BOGOTA, bisniswisata.co.id : Kolombia berada di ambang menjadi, mungkin, “Amazon-nya pariwisata.” Negara ini terus menjadi tempat favorit di platform seperti Airbnb, Booking, Despegar, dan Expedia. Perpaduan antara kemajuan teknologi dan meningkatnya minat internasional sungguh mendorong sektor pariwisata.
Dilansir dari tourism-review.com, Kementerian Perdagangan, Industri, dan Pariwisata melaporkan bahwa pada tahun 2024, Kolombia menerima sekitar 6,7 juta wisatawan mancanegara, meningkat sekitar 8% dari tahun sebelumnya. Kolombia juga menargetkan sekitar 7,5 juta wisatawan pada akhir tahun 2025, berkat beberapa inisiatif ambisius dan modern.
Revolusi Digital dalam Pariwisata
Lanskap pariwisata Kolombia berubah dengan cepat, didorong oleh perkembangan selera konsumen seiring perkembangan teknologi digital. Juan Camilo Vargas, direktur eksekutif Asohost (Asosiasi Penyedia Layanan Pariwisata Kolombia melalui Platform Digital), menunjukkan bahwa “sektor pariwisata telah mengalami beberapa perubahan yang cukup besar”.
Hal ini terlihat dari inisiatif seperti Tourism 4.0, yang dijalankan oleh FONTUR dan bertujuan untuk membantu lebih dari 2.000 penyedia layanan kecil beralih ke digital dengan mengotomatiskan proses reservasi dan pembayaran.
Selain itu, mereka sedang mendirikan Observatorium Inovasi Pariwisata untuk memetakan rencana strategis di seluruh 32 departemen di Kolombia, yang bekerja menuju pendekatan terpadu untuk menjadi lebih modern.
Di Bogotá, teknologi semakin memudahkan kunjungan wisatawan melalui teknologi seperti Candelaria, sebuah chatbot AI generatif. Candelaria hadir siang dan malam, memberikan saran dan rencana perjalanan yang dipersonalisasi untuk museum, taman, restoran, dan tempat wisata lainnya.
Candelaria sangat membantu menjadikan ibu kota lebih mudah diakses dan menarik bagi wisatawan. Semua ini sejalan dengan tujuan ProColombia untuk menjadikan negara ini sebagai pelopor pariwisata berwawasan ke depan di skala global.
Memperluas Konektivitas dan Daya Tarik Budaya
Untuk mencapai target kunjungan wisatawan tahun 2025, Kolombia memadukan kemajuan teknologi dengan infrastruktur dan promosi budaya yang matang.
Penerbangan internasional baru, seperti Madrid-Cali dan Aeromexico ke Cartagena, membuka akses ke tempat-tempat populer. Di saat yang sama, negara ini memanfaatkan kekayaan budaya dan kulinernya untuk menarik wisatawan yang menginginkan pengalaman nyata dan autentik.
Dari festival yang meriah hingga kuliner kelas dunia, platform digital membantu menyoroti penawaran-penawaran ini dan membuatnya lebih mudah ditemukan.
Airbnb menginvestasikan US$250 juta untuk menjadi platform universal, yang menunjukkan arah perkembangannya. Airbnb bergerak lebih dari sekadar tempat menginap dan mulai menawarkan pengalaman kurasi seperti wisata kuliner, acara budaya, dan layanan kesehatan.
Hal ini sejalan dengan fokus Kolombia untuk menjadikan perjalanan lebih personal dan imersif, serta memenuhi apa yang dicari wisatawan masa kini—sesuatu yang unik dan fleksibel.
Kebangkitan Perumahan Turis
Akomodasi turis, atau tempat pribadi seperti rumah dan apartemen yang disewakan kepada wisatawan, telah menjadi bagian penting dari sektor pariwisata Kolombia. Registri Pariwisata Nasional menunjukkan bahwa terdapat sekitar 63.676 rumah turis yang terdaftar. Jumlah tersebut sekitar 57% dari seluruh penyedia layanan pariwisata, jauh lebih banyak daripada hotel (18.945) dan agen perjalanan (16.208).
Akomodasi ini, yang sebagian besar dikelola melalui Agen Perjalanan Online (OTA) seperti Despegar, Booking, dan Expedia, menawarkan fleksibilitas dan personalisasi yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan masa kini.
Pengaturan ini telah memicu dunia inovasi yang lebih luas, melahirkan perusahaan rintisan teknologi, perusahaan manajemen profesional, dan layanan pendukung seperti desain interior, binatu, dan penyedia pengalaman lokal.
Vargas menunjukkan bahwa “perumahan turis telah menjadi komunitas bisnis baru di sektor ini,” yang benar-benar menekankan perannya sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi dan ide-ide baru.
Masa Depan Pariwisata Kolombia yang Menjanjikan
Sektor pariwisata Kolombia benar-benar berada di titik balik, didorong oleh inovasi teknologi, investasi yang dipikirkan dengan matang, dan reputasi yang semakin meningkat sebagai destinasi wisata unggulan.
Dari chatbot AI dan pemesanan otomatis hingga lebih banyak penerbangan dan lonjakan perumahan turis, Kolombia tampaknya akan menjadi pemain utama dalam pariwisata global.
Sektor pariwisata Kolombia benar-benar berkembang pesat, mengubah cara kita memandang destinasi wisata unggulan. Mereka menargetkan 7,5 juta wisatawan pada tahun 2025, dan perpaduan budaya dan teknologi baru Kolombia yang menarik menempatkannya jauh di depan dalam pariwisata dunia, siap memberikan sambutan hangat dan meriah bagi para pengunjung.









