ENTREPRENEUR EVENT NEWS SOSOK

Global Tourism Forum Jadi Sinyal Kebangkitan Pariwisata & MICE di Indonesia.

Sapta Nirwandar ( kiri)  bersama Bukut Bagci, President World Tourism Forum Institute ( WTFI).

JAKARTA, bisniswisata.co.id: Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan internasional Global Tourism Forum, kegiatan yang pertama kalinya selagi pandemi COVID-19 masih menjadi ancaman serius dan dihadiri langsung oleh President World Tourism Forum Institute ( WTFI), Bulut Bagci.

” Bismillah kegiatan akan berlangsung hybrid pada 15-16 September 2021 di Hotel Raffles, Jakarta. Ini sinyal kuat kebangkitan pariwisata Indonesia maupun dunia yang patut kita syukuri bersama,” kata Sapta Nirwandar, Chairman Indonesia Tourism Forum, bagian dari World Tourism Forum Institute ( WTFI) yang memilih RI sebagai acara tahunannya.

Global Tourism Forum adalah inisiatif dari World Tourism Forum Institute yang berbasis di London.  Mulai tahun 2020, acara World Tourism Forum Institute akan diberi judul Global Tourism Forum.

Pariwisata Global, atau disingkat GTF, adalah platform kolaborasi internasional yang berfokus untuk mengatasi tantangan bagi industri perjalanan. Menggabungkan upaya bersama lembaga pemerintah, pemangku kepentingan industri, dan akademisi. 

GTF berusaha untuk mencapai model pembangunan berkelanjutan untuk pasar perjalanan yang sedang berkembang, serta menyusun strategi untuk memastikan pertumbuhan pariwisata.

World Tourism Forum Institute menyelenggarakan beberapa inisiatif yang bertujuan untuk mempromosikan negara tuan rumah secara internasional. 

Sebagai inisiatif WTFI, Global Tourism Forum menyelenggarakan kegiatan terpilih yang dirancang untuk memperkuat branding negara tuan rumah di luar negeri. 

” RI menjadi negara pertama di kawasan Asia yang menjadi agenda tahunan ini. Ini juga menjadi sinyal kuat kebangkitan bisnis Meeting, Incentif, Conference & Exhibition       kebangkitandi Indonesia,” jelas Sapta Nirwandar.

Forum Pariwisata Global juga memainkan peran utama dalam menarik investasi asing langsung ke negara target, dengan bekerja untuk mengidentifikasi peluang bisnis, mempromosikan acara strategis dan memberikan dukungan kepada investor asing yang bersedia mengalokasikan sumber daya di negara target.

Siapa Bulut Bağcı?

Bulut Bağcı adalah seorang pengusaha yang berorientasi ke depan dan berorientasi pada kesuksesan.  Sebagai seorang pengusaha, ia berbakat untuk melihat kekurangan dalam industri dan mengisi celah dengan strategi yang sukses.

 Lulusan jurusan Administrasi Pariwisata dengan gelar kehormatan di salah satu universitas paling bergengsi di Turki, Universitas Boğaziçi, Istanbul pada 2009 ini lalu menempuh pendidikan jangka pendek di Harvard Business School.

Setelah lulus, ia menerima trainee manajemen di Kempinski, Hilton, dan Marriott Hotel Groups.  Dia telah memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman kerja di banyak organisasi non-pemerintah baik di kancah nasional maupun internasional dan lebih dari 10 tahun pengalaman di industri pariwisata.

Sebagai pengelola Pariwisata yang berpengalaman di usia muda, ia melihat tidak adanya konferensi pariwisata internasional seperti World Economic Forum, dimana para pemimpin industri berkumpul untuk membahas masa depan industri pariwisata.

Oleh karena itu, Bulut Bagci asal Turki ini  memulai World Tourism Forum Institute sebagai pendiri dan presiden lembaga pada tahun 2010. Meskipun masih sangat muda, World Tourism Forum Institute telah menerima potensi yang signifikan dan mulai disebut-sebut sebagai Davos industri pariwisata internasional.

Sejak 2010, dia telah menjalin hubungan dekat dengan para pemimpin politik dan pariwisata dunia. Bulut Bağcı menambahkan solusi investasi, pemasaran, dan sumber daya manusia selain acara di negara tuan rumah dan memutuskan bahwa “Dunia tidak cukup” lagi untuk World Tourism Forum Institute 

Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mengubah nama acara dilembaga menjadi Global Tourism Forum untuk mencerminkan perannya yang lebih merangkul di pasar pariwisata global.

Global Tourism Forum akan diselenggarakan beberapa kali dalam setahun, di bawah naungan pemerintah nasional berbagai negara, di pusat-pusat global di seluruh dunia, menyatukan para pemimpin politik dan pariwisata dunia dan perwakilan industri pariwisata. 

Setiap pertemuan Forum Pariwisata Global akan membuat kesan yang luar biasa dan mengatur tren dalam industri pariwisata seperti sebelumnya.

Sebagai presiden World Tourism Forum Institut, Bulut Bağcı adalah pemimpin acara pariwisata internasional seperti Pertemuan Global 2015, KTT Mediterania 2015, Pertemuan Global 2016, Pertemuan Mediterania 2016, KTT Rusia 2017, Pertemuan Global 2017, KTT Afrika 2017, dan  Angola 2019. 

Terlepas dari semua acara ini, dia juga pendiri dan kepala/ inisiator seperti Tourism 20, Tourism CEO Club, E-Gen Influencer Event, dan World Tourism Awards. Mulai tahun 2020, acara lembaganya  disebut sebagai Global Tourism Forum 

Tetap aktif di organisasi

Sedangkan Sapta Nirwandar  menyele-saikan studinya dan lulus dari beberapa universitas di Paris (Institute International d’Administration Publique, Paris; University Paris ISorbonne; Ecole Nationale d’Administration; University Paris IX Dauphine) hingga menyelesaikan Doktornya di bidang Administrasi Publik dari Universitas Pajajaran, Bandung.

Sebagai anggota dari beberapa dewan non-eksekutif, ia sering diundang sebagai pembicara tamu di berbagai acara internasional, konferensi dan memberikan pidato tentang perencanaan dan strategi masa depan mengenai pariwisata internasional.

Sapta Nirwandar yang juga Wakil Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2011-2014 ini memiliki latar belakang yang luas dalam pelayanan publik internasional dan nasional, termasuk perusahaan milik negara dan akademisi. 

Setelah tidak menjadi birokrat, dengan pengalaman luas dalam mengembangkan pariwisata, ia diundang untuk berbagi ilmunya di berbagai forum internasional di seluruh dunia.

Kini dia aktif mendorong perkembangan industri Halal Lifestyle di tanah air sebagai Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center dan Chairman Indonesia Tourism Forum ( ITF) yang dipercaya WTFI menyelenggarakan event ini dengan dukungan Kemenparekraf RI dan kalangan swasta lainnya.

Dia sering diundang sebagai pembicara dalam berbagai seminar dan konferensi Halal internasional di luar negeri. Sebagai kepeduliannya yang besar terhadap industri pariwisata dan perjalanan khususnya di Indonesia, 

Sapta juga kini memimpin Indonesia Tourism Forum (ITF) dan aktif membantu pemerintah dalam memajukan pembangunan pariwisata nasional.

 

Hilda Ansariah Sabri

Hilda Ansariah Sabri, Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers. Saat ini menjabat sebagai Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat ( 2018-2023)