Komitmen Kepala Daerah Dorong Apresiasi Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis)

0
54

Wisnu Bawa Tarunajaya ( tengah),  Asdep Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga Kementrian Pariwisata bersama para pemenang Pokdarwis.

JAKARTA, bisniswisata.co.id:  Para Kepala Daerah dalam pengembangan pariwisata di daerahnya masing-masing sangat besar dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan, kata Menpar Arief Yahya, hari ini.

“Peran CEO Commitment atau keberpihakan pemimpin daerah untuk sektor pariwisata sangat penting. Sebelum bangun usaha bangun dulu masyarakat dan alamnya, jadi semakin lestari dan memakmurkan juga,” ujarnya.

Berbicara saat memberikan Indonesia Suistainable Tourism Awards (ISTA)  2019 di Ballroom the Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta, semalam, Menpar Arief Yahya mengatakan sustainable tourism atau pengembangan pariwisata berkelanjutan mustahil terwujud bila tidak ada CEO commitment ini.

Oleh sebab itu dia memberikan apresiasi yang tinggi pada para kepala daerah yang hadir pada pemberian penghargaan ISTA, Green Hotel, Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) dan penghargaan kepada perguruan tinggi yang telah melaksanakan Program Pengembangan Desa Wisata melalui pendampingan.

Wisnu Bawa Tarunajaya, Asdep Pengembangan SDM dan Hubungan Antar Lembaga Kementrian Pariwisata mengatakan Pokdarwis menjadi komunitas yang menjadi ujung tombak pariwisata berkelanjutan di daerah.

Tahun ini Juara Pokdarwis Mandiri  yaitu peringkat I Dukuh Penaban, Kab. Karangasem, Bali,  peringkat II Tlatar Seneng, Kab. Sleman D.I Yogyakarta,  peningkat III Ki Amuk, Kota Serang, Banten, peringkat IV Dukung Alas Lestari, Kab. Malang, Jawa Timur dan peringkat V Desa Mangir, Kab. Bantul, D. I Yogyakarta.

Sementara untuk Juara Pokdarwis Berkembang adalah peringkat I Dewa Katar, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, peringkat II Kuala Abadi, Kota Bontang, Kalimantan Timur, peringkat III Buntu Burake, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan dan peringkat IV,  Kampung Warna warni Janju, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur dan peringkat V , Talang Indah, Kab. Pringsewu, Provinsi Lampung.

“kehadiran para pimpinan daerah pada penyerahan hadiah dan apresiasi Pokdarwis Tingkat Nasional menunjukkan tingkat sadar wisata yang tinggi  dan dampak dari Gerakan kampanye Sadar Wisata ( GSW) yang kami gencarkan di berbagai daerah,” kata Wisnu Bawana Tarunajaya.

Hadir a.l Wakil Bupati Sunbawa Barat, Walikota Manado, Wakil Walikota Palangkaraya, Wakil Bupati Papua Barat, Bupati Beliung, Bupati Lombok Barat dan Wakil Bupati Pringsewu, Lampung.

Wakil Bupati Pringsewu hadir menyemangati Ketua Pokdarwis Talang Indah, Suratmin, menerima penghargaan Pokdarwis tingkat nasional.

Samsi Kasim, Kepala Dinas Pariwisata Pringsewu, Provinsi Lampung mengatakan kehadiran Wakil Bupati Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A saat penyerahan Pokdarwis untuk Talang Indah telah memberikan semangat yang tinggi pada pengurus Pokdarwis ysng hadir di Jakarta.

“Komitmen beliau untuk datang dan secara phisik berada diantara kami yang membina maupun mengelola Pokdarwis sama-sama memberikan semangat yang kuat untuk memajukan pariwisata Pringsewu,” kata Samsi Kasim.

Sejumlah rencana juga langsung dibahas Fauzi setelah mendengarkan langsung paparan Menpar Arief Yahya dan bertemu kangsung dengan kepala daerah lainnya yang telah menerapkan pariwisata berkelanjutan.

“Intinya memang kita bisa saling berbagi pengetahuan, pengalaman dan usaha-usaha yang dilakukan di wilayah masing-masing untuk selanjutnya bersinergi,” kata Samsi Kasim.

Daya saing pariwisata Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat dan mendapat perhatian serta pengakuan dunia. “Pariwisata telah ditetapkan sebagai sektor unggulan pembangunan. Presiden Joko Widodo kunjungi semua destinasi yang ditetapkan sebagai destinasi super prioritas,” kata Menpar.

Dalam malam penganugerahan ISTA 2019 juga terselenggara Penandatanganan MoU Kerjasama Penelitian untuk Pariwisata Berkelanjutan antara Monash University dan UGM di STO Borobudir disaksikan oleh Menteri Pariwisata, Deputi Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan.

Malam apresiasi ini memberikan  penghargaan ISTA 2019 terbagi dalam beberapa kategori yaitu: Kategori Tata Kelola Destinasi:

  1. Geowisata Piaynemo – Green Gold
  2. Wisata Grand Watu Dodol – Green Silver
  3. Wisata Alam Green Canyon (Cukang Taneuh) – Green Bronze
  4. Desa Wisata Cibuntu – Green
  5. Desa Wisata Koja Doi – Green
  6. Kategori Pemanfaatan Ekonomi Untuk Masyarakat Lokal:
  1. Siladen Resort and Spa – Green Gold
  2. Desa Wisata Kereng Bangkirai – Green Silver 
  3. Desa Wisata “Boonpring” Sanankerto – Green Bronze
  4. Alam Asri Jelenga – Green

Kategori Pelestarian Budaya:

  1. Kampung Naga – Green Gold
  2. Wisata Alam Watu Rumpuk dan Pendakian Tapak Bima – Green Silver
  3. Museum Pasifika – Green Bronze
  4. Dusun Bambu – Green

Kategori Pelestarian Lingkungan:

  1. Bukit Peramun – Green Gold
  2. Desa Wisata Sesaot – Green Silver
  3. Kampung Wisata Saporkren Forest Park – Green Bronze
  4. Sebangau Koran River – Green Bronze
  5. Desa Wisata Kertosari – Green.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.