ENTREPRENEUR HOSPITALITY INTERNATIONAL KULINER

ABC Impact Berinvrstasi Pada Winnow, Pemimpin Industri AI Global Untuk Solusi Sampah Makanan Komersial

* Sisa makanan dan sampah makanan  menjadi isu global yang memperparah bencana kelaparan, membebani aspek              keberlanjutan dari sistem pangan, serta meningkatkan emisi gas rumah kaca

Banyak dapur komersial kesulitan menghitung jumlah sampah makanan, bahkan hingga 20% produk makanan yang telah dibeli terbuang sia-sia

Winnow mengembangkan perangkat kecerdasan buatan (AI) yang membantu pelaku industri pariwisata berskala besar beroperasi secara lebih profitabel, serta mendukung dapur-dapur berkelanjutan untuk mengurangi sampah makanan hingga setengah dari jumlah saat ini

ABC Impact akan bekerja sama dengan Winnow untuk berekspansi di Asia dan memperluas tingkat penggunaan teknologi canggih Winnow di sektor katering dan pariwisata

SINGAPURA, bisniswisata.co.id: Pengelola private equity fund yang berdampak positif ABC Impact hari ini menanamkan investasi pada Winnow (“Perusahaan”), pemimpin industri global yang menyediakan solusi pengurangan sampah makanan dengan kecerdasan buatan (AI). 

Teknologi canggih dan analisis komprehensif dari Winnow telah mendapatkan kepercayaan dari pelaku industri pariwisata, seperti hotel, perusahaan katering, dan kapal pesiar yang beroperasi di lebih dari 2.000 lokasi dan lebih dari 70 negara di seluruh dunia. Winnow berkantor pusat di London, serta memiliki kantor cabang di Singapura, Chicago, Dubai, dan Cluj-Napoca.

“Sisa makanan (food loss) dan sampah makanan menimbulkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup yang masif—menguras sumber daya, memperparah bencana kelaparan global, serta meningkatkan emisi gas rumah kaca.” kata Sugandhi Matta, Chief Impact Officer, ABC Impact.

Solusi pengelolaan sampah makanan yang inovatif dan didukung AI buatan Winnow telah diterapkan dengan sukses di seluruh dunia. Pihaknya gembira mendukung pertumbuhan Winnow dengan menjangkau semakin banyak dapur komersial di Asia dalam bertahun-tahun ke depan. 

“Ketika mengurangi sisa makanan dan sampah makanan, kita dapat menekan beban terhadap iklim, sumber daya air, dan tanah—serta, pada akhirnya, berkontribusi mewujudkan masa depan yang lebih lestari.” tambah Sugandhi

Solusi AI dari Winnow dilatih agar mampu mengenali sampah yang dibuang ke dalam keranjang sampah, baik sampah dari tahap persiapan makanan atau dari piring milik pelanggan. Proses dokumentasi otomatis menelusuri 100% aliran sampah, sedangkan, fitur analisis mengenali dan melacak lokasi asal sampah makanan. Pendekatan ini membantu pengguna mengoptimalkan efisiensi, mengubah pola perilaku, serta mengurangi sampah secara signifikan di dapur. 

Secara rata-rata, pelanggan berhasil mengurangi sampah makanan hingga 50% dan menghemat biaya hingga 2-8%. Winnow telah memiliki rekam jejak yang teruji di Asia di kalangan operator hotel, seperti Accor, Four Seasons, dan Hilton. The Hilton Tokyo Bay bahkan berhasil mengurangi sampah makanan hingga 30% pada empat minggu pertama setelah memakai solusi Winnow. Di sisi lain, Winnow memiliki sertifikasi “B Corporation”.

“Kami gembira menyambut ABC Impact sebagai salah satu investor yang mendukung misi Winnow untuk membantu komunitas industri pariwisata mengurangi sampah makanan hingga separuh dari jumlah saat ini,” ujar Marc Zornes, CEO dan Salah Satu Pendiri Winnow. 

“Asia merupakan salah satu pasar utama bagi solusi kami, serta memiliki potensi besar untuk mengurangi sampah makanan. Singapura, Jepang, dan Indonesia secara khusus menjadi fokus kami. Kami ingin bekerja sama dengan ABC Impact guna meningkatkan fitur AI Winnow yang terkemuka di dunia, serta memberikan profitabilitas dan aspek keberlanjutan bagi berbagai dapur di Asia.” tambahnya.

Secara global, upaya mengurangi sampah plastik telah memperoleh momentum—menciptakan semakin banyak motor penggerak pertumbuhan sehingga penyedia solusi pengurangan sampah makanan seperti Winnow juga kian dibutuhkan. Untuk pertama kalinya, agenda United Nations Climate Change Conference 2023 mencakup sistem pangan dan pertanian sebagai tema khusus. 

Menurut PBB, sekitar 13% bahan pangan terbuang sia-sia pada masa panen dan proses penjualan. Sementara, sekitar 17% produksi pangan global terbuang dari layanan makanan pada level rumah tangga dan komersial. 

Dengan skala sisa makanan dan sampah makanan, serta tingkat gas rumah kaca yang semakin parah, sektor pangan dan pariwisata yang dilayani Winnow berperan besar dalam upaya mengurangi sampah makanan dunia.

Di Singapura, National Environment Agency mulai tahun ini mewajibkan seluruh pelaku bisnis dan industri berskala besar yang menghasilkan sampah makanan agar memilah sampah makanan untuk diolah. Proses pemilahan dan pelaporan sampah makanan juga segera diterapkan.

Tentang ABC Impact

ABC Impact adalah perusahaan private equity yang berkantor pusat di Singapura dan berfokus di Asia. ABC Impact menjalankan investasi berdampak positif (impact investing). ABC Impact berinvestasi pada sejumlah perusahaan yang membuat dampak positif dengan mengatasi tantangan global terbesar, seperti perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, serta kesenjangan yang kian lebar. 

Tema investasi ABC Impact meliputi inklusi keuangan dan digital, kesehatan dan pendidikan yang lebih baik, solusi iklim dan air, serta bahan pangan dan pertanian yang berkelanjutan. 

ABC Impact merupakan salah satu divisi dari pengelola aset global yang berbasis di Singapura, Temasek Trust Asset Management Pte Ltd. Investor-investor yang ikut mendirikan ABC Impact meliputi Temasek Trust, Temasek, Pavilion Capital, Mapletree Investments, Seatown Holdings, SP Group, dan Sembcorp Industries. 

ABC Impact menandatangani “Operating Principles for Impact Management” dan “Principles for Responsible Investment” yang didukung PBB. 

Tentang Winnow

Winnow adalah perusahaan yang memiliki sertifikasi B corporation, serta perusahaan teknologi inovatif yang berkomitmen mengurangi sampah makanan di sektor pariwisata. Berdiri pada 2013, Winnow bermisi membantu klien menghemat biaya sekaligus memperbaiki dampak negatif terhadap lingkungan hidup dengan menerapkan solusi kecerdasan buatan (AI). 

Teknologi mutakhir Winnow telah digunakan perusahaan pariwisata terkemuka di seluruh dunia. Dengan solusi ini, perusahaan-perusahaan ini mengurangi sampah makanan dan beroperasi secara lebih efisien. 

Hilda Ansariah Sabri

Pendiri, Pemimpin Umum, Pemimpin Redaksi dan pemegang sertifikasi Wartawan Utama Dewan Pers dan Ketua Departemen Pariwisata PWI Pusat (2018-2023)