Libur Lebaran, TMII Targetkan 400 Ribu Wisatawan

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memprediksi kunjungan wisatawan mencapai 400 ribu orang selama libur Hari Raya Idulfitri 1439H/2018. Pengelola TMII memperkirakan kenaikan 50 ribu pengunjung dibandingkan jumlah kunjungan tahun lalu sebanyak 350 orang.

Jumlah kunjungan nantinya bisa melebihi prediksi tersebut lantaran libur lebaran tahun ini lebih lama dibandingkan tahun lalu. Pemerintah sudah menyatakan libur lebaran dan cuti bersama mulai 11 Juni 2018 hingga 20 Juni 2018. “Ini cukup membuat TMII selalu ramai,” lontar Koordinator Unit Kerja BPP TMII Diyono dalam keterangannya yang diterima Bisniswisata.co.id, Rabu (14/06/2018)

Keramaian diperkirakan terjadi hingga 24 Juni 2018 karena libur sekolah. Bahkan, jumlah pengunjung bisa mencapai 140 ribu pada tanggal tersebut. “Dari prediksi jumlah pengunjung tersebut, sekitar 6.000 hingga 7.000 kendaraan akan masuk ke TMII selama libur lebaran. Karena itu, pengelola melakukan langkah antisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan khususnya di pintu gerbang,” jelasnya.

Dilanjutkan, semua pintu gerbang yang ada direnovasi dan dibuka. Tidak hanya pintu gerbang, tetapi jalur menuju tempat parkir juga akan dibuka seluruhnya pada saat libur lebaran.

“Pintu gerbang kita renovasi, pintu lima, pintu tiga juga kita renovasi dan kita harapkan pintu lima menjadi akses keluar pengunjung pada saat padatnya pengunjung. Pintu empat dan lima ini juga bisa digunakan men-split kemacetan di TMII,” katanya.

Pengelola juga menyedikan tiga zona kantong parkir, yaitu zona depan, zona tengan, dan zona belakang. Zona depan terletak di bagian utara dan selatan TMII, tepatnya di samping unit rekreasi Puri Caping Gunung TMII, dan di unit rekreasi Snowbay.

Sementara di zona tengah terletak di Museum Keprajuritan dan di Skyworld. “Di zona belakang cukup luas. (Ada di) Taman burung, taman budaya Tionghoa, itu adalah kantong parkir yang disiapkan untuk pengunjung,” tambahnya.

Ia menambahkan, tempat parkir juga tersedia di setiap anjungan daerah. Ini untuk mengatasi penumpukan kendaraan nantinya. Pengelola juga bekerja sama dengan Satpol PP, Polri, dan TNI untuk melakukan pengamanan. Pihak TMII menyiapkan sekitar 200 personel satpol pp, polri, dan TNI di tiap titik keramaian.

Kasie Humas TMII Asep Sumarna mengatakan tidak ada acara khusus saat malam takbiran menjelang Idulfitri 1439H/2018. Bahkan, dia mengatakan, TMII akan tutup pukul 19.00 WIB pada satu hari sebelum Idulfitri tersebut. (redaksibisniswisata@gmail.com)

“Nge Teh Jepang” diajang Pertandingan Sumo

this formate

NUSA DUA, bisniswisata.co.id,- MERAYAKAN 60 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang, Hotel Nikko Bali Benoa Beach menjadi tuan rumah pertandingan persahabatan Sumo dan upacara minum teh Jepang pada Minggu, 10 Juni 2018. Pagelaran atraksi tradisi Jepang ini dilaksanakan Yayasan Persahabatan Jepang- Bali Project Sakura 60 yang diprakarsai Makiko Iskandar.

Dua pegulat sumo profesional memamerkan keahlian mereka di depan lebih dari 250 penonton dari beragam golongan usia di pantai Nikko Bali Benoa Beach. Nampak hadir diantara penonton Konsulat Jenderal Jepang – Chiba Hirohisa, anggota Bali Japan Club, serta anak-anak dari panti asuhan Eben Haeser, panti asuhan Tatwam Asih, dan klub aikido Aikikai.

Para pesumo klas Maegashira, Chiyonokuni Toshiki dan Chiyomaru Kazuki, adalah anak asuh klubTatsunami-beya yang dipimpin oleh Tatsunami Oyakata. Pertandingan sumo dimulai dengan beberapa gerakan latihan dasar dan dilanjutkan dengan demo pendek, dimana Chiyonokuni dan Chiyomaru mempertunjukkan teknik-teknik gulat yang sering mereka gunakan.

Anak-anak yang hadir diundang untuk berinteraksi langsung dengan para pegulat sumo dan diminta untuk mendorong para pesumo keluar dari ring sebelum melawan kedua pesumo dalam permainan tarik tambang. Pertandingan sumo diakhiri dengan menyanyikan lagu tradisional sumo Jepang, yang ditulis dan dibawakan oleh Hagurosato, National Master of Sumo Jinku, khusus untuk acara 60 Tahun Indonesia- Jepang.

Menurut Makiko Iskandar,  tidak mudah untuk membawa para pesumo ke Bali. Selain mempersiapkan dokumen perijinan, juga mempertimbangkan jadwal latihan dan pertandingan mereka yang ketat.

”Tetapi, ulang tahun ke-60 hubungan diplomatik antara Jepang dan Indonesia merupakah sebuah pencapaian yang luar biasa, dan merupakan ajang yang tepat untuk mempertunjukkan olahraga tradisional bergengsi ini kepada para masyarakat Jepang di Bali dan masyarakat Bali, terutama mereka yang masih berusia muda,” ujarnya menambahkan.

“Ini merupakan pertama kalinya bagi para pegulat sumo datang ke Bali. Bahkan hanya dalam beberapa hari saja, kami telah jatuh cinta dengan pulau ini,” seru Tatsunami Oyakata. Berharap tahun depan dapat membawa semua anak asuh Tatsunami-beya untuk berlibur di Bali juga.

Nge-Teh

Lazimnya pesta dikalangan masyarakat Jepang, tabu jika meninggalkan tradisi “nge-teh” ala Jepang. Di hari 60 tahun Indonesia- Jepang, acara minum teh dipimpin Yasumaru Shusaku, tea master terkenal dari Jepang, didampingi wagashi master, Fukui Tomoya. Upacara minum teh tradisional Jepang menitikberatkan pada persiapan, penyajian, serta konsumsi teh hijau sebagai minuman panas yang dinikmati dengan wagashi, sejenis panganan kecil manis khas Jepang.

Sepanjang upacara “nge teh” Yasumaru menjelaskan bahwa upacara minum teh Jepang bukan hanya sekedar menikmati secangkir teh panas, karena setiap elemen yang digunakan dalam kegiatan tersebut memiliki makna tersendiri bagi master mau pun penikmat tehnya.  Contoh, ceret/teko yang digunakan untuk memanaskan air sengaja dibentuk seperti gunung untuk melambangkan Gunung Agung yang terkenal di Bali. Wagashi yang telah dipilih disajikan dengan warna merah dan putih, yang mewakili warna bendera negara kedua negara.

Melalui upacara tersebut, Yasumaru berharap bahwa hubungan baik antaran Indonesia dan Jepang makin berkembang dan berkualitas. Semoga! *Dwi (redaksi@bisniswisata.co.id)

 

Libur Lebaran, Produksi Bakpia Membekak

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Lebaran membawa berkah bagi Bakpia. Para produsen makanan khas oleh-oleh Yogyakarta di Kampung Sanggrahan, Pathuk meningkatkan volume produksi untuk memenuhi lonjakan permintaan saat Hari Raya Idul Fitri.

“Kalau permintaan pasti meningkat bisa sampai dua kali lipat,” kata Mustinah, pemilik “Bakpia 39” saat ditemui di sentra industri bakpia, di Kampung Sanggrahan, Pathuk, Yogyakarta, Selasa (12/6/2018).

Saat ini, sambung dia, jumlah produksi bakpia telah ditambah dari biasanya rata-rata 200 kotak per hari, menjadi 400 kotak per hari. Untuk mengimbangi peningkatan produksi ia menambah tenaga pembuat bakpia. “Kalau saya memasok untuk toko-toko di Yogyakarta, pemudik atau wisatawan ada yang beli langsung ke sini tapi (jumlahnya) tidak banyak,” kata Mustinah.

Untuk kebutuhan bahan baku bakpia, menurut dia, hingga saat ini tidak ada kesulitan. Harga bahan baku seperti gula pasir, serta kacang hijau, meski mengalami sedikit kenaikan namun tidak signifikan memengaruhi harga jual. “Harga masih kami jual sama seperti hari biasa Rp15.000 per kotak kalau saat Lebaran harga kami naikkan menjadi Rp20.000 per kotak,” kata dia.

Pengelola Perusahaan “Bakpia 25” pada Lebaran tahun ini menargetkan peningkatan penjualan mencapai 70 persen dari hari normal yang rata-rata membutuhkan 300 kilogram kacang hijau. “Kalau tahun-tahun kemarin cuma meningkat 30-50 persen, tahun ini kami berharap bisa 70 persen karena liburan lebih panjang,” kata Kepala Pegawai “Bakpia 25”, Sugianto.

Menurut Sugianto, pabrik “Bakpia 25” yang juga terletak di kawasan Pathuk, Yogyakarta itu belum menambah volume produksi karena jumlah pemudik yang datang ke Yogyakarta diperkirakan belum mengalami peningkatan signifikan. “Momentum menjelang Lebaran saat ini justru kami manfaatkan untuk mempersiapkan seluruh bahan baku dan peralatan,” kata dia seperti dilansir laman Antara, Rabu (13/06/2018).

Meski demikian, Sugianto mengatakan untuk pegawai pembuat bakpia yang saat ini berjumlah 80 orang, telah ditambah dengan tenaga lepas sebanyak 50 orang untuk mendukung produksi yang diperkirakan mengalami lonjakan selama Lebaran. Meski permintaan diperkirakan melonjak, menurut dia, “Bakpia 25” belum berencana menaikkan harga jual.

Rata untuk bakpia biasa isi 15 dengan aneka rasa mulai dari kacang hijau, cokelat, keju, hingga nanas dijual Rp30.000 per kotak, sedangkan bakpia premium dijuak Rp45.000 per kotak. “Hingga saat ini yang paling banyak diminati konsumen yang original atau rasa kacang hijau,” pungkasnya. (NDI)

H-2, Kemacetan Parah di Rest Area Km 57

this formate

KARAWANG, bisniswisata.co.id: Jelang Hari Raya Iedul Fitri 1439H, banyak yang mudik ke kampung halamannya. Terutama ke Pulau Jawa. Imbas mudik bareng ini, jalan sepanjang Tol Cikampek kendaraan terpaksa merayap dengan laju kendaraan sangat perlahan-lahan. Pengemudi harus sabar dan bisa menahan emosi.

Seperti pada Ramadhan hari ke-28, Rabu (13/6/18), sejak dini hari mobil-mobil yang melalui Tol Cikampek sudah mulai tak bergerak akibat kepadatan kendaraan pemudik. Jalan mulai merayap.
Apalagi menjelang sahur.

Bahkan, Rest area Km 57 dipenuhi pemudik, sehingga mobil sulit parkir di dalam. Salah satu cara adalah dengan memarkir mobil di pinggir jalan tol. Akhirnya deretan panjang mobil berhenti di pinggir jalan. Rumput hijau yang terhampar di depan rest area pun disulap jadi “meja makan”. Banyak warga yang sahur di atas rumput beralaskan tikar.

“Kami mau pulkam ke Surabaya. Tadi dari Depok berangkat jam 24.00 WIB. Sengaja memilih jalan malam, supaya di jalan lebih enak dan bisa melewati titik macet JORR dan Cikampek dengan nyaman,” ujar Riyan, salah seorang warga yang pulang kampung bersama keluarganya kepada Bisniswisata.co.id di Kerawan, Rabu (13/6/2018) dinihari.

Riyan bersama keluarganya makan sahur di pinggir rest area Km 57. Usai sahur mereka langsung menuju Masjid At-Taubah untuk melaksanakan solat Subuh. “Wuah antrean untuk solat Subuh panjang sekali. Ada setengah jam saya menunggu,” tambahnya.

Warga yang ingin solat Subuh di masjid tampak membludak. Mereka antre di tangga. Baik wanita maupun laki-laki. Untuk itu panitia masjid membuat beberapa gelombang solat Subuh. “Saya dapatnya di gelombang kelima. Jadi imamnya juga bergantian. Setiap gelombang shafnya penuh sampai di baris belakang,” ujar Riyan.

Mudik bersama ini sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia di manapun berada. Dan ini juga bisa memicu peningkatan bidang pariwisata. Karena selain pulang kampung, kebanyakan masyarakat juga jalan-jalan ke objek wisata dan mencicipi kuliner khas daerah. “Kami nanti akan lanjut jalan ke Malang mau main ke objek wisata di sana yang bagus-bagus,” tambah Riyan. (RAHMAYULIS SALEH)

Harga bikin Klenger, Penumpang Tak Tergiur Kereta Sleeper

this formate

SURABAYA, bisniswisata.co.id: Masyarakat pikir-pikir menggunakan jasa kereta sleeper. Alasannya, selain harga tiket bikin klenger, sangat mahal juga perjalanan kereta tersebut memakan waktu cukup lama, yakni sembilan jam.

“Tiketnya mahal mas Rp900 ribu. Mending numpak pesawat cuma satu jam dari Surabaya-Jakarta,” kata Muhammad Soleh, salah satu penumpang Kereta Sembrani rute Surabaya-Jakarta, di Stasiun Pasar Turi Surabaya, Selasa 12 Juni 2018.

Soleh mengaku tak tergiur dengan fasilitas kereta sleeperdengan tempat tidur dan lainnya. Sebab, menurut dia, penumpang butuh kecepatan bukan lamanya perjalanan yang ditempuh. “Tapi yang jelas harganya sangat mahal, dan perjalanan yang ditempuh sekitar sembilan jam,” ujarnya.

Senada juga disampaikan Sulastri, penumpang KA Argo Bromo Anggrek rute Surabaya-Jakarta. Kata dia, dirinya lebih memilih kereta tersebut dari pada kereta sleeperdengan fasilitas tempat tidur, tv, musik, dan lainnya. “Jarak tempuh perjalanannya tidak jauh beda, yakni sembilan jam. Cuma beda fasilitas, dan harganya selangit,” kata ibu dua anak ini.

Kedua kota ini (Surabaya-Jakarta) berjarak hampir 800 kilometer. Namun dengan kereta rute Surabaya dan Jakarta dapat terhubung dengan cepat, tanpa hambatan, dan tentunya dengan biaya murah.

Perjalanan kereta Argo Bromo Anggrek dari Surabaya ke Jakarta berlangsung selama 9 hingga 10,5 jam, dengan kisaran harga tiket Rp375.000 – Rp485.000 per orang untuk kelas eksekutif. Sedangkan harga tiket kereta sleepersebesar Rp900 ribu per orang, dengan jarak tempuh 9 jam. “Bedanya cuma di harga dan fasilitas. Dari pada naik kereta sleeper, menurut saya mending sekalian naik pesawat lebih cepat,” katanya.

Di hari pertama beroperasi, Selasa (12/06/2018), Stasiun Pasar Turi Surabaya menjual 20 tiket sleeper train. Menurut petugas di loket stasiun, hanya tiga tiket yang terjual. “Dari 20 tiket yang dijual, baru laku tiga tiket. Jadi masih tersisa 17 tiket,” kata petugas yang enggan menyebutkan namanya.

Perempuan itu mengatakan jadwal pemberangkatan sleeper train sebanyak dua kali dari Stasiun Pasar Turi. Pemberangkatan pertama yaitu pukul 08.00 WIB. “Jadwal kedua yaitu pada pukul 20.00 WIB. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 9 jam,” kata petugas tersebut.

Gerbong mewah itu dirangkaikan pada KA Argo Bromo Anggrek. Gerbong berkapasitas 20 tempat duduk dan tempat tidur. “Jadi masing-masing seat alias satu penumpang, harga tiketnya sebesar Rp900 ribu. Ini merupakan tarif promo,” ujarnya.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatot Sutiyatmoko menganggap wajar bila kereta sepi peminat. Pada jadwal pemberangkatan pagi, gerbong hanya mengangkut dua penumpang. “Sepi dikarenakan belum banyak masyarakat yang tahu informasi ini,” lontar Gatot seperti dilansir laman Metrotvnews.

Gatot mengatakan gerbong memiliki fasilitas yang membuat penumpang nyaman. Satu di antaranya tempat duduk yang dapat difungsikan menjadi tempat tidur. “Kemudian ada lemari buat menyimpan barang-barang berharga,” katanya.

Tak hanya itu, penumpang juga akan dimanjakan dengan layanan TV yang ada di kereta tersebut. Layanan TV berukuran kecil itu berada tepat di depan penumpang. Pada TV berukuran 12 inchi seperti di pesawat tersebut, penumpang bisa menikmati tiga fasilitas yang ada di dalamnya. Pertama adalah fasilitas MP3 player alias untuk mendengarkan musik.

Lewat fasilitas ini, penumpang juga bisa mendengarkan musik-musik hits baik yang baru maupun lama. Selain itu, musik yang ada di sana juga menyediakan lagu dalam negeri maupun luar negeri dari berbagai genre. (NDY)

Piala Dunia 2018, Robbie Williams Hibur Saat Pembukaan

this formate

MOSCOW, bisniswisata.co.id: Penyanyi pop asal Inggris Robbie Williams akan tampil dalam pembukaan Piala Dunia 2018 di Rusia pada Juni mendatang yang digelar di Stadion Luzhniki Moskow. Penyanyi berusia 44 tahun itu akan menghibur penonton sebelum laga pembukaan Rusia kontra Arab Saudi pada gelaran Piala Dunia 2018.

Menurut Robbie, menyanyi di stadion dalam ajang sepak bola bergengsi dunia adalah impian terbesar di masa mudanya. “Aku sangat senang dan gembira akan kembali ke Rusia untuk sebuah penampilan unik. Aku telah melakukan banyak hal dalam karierku dan membuka FIFA World Cup bagi 80 ribu penggemar bola di stadion dan lebih dari jutaanorang di seluruh dunia adalah impian masa mudaku,” kata Robbie dalam siaran pers FIFA, Senin, (11/5/2018).

“Kami ingin mengajak para penggemar bola dan musik untuk berpesta bersama kami di Rusia, di stadion, atau lewat siaran TV mereka untuk sebuah pertunjukan tak terlupakan,” imbuhnya.

Robbie akan tampil tidak sendirian, Robbie juga akan tampil bersama penyanyi sopran Rusia, Aida Garifullina. “Saya tidak pernah membayangkan akan menjadi bagian dari perayaan besar ini, Piala Dunia, yang berlangsung di negara saya sendiri,” ucap Aida.

Tak hanya dua bintang musik, nantinya pada pembukaan Piala Dunia 2018 seorang legenda lapangan hijau juga akan meramaikan seremoni, yakni Ronaldo. “Tentu saja ini adalah satu momen emosional bagi tuan rumah. Setelah banyak kerja keras, tiba-tiba seluruh dunia berkumpul di halaman belakang merayakan kecintaan mereka terhadap sepak bola,” kata Ronaldo.

Pembukaan Piala Dunia 2018 Rusia nantinya akan memiliki format yang sedikit berbeda dibandingkan dengan edisi turnamen sebelumnya. Kali ini, akan fokus pada aksi musik dan akan berlangsung lebih dekat dengan kick-off, hanya setengah jam sebelum dimulainya pertandingan.

Seperti dilansir dari The Guardian, seremoni pembukaan akan digelar lebih dekat dengan waktu pertandingan, yaitu 30 menit sebelum laga pertama dimulai. Lagu resmi Piala Dunia kali ini adalah Live It Up yang dibawakan oleh Will Smith, Nicky Jam, dan Era Istrefi. Namun belum ada kabar apakah mereka akan tampil. (THE)

Idul Fitri, Dubai Manjakan Wisatawan dengan Kembang Api

this formate

DUBAI, bisniswisata.co.id: Dubai, Uni Emirat Arab menjadi surga hiburan bagi wisatawan dunia. Bahkan, selalu menjadi daya tarik lantaran kerap memanjakan para wisatawan dengan atraksi wisata yang memukau. Bertepatan perayaan Idul Fitri jatuh pada malam Jumat 15 Juni 2018 mempersembahkan festival kembang api musikal dan cahaya.

Dikutip dari Khaleej Times, Selasa (12/6/2018), Dubai Festival City Mall ini akan digelar selama empat hari dengan mengusng tema “Magical Wishing Well”. Uniknya, para penoton atau peserta bisa ikut membuat sebuah pesan yang dikirim kepada orang tercinta mereka.

Diprediksi festival Kembang Api yang spektakuler ini dipenuhi masyarakat Dubai bahkan wisatawan asing untuk hanya sekedar merayakan keindahan malam Idul Fitri di Dubai.

Disarankan para pengunjung maupun wisatawan bisa memesan makanan di restoran sebelumnya yang berdekatan dengan pesta Kembang Api. Pertunjukan spektakuler pertama pada jam 9 malam di Festival Bay, dengan pertunjukan kedua berlangsung pada pukul 10.30 malam. Festival Kembang api ini gratis namun kursi terbaik pastikan untuk memesan meja di salah satu restoran yang menghadap ke teluk.

Juga akan ada banyak kegiatan Idul Fitri ramah-keluarga lainnya yang terjadi di Festival City Mall, termasuk sumur harapan, penghibur berkeliaran dan jam belanja yang diperpanjang dengan mal yang tetap buka sampai jam 1 pagi. Tertarik? (NDY)

Libur Lebaran, Yogya Siapkan Posko Informasi Wisata

this formate

YOGYAKARTA, bisniswisata.co.id: Mempermudah wisatawan berkunjung ke Yogya selama libur Lebaran 2018, Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan empat posko informasi wisata sebagai pusat pelayanan wisatawan dari luar kota. Posko itu berdiri disimpang empat Tugu Yogyakarta, Malioboro, Bandara Adisutjipto, serta “Tourist Information Center” (TIC) di kompleks Kantor Dispar DIY.

“Semua informasi mengenai destinasi wisata bisa ditanyakan di situ,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta di Yogyakarta, Selasa (12/6/2018).

Melalui posko itu, sambung dia, para wisatawan akan mendapatkan beragam pilihan destinasi wisata alternatif serta daftar event wisata yang digelar selama Lebaran. “Melalui posko itu petugas akan memberikan layanan informasi apapun yang dibutuhkan wisatawan. Kami juga menyediakan peta pariwisata yang berisi destinasi wisata, event wisata serta lokasi kuliner dan hotel di Yogyakarta,” kata dia.

Pembukaan posko, selain sebagai sarana pelayanan informasi, juga bertujuan untuk meningkatkan persebaran aktivitas wisatawan di Yogyakarta sekaligus mengurangi kepadatan di destinasi tertentu.

“Dengan memperoleh informasi dari posko Lebaran tersebut, wisatawan diharapkan tidak hanya mengunjungi objek wisata populer, melainkan juga dapat mengunjungi puluhan objek wisata alternatif yang tersebar di DIY,” kata dia seperti dikutip laman Antara.

Sementara, untuk rekomendasi libur Lebaran 2018 ada beberapa destinasi wisata di Yogyakarta yakni Menurut dia, Taman Tebing Breksi di Sleman, objek wisata di wilayah perbukitan Mangunan, Bantul, Gunung Api Purba, Nglanggeran, Gunung Kidul, serta Kali Biru di Kulon Progo.

Jogja merupakan salah satu tujuan wisata di Indonesia, setelah Bali. Selain tempatnya yang nyaman, masyarakatnya juga ramah tamah terhadap pendatang. Banyak rekomendasi tempat wisata yang bisa kita kunjungi ketika berada di kota Jogja. wisatawan bisa menjelajahi beberapa tempat yang masih alami, eksotis, hingga yang agak ekstrem sehingga menguras adrenalin hingga habis.

Memang, kota Jogja merupakan surganya tempat wisata mulai wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja hingga wisata sejarah pun ada. Tempat wisatanya pun banyak sekali sehingga ketika kita hanya beberapa hari saja di Jogja tidak akan sanggup untuk mengunjungi kesemuanya. Ada beberapa tempat wisata di kota jogja yang wajib kalian kunjungi dengan waktu singkat:

#. Jalan Malioboro

Tak lengkap rasanya jika ke kota Gudeg tanpa mengunjungi Malioboro. Malioboro merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang cukup ramai disambangi para wisatawan karena harga oleh-oleh yang cenderung terjangkau. Berbagai pernak-pernik khas Yogyakarta mulai dari batik hingga tas dan sepatu siap mengisi kantong oleh-oleh. Selain wisata belanja, di Jalan Maliboro bisa selvie papan nama jalan seperti yang lagi trending di sosial media ketika mereka datang ke Jogja. Di Jalan Malioboro juga ada wisata kuliner lesehan tempat makan yang ada ketika malam hari, sekalian menikmati suasana malam Malioboro.

#. Alun-alun Yogyakarta

Yogya memang dikenal dengan keratonnya. Juga bisa bersantai di Alun-Alun menjadi salah satu referensi untuk menghabiskan liburan Lebaran. Juga bisa melakukan berbagai aktivitas menarik mulai menjajal kuliner khas Yogyakarta, merasakan naik becak hias hingga duduk bersantai di alun-alun.

#. Tugu Jogja

Tempat wisata jogja kedua yang wajib dikunjugi adalah Tugu Jogja. Tugu Jogja merupakan salah satu icon Kota Jogja, jadi untuk menandakan kalian sudah pernah ke Jogja harus foto – foto dan mengabadikan moment di Tugu Jogja. Kan kasihan tuh sudah pernah ke Jogja tapi belum foto – foto di Tugu Jogja alhasil malah di bully belum pernah ke Jogja. Heheheh.

#. Benteng Vredeburg

Benteng ini merupakan peninggalan penjajahan Belanda, letaknya tidak jauh dari Jalan Maliboro sebelah selatan. Disini kita bisa menikmati peninggalan peninggalan masa penjajahan dahulu, selain itu bisa berfoto ria di seputaran Benteng Vredeburg.

#. Keraton Yogyakarta

Inilah sebenarnya icon dari Kota Jogja, karena dengan adanya Keraton menandakan bahwa Jogja dahulunya memang Negara Kerajaan yang diperintah oleh Raja. Oleh karena itu hingga saat ini Jogja menjadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

#. Bukit Bintang

Menikmati kota Yogyakarta di malam hari ditemani dengan kelap-kelip lampu serupa dengan bintang. Ya, di Bukit Bintang, Anda bisa menikmati kota Yogyakarta yang tiba-tiba berubah menjadi lautan bintang. Tempat ini terletak di jalur Yogyakarta menuju Wonosari, tepatnya di kilometer 16. Lokasi ini memang tekenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk mengamati kota Yogyakarta di malam hari dari ketinggian dan tentunya cocok untuk dijadikan tempat liburan Lebaran.

#. Hutan Pinus Mangunan

Berpiknik di hutan pohon pinus dengan pemandangan yang apik tentu sangat mengasyikkan. Ditambah dengan pemandangan sekeliling hutan yang cocok dijadikan tempat berfoto. Di Hutan Pinus Mangunan, Anda juga bisa menyewa hammock. Tak lupa jika ada waktu, sempatkan untuk berkemah di bawah rindangnya pohon pinus. Anda akan melihat hamparan bintang-bintang di langit Yogyakarta yang super cantik.

#. Pantai Parangtritis

Sebuah pantai yang berada di bagian selatan Kota Jogja, banyak dikenal dengan pantai Nyi Roro Kidul. Walaupun kita mendengarnya dalam sebuah dongeng atau mitos, tetapi pantai ini banyak dikunjungi dan menjadi salah satu rekomendasi tempat wisata di jogja yang wajib kalian kunjungi.

#. Pantai Depok

Ketika menuju Pantai Parangtritis, kalian juga harus ke Pantai Depok. Pantai yang tidak begitu besar, tetapi disini kalian bisa memakan makanan laut yang masih segar. Bagi yang suka makan laut sangat cocok untuk berkunjungi kesini. So, Pantai Depok juga menjadi destinasi tempat wisata yang wajib dikunjungi.

#. Gumuk Pasir

Ini merupakan salah satu keajaiban dunia yang tidak bisa kita fikirkan, kita dapat menemukan Gumuk Pasir ini tidak jauh dari Pantai Depok dan Parangtritis. Ketika ingin ke Pantai Parangtritis, maka kita akan melewati Gumuk Pasir. Disini juga banyak komunitas Sand Boarding melakukan atraksi dan latihan.

#. Upside Down World Jogja

Ini merupakan destinasi wisata baru yang ada di Jogja, berlokasi di Jalan Ringroad Utara tidak jauh dari Kantor Pajak. Disini kalian bisa berfoto ria dan bernarsis ria dengan seolah olah kalian sedang foto terbalik. Upside Down World ini merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi dan menjadi salah satu destinasi wisata yang lagi trending saat ini.

#. Kalibiru

Ingin menikmati serunya wisata alam sembari outbound menatang, Kalibiru tempatnya. Juga menikmati banyak kegiatan menarik seperti naik ke rumah pohon menyaksikan pemandangan Perbukitan Menoreh. Bahkan bisa melakukan aksi menantang seperti meluncur dengan flying fox juga penjelajahan di alam seperti menyeberang jembatan gantung yang berada puluhan meter dari atas tanah juga bisa membuat adrenalin meningkat. Kalibaru kini semakin ramai dikunjungi karena memiliki spot – spot foto yang membuat orang lain takjub.

#. Goa Pindul

Buat yang hobby wisata air, maka Goa Pindul merupakan salah satu tempat wisata yang wajib dikunjugi ketika kalian berwisata di Jogja. Berlokasi di daerah Kabupaten Gunung Kidul, Goa Pindul merupakan destinasi wisata yang digunakan untuk wisata susur goa atau sering disebut dengan nama cave tubing. (NDY)

Tiga Kategori Baru Warnai Anugerah Pesona Indonesia 2018

this formate

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018, kembali digelar. Ajang penghargaan pariwisata berskala nasional tahun ini ada tiga Kategori baru yang dikompetisikan, yakni wisata halal terpopuler, wisata kreatif terpopuler dan cenderamata terpopuler yang menjadi trend dan ikon baru bagi dunia pariwisata Indonesia.

“Langkah Ini sebagai usaha kami mengikuti perkembangan tren dunia pariwisata,” ujar Ketua Pelaksana API 2018, Hiro Kristanto dalam keterangan tertulis, Selasa (12/06/2018). Acara API 2018 diinisiasi oleh laman Ayojalanjalan.com bekerja sama Kementerian Pariwisata dan didukung beberapa stakeholder, diantaranya Bisniswisata.co.id.

Dikatakan, Wisata halal memang tengah menjadi konsentrasi Kementerian Pariwisata dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia. Sejumlah daerah seperti Aceh dan Sumatera Barat sedang dikonsentrasikan untuk digarap menjadi destinasi halal. Sedangkan Lombok di Nusa Tenggara Barat sudah menjadi percontohan lantaran telah dikembangkan lebih dulu.

Kini muncul beragam daerah yang mencanangkan wilayahnya sebagai destinasi halal. Daerah-daerah ini di antaranya dinominasikan dalam API. Kategori wisata halal API tahun ini menandingkan 10 nomine. Di antaranya Al Quran Al Akbar (Kota Palembang), Desa Bubohu (Gorontalo), Gema Muharram (Kabupaten Indragiri Hilir), Islamic Center (Kota Samarinda)

Selain itu, Kampung Halal Karang Jangkong (Kota Mataram), Kompleks Makam Sunan Muria (Kabupaten Kudus), Masjid Raya Baiturrahman (Banda Aceh), Melayu Square (Kota Tanjung Pinang), Pulau Santen (Banyuwangi), dan Sayang Pattudu (Polewali Mandar).

Di samping wisata halal terpopuler, kategori baru lainnya yang ditandingkan dalam API 2018 adalah wisata kreatif terpopuler dan cenderamata terpopuler. Wisata kreatif mencakup destinasi-destinasi buatan yang dikembangkan di berbagai daerah guna memenuhi kebutuhan wisata digital.

Sedangkan cenderamata ikut masuk dalam kategori API karena peranannya penting sebagai bagian dari daya tarik daerah. Selain itu, menjadi salah satu komponen penting dalam konsep 3A (atraksi, aksesibilitas, amenitas) yang dicanangkan Kementerian Pariwisata.

Secara keseluruhan, ada 18 kategori yang akan ditandingkan dalam API. “Jumlahnya terus mengalami peningkatan dari mulanya 10 kategori pada 2016 menjadi 15 kategori pada 2017, dan sekarang sudah lebih lagi,” ujar Hiro.

Ke-18 kategori itu, di antaranya, makanan tradisional terpopuler, minuman tradisional terpopuler, wisata olahaga dan petualangan terpopuler, wisata air terpopuler, ekowisata terpopuler, dataran tinggi terpopuler, cendera mata terpopuler, dan atraksi budaya terpopuler.

Selain itu, kampung adat terpopuler, situs sejarah terpopuler, wisata halal terpopuler, festival pariwisata terpopuler, promosi pariwisata digital terpopuler, wisata kreatif terpopuler, wisata belanja terpopuler, obyek wisata unik terpopuler, tujuan wisata baru terpopuler, dan surga tersembunyi terpopuler.

Pemenang akan dipilih dengan sistem pemungutan suara. Pemungutan suara mulai dibuka pada 1 Juni lalu dan ditutup pada 31 Oktober nanti. Sementara itu pengumuman juara API 2018 akan dilaksanakan pada November 2018.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana mengatakan pemilik suara atau pemilih dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Bahkan berasal dari berbagai negara. “Pada 2016, terdapat 4.000 pemilih. Sedangkan pada 2017 ada 5.800,” ujar Pitana.

Pada 2017, pemilih asing berasal dari negara USA, Cina, dan Kanada. Sedangkan pada 2017 dari USA, Hong Kong, India, dan Cina. Pemungutan suara bisa dilakukan lewat SMS atau aplikasi Anugerah Pesona Indonesia yang tersedia di Playstore.

Daftar daftar dan 18 kategori dalam Anugerah Pesona Indonesia yakni :

Kategori 1 : Makanan Tradisional Terpopuler
Kategori 2 : Minuman Tradisional Terpopuler
Kategori 3 : Wisata Olahraga dan Petualangan Terpopuler
Kategori 4 : Wisata Air Terpopuler
Kategori 5 : Ekowisata Terpopuler
Kategori 6 : Dataran Tinggi Terpopuler
Kategori 7 : Cendera Mata Terpopuler
Kategori 8 : Atraksi Budaya Terpopuler
Kategori 9 : Kampung Adat Terpopuler
Kategori 10 : Situs Sejarah Terpopuler
Kategori 11 : Wisata Halal Terpopuler
Kategori 12 : Festival Pariwisata Terpopuler
Kategori 13 : Promosi Pariwisata Digital Terpopuler
Kategori 14 : Wisata Kreatif Terpopuler
Kategori 15 : Wisata Belanja Terpopuler
Kategori 16 : Obyek Wisata Unik Terpopuler
Kategori 17 : Tujuan Wisata Baru Terpopuler
Kategori 18 : Surga Tersembunyi Terpopuler
(redaksibisniswisata@gmail.com)

Kunjungan Wisatawan ke Kelimutu Merangkak Naik

this formate

KUPANG, bisniswisata.co.id: Jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Kelimutu mulai mengalami peningkatan dari biasanya 250 orang menjadi 489 orang per hari. “Jumlah pengunjung sudah mulai terlihat mengalami peningkatan tetapi itu belum terlalu signifikan jumlahnya,” ungkap Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu saat dihubungi dari Kupang, Selasa (12/6/2018).

Dilanjutkan, kenaikan jumlah kunjungan wisatawan ke danau tiga warna di Kabupaten Ende yang menjadi daya tarik wisatawan nusnatara maupun mancanegara itu terjadi pada Senin (11/6), dengan rincian terdiri dari 383 wisatawan domestik, 60 orang wisatawan mancanegara dan pelajar berjumlah 46 orang.

“Jumlah itu dipastikan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan, karena puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada tanggal 14 Juni hingga 18 Juni yang diperkirakan per harinya kunjungan wisatawan akan mencapai 3.000 pengunjung,” tuturnya seperti dilansir laman Antara.

Jika dikalkulasikan jumlah kunjungan dari sejak tanggal 1-10 Juni ia mengatakan jumlahnya mencapai 2.437 orang, yang terdiri dari wisatawan domestik 2.086 orang dan mancanegara mencapai 351 orang.

Pihaknya yakin jumlah kunjungan wisatawan akan terus meningkat pada bulan Juni ini dan akan mencapai 15 ribuan atau meningkat dibandingkan pada Juni 2017 yang mencapai 14.483 wisatawan.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung saat ini pihaknya sudah membuat posko bersama yang puncaknya akan bertugas 55 petugas pada tanggal 14-18 Juni 2018.

Posko yang dibangun itu dijaga oleh personel terdiri dari ASN Balai TN Kelimutu, anggota TNI, Polri serta masyarakat sekitar. Tugas mereka adalah menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan serta keselamatan pengunjung. “Posko yang dibangun juga bertujuan untuk mengantispasi lonjakan jumlah pengunjung yang diperkirakan mencapai 10-15 persen,” ujarnya.

Taman Nasional Kelimutu tak hanya menyajikan Danau Kelimutu, yang unik dan hanya ada di Indonesia. Ternyata,daya tarik utama Taman Nasional Kelimutu juga menyimpan beragam potensi wisata menarik lainnya.

Taman Nasional Kelimutu mencakup luas wilayah sekitar 5.356,50 ha yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No.679/Kpts-II/1997, Tanggal 10 Oktober 1997. Taman nasional ini merupakan yang terkecil dari enam taman nasional di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

Secara administratif lokasinya berada di 3 kecamatan, yaitu: Kecamatan Detsuko, Kecamatan Wolowaru, dan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Meski luasnya terbilang kecil tetapi taman nasional dengan bentang alamnya yang unik dan indah ini menyimpan kekayaan flora dan fauna yang beragam, beberapa bahkan terbilang langka dan juga endemik.

Kekayaan dan keindahan bentang alam tropis di tanah Flores ini semakin menarik untuk disambangi sebab di kawasan inilah terdapat Danau Kelimutu (Danau Tiga Warna) yang melegenda itu. Topografi taman nasional ini juga bervariasi mulai dari bergelombang ringan sampai berat—berbukit-bukit dan bergunung-gunung dengan tingkat kemiringan lereng yang sangat terjal dan curam.

Secara umum, ketinggian kawasan Taman Nasional Kelimutu berkisar antara 1.500 – 1.731 mdpl. Titik tertinggi terdapat di puncak Gunung Kelibara, sekitar 1.731 mdpl. Terdapat beragam jenis flora di kawasan Taman Nasional Kelimutu, yaitu sekitar 100 spesies dalam 36 family dan 2 diantaranya merupakan jenis endemik Kelimutu yaitu uta onga (Begonia kelimutuensis) dan turuwara (Rhondodenron renschianum).

Flora lainnya di Taman Nasional Kelimutu adalah ajang kode (Toona spp.), cemara (Casuarina equisetifolia), kawah (Anthocephalus cadamba), kesambi (Schleichera oleosa), kesi (Canarium spp.), kodal (Diospyros ferra), sita (Alstonis scholaris), bunga abadi edelweiss, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Juga beberapa jenis satwa endemik Flores seperti burung gerugiwa (Monarcha sp) juga menghuni kawasan taman nasional. Burung pengicau endemik yang memiliki 11 suara kicauan yang berbeda ini disebut-sebut sebagai burung arwah, mengingat burung ini jarang terlihat.
Hewan endemik lainnya, diantaranya adalah jenis mamalia yaitu tikus lawo (Rattushainaldi), tikus gunung (Bunomys naso), deke (Papagomys armandvillei), dan wawi ndua (Susheureni). Jenis satwa lain, diantaranya ayam hutan (Gallus gallus), banteng (Bos javanicus javanicus), kijang (Muntiacus muntjak nainggolani), rusa (Cervus timorensis), babi hutan (Sus sp.), elang (Elanus sp.), srigunting (Dicrurus sulphurea), luwak (Pardofelis marmorata), trenggiling (Manis javanica), landak (Hystrix brachyura brachyura), kancil (Tragulus javanicus javanicus), dan lainnya.

Taman Nasional Kelimutu juga merupakan habitat bagi sekitar 19 jenis burung yang terancam punah. Burung-burung tersebut diantaranya punai flores (Treron floris), burung hantu wallacea (Otus silvicola), cabai emas (Dicaeum annae), sikatan rimba-ayun (Rhinomyias oscillans), burung madu matari (Nectarinia solaris), kancilan flores (Pachycephala nudigula), sepah kerdil (Pericrocotus lansbergei), tesia Timor (Tesia everetti), opior jambul (Lophozosterops dohertyi), opior paruh tebal (Heleia crassirostris), kehicap flores (Monarcha sacerdotum), dan elang flores (Spizaetus floris). (NDY)