SURABAYA, bisniswisata.co.id: Anda penyuka croissant perlu mencicipi Singing Croissant bikinan tim chef Hotel Grand Dafam Surabaya. Rasanya lembut di lidah dan renyah. Croissant, sejenis roti berbentuk mirip bulan sabit dari Prancis terbuat dari adonan berlapis. Singing Croissant bisa dinikmati di Grandin di lantai 6 Grand Dafam. Bentuknya mungil, namun rasanya spesial.
Menurut General Manager Grand Dafam Surabaya, Firman S. Permana, Singing Croissant sengaja dibuat mungil, karena sebagai menu pengantar sebelum menyantap makanan utama. “Sambil menunggu makanan utama tersaji, kita bisa menikmati Singing Croissant. Kalau rotinya besar, nanti kenyang duluan,” ujar Firman dalam keterangan tertulis yang diterima Bisniswisata.co.id, Rabu (19/09/2018).
Singing Croissant diolah tim chef dengan resep istlmewa yang menghasilkan croissant dengan tekstur berlapis dalam coklat keemasan yang menggoda. Rasanya garing dan renyah di bagian luar serta lembut di bagian dalam dapat dirasakan mulai dari gigitan pertama. Kerenyahan croissant yang kita gigit menimbulkan suara sehingga terdengar bak nyanyian di di telinga. Karena itu dinamai Singing Croissant.
Selain Singing Croissant, Grand Dafam Surabaya menyajikan banyak menu pilihan lainnya mulai dari Chinese food, Western hingga tradisional. Tamu dapat memesan menu pilihan mereka ataupun menikmati beragam buffet menu yang tersedia. Hampir semua pilihan buffet menu dimasak secara langsung di area dapur terbuka.
Selain Grandin, hotel tersebut memiliki dua resto lain yaitu Hermier Coffee Inc di lobi area dan Previere Bar & Lounge di lantai 21. Hermier Coffee Inc. menyediakan berbagai single origin coffee dari seluruh Nusantara dan beragam pastries.
Sementara di Previere Bar & Lounge tersedia sederet koleksi wine premium dan steak yang dimasak dengan teknik sous vide sambil menemani kita menikmati pemandangan Surabaya dari ketinggian lantai 21.
Grand Dafam Surabaya kini sudah mencapai proses pembangunan hingga 80%, namun sudah mulai menerima tamu pada 20 September 2018. Hotel bintang 4 ini menyediakan berbagai fasilitas termasuk meeting room dan ballroom. (redaksibisniswisata@gmail.com)
SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Bayangkan jika pesawat yang Anda tumpangi mendarat di bandara, dan satu-satunya manusia ditemui dalam perjalanan melalui terminal hanya petugas bea cukai. Imajinasi itu sedang dikerjakan Bandara Changi, Singapura. Landasan udara ini menjadi bandara terbaik di dunia selama 6 tahun terakhir oleh Skytrax.
Otoritas setempat sedang memulai proyek otomatisasi sebagai bandara masa depan. Dapat dibayangkan saat pesawat antri mendarat akan terdeteksi, diidentifikasi serta dimonitor berbagai kamera dan teknologi yang melewati menara kontrol tradisional. Sebelum tiba di gerbang pemberhentian pesawat, sebuah aerobrige berpemandu laser akan memberikan jalan bagi penumpang untuk turun.
Sementara kendaraan otomatis di bawah pesawat akan menurunkan bagasi, menghindari orang lain yang mengantarkan makanan yang dikemas robot atau pengolah kargo. Setelah itu penumpang tinggal menuju ke pintu imigrasi otomatis yang memindai wajah dan mencetak cap jempol penumpang dan langsung dapat mengambil kopers mereka.
Penumpang hanya menemui seorang manusia sebenarnya. Mereka adalah para petugas bea cukai. Setelah pemeriksaan, penumpang langsung diantarakan ke taksi tanpa awak.
Dilaporkan Bloomberg, Rabu (19/09/2018) Changi membuka Terminal 4 pada Oktober tahun lalu. Langkah itu dibarengi dengan ide menggunakan fasilitas terkecil dan terbaru untuk menguji dan mengembangkan sistem otomatisasi. Tujuannya adalah agar penggunaan sistem otomatis akan bekerja maksimal untuk semuanya bekerja untuk Terminal 5 raksasa yang direncanakan bakal dibangun nantinya.
Bangunan raksasa itu akan mampu menampung 50 juta penumpang per tahun ketika dibuka pada 10 tahun ke depan, menjadikannya sebagai salah satu terminal penumpang terbesar dan paling otomatis di dunia.
“Bandara semakin besar dan besar dan perlu memproses volume penumpang yang lebih tinggi dan lebih tinggi .Mengingat kebutuhan untuk menyediakan layanan yang cepat dan efisien – mulus untuk penumpang, otomatisasi adalah satu-satunya cara untuk melakukan ini dalam skala besar,” kata Jeffrey Lowe, Managing Director di Asian Sky Group di Hong Kong.
Singapura memiliki banyak alasan untuk melakukan otomatisasi di bandara. Negara tersebut memiliki potensi yang baik untuk perkembangan teknologi, ditambah orang-orang yang semakin tua dan semakin tidak mau melakukan pekerjaan manual seperti penanganan bagasi atau pengemasan nampan makanan.
Ini juga perlu dilakukan untuk terus meningkatkan Changi agar tetap berada di depan diantara persaingan dari tetangga yang meningkatkan dan memperluas bandara mereka sendiri.
“Saat ini diperkirakan lebih dari 1 miliar orang di Asia melakukan penerbangan selama 2018 – 2035, ”kata Chief Executive Officer SATS Alex Hungate, perusahaan provider penyedia gerbang jaringan dan makanan. “Sistem otomatis akan membantu perusahaan mengelola volume penumpang yang lebih tinggi tanpa tambahan tenaga kerja.”
SATS mengatakan produktivitas staf dalam hal nilai tambah per biaya tenaga kerja telah meningkat 11% dalam empat tahun terakhir. Tahun fiskal lalu, biaya stafnya turun untuk pertama kalinya sejak tahun 2008.
“Mereka [SATS] telah mencapai tingkat otomatisasi yang lebih tinggi di dapur dalam penerbangan. Sekarang, mereka berfokus pada layanan gateway dan penanganan darat untuk pesawat dan bagasi,” kata K. Ajith, seorang analis di UOB Kay Hian Pte di Singapura.
Dapur SATS menyiapkan hampir 100.000 porsi makanan sehari di Singapura dan lebih dari empat kali jumlah itu dalam operasinya di seluruh wilayah. Meskipun belum ada robot yang memasak, akan tetapi sistem pengemasan sendok makan otomatisnya telah meningkatkan produktivitas sebesar 36%.
ST Engineering Co., perusahaan teknologi andalan di Singapura mengaku sedang menguji aerobridges otonom yang menyelaraskan ke pintu pesawat menggunakan laser dan kamera. Teknologi yang sama dapat digunakan untuk peralatan bandara lainnya, seperti truk katering. (EP)
Pengurus Dekranasda Jawa Barat foto bersama dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil usai pelantikan (Foto: Dekranasda Jabar).
BANDUNG,bisniswisata.co.id: Bandung sebagai tujuan wisata dan Jawa Barat pada umumnya yang memiliki beragam obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan membutuhkan beragam kerajinan untuk menjadi buah tangan atau oleh-oleh.
Oleh karena itu Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil meminta kepada pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah Jawa Barat yang baru, untuk bisa mewujudkan setiap kota kabupaten ada toko Dekranasda yang menyediakan beragam produk ukm.
Sebanyak 64 pengurus Dekranasda Jawa Barat masa bakti 2018-2023, baru saja dilantik Gubernur Ridwan Kamil di Aula Barat Gedung Sate, Bandung.
Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil ini, mengatakan bahwa kesuksesan Dekranasda bukan dari banyaknya pameran kerajinan khas Jawa Barat yang digelar. Namun seberapa besar produk kerajinan tersebut mampu diserap oleh pasar.
“Dekranasda harus bisa membuat toko di mal besar di Jakarta, dan Bali. Dalam dua tahun kalau sukses, nanti kita buat toko di luar negeri,” ujar Kang Emil saat pelantikan, Rabu.
Dia berharap para pengurus baru Dekranasda, bisa ikut menyukseskan program satu desa satu produk dari Pemprov Jabar. “Kita harus bisa membantu para pengrajin yang ada di desa-desa. Kita berikan pelatihan kreatif dan inovasi produk, apa yang sedang laku di pasaran. Kita berikan kepada mereka agar menambah nilai dari produk yang dihasilkan,” ungkap Kang Emil.
Sementara itu Ketua Dekranasda Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil juga melantik para Ketua Dekranasda dari enam kota di Jawa Barat.
Keenam kabupaten-kota tersebut adalah Kab. Bandung Barat, Kab. Sumedang, Kab. Sukabumi, Kab. Purwakarta, Kota Bandung, dan Kota Bekasi. Para ketuanya adalah para isteri bupati dan walikota daerah tersebut.
“Kami akan dorong program Pemprov, sesuai dengan arahan Bapak Gubernur. Kami memiliki jejaring di 27 kota dan kabupaten. Masing-masing daerah punya potensi produk sendiri. Bukan hanya gerabah, anyamana dan lainnya,” ungkap Atalia , ibu dua anak ini.
Menurut dia, mungkin akan ada beberapa pilot project dulu yang dimunculkan di kota dan kabupaten, sehingga bisa memotivasi daerah lainnya. Atalia mengharapkan seluruh jajaran di Dekranasda baik di Pemprov Jabar maupun di Kota dan Kabupaten, bisa bekerja dengan hati dan diniatkan untuk ibadah, agar meraih hasil yang maksimal.
“Saya berharap kepada teman-teman yang baru dilantik, agar
mengembalikan niat kita bekerja itu untuk ibadah, sehingga apa yang kita lakukan harus dengan hati. Kalau kita hati, Insya Allah hasilnya berjalan lancar,” tuturnya.
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Libur akhir tahun tinggal memghitung hari. Jangan kaget, kini Travel fair kembali marak. Setelah bank menggelar travel, group media menggelar event serupa bahkan asosiasi perjalanan melakukan cara yang sama. Mereka pun menggandeng bank dan perusahaan penerbangan.
Tak ada salahnya dari sekarang mulai menyiapkan lagi strategi liburan di penghujung tahun 2018. Maklum, mempersiapkan kebutuhan liburan dari jauh hari lebih murah daripada dilakukan secara mendadak.
Memiliki liburan akhir tahun 2018 yang super menyenangkan, dengan mendengarkan deburan ombak di pantai, merasakan halusnya butiran pasir di kaki kita, seharusnya tidak sulit untuk diwujudkan jika Anda mempersiapkan dari sekarang.
Berikut trik-trik dari Halomoney.co.id, Rabu (19/09/2018) yang bisa Anda ikuti untuk mendapatkan liburan super hemat namun tetap mengesankan:
1. Fleksibel memilih hari
Jika Anda akan liburan akhir tahun ke luar kota atau luar negeri dengan pesawat terbang, jangan selalu melakukan perjalanan pada akhir pekan, seperti Sabtu dan Minggu. Coba pilih hari-hari lain, yakni hari kerja. Sangat mungkin harga tiket penerbangan lebih murah dari harga tiket di akhir pekan. Perbedaan harganya bisa mencapai 30 persen!
2. Perjalanan bukan di musim liburan
Akan banyak sekali penerbangan pada saat musim liburan, hal ini pasti akan membuat harga tiket pesawat menjadi sangat mahal. Oleh karena itu, jauhi musim-musim liburan untuk melakukan perjalanan wisata. Lakukanlah perjalanan di luar musim liburan agar harga pesawat dan hotel tidak naik. Untuk ini, Anda mesti menyiapkan cuti dari jauh hari sebelum dekat libur akhir tahun.
3. Gunakan kartu kredit
Bank penerbit kartu kredit bekerja sama maskapai penerbangan untuk memberikan berbagai potongan harga tiket, berikan fasilitas lounge. Manfaatkan fasilitas kartu kredit ini untuk mendapatkan diskon dan promosi lainnya untuk keperluan wisata. Contohnya, situs travel Traveloka, Tiket.com, dan Pegi-pegi.com rajin memberikan promo diskon hingga 20 persen jika konsumen membeli tiket pesawat atau hotel dengan memakai kartu kredit sebuah bank plat merah alias bank BUMN yang bekerja sama. Semakin sering belanja kebutuhan di dalam negeri dengan kartu kredit, akan dapat poin reward yang bisa ditukarkan dengan tiket pesawat atau voucher hotel untuk wisata.
4. Dengan paket wisata
Selain paket penerbangan, juga banyak paket wisata yang menggabungkan tiket pesawat dengan biaya penginapan. Coba cek dan cari penawaran sesuai bujet Anda. Jika berwisata dengan keluarga dalam jumlah kecil disarankan membeli paket wisata. Selain lebih hemat, pemandu wisata akan menolong Anda selama di lokasi wisata. Namun jika Anda berangkat dalam jumlah besar atau rombongan, sebaiknya Anda mengatur sendiri perjalanan wisata Anda agar lebih hemat dan tetap meriah, meski sedikit dibantu oleh kontak lokal di tempat wisata. (EP)
STOCKHOLM, bisniswisata.co.id: Hubungan Swedia dan China tengah terlibat pertikaian diplomatik yang belum pernah terjadi dalam sejarah. Ketegangan itu dipicu setelah tiga turis China diusir dari sebuah hostel di Stockholm, karena terlibat adu argumen mengenai waktu check-in.
Sebuah video beredar viral di China menunjukkan seorang pria Tiongkok bersama kedua oang tuanya dipaksa keluar oleh polisi Swedia, ketika mendesak untuk check-in dini di sebuah hostel di pinggiran Stockholm.
Dikutip laman Independent.co.uk pada Selasa (18/9/2018), insiden yang ditonton lebih dari 100 juta kali di jagat media sosial China, membuat Beijing berang, dan menganggapnya sebagai “penganiayaan brutal”. China pun protes keras ke Swedia, yang warganya diperlakukan tidak adil.
Insiden itu terjadi pada 2 September 2018, ketika sebuah keluarga China yang diidentifikasi bermaga Zheng, berwisata di Swedia dan menginap di Generator Hostels di Stockholm, satu malam sebelum tanggal pemesanan mereka.
Keluarga Zheng meminta untuk menunggu sisa malam di sofa lobi hostel, tetapi ditolak oleh pengelola Hostel dan meminta mereka pergi hingga tiba waktu menginap yang telah dipesan.
Ketika mereka keberatan, staf hostel memanggil polisi, yang di dalam rekaman video menunjukkan keluarga Zheng ditarik keluar oleh dua petugas kepolisian bersenjata. Mereka berteriak dalam bahasa Inggris dengan aksen China: “Ini membunuh, ini pembunuhan.”
Reaksi di media sosial terbagi antara mereka yang mempertanyakan penanganan situasi oleh polisi Swedia, dan mereka yang mengkritik perilaku keluarga Zheng.
Pada satu titik dalam video –direkam oleh pejalan kaki yang lewat– ketiganya berbaring di trotoar seraya menangis, dan terus menerus berseru minta tolong. Sementara polisi yang berada di sekitarnya tampak kebingungan, tidak tau harus berbuat apa.
Pemerintah China dikabarkan menganggap serius masalah ini. Dua pernyataan dikeluarkan Kedutaan Besar China di Stockholm, yang pertama tentang peringatan keselamatan untuk berkunjung wisata ke Swedia, yakni risiko menghadapi insiden yang melibatkan pencurian, perampokan dan perlakuan buruk di tangan polisi Swedia.
Pernyataan kedua menjelaskan bahwa China “sangat terkejut dan marah dengan apa yang terjadi, serta sangat mengutuk perilaku polisi Swedia”. Bahkan, Beijing mengklaim: “Apa yang telah dilakukan polisi (Swedia) telah membahayakan kehidupan dan melanggar hak asasi manusia warga negara China.”
Protes resmi dibuat kepada pemerintah Swedia, baik di Stockholm maupun di Beijing, dan pemerintah China mengaku “tidak dapat mengerti mengapa pihak Swedia tidak memberi kami penjelasan dengan segera,”.
Swedia akhirnya mengeluarkan tanggapan resmi, dua hari setelah pernyataan kedutaan besar China dikeluarkan. Stockholm mengatakan mereka mengetahui insiden itu, dan seorang jaksa khusus akan ditunjuk “untuk menentukan apakah polisi benar-benar melakukan kelalaian atau tindakan ilegal dalam kasus ini,”. (EP)
SERPONG, bisniswisata.co.id: Dinas Pariwisata Pemkot Tangerang Selatan sosialisasikan zonasi pengembangan pariwisata pada para lurah dan jajaran terkait untuk menyukseskan 18 event dari 24 event sepanjang tahun 2018.
“ Masih ada 18 event dari 24 event yang kami selenggarakan di wilayah Tangerang Selatan sepanjang tahun ini. Sisa kurang dari 4 bulan akan kami adakan 18 event menyambut ulang tahun Tangsel ke 9 pada 26 November 2018 mendatang, kata Effy Karinawaty, Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik, hari ini.
“ Dispar Tangsel membagi dua zonasi wilayah pengembangan pariwisata. Peternakan terpadu tempat berlangsungnya acara sosialisasi ini berada di zona dua. Untuk pengembangan pariwisata kami mengandalkan kegiatan event seperti beragam festival dan juga obyek wisata buatan ( Man Made),” ujarnya.
Didampingi Seketaris Camat Serpong, M Supriyadi, Sekjen ASITA, DR Rusmiati, H. Chevi Rasyid R. SH, Dewan Pembina DPP APPSINDO serta Ali Sadar, pemilik peternakan terpadu Amanah, Effy mengatakan sosialisasi zonasi ini untuk memudahkan masyarakat termasuk para lurah untuk mendukung program wisata yang ada di wilayahnya.
“Jadi dalam kesempatan ini kami informasikan bahwa Peternakan Amanah di Kampung Rawamacek, Kelurahan Ciater, Serpong ini masuk zona dua, sementara Sekolah Alam Kandank Jurank Doank di Ciputat, Bintaro, Tangerang Selatan masuk zonasi satu “ kata Effy Karinawaty.
Pemkot Tangsel yang baru berusia 9 tahun pada November mendatang belum mengandalkan sektor pariwisata meskipun Penghasilan Asli Daerah ( PAD) terbesarnya dari pajak yang dikeluarkan industri pariwisata dimana ada ratusan hotel, restoran, mall. Sayangnya kebijakan Pemkot adalah memanfaatkan hasil dari PAD tersebut pada sektor infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan sehingga budget untuk pembinaan dan pengembangan pariwisata sangat minim.
Para lurah di wilayah Tangerang Selatan berpartisipasi dalam sosialisasi zonasi wisata
Seketaris Camat, M.Supriyadi menambahkan bahwa pemanfaatan dana PAD untuk sektor prioritas itu tidak memadamkan semangat para muspida untuk menggali potensi pariwisata yang ada seperti membuat berbagai kegiatan di peternakan terpadu Amanah yang lokasinya berada di antara Bintaro dan BSD.
“Kampung Rawamencek tempat peternakan terpadu ini kalau orangtua dulu bilang tempat jin buang anak. Namun kini oleh pak Sadar Ali dan keluarganya menjadi tujuan wisata dan kami sering mengadakan rapat-rapat di sini,” kata M. Supriyadi.
Peternakan Amanah seluas 1ha ini selain peternakan kambing juga menjadi mini zoo ( kebun binatang) disamping menjadi tempat sekolah PAUD, TK Quran Permata dan aktivitas Dapoer Nasi Kebuli serta sate kambing berdasarkan pesanan.
Effy menambahkan untuk menyelenggarakan 24 event sepanjang tahun ini pihaknta mengandalkan sponsor dan peran aktif Event Organizer ( EO) karena pendampingan biaya yang bisa diberikan untuk satu event hanya Rp30 juta.
“Biaya satu event saja bisa mencapai Rp 2 miliar lebih karena itu peran serta para sponsor untuk membuat Tangsel penuh dengan atraksi dan festival sangat besar,” tambahnya.
Sekjen ASITA, DR N.Rusmiati S.Si, M.Si pada kesempatan itu menyatakan dukungannya yang kuat untuk membantu mempromosikan pariwisata Tangsel dan salut pada konsep kemandirian dalam menyelenggarakan event.
“Banyak kampung maupun desa wisata di seluruh tanah air yang ingin menjaring kunjungan wisatawan mancanegara dan lokal selalu mengeluhkan minimnya kucuran dana pemerintah daerahnya maupun dari Pusat. Tapi Dinas Pariwisata Tangsel dapat mandiri dan konsep Kabid Effy harus menjadi teladan nasional,” tegas Rusmiati.
Menurut dia, sebagai organisasi perusahaan perjalanan wisata dengan 7000 anggota di seluruh Indonesia maka beragam festival dan event yang diselenggarakan Tangsel dapat dikemas menjadi paket wisata dan dipromosikan bersama.
Rusmiati yang juga Presdir PT Patih Indo Tours & Travel mengatakan pihaknya juga melalui PatihGo Online, salah satu anak perusahaannya juga dapat membagikan informasi 24 event Tangsel.
“Alhamdulillah saya dukung sesama srikandi pariwisata dimanapun berada karena pariwisatalah yang menjadi motor penggerak ekonomi dan memberikan dampak berganda yang luas,” kata Rusmiati.
Chevi Rasyid R. SH, Dewan Pembina DPP APPSINDO mengatakan bahwa masyarakat Indonesia terutama generasi milenial telah memiliki lifestyle wisata. Sebagai Dewan Pembina Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia ( APPSINDO) pihaknya juga melihat kebutuhan wisata religi dikalangan pedagang pasar terutama untuk umroh.
“Tak heran kini umroh plus ke destinasi wisata banyak diminati. Ada umroh plus Turki, Uzbekistan, Marocco dan lainnya,” tambah Chevi Rasyid.
Acara sosialisasi zonasi wisata yang diakhiri dengan makan siang nasi kebuli dan sate dari hasil peternakan Amanah menjadi wisata kuliner yang mengasyikkan. Sebelum ditutup, Effy Karinawaty, Kabid Pengelolaan Destinasi dan Daya Tarik, Dispar Tangsel mengatakan pihaknya juga akan mewujudkan kampung wisata.
“Di wilayah kami ada Kampung Jawa di Pondok Betung, Kampung Cina di Kampung Lenggang,Kampung Sunda di Kranggan atau Kampung Betawi di Bintaro dan Kampung Batak,”
Keberadaan mastarakat yang ada menjadi Komunitas suku yang kuat dan pihaknya mendorong penyelenggarkan festival untuk komunitas masyarakat dari daerahnya masing-masing. Festival Batak tahun lalu dikunjungi 6000 orang” jelasnya.
Sebanyak 24 Agenda dijadwalkan selama tahun 2018 ini. Beberapa di antaranya sudah berjalan sejak Januari lalu. “Tahun ini kita ada 24 festival, sebagian sudah terlaksana. Nanti ada Tangsel Jazz Festival, nanti ada Melukis Batik Terbesar, ada Festival Lenong, dan Art Carnival.
Jadi di Tangsel arah kebijakan pariwisata lebih mendorong ke arah Meeting, Exhibition, Conference and Exhibition, (MICE), ada konser dan segala macam, itu salah satu strategi memperbanyak event festival di Tangsel,” ungkap Effi.
BEKASI, bisniswisata.co.id: CNCO, boyband asal Amerika Serikat tampil perdana di Indonesia. Bukan manggung dalam konser akbar, namun menghibur pelajar SMA Ananda Bekasi. Sedikitnya 300 pelajar memadati lapangan basket SMA Ananda dalam ajang Fruit Tea School Sensation 2018, yang digagas brand Fruit Tea Sosro.
Ajang Fruit Tea School Sensation ini, merupakan wadah berekspresi sesuai minat dan pengembangan bakat di bidang seni bagi para pelajar SMP/SMA atau sederajat di seluruh Indonesia. Hadirnya CNCO hasil kerjasama bagus PT Sinar Sosro dengan label Sony Music.
“Kami menghadirkan CNCO karena boyband ini sudah sangat familiar di telinga pecinta musik dunia, begitu juga di Indonesia dengan hits Reggaeton Lento yang video klipnya di youtube sudah ditonton sekitar 1,3 milyar penonton,” papar Norma Sari Dewi selaku General Manager Marketing PT. Sinar Sosro saat menggelar acara Fruit Tea School Sensation 2018 di SMA Ananda Bekasi, Selasa (18/09/2018)
Label Sony Music Indonesia mengatakan kehadiran salah satu artis Internasionalnya, CNCO ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian kegiatan promosi yang dijalankan untuk memperkenalkan boyband asal Amerika Serikat ini kepada pecinta musik Indonesia.
“Indonesia merasa bangga dapat menghadirkan boyband CNCO yang saat ini sangat di gandrungi oleh anak muda dengan musik latin yang kekinian,” papar Imam Pratomo, International Marketing, Sony Music
Diharapkan, kehadiran CNCO di Indonesia khususnya di ajang Fruit Tea School Sensation ini dapat memberikan kesempatan bagi pecinta musik Indonesia khususnya para penggemar CNCO untuk melihat secara langsung atraksi panggung mereka.
“Dengan suara bagus, wajah menawan, postur tubuh ideal dan atraksi panggung yang sensasional, kami percaya kehadiran CNCO dapat menghibur fans mereka. Ini menjadi kesempatan langka, boyband sekelas CNCO dapat tampil di sekolah dan kami gembira dapat bekerjasama dengan brand Fruit Tea Sosro untuk mewujudkan keinginan para fans untuk mendatangkan CNCO ke Indonesia,” papar Imam.
Boyband bergenre Pop Latin, Reggaeton, Kontemporer urban terdiri Joel Pimentel, Richard Camacho, Erick Brian Colón, Christopher Vélez dan Zabdiel De Jesús ini, berhasil memenangkan kontrak rekaman lima tahun dengan Sony Music Latin, setelah menjadi pesaing pemenang musim pertama La Banda.
Lima pria Amerika latin ini membentuk CNCO tahun 2015 di Miami Florida, grup yang lagunya kebanyakan berbahasa Spanyol itu mencoba untuk menggebrak dominasi dari boyband-boyband asal Korea yang merajai hati dari banyak pecinta musik.
CNCO tak dibentuk secara asal-asalan. Joel CS merupakan jebolan ajang pencarian bakat bernama La Banda, tepatnya season pertama. Bahkan, boyband ini diciptakan oleh Simon Cowell dan diproduser langsung penyanyi latin terkenal, Ricky Martin.
29 Januari 2016, CNCO merilis single debut berbahasa Spanyol yang bertajuk Tan Facil. Hebatnya, single ini langsung sukses menempati urutan 23 di chart Billboard untuk kategori Hot Latin Songs. Sehari setelah perilisan single debut, CNCO langsung menggelar konser pertamanya, yakni di The Filmore Miami Beach. Meraih sukses dan sambutan luar biasa.
Sejauh ini, CNCO sudah merilis 2 buah album, yakni PRIMERA CITA (2016) dan yang terbaru CNCO (2018). Popularitas mereka semakin melebar luas, dan nama Joel CS pun mulai dielu-elukan oleh para pecinta musik dari seluruh dunia. Bahkan berhasil meraih Penghargaan Musik iHeartRadio untuk Best New Latin Artist
Boyband selalu lekat dengan cowok-cowok yang ganteng, jago ngedance dan juga nyanyi. Dan jangan salah, para personel CNCO juga nggak kalah oke dari boyband-boyband Korea dari segala aspek loh! Yuk kenalan sama anggotanya..
Lalu, siapa saja anggota lima cowok tampan CNCO ini:
1. Christopher Vélez
Christopher Vélez adalah cowok kelahiran New Jersey, Amerika Serikat. Ia sempat pindah ke Ekuador bersama orang tuanya. Namun, dia kembali ke New Jersey saat usianya 18 tahun. Vélez adalah pemenang pertama La Banda dan anggota pertama CNCO. Ia lahir pada 23 November 1995.
2. Richard Camacho
Camacho berasal dari Republik Dominika. Ia mewarisi darah ayah dan ibunya yang juga berkecimpung di dunia musik. Ayahnya adalah seorang musisi sekaligus cameraman, sedangkan ibundanya merupakan seorang penari. Cowok macho yang satu ini sudah punya anak, lho. Dia dikaruniai seorang putri bernama Aaliyah Sofia Camacho dari pasangannya, Yocelyn Mirella Alexander, yang merupakan seorang selebgram, pada 2016. Jangan patah hati, ya.
3. Zabdiel de Jesús
Cowok yang satu ini dari Puerto Rico. Dia mulai menyanyi saat usianya 12 tahun. Kala itu, De Jesús sering bernyanyi dengan grup hip hop gerejanya. Dia juga bergabung dengan grup salsa. De Jesús lahir pada 13 Desember 1997. Ya, dia masih berusia 20 tahun saat ini, .
4. Joel Pimentel
Pimentel adalah cowok kelahiran California, Amerika Serikat. Dia memiliki darah Meksiko yang mengalir dalam tubuhnya.
Cowok berumur 19 tahun ini terinspirasi kakeknya untuk terjun ke dunia hiburan. Karena kakeknya itu, dia belajar bermain teater dan menyanyi.
5. Erick Brian Colón
Colón pindah dari Kuba ke Amerika Serikat pada tahun 2012 bersama ibu dan saudara perempuannya. Di Negeri Paman Sam, dia belajar bermain gitar dan menyanyi. Kala itu, usianya masih 14 tahun. Colón adalah anggota termuda CNCO. Usianya saat ini adalah 17 tahun. Dia lahir pada 3 Januari 2001. (EN)
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyayangkan hingga kini Indonesia belum memiliki destinasi wisata kuliner. Hal ini dikarenakan sangat beragamnya kuliner di Indonesia, sehingga bingung sendiri untuk menetapkan kuliner unggulan yang tepat buat Indonesia.
“Semula kami menetapkan sepuluh destinasi wisata kuliner Indonesia. Karena kalau tidak ditetapkan mulai sekarang ini, kondisinya akan lebih buruk lagi,” papar Menpar Arief Yahya dalam jumpa pers Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICSF) 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Selasa (18/09/2018).
Diakui penetapan 10 destinasi wisata kuliner itu ternyata banyak yang protes karena banyak daerah yang merasa belum dimasukkan ke daftar. Bahkan penetapan sebanyak itu, memang pertaruhannya Menpar semakin tidak populer. “Tapi mending saya tidak populer dari pada kehilangan identitas bangsa kalau kamu inginkan semua daerah, ya akan kehilangan semua,” lontar Menpar.
Setelah melalui pertimbangan yang sangat matang, lanjut dia, akhirnya diseleksi lagi menjadi tiga destinasi kuliner utama yaitu Bali, Bandung, dan Yogyakarta. “Alasan pemilihan tiga kota itu karena pertimbangan budaya dan komersial,” ungkapnya sambil menambahkan tahun 2018 Bali sudah jalan dan jika sukses akan dikembangkan di Bandung dan Yogyakarta.
Ditambahkan destinasi wisata kuliner yang ditetapkan tidak hanya sekedar karena mereka suka ke Bali, Yogyakarta dan Bandung. Namun karena memang ada tim yang dibentuk tahun 2015. Tim bekerja selama setahun untuk menilai destinasi kulinernya yang cukup didengar orang.
“Kami bicara produk, pelaku dan pemda penting. Tiga penting punya makanan top populer. Punya pelaku tentu ada bisnis. Lokusnya. Mau makan tempat ada. Kami lakukan kurasi pelaku termasuk kebersihannya” jelasnya sambil menambahkan komitmen pemda juga penting.
Dilanjutkan selain belum ada destinasi wisata kuliner, juga hingga kini Indonesia belum memiliki kuliner unggulan yang dikenal secara internasional. Padahal negara lain sudah punya. Thailand misalnya terkenal dengan Tomyam, Malaysia punya Nasi Lemak, Jepang ada Sushi dan Ramen, Korea Kimbab.
“Lalu Indonesia belum ada yang dijagokan, karena saking banyak kuliner kita. Bahkan menjadi perdebatan panjang. Masalah ini pun pernah dibahas secara khusus oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Akhirnya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) ditunjuk Presiden untuk menentukan nasional food Indonesia. Bekraf pun memilih Soto sebagai nasional food,” ungkap Menteri AY – panggilan Arief Yahya.
Meski demikian, Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan sendiri. Ada lima kuliner yakni Soto, Rendang, Nasi Goreng, Sate dan Gado-gado. “Saya minta Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Kuliner dan Belanja Kemenpar, segera mensertifikasi kuliner kita ke Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), agar jangan sampai nanti diakui negara lain,” tandasnya.
Masalah lain kuliner Indonesia belum mendunia, menurut menteri pariwisata, karena hingga kini belum restoran Indonesia yang didukun pemerintah. “Kenapa restoran Thailand, Korea dan Jepang bisa mendunia karena pemerintahnya care dan ikut mendukung. Thailand saat ini punya 16.000 restoran di luar negeri. Kenapa banyak? ya karena pemerintah Thailand memberi kemudahan solf loan sebesar 100.000 dolar AS atau sekitar Rp1,4 Miliar. Kita belum beri solf loan, saya sudah ajukan tapi selalu gagal,” katanya.
Namun demkian, tambah dia, Kemenpar punya strategi dengan menggandeng restoran Indonesia di luar negeri dengan melakukan co branding Wonderful Indonesia. “Ada 10 restoran Indonesia di beberapa negara akan kita rangkul,” jelasnya.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan kuliner masih menempati urutan momor satu sebagai pemberi kontribusi sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Mengingat, wisatawan mengeluarkan 30-40% dari total pengeluaran mereka untuk wisata kuliner dan belanja.
“Wisata kuliner memberikan kontribusi tertinggi bagi PDB (Pajak Domestik Bruto), yaitu 42%. Kedua, fashion 18% dan ketiga kriya 15% yang masuk dalam kategori Belanja,” kata Menpar Arief Yahya.
Dilanjutkan, wisata kuliner memiliki portofolio produk sempurna, karena Size-nya besar, Sustainability tinggi, dan Spread-nya besar. Namun untuk menarik wisman agar berwisata kuliner dan belanja di Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperbaiki. “Wisata kuliner dan belanja untuk wisatawan nusantara (wisnus) tidak ada isu, sedangkan bagi wisman banyak isu yang harus diperbaiki,” ucapnya. (EP)
Agus Suradika ( tengah) meresmikan Asita Jakata Travel Mart bersama pengurus lainnya.
JAKARTA, bisniswisata.co.id: Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan jamuan makan malam bagi peserta Asita Jakarta Travel Mart ( AJTM) 2018 dari berbagai daerah di Balaikota,
“Jakarta sebagai ibukota merupakan salah satu kota utama sumber wisatawan nusantara dan mancanegara. Oleh karena itu kegiatan ini memberikan peluang bagi pelaku industri pariwisata di daerah untuk meperkenalkan produk-produk wisatanya,” kata Agus Suradika.
Plt Gubernur DKI Jakarta bidang Budaya dan Pariwisata ini menambahkan bahwa AJTM juga bisa meningkatkan citra kota Jakarta sebagai kota jasa dan jadi momentum bagi kalangan industri untuk mempererat kerjasama di sektor pariwisata.
“AJTM memiliki arti penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian, buka peluang kerja yang luas dan pastinya kunjungan wisatawan ke suatu kota/daerah memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat lokalnya, kata Agus Suradika.
Peserta AJTM dari berbagai daerah berfoto bersama
Ketua Asita DKI Jakarta Hasiyanna S. Ashadi mengatakan kegiatan diselenggarakan di Hotel Holiday Inn Jakarta Kemayoran pada 18-20 September 2018 dan merupakan ajang terciptanya pasar jual beli di ibukota negara bagi para pelaku industri pariwisata, khususnya pasar domestik yang dikemas secara Business to Business (B2B).
“AJTM tidak hanya memfasilitasi terjadinya transaksi jual beli paket destinasi wisata, tetapi sekaligus mengenalkan dan menyosialisasikan ikon-ikon kebudayaan Betawi secara merata yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Betawi DKI Jakarta,” ujarnya Sementara itu, Ketua Panitia AJTM 2018, Jongki Adiyasa mengatakan AJTM sejak awal diselenggarakan mempertemukan seller dan buyer yaitu pelaku pariwisata dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia.
Mereka adalah Biro Perjalanan Wisata (BPW), destinasi wisata, Dinas Pariwisata serta industri pendukung lainnya seperti asuransi perjalanan, perbankan, transportasi. Dengan kuota meja sebanyak 100, untuk tahun 2018 ini dialokasikan juga Seller untuk Biro Perjalanan Wisata dan juga TourismBoard atau NationalTourism Office dari negara lain.
Sedangkan buyer adalah pemilik atau pimpinan perusahaan Biro Perjalanan Wisata (BPW) dan Agen Perjalanan Wisata (APW) yang bernaung dalam wadah ASITA Jakarta.
Dengan mengusung tema “#BiggerBetterBolder” dan lahan yang lebih luas panitia mengalokasikan 100 meja yang diperuntukan 50% Biro Perjalalan Wisata se-Indonesia, 20% Fasilitas Akomodasi, 10% Instansi pendukung, 15% Biro Perjalanan Wisata dan Tourism Board atau NTO dari luar negeri, 5% Perusahaan Penerbangan.
SUMBAWA, bisniswisata.co.id: Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) terus melakukan inovasi untuk menarik kunjungan wisatawan. Kini, NTB manawarkan wisata hiu paus, yakni destinasi wisata rekreasi menyaksikan hiu paus di habitatnya dengan variasi kegiatan pengamatan dari kapal, berenang atau snorkeling, dan menyelam bersama hiu paus.
“Wisata hiu paus ini, merupakan wisata minat khusus bermuatan bahari, edukasi tentang konservasi biota laut juga budaya masyarakat terkait hiu paus dan bagan,” papar Kepala Desa Labuhan Jambu Musykil Hartsah dalam keterangan yang dilansir laman Bisnis, Selasa (18/09/2018).
Wisata hiu paus berbasis masyarakat di Desa Labuhan Jambu, Kabupaten Sumbawa diupayakan mendorong NTB sebagai salah satu destinasi wisata prioritas nasional. Dan wisata hiu paus yang dikelola masyarakat di daerah Labuhan Jambu diharapkan bisa mandiri agar keuntungan yang didapat langsung dirasakan oleh warga.
“Kami bersama dengan Conservation International (CI) Indonesia mengidentifikasi, mengembangkan potensi, dan meningkatkan kapasitas masyarakat yang dimiliki oleh desa untuk mengelola wisata hiu paus,” paparnya.
Wisata hiu paus pertama di Indonesia ini diluncurkan untuk mendukung acara Sail Moyo-Tambora 2018 yang digelar pada 9-23 September 2018, sekaligus sebagai promosi pariwisata Sumbawa.
Berdasarkan data yang dihimpun CI Indonesia, Teluk Saleh kerap didatangi hiu paus karena berasosiasi dengan bagan untuk mendapatkan masin atau ikan puri sebagai makanannya.
Pada September 2017-Agustus 2018, teridentifikasi 49 individu hiu paus. Berdasarkan temuan ilmiah ini, CI Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Desa Labuhan Jambu dan masyarakat setempat dalam mempersiapkan dan merencanakan pengembangan potensi wisata hiu paus yang berkelanjutan.
Melalui survei persepsi masyarakat, pemetaan partisipatif dan forum diskusi terpadu, proses persiapan menghasilkan wisata pengelolaan berbasis masyarakat yang dimulai dengan kegiatan perencanaan untuk pengelolaan dan penyedia jasa penginapan, pemandu wisata, transportasi darat, laut, kuliner, dan produk lokal.
Wakil Bupati Sumbawa H. Mahmud Abdullah menyambut baik inisiatif ini yang diyakini akan membawa manfaat positif bagi kabupaten tersebut. Potensi ekowisata dari kekayaan alam Samota (Teluk Saleh, Pulau Moyo, dan Gunung Tambora) ditegaskan harus terus dilindungi untuk generasi mendatang.
“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mendukung inisitif masyarakat agar tujuan konservasi yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan akan tercapai,” ujarnya.
Senior Marine Program Director International (CI) Indonesia Victor Nikijuluw menerangkan dukungan penguatan pengelolaan wisata hiu paus berbasis masyarakat merupakan bagian dari strategi besar program konservasi kelautan di bentang laut Sunda hingga Banda.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan bukti manfaat nyata konservasi bagi kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah,” jelasnya.
Terkait pelestarian hiu paus dan pengembangan wisata hiu paus yang berkelanjutan di Desa Labuhan Jambu, CI Indonesia melakukan pendampingan masyarakat dalam mewujudkan keuntungan ekonomi dan konservasi yang berjalan secara sinergis untuk jangka panjang. (EP)