DESTINASI INTERNATIONAL NEWS

Bucharest Terapkan Pajak Turis Baru Mulai 2026

LYON, bisniswisata.co.id: Mulai awal tahun 2026, ibu kota Rumania, Bucharest, akan menerapkan pajak wisata baru yang harus dibayar oleh semua wisatawan yang menginap di kota tersebut.

Keputusan ini disetujui oleh Dewan Kota Bucharest pada 23 Desember 2025 dan akan mulai berlaku pada 1 Januari 2026, meskipun menuai berbagai reaksi terutama dari industri perhotelan.

Besaran Pajak dan Cara Pembayaran

Pajak ini akan dikenakan sekitar 10 lei Rumania per malam (setara sekitar €2) kepada setiap wisatawan yang menginap di akomodasi berbayar di Bucharest. Pajak berlaku untuk hampir semua jenis penginapan, termasuk hotel, hostel, villa.

Termasuk penyewaan jangka pendek lewat platform seperti Airbnb dan Booking.com. Pembayaran pajak biasanya dilakukan melalui penyedia akomodasi atau platform pemesanan online yang dipakai wisatawan.

Tujuan Pemerintah Kota

Pemerintah Bucharest mengatakan bahwa pajak ini dimaksudkan untuk mengumpulkan dana yang akan digunakan dalam promosi pariwisata, peningkatan infrastruktur wisata, serta pengalaman pengunjung secara keseluruhan.

Diperkirakan pajak ini akan menghasilkan sekitar 15 juta RON per tahun (sekitar €3 juta) untuk anggaran kota yang akan dialokasikan pada pengembangan destinasi wisata lokal.

Kritik dari Industri Perhotelan

Meskipun tujuan pemerintah cukup jelas, pajak ini mendapat kritik tajam dari pelaku industri perhotelan. Federation of the Romanian Hotel Industry (FIHR) menyatakan bahwa keputusan pajak ini diambil tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan sektor swasta dan tanpa rencana yang transparan terkait penggunaan dana yang dikumpulkan.

Mereka menilai kebijakan tersebut bisa berdampak negatif terhadap daya saing Bucharest sebagai destinasi wisata di Eropa.

Reaksi Sosial dan Dampak yang Diperkirakan

Beberapa pihak menyambut pajak ini sebagai langkah untuk memperkuat pengembangan pariwisata lokal dan mengikuti tren kota-kota wisata lain yang memberlakukan pajak turis sebagai sumber pendanaan.

Namun, ada pula kekhawatiran bahwa biaya tambahan ini bisa membuat wisatawan dengan anggaran terbatas berpikir ulang sebelum mengunjungi Bucharest — sebuah kota yang kerap dijuluki “Paris Kecil” karena perpaduan arsitektur bersejarah dan budaya urbannya yang menarik

Arum Suci Sekarwangi