberikan empat manfaat nyata bagi para pemangku kepentingan Dubai.
Pertama, peningkatan jumlah turis. Lebih banyak produk dan layanan wisata Dubai yang tersedia secara real-time dengan harga, keragaman, dan kemudahan akses sesuai kebutuhan pasar global. Potensi dan probabilitas untuk menarik wisatawan global pun akan lebih tinggi, dengan biaya akuisisi wisatawan yang lebih rendah
Kedua, perlindungan dan pertumbuhan pendapatan. Dengan membatasi dominasi pihak ketiga berukuran besar dan memberikan akses rata ke pasar global bagi pemain lebih kecil, Dubai dapat mengurangi kebocoran PDB dan dengan demikian, meningkatkan peluang dalam menumbuhkan nilai bruto ekonomi Dubai. Penyedia teknologi anyar pun akan tertarik ikut serta di ekosistem wisata karena lenyapnya syarat berhubungan dengan skala
Ketiga, peningkatan kesempatan kerja. Kesempatan kerja akan meningkat dengan terdorongnya lebih banyak perusahaan, termasuk pengusaha, untuk memasuki sektor wisata Dubai. Ini akan membawa nilai ekonomi secara langsung dan tidak langsung bagi PDB Dubai
Keempat, peningkatan kontribusi ke PDB. Sektor pariwisata Dubai mengalami pertumbuhan tinggi yang konsisten. Pada tahun 2017, sebanyak 15,79 juta wisatawan mengunjungi Dubai, angka yang 6,2% lebih tinggi dibanding tahun 2016. Angka tersebut menempatkan Dubai sebagai kota keempat yang paling dikunjungi di dunia.
Tujuan dari inisiatif ini adalah mengakselerasi semua aspek di industri dan memperbesar dampak pariwisata pada PDB Dubai di jangka menengah dan panjang. Untuk jangka panjang, inisiatif ini akan mengamankan pertumbuhan masa depan industri travel dan pariwisata Dubai yang kini telah menjadi penyerap pekerja utama dan berkonstribusi 9.4% pada PDB Dubai pada tahun 2016. (MC)
Fly Scoot Tiger Air pindah ke terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. ( foto : flyscoot.com).
TANGERANG, bisniswisata.co.id: Maskapai Fly Scoot Tiger Air segera berpindah ke terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Rencana perpindahan pengoperasian maskapai dengan rute ke Singapura itu akan dilakukan pada 14 Maret 2018
Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan menjelaskan pihaknya berkomitmen untuk turut membangun jaringan maskapai dengan layanan yang prima.
“ Kami akan mensupport secara penuh terkait perpindahan Fly Scoot Tiger Air.” kata M Suriawan Wakan. Untuk diketahui, Fly Scoot Tiger Air merupakan maskapai berbiaya hemat yang merupakan bagian dari Singapore Airlines Group dimana sebelumnya maskapai tersebut beroperasi di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. “Rencananya pada 14 Maret akan pindah ke Terminal 3. Pesawat Fly Scoot Tiger saat ini menggunakan dua tipe Airbus yakni A319 dan A320. Untuk penerbangan 14 Maret 2018 nanti sudah terjadwal menggunakan A320,” ujar Wakan. Pengguna jasa diharapkan untuk memperhatikan signage dan terminal keberangkatan terkait perpindahan operasional itu. Untuk penggunaan check–In counter, Fly Scoot Tiger Air akan menggunakan counter 11 , 12 , 13 di area D. Sebelumnya sejumlah maskapai penerbangan seperti Garuda Indonesia, Saudi Arabian, Vietnam Airlines, Korean Airlines, Xiamen Air, China Airlines, China Southern, AirAsia Internasional dan Korean Air telah beroperasi di terminal 3 yang sering mendapat penghargaan tersebut. “PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola bandara bertekad memajukan Negeri dan melayani pengguna jasa dengan perpaduan perkembangan zaman yang terus bertransformasi secara digital.” tambahnya.
MANOKWARI, bisniswisata.co.id: Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6155 tergelincir saat akan take off di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (13/3/2018) pukul 12.50 WIT. Tak ada korban dalam kejadian ini. Seluruh penumpang dievakuasi kembali ke terminal Bandara dengan aman.
Pesawat jenis airbus A320 hendak lepas landas ini, berangkat dengan tujuan Sorong (MKW-SOQ) namun gagal terbang karena tergelincir. Akibat insiden ini, sejumlah penerbangan dari dan menuju ke Manokwari dibatalkan.
Belum diketahui penyebab pesawat Batik Air tergelincir di ujung runway Bandara Rendani, Manokwari. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, roda bagian kiri pesawat tertanam saat melakukan manuver atau berputar di ujung landasan dan terperosok ke dalam tanah yang lembek.
Hingga kini, banyak masyarakat yang menonton kejadian yang pertama terjadi di Bandara Bandara Rendani, Manokwari. Proses evakuasi masih berlangsung oleh pihak bandara maupun tim SAR gabungan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak maskapai maupun bandara terkait peristiwa ini.
Musa Abdul Hakim, salah satu penumpang pesawat yang ditemui di Bandara Manokwari, mengatakan kecelakaan ini terjadi saat pesawat hendak tinggal landas. “Ban pesawat terperosok keluar dari landasan pacu,” kata Musa seperti dilansir Antara, Selasa (13/3).
Menurut dia, pesawat tersebut sedang persiapan mengambil ancang-ancang sebelum take off. Saat berputar, ban kanan pesawat terperosok di luar runway. “Tidak dalam, cuma setengah ban. Pesawat belum terbang,” ujarnya.
Sementara Juru Bicara Polda Papua Barat Kombes Pol Hary Supriyono membenarkan terjadinya insiden Batik Air terpelosok keluar landasan. Kronologi kejadian pukul 13.00 WIT saat pesawat hendak memutar di ujung bandara untuk take off, roda pesawat sebelah kanan turun di luar landasan sehingga mengakibatkan roda pesawat ambles di dalam tanah sehingga pesawat tidak bisa bergerak maju.
“Akibat kejadian tersebut ban pesawat tidak bisa kembali ke jalur sehingga dilakukan evakuasi penumpang dan dilakukan penutupan Bandara Rendani hingga proses evakuasi pesawat selesai,” jelasnya sambil menambahkan sebanyak 125 penumpang dalam kondisi selamat dan berhasil dievakuasi ke ruangan Bandara Rendani.
Rencana evakuasi pesawat cepat dilakukan. Petugas gabungan Polri, TNI, dan Avsec, serta petugas Bandara melakukan langkah-langkah yakni dengan menggali area sekitar posisi roda pesawat yang ambles untuk dipasang besi pelat sebagai landasan pesawat agar bisa naik kembali ke runway.(NDHIK)