HOSPITALITY HOTEL INTERNATIONAL

Ledakan Investasi Hotel di Italia

CHESHIRE, bisniswisata.co.id : Sektor properti perhotelan Italia sedang booming. Investasinya mencapai €2,2 miliar pada tahun 2024—atau setengahnya dari tahun sebelumnya.

Bagaimana dengan paruh pertama tahun 2025? Sudah lebih dari €1,5 miliar, menurut Laporan Pasar Properti Perhotelan 2025. Di seluruh Eropa, investasi hotel melonjak 40% menjadi €22,5 miliar.

Italia kini siap menapaki tangga kesuksesan di Eropa, didorong oleh permintaan hotel mewah, meningkatnya jumlah wisatawan, dan meluasnya pariwisata ke luar tempat-tempat populer.

Kekuatan Eropa

Dilansir dari tourism-review.com, Pasar perhotelan Eropa mencatat sekitar 1.000 transaksi pada tahun 2024. Jumlah tersebut setara dengan lebih dari 120.000 kamar dan portofolio senilai €8 miliar.

Inggris (€7,85 miliar), Spanyol (€3 miliar), dan Prancis (€2,4 miliar) merupakan pemain terbesar. Namun, Italia, yang tidak jauh tertinggal dengan €2,2 miliar, mungkin akan melampaui Prancis pada tahun 2025.

Hal ini dapat menempatkan Italia di antara tiga pasar teratas di Eropa. Segmen hotel mewah dan kelas atas di sini menarik 60% investasi, yang mencapai sekitar €2,3 miliar selama satu setengah tahun terakhir. Pada tahun 2024 saja, sekitar 6.500 kamar telah berpindah tangan.

Investasi Hotel Dinamis di Italia

Pasar properti perhotelan Italia sedang mengalami periode yang luar biasa dan dinamis. Tingkat hunian yang tinggi, peningkatan jumlah wisatawan, dan angka keuangan yang kuat seperti RevPar dan ADR turut mendukung.

Sektor perhotelan merupakan bagian penting dari perekonomian Italia. Para ahli menekankan prospek yang baik untuk tahun 2025, dengan menyebutkan investasi perhotelan sebesar €1,5 miliar yang telah masuk pada paruh pertama tahun ini.

Selain itu, munculnya “destinasi impian” di kota-kota dan wilayah yang lebih kecil juga patut dicatat. Jenis perhotelan baru ini bekerja sama dengan komunitas lokal dan memberi Italia keunggulan.

Kota-kota seperti Florence, Milan, Roma, dan Venesia? Masih populer di kalangan investor. Namun, kota-kota seperti Bologna, Genoa, Napoli, Palermo, dan Verona sedang naik daun, begitu pula dengan tempat-tempat di tepi danau dan laut.

Penyebaran yang lebih luas ini menunjukkan minat yang lebih besar dari investor institusional. Hanya sebagian kecil, sekitar 12%, dari 79 dana real estat yang aktif benar-benar berasal dari Italia.

Investasi Hotel Bernilai Mewah dan Warisan Budaya

Pada tahun 2024, aset real estat perhotelan Italia bernilai sekitar €160 miliar, meningkat 11% dibandingkan tahun 2023. Hotel menyumbang sebagian besar aset tersebut, yaitu €133 miliar (lebih dari 80%), sementara akomodasi non-hotel sekitar €29 miliar.

Jumlah properti perhotelan dalam portofolio dana real estat juga meningkat, dari 144 menjadi 191, yang dikelola oleh 25 perusahaan manajemen aset. Omzet real estat meningkat dari €3 miliar pada tahun 2023 menjadi €3,4 miliar pada tahun 2024.

Proyeksi untuk tahun 2025? Lonjakan 9% menjadi €3,7 miliar, melampaui angka sebelum tahun 2019. Segmen mewah dan kelas atas benar-benar mendorong pertumbuhan.

Mereka targetkan wisatawan internasional yang menginginkan pengalaman berkualitas tinggi. Sebagian besar kota mencatat tingkat hunian untuk hotel menengah hingga mewah di atas 65% pada tahun 2024.

Kota-kota seperti Bologna, Firenze, Milan, Roma, dan Venesia bahkan melampaui 75%. Melihat ke tahun 2025, Bologna dan Milan mendekati 80%, sementara Roma dan Venesia sedikit menurun.

Prakiraan Pariwisata yang Cerah

Prospek pariwisata Italia pada tahun 2025 tampak cerah. Kami memperkirakan sekitar 134 juta kedatangan, lebih dari 467 juta menginap, dan pengeluaran sebesar €135 miliar.

Untuk mempertahankannya, Schiavo menekankan pentingnya berinvestasi lebih banyak dalam hal-hal seperti inovasi, keberlanjutan, dan arsitektur yang baik untuk meningkatkan industri perhotelan.

Dengan memadukan sejarah Italia dengan perkembangan terbaru di dunia perhotelan, negara ini ingin tetap menjadi salah satu tempat favorit di Eropa.

Hildea Syafitri