Akibat Medsos, Pengelola Restoran Aescher Mundur

0
171
Restoran Aescher Swis

SWISS, bisniswisata.co.id: Laris manis justru menghentikan operasinya alias ditutup. Paradoks itu terjadi di Swiss, khususnya di restoran Aescher yang terletak di pinggir tebing pegunungan di Swiss. Begitu pengunjung membludak, Nicole dan Bernhard Knechtle, pengelolanya, memilih mengundurkan diri. Mereka sudah 31 tahun mengelola restoran ini merasa kewalahan.

Resto Aescher bukan hanya terkenal dengan lokasinya yang menawan, tapi juga masakannya. Menempel di dinding karang, pengunjung juga bisa menyaksikan bentang alam Swiss yang indah di depan mata. Sementara menu andalannya, kentang parut panggang dengan toping telur ceplok ditasbihkan sebagai The Best Rosti on The Rock.

Semua bermula dari fenomena media sosial. Instagram, Facebook, Snapchat, Twitter, dan sejenisnya, dianggap paling bertanggung jawab atas tutupnya restoran ini. Gambar-gambar menawan restoran ini mendunia melalui media sosial itu.

National Geographic pun memajangnya sebagai cover story dengan judul Place of Lifetime. Fotografernya, seorang dokter dari desa setempat, mengaku menyesal seumur hidup. Asthon Kuscher, bintang film Hollywood, memasang di Twitter-nya dengan judul serupa: 20 The Secret Places.

Roger Federer dan kalangan prominen Swiss lainnya juga mengunjungi restoran ini. Menurut keluarga Knechtle, pihaknya tak sanggup melayani tetamu. Fasilitasnya terbatas. Air, kursi, dan sejenisnya, menua. Bahkan, kamar yang biasanya bisa digunakan untuk menginap sudah dirombak jadi ruang makan. Tetapi, kata Knechtle, kurang memadai.

Pemerintah Wilayah Appenzell Innerhoden mengatakan, seperti dikutip Reuters, Senin (26/11/2018) bahwa Nicole dan Bernhard Knechtle-Fritsche sedang menyerahkan waralaba atas hotel Aescher di Alpstein pada akhir musim wisata 2018.

Media lokal mengutip pasangan tersebut menyatakan mereka tidak sanggup mengikuti permintaan karena ada batasan-batasan untuk pekerjaan renovasi hotel dan restoran yang menggantung satu mil di atas, di tebing timur laut Swiss.

Majalah National Geographic menampilkan hotel dan restoran itu dalam liputan di “Destinasi Sekali dalam Kehidupan: 225 tempat menakjubkan di dunia.” (EP)

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.