Jumlah Wisman ke Jakarta Meleset dari Target

0
30
Wisatawan di Kota Tua Jakarta (Foto: http://www.koran-jakarta.com)

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Sepanjang tahun 2019, target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 2,94 juta orang. Target ini memang meningkat dibandingkan 2018 yang mencapai 2.813.411 orang. Sayangnya, Hingga Oktober 2019 baru mencapai 1.905.551 orang. Ini berarti jumlah pelancong asing berwisata ke Ibukota masih jauh dari target.

“Realisasi kunjungan wisman ke Jakarta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI per Oktober 2019, sudah mencapai 1.905.551 orang. Artinya baru mencapai 64,8 persen dari target yang telah ditetapkan. Dengan begitu, Disparbud DKI masih harus terus mengejar sisa target sebanyak 35,2% dalam waktu dua bulan ini,” papar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Alberto Ali di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Karena itu, lanjut dia seperti dilansir laman Berita satu, pihaknya terus gencar melakukan berbagai kegiatan festival dan pergelaran kesenian budaya dalam waktu kurang dari dua bulan. Mengingat November dan Desember merupakan musim liburan bagi wisman dari berbagai negara.

Melihat sisa target masih cukup besar yang harus dituntaskan hingga akhir tahun, Alberto Ali menegaskan, pihaknya optimistis dapat menyelesaikannya dengan baik. Karena masih ada beberapa event lagi yang akan digelar dalam waktu satu setengah bulan ini. “Tentunya harus optimistis, mengingat masih beberapa event yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat,” ujar Alberto Ali.

Pada 21-24 November ini, di Jakarta Convention Centre (JCC), akan digelar Pameran Wisata Halal. Lalu, Tidung Aquathlon diadakan 23-24 November 2019 di Pulau Tidung Kepulauan Seribu. Selanjutnya, Festival Akhir Tahun. Diharapkan, dari event-event tersebut dapat mendatangkan pengunjung yang lebih banyak ke Jakarta.

Bahkan dalam dua hari pekan lalu, Sabtu dan Minggu (16-17/11/2019), Disparbud DKI telah menggelar lima festival sekaligus. Pertama, Jakarta International Performing Arts selama 2 hari, 16-17 November di Silang Timur Monas. Dihadiri pengunjung sekitar 1.400 orang dari target 1.000 pengunjung.

“Kemudian, Jakarta Cosplay Parade 2019 yang digelar pada 17 November di Silang Barat Monas, Jakarta Pusat. Jumlah pengunjung dari komunitas sebanyak kurang lebih 2.500 orang dari target 1.000 pengunjung,” terang Alberto Ali.

Lalu, Pergelaran Festival Pecinan 2019 pada 16 November di Kota Tua. Sebanyak 15.000 orang mengunjungi festival ini. Padahal, targetnya 5.000-10.000 pengunjung. Selanjutnya, Festival Pesona Lokal pada 16 November di GBK, jumlah pengunjung sekitar 8.000 orang dari target 5.000 pengunjung. Dan terakhir, Festival Kreatif Jakarta selama 2 hari, 16-17 November diselenggarakan di kawasan Rasuna Epicentrum Sisi Barat Apartemen Taman Rasuna, Jakarta Selatan. Ada 2.000 pengunjung. Targetnya 1.500 pengunjung.

“Jadi kami masih terus optimistis untuk meraih target kunjungan wisman ke Jakarta tahun ini,” tegasnya. Masih berdasarkan data BPS DKI, sepanjang Januari – September 2019, wisman asal Tiongkok mendominasi dan tetap berada di posisi pertama. Sementara wisman asal Malaysia menempati posisi kedua menggantikan posisi wisman asal Jepang. Wisman asal Singapura naik di posisi keempat menggantikan wisman asal Arab Saudi, dan posisi kelima ditempati oleh wisman asal Korea Selatan. (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.