DESTINASI ENTREPRENEUR EVENT INTERNATIONAL

Ekspo Halal Malaysia di Shanghai Lampaui Target Penjualan RM3 Miliar

KUALA LUMPUR, bisniswisata.co.id: Pameran Halal Internasional Malaysia (Malaysia International Halal Showcase -MIHAS@Shanghai 2025) telah melampaui ekspektasi dengan mencatat total penjualan sebesar RM3,2 miliar dari target RM3 miliar yang diumumkan sebelumnya.

Dilansir dari www.nst.com.my, dalam sebuah pernyataan, Perbadanan Pembangunan Perdagangan Luar Malaysia (Matrade) mengatakan target ini telah dicapai dari pameran selama enam hari, 1.000 pertemuan bisnis, dan penandatanganan 16 memorandum kesepahaman (MoU) senilai RM922,5 juta.

Dinyatakan bahwa angka luar biasa ini memperkuat posisi Malaysia sebagai pemimpin global dan pusat rujukan bagi ekonomi Halal.

“Penjualan fenomenal sebesar RM3,2 miliar yang dicapai di MIHAS@Shanghai adalah bukti kuat akan kualitas dan kepercayaan global terhadap ekosistem Halal Malaysia dan menandai lompatan strategis dalam mengglobalisasikan ekonomi Halal Malaysia,” ungkap Matrade.

Sementara itu, Matrade mengatakan inisiatif ini tidak hanya memperkuat kepemimpinan Malaysia dalam Halal tetapi juga memperdalam hubungan ekonomi dengan Tiongkok, yang merupakan mitra dagang utama Malaysia.

Di luar angka penjualan, perbadanan tersebut mengatakan MIHAS penting untuk menjembatani eksportir dan pembeli internasional serta menunjukkan komitmen Malaysia untuk memperluas ekosistem halal secara global.

“Ini sejalan dengan Halal Industry Master Plan 2030 (HIMP 2030) dan New Industrial Master Plan (NIMP) 2030,” tambahnya.

Sorotan dari MIHAS@Shanghai adalah Program Sumber Internasional (International Sourcing Programme – INSP), yang memfasilitasi pencocokan bisnis terarah dengan lebih dari 100 pembeli internasional.

Ini termasuk 20 pembeli premium dari Tiongkok, Australia, Brasil, Hong Kong, India, Mauritius, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi.

Keberhasilan MIHAS@Shanghai 2025 dibangun di atas fondasi kuat yang diletakkan oleh MIHAS@Dubai 2024, yang menghasilkan perdagangan senilai RM2,2 miliar.

Evan Maulana